Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Kompetisi Pulau Terapung


__ADS_3

Xiuhuan dan Yu Qingyi serta Yu Fen menuju kediaman Clan Kong keesokan paginya, walaupun Xiuhuan tak bisa tidur semalaman karena merasa jengkel dengan kehadiran Yu Fen yang mengganggunya lagi enak-enakan.


Ratusan Kultivator sudah berkumpul di halaman Kediaman Clan Kong dan mereka berkumpul dengan tuan muda atau Nona muda yang mereka ikuti.


Xiuhuan kebingungan, saat melihat Kong Xia malah berdiri sendiri. Kemana jumlah Kultivator yang disebutkannya kemarin itu?—Jangan-jangan ia telah dibohongi oleh Nona muda yang terlemah di Clan Kong itu.


Kong Xia tersenyum begitu melihat rombongan Xiuhuan memasuki halaman kediaman Clan Kong. Dia langsung menghampiri ketiganya sembari memberikan tiket masuk Pulau Terapung.


“Jangan sampai tiket ini hilang atau direbut oleh tim lain, maka itu bisa membuat kalian kehilangan nyawa saat berada di Pulau Terapung,” kata Kong Xia.


Xiuhuan langsung menyimpannya ke dalam cincin dimensinya dan berkata, “Di mana tim kita yang lainnya?" Seharusnya mereka juga sudah berkumpul, karena tim tuan muda dan Nona muda lainnya segera memasuki Portal khusus menuju Pulau Terapung yang melayang di atas kota Nanbei.


Kong Xia memainkan kedua jempolnya dan tersenyum masam. “Sebenarnya cuma kalian anggotaku!” sahut Kong Xia. “Tolong temani aku ke sana, ya. Nanti, hadiahnya akan aku berikan lebih banyak untuk kalian, apabila kita berhasil keluar hidup-hidup.” Kong Xia memegang erat tangan Xiuhuan, sehingga Yu Qingyi tampak cemburu melihatnya.


Xiuhuan hampir muntah darah mendengarnya, bagaimana cara mereka melewati Kompetisi Pulau Terapung ini, kalau cuma mengandalkan dirinya sendiri. Sementara di tim lain dipenuhi oleh Kultivator kuat.


Xiuhuan menarik nafas dalam-dalam, kalau ia memilih mundur itu tak mungkin. Sebagai pejantan tangguh, pantang pulang sebelum mendapatkan harta.


“Baik! Ayo kita main petak umpet di sana, yang penting kita bisa bertahan selam satu tahun dan kita akan mendapatkan hadiah besar!” sahut Xiuhuan—karena ini adalah kompetisi bertahan hidup, jadi semakin sedikit anggota tim maka akan sulit melacaknya, sebab seluruh tim akan muncul di tempat berbeda-beda.


“Apakah aku boleh menunggu kalian di sini saja?” Yu Fen merasa tubuhnya lemas, saat mengetahui mereka cuma akan mengandalkan kekuatan Xiuhuan saja.


“Apa bibi tidak takut ditangkap oleh anggota Clan Ma atau Sekte Tengkorak. Perang besar antara Clan Ma dan Clan Bai telah dimulai kemarin, aku yakin tak lama lagi akan menyerempet ke sini juga,” kata Yu Qingyi—takut bibinya itu tidak aman bila sendirian di kota Nanbei


Yu Fen langsung berubah pikiran dan memutuskan mengikuti tim Kong Xia saja dan berharap Xiuhuan bisa diandalkan lagi seperti saat di kota Lan Hu kemarin.


“Baiklah, semua sudah sepakat untuk pergi ke Pulau Terapung. Dan aku akan menyerahkan pimpinan tim pada tuan Xiuhuan saja, karena aku tidak memiliki pengalaman di dunia luar, aku selalu dikurung di dalam Kediaman Clan Kong—takutnya nanti aku malah membahayakan keselamatan kita," kata Kong Xia.

__ADS_1


“Eh, bukankah Kompetisi ini diadakan untuk mengasah keterampilan kalian memimpin pasukan dan strategi melawan musuh!” sahut Xiuhuan kebingungan.


Kong Xia tersenyum. “Aku tidak peduli dengan itu, yang penting kita selamat—itu sudah cukup! Lagi pula aku cuma anak haram, mereka tidak akan peduli padaku, mau mati atau hidup.”


Xiuhuan merasa dugaan Yu Qingyi sepertinya benar, kalau Kong Xia ini menderita saat berada didalam Kediaman Clan Kong ini. Apalagi ia tidak malu mengatakan kalau dirinya adalah anak haram.


“Eh, adik Xia ... ternyata kau berani juga memasuki Pulau Terapung, apakah kau membohongi atau membayar tinggi mereka agar mau masuk ke dalam?” ejek Kong Guan sembari tertawa terkekeh-kekeh yang diikuti 40 Kultivator anggota timnya.


Xiuhuan mengerutkan keningnya, metode merawat anak Clan Kong ini sangat bar-bar. Masa sesama anak sendiri dibiarkan saling bunuh hanya untuk mencari yang terkuat untuk menjadi penerusnya.


