Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Perang Melawan Naga Lou Feng VIII


__ADS_3

Sangat sulit menghindari hujan Pedang Emas dari Dewa versi tiruan ini dan tak sampai di situ—Xiuhuan juga melapisi Palu Godam Banteng Merah menjadi warna Emas.


“Sebagai Monster yang menjadi pengikut kejahatan, maka terimalah Penghakiman kalian ini!” Xiuhuan mengayunkan Palu Godam Banteng Emas, sedangkan Hujan Pedang Emas terus berlanjut tanpa henti.


Ratusan Monster Serigala Kegelapan kocar-kacir tanpa bisa mengelak dan ditambah hantaman Palu raksasa yang membuat Xiuhuan seperti Dewa Yama saja—yang akan melempar mereka ke Neraka.


Walaupun ia tidak kasihan pada Monster-Monster ini, tetapi Xiuhuan masih heran—kenapa Naga Lou Feng tidak keluar dari Kastilnya? Apakah ia menikmati kematian mereka, sehingga ia bisa menyerap kehidupan mereka.


“Cih, aku harus segera menuju puncak Gunung Lou Feng sesegera mungkin!” gumam Xiuhuan mengarahkan ribuan Pedang Emas ke arah Monster Singa yang setengah mil dari tempatnya dan seperti sebelumnya Pedang Emas tersebut berbalik arah kepadanya. Namun, Xiuhuan membuat lubang hitam, sehingga Pedang Emas itu malah menghantam para Monster Serigala Kegelapan yang tidak bernyawa lagi.


Tanah di bawah Xiuhuan telah menjadi kuburan Monster Serigala Kegelapan dengan puluhan ribu Pedang Emas tertancap di mana-mana.


Xiuhuan berhasil menganalisa kekurangan pertahanan di Gunung Lou Feng ini. Di mana bila ia menyerang dengan kekuatan besar dengan target jarak jauh maka serangan itu akan dibalikkan lagi oleh Siluman Naga Emas, sedangkan serangan jarak dekat tidak bisa ia balikkan—sehingga sesuai dugaannya sebelumnya bahwa harus mendatanginya secara langsung lah agar bisa bertarung melawan Siluman Naga Lou Feng.


Xiuhuan menghilangkan mode Dewa bercahaya Emas dan segera membuat lubang hitam dan muncul dihadapan Monster Singa yang telah menunggu dengan Monster Centaurus, Monster Ular Lima Warna, Monster Phoenix, Monster Rubah Ekor Sembilan, Monster Elang Surgawi, Monster Harimau Ompong, Monster Bunglon, Monster Kera Putih dan Monster Salamander, yang semuanya adalah jenis Monster elit terkuat di Gunung Lou Feng ini.


“Hehehe ... sungguh sambutan yang hangat!” Xiuhuan tertawa menatap para Monster yang menatap tajam padanya dengan ekspresi wajah masam.


Xiuhuan berpura-pura menghitung ribuan Monster yang jumlahnya tak diketahuinya secara pasti tersebut. Dia kemudian mengkerut kan keningnya dan berkata, “Aku akan panen besar kali ini, tetapi masih kurang satu harta besar yang akan kudapatkan. Siapa, ya?” Xiuhuan berpura-pura bodoh dan tersenyum lebar. “Ah, ha. Dia adalah Naga peng-peng!” ejek Xiuhuan memprovokasi mereka.


“Sialan kau!” Pemimpin Monster Ular Lima Warna menggeretakkan giginya dan ingin segera menelan Kultivator Manusia yang arogan ini.

__ADS_1


Monster Singa mengangkat tangannya—agar Monster Ular Lima Warna tidak marah. “Tenanglah Saudari She, dia hanya ingin memancing amarahmu saja!” sela Monster Singa dengan seutas senyum hangat.


Xiuhuan terkejut melihat senyumannya itu dan menduga mereka sebenarnya telah melakukan persiapan penuh untuk menghadapinya, karena mereka tidak berusaha mundur—walaupun Monster Serigala Kegelapan telah musnah.


“Jadi, kematian seperti apa yang kalian inginkan?” Xiuhuan berkata dengan senyum mengejek.


Monster Singa tetap tenang dan tersenyum lebar menatap Xiuhuan. “Bukankah Anda yang seharusnya melihat kematian seperti apa yang Anda inginkan pada rekan-rekan Anda!” kata Monster Singa sembari menatap lereng gunung, di mana Seratus Ribu Kultivator Manusia yang tersisa sedang mendaki mengejar puluhan ribu Monster yang kabur ke atas Gunung Lou Feng.


Xiuhuan tak mengerti apa maksud Monster Singa, karena yang sedang dikejar adalah pihak mereka, bukan Pihak aliansi Kultivator manusia.


Namun, tiba-tiba tanah bergemuruh dan dari dalam tanah muncul Monster Kecoak dan Monster Tikus yang langsung menyerang para Kultivator Manusia, bahkan Monster yang awalnya melarikan diri segera berbalik badan lagi—sehingga terjadi kepanikan di barisan Aliansi Kultivator manusia.


