
Xiuhuan tak menyangka, ternyata Phoenix Nirwana sudah mengirim sedikit demi sedikit inti kehidupannya pada Huo Meigui saat mereka menginjakkan kaki di Dimensi Heidong.
Phoenix Nirwana itu telah menjadi mahluk abadi dan ia bosan menjalani kehidupan sebagai monster. Makanya saat ia merasakan ada sepasang suami istri memasuki Dimensi Heidong, ia langsung menggunakan tehnik reinkarnasi dengan mengirim Inti kehidupannya itu.
Sebenarnya Huo Meigui cuma mengandung satu bayi lelaki saja. Namun, dengan masuknya Inti kehidupan Phoenix Nirwana ke rahim Huo Meigui, dengan secara alami terbentuk janin baru berjenis kelamin sama seperti Phoenix Nirwana.
Kenapa saat ini tiba-tiba kekuatannya meluap-luap, itu karena hampir seluruh Inti kehidupannya akan meninggalkan raganya. Di saat seperti itu maka akan terjadi ledakan energi, seperti yang terjadi saat ini.
Xiuhuan menghela nafas panjang, ia akan merahasiakan kejadian ini dari Huo Meigui. Karena Phoenix Nirwana ini pasti masih menyimpan ingatan kehidupan lamanya. Dengan merahasiakan kejadian ini, maka Huo Meigui akan merawatnya seperti anak yang tak tahu apa-apa. Karena Xiuhuan langsung menyegel ingatan anak perempuannya itu hingga ia berusia 17 tahun dan maka setelah itu ia sudah dewasa—Xiuhuan akan memberikannya pilihan, hidup sebagai anaknya atau menjelajahi dunia seperti impiannya saat masih menjadi monster Phoenix Nirwana.
“Hei, monster cantik! Aku akan menciummu sebelum menyegel ingatanmu.” Saat melihat ingatan Phoenix Nirwana, Xiuhuan menyimpulkan monster ini tak pernah berhubungan dengan Phoenix jantan. Berarti sudah satu milyar tahun ia menjadi jones. “Rasakan ciuman dari ayah tampan ini.” Bibir Xiuhuan menempel di pipinya.
“Menjauh dariku kampret!” teriak Phoenix Nirwana. Namun, Xiuhuan hanya mendengar, “Awawawawawawawa.” Dengan ekspresi wajah cemberut dan tangan mungilnya memukul wajah Xiuhuan.
Kekuatan Phoenix Nirwana telah menghilang, terbakar dengan ikut hangusnya tubuh lamanya.
“Kau sekarang adalah anakku. Jadi, jangan memiliki ingatan orang dewasa. Kalau begitu akan sulit bagiku menciummu tiap hari,” ejek Xiuhuan dengan seringai di wajahnya. Dia kemudian menyegel ingatan Phoenix Nirwana itu, hingga bayi mungil itu menangis seperti tuyul jantan disebelahnya.
Huo Meigui tersadar kembali. Pendarahan di bagain bawahnya telah sembuh berkat Pill penyembuhan tingkat tinggi yang ditelannya tadi.
“Anakku!” seru Huo Meigui langsung memberikan asi untuk keduanya. Dia kemudian kebingungan dengan tanda aneh di kening keduanya. “Eh, apa ini, ya?” tanyanya pada Xiuhuan yang menambah aliran qi pada Jurus Kubah Tsunami, karena didalam ingatan bayi perempuannya itu—sebentar lagi akan terjadi ledakan energi yang sangat kuat dari jasad Phoenix Nirwana.
Xiuhuan menoleh pada Huo Meigui.
__ADS_1
“Itu hanya tanda elemen Petir dan Api. Mungkin efek samping mengandung anak di Dimensi Heidong ini. Namun, aku protes, kenapa bukan aku yang sebagai ayahnya tak mendapatkan minuman segar itu!” protes Xiuhuan menyeringai menatap Huo Meigui.
“Dasar gila!” keluh Huo Meigui langsung menjentikkan jarinya agar ia mengenakan Hanfu kembali dan juga memasang kain lembut untuk menutupi tubuh mungil kedua bayinya.
Xiuhuan juga teringat, ia tak mengenakan pakaian apapun. Untung saja Ling Yue belum sadar, padahal sebenarnya ia sudah sadar sejak tadi. Namun, saat ia membuka matanya, ia sungguh terkejut melihat kera sakti didepannya; sehingga ia memutuskan pura-pura pingsan saja.
“Cepat pakai pakaian gege. Adik Yue, sudah melihat tubuh jelekmu lho,” kata Huo Meigui telah menyadari akting Ling Yue yang pura-pura pingsan.
“Apaaaaaaa?” Xiuhuan dengan segara menjentikkan jarinya dan mengenakan pakaian lagi. “Yue‘r ... kamu harus bertanggungjawab telah mengintipku, maka kamu harus menikahiku,” canda Xiuhuan untuk menghiburnya. Karena ia tahu pasti berat bagi Ling Yue dengan kondisi tubuh yang cacat begitu.
“Eh, ta-tapi ‘kan tuan sendiri yang sengaja tidak mengenakan pakaian apapun,” protes Ling Yue dengan suara pelan. Sifat sombong dan angkuhnya seketika menghilang setelah mengalami nasib naas tadi. “Eh, bajuku juga compang camping dan tanganku ....” Dia langsung meneteskan air mata—teringat kejadian yang menimpanya tadi.
“Ternyata tadi bukan mimpi, bagaimana ini?” Ling Yue menangis tersedu-sedu dengan tangan kirinya menutup mulutnya agar kedua bayi penolongnya itu tidak ikutan menangis.
“Gantilah hanfumu, aku akan berbalik badan,” kata Xiuhuan. “Hei, aku merasakan masih banyak yang hidup lho di daerah bagian barat. Mungkin kakakmu Ling Wentian ada di sana juga,” kata Xiuhuan lagi mengajaknya berbicara agar tak terlalu tenggelam dalam kesedihannya.
“Aku sudah berganti pakaian. Tuan boleh berbalik badan dan aku mengucapkan terimakasih atas pertolongan kalian,” sahut Ling Yue sambil memegang bahu kanannya yang tidak ada lengannya lagi.
“Sama-sama Yue‘r. Tetap semangat, ya.” Xiuhuan menepuk pundaknya. “Mungkin dengan kondisi begini, kamu akan mendapatkan pencerahan dan menjadi Kultivator hebat di masa mendatang.”
“Aku ....” Ling Yue terdiam dan duduk di hadapan Huo Meigui. “Mereka lucu sekali, apakah sudah memiliki nama?” tanya Ling Yue.
“Oh, tidakkk? Aku belum memikirkan nama untuk mereka.” Xiuhuan bertingkah panik. “Mungkin Xiuhuan Petir dan Xiuhuan Phoenix adalah nama yang bagus, atau Xiuhuan Boy dan Xiuhuan Girl juga mantap,” katanya sembari memegang dagunya dan wajahnya seperti berpikir keras.
__ADS_1
Huo Meigui mengkerut kan keningnya, Xiuhuan Petir dan Xiuhuan Phoenix. Nama macam apa itu? Di masa depan, anak-anaknya akan menjadi bahan bullying dari teman-teman sebayanya bila memakai nama itu.
“Hahaha ... namanya yang lucu. Namun, lebih baik jangan, deh!” sindir Ling Yue.
“Nama manusia tertampan sejagat raya dengan 51 Bidadari berbagai macam tipe mengelilinya, adik Yue katakan nama yang lucu. Oh, tidak!” Xiuhuan memegang dadanya. “Sakitnya tuh di sini, tahu!” Dia ngelawak lagi.
“Aku akan menamai Huo Yi untuk si tampan dan Huo Er untuk si cantik,” kata Huo Meigui dengan senyum manisnya.
Yi berarti satu, sedangkan Er adalah dua, sedangkan Huo mengikuti nama Clannya sendiri.
“Aku protes keras!” sela Xiuhuan. “Kenapa mereka mengikuti nama keluargamu?” Xiuhuan tak terima. “Di mana-mana anak itu ikut nama keluarga suami.”
Huo Meigui tertawa terkekeh-kekeh, padahal Xiuhuan tak memiliki nama keluarga atau Clan.
“Bukannya gege tak memiliki nama keluarga dan gege hanya menja—”
Xiuhuan memicingkan mata agar Huo Meigui tak membocorkan rahasianya. Karena Ling Yue masih berstatus sebagai anggota Clan Ling dan anak perempuan Ketua Clan Ling juga lagi, tentu sangat berbahaya bila indentitas Xiuhuan diketahui.
“Pokoknya aku tak mau tahu. Mereka akan mengikuti nama keluargaku, titik!” seru Huo Meigui lagi berpura-pura marah pada Xiuhuan.
“Ya