Kong Guan wajar bersikap sombong, di dalam timnya itu ada Sepuluh Kultivator Ranah Raja Iblis dan Dua Puluh Kultivator Ranah Demon God tingkat Sembilan serta Sepuluh Ranah Demon God tingkat Delapan. Tentu itu kekuatan yang sangat besar dan mungkin ia adalah salah satu calon terkuat yang memenangkan Kompetisi Pulau Terapung ini. Namun, masalahnya adalah kenapa ia masih merundung adiknya yang lemah ini.


“Nona Xia, abaikan saja tuan muda lemah itu. Jumlah tidak akan menentukan kemenangan, karena yang paling utama itu strategi,” kata Xiuhuan menyindir Kong Guan.


Kong Xia yang menundukkan wajahnya, terkejut mendengar ucapan Xiuhuan. Dia tak menyangka, Xiuhuan mau membelanya—padahal sudah jelas kalau Kong Guan itu sangat kuat, tetapi Xiuhuan tetap berani memprovokasinya.


Kong Guan yang ingin memarahi adiknya itu, menghela nafas panjang. Dia tak menyangka adik yang selalu menjadi samsak tinju oleh Saudari perempuannya yang lain itu tiba-tiba mempunyai keberanian untuk membantah ucapannya.


“Tenang saja tuan muda Guan! Kami akan membunuh Nona Xia untuk Anda di Pulau Terapung nanti!” seru Kong Men—Kultivator dari Clan cabang yang ingin mengambil muka dihadapan Kong Guan.


“Diam kau bangs@t,” sahut Kong Guan menatap tajam padanya. “Ini urusan kami dan jangan coba-coba menyentuh saudara atau saudariku. Cukup aku sendiri saja yang melakukannya, kalian Anjingku—hanya perlu membersihkan jalan yang mengganggu saja. Camkan itu!” bentaknya.


Kong Men terdiam, ia langsung menangkupkan tinjunya dan berkata, “Anjing ini sungguh tidak tahu malu. Tolong tuan muda maafkan aku sekali ini saja dan bila aku menyinggung tuan muda lagi, maka aku akan memotong lidahku sendiri!”


Kong Guan mendengus dingin, dia tak menjawab ucapan Kong Men dan langsung melangkah ke Portal khusus menuju Pulau Terapung itu.


“Hati-hati bro kedepannya, mereka itu tuan dan nona muda gila. Kau beruntung tidak dibuat cacat tadi,” bisik anggota tim Kong Guan lainnya setelah Kong Guan memasuki Portal.

__ADS_1


Kong Men hanya bisa tersenyum masam dan mengikuti rekannya itu. Niat hati ingin menjadi tangan kanan Kong Guan, malah berakhir dimaki-maki. Dia mulai berpikir untuk bertindak hati-hati kedepannya, karena bukan hanya lawan yang bisa membunuhnya, tetapi lisannya juga bisa menyeretnya menuju lembah Kematian.


***


Xiuhuan terkejut saat berada di Pulau Terapung, ia merasa qi yang sangat murni menyebar di Pulau Terapung itu. “Kita harus mencari tempat untuk berkultivasi, kesempatan ini tak boleh dilewatkan,” kata Xiuhuan dengan senyum lebar.


Tidak sia-sia ia mengikuti Kong Xia, walaupun ia hampir menyesal tadi. Karena Kong Xia membohonginya, dengan kekentalan qi di Pulau Terapung ini, maka tak menutup kemungkinan ia bisa menambah luas Rongqinya lagi.


“Bukannya kita akan berburu harta dan melawan peserta lain?” tanya Yu Fen kebingungan, tumben sekali Xiuhuan tak tergila-gila dengan Artefak tingkat tinggi yang kabarnya tersembunyi di Pulau Terapung itu.


Xiuhuan tersenyum lebar dan berkata, “Kompetisi Pulau Terapung itu selama satu tahun dan kau lihat sendiri, kalau tempat ini sangat luas!” Xiuhuan menunjuk pegunungan yang ada dihadapan mereka. Ini mirip dengan Dimensi Heidong saja. “Selama tak ada yang mengganggu kita—lebih baik kita berkultivasi saja, mana tahu Kultivasi kalian naik—walaupun tidak naik, setidaknya kalian mendapatkan qi sangat murni, berbeda dengan Benua Dayan yang sangat tipis.”


“Aku setuju,” sela Kong Xia. “Lagi pula lebih baik kita biarkan saja saudara dan saudariku itu saling mengalahkan, sementara kita aman di sini, mungkin saja kita akan mendapatkan keuntungan dari pertikaian mereka nantinya.”


Yu Fen mengangguk, ia juga tak akan berani melawan peserta lain. Karena dialah peserta terlemah bersama Yu Qingyi. Jadi, keputusan untuk berkultivasilah yang paling tepat saat ini, mana tahu dua bisa naik tingkat berkali-kali di Pulau Terapung ini.


...***...


Visual ~Kong Xia~



~Yu Fen~



~Yu Qingyi~

__ADS_1



__ADS_2