Monster Kecoak terbang seperti lebar dalam jumlah yang sangat besar dan mereka semua adalah Monster Level Tian yang setara dengan Kultivator Ranah Absolute God, begitu juga dengan Monster Tikus—sehingga sangat sulit membunuh mereka, mengingat ukuran Monster-Monster ini sangat kecil.


Para Kultivator Manusia dan Monster yang gugur hari ini, Jiwa-jiwa mereka segera dibangkitkan, termasuk para Monster Serigala Kegelapan yang baru dibunuh oleh Xiuhuan dan Jiwa Monster Centaurus yang langsung memanah gerombolan Monster Kecoak dan Monster Tikus.


“Sial! Aku tidak punya Qi lagi untuk menggunakan tekad Iblis,” gumam Xiuhuan—yang hanya menyisakan Qi seluas Laut Kunming saja di dalam Rongqi-nya, karena menggunakan tehnik tekad Iblis untuk membangkitkan jiwa-jiwa Kultivator Ranah Absolute God dan Monster Level Tian ini butuh Dua Samudera Qi, sementara ia sudah menggunakan tehnik tekad Iblis dua kali sebelumnya yang juga menguras banyak Qi miliknya.


Xiuhuan meninggalkan pihak aliansi Kultivator manusia dan membiarkan mereka yang menentukan nasib mereka, karena ia telah memberikan bantuan besar lagi—sehingga ia hanya fokus melawan Monster Singa dan gerombolannya saja—yang merupakan Monster terkuat di Gunung Lou Feng.


“Hahaha ... Kamu memang Kultivator Manusia terkuat.” Monster Singa tertawa terkekeh-kekeh. “Apakah kamu masih memiliki Qi atau artefak khusus untuk melawan kami?” Dia yakin Xiuhuan tidak akan bertahan lebih lama lagi, karena tidak mungkin seorang Kultivator memiliki Qi tidak terbatas. Bahkan Siluman Naga saja masih menyerap energi kehidupan semua makhluk hidup yang ada di Dunia Atas ini secara perlahan-lahan, makanya ia menjadi entitas terkuat yang tidak bisa diganggu gugat.

__ADS_1


Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh mendengar ejekan Monster Singa, sehingga mereka terheran-heran menatap Xiuhuan.


“Aku sudah mengatakan Aku adalah Dewa atapun Asura, sehingga melenyapkan kalian hanya seperti membalikkan telapak tangan saja bagiku!” Xiuhuan berkata dengan sombong dan Lingkaran Sihir berwarna emas kembali muncul, tidak hanya itu lingkaran berwarna hitam juga muncul di mana-mana, sehingga ribuan Monster yang ada si sana langsung bertindak waspada.


“Hehehe ... kalian takut juga,” gumam Xiuhuan menatap sinis pada mereka, padahal ia hanya menggunakan sedikit Qi saja untuk mengancam mereka dan ia berencana memanfaatkan serangan mereka dengan membalikkan serangan tersebut menggunakan Hukum Ruang.


Xiuhuan yakin Siluman Naga Lou Feng tidak bisa menghentikan ini, karena Xiuhuan melayang di atas Monster Singa.


“Apa yang akan kita lakukan, Pemimpin?” Monster Centaurus bertanya pada Monster Singa, karena mereka sudah memahami pola serangan Xiuhuan dan lingkaran-lingkaran hitam yang muncul disekitar mereka pasti akan digunakan memanipulasi serangan mereka sendiri untuk menyerang teman-temannya.


“Dia tidak memiliki banyak Qi lagi, sehingga jangan gunakan tehnik apapun untuk melawannya. Kita cukup menggunakan serangan fisik saja!” sahut Monster Singa—karena secara alami para Monster memiliki fisik yang jauh lebih kuat dari Kultivator Manusia, sehingga ia yakin mereka pasti akan mengalahkan Manusia yang menjengkelkan ini.


Xiuhuan mengerutkan keningnya mendengar ucapan Monster Singa.


“Ternyata mereka tidak memakan umpanku, ya?” gumam Xiuhuan segera membuka Segel Pagoda Tujuh Musim dan gerbang yang dibuka olehnya adalah gerbang Pagoda Musim Meteor yang ada di lantai Tujuh.


Kenapa Xiuhuan membuat banyak Lubang Hitam? Itu karena ia tak ingin saat Pagoda Musim Meteor terbuka, maka Siluman Naga Lou Feng malah menghancurkannya, makanya ia akan memunculkan Lubang Hitam juga di lantai Ketujuh Pagoda Tujuh Musim tersebut.


“Serbuuuuuuuu!” seru Monster Singa memimpin ribuan Monster menyerang Xiuhuan.


Namun, tiba-tiba hujan Meteor menghantam mereka, sehingga mereka dibuat kesakitan—tetapi tidak sampai membuat mereka mati atau terluka parah. Namun, itu sangat menghambat gerak mereka, karena hujan Meteor itu datang tanpa henti mendorong tubuh mereka kembali ke bawah.

__ADS_1


Xiuhuan tersenyum lebar, ia yakin mereka pasti akan prustasi dan tinggal menunggu waktu saja Aliansi Kultivator manusia mengalahkan Monster Kecoak dan Monster Tikus, kemudian datang membantunya.


__ADS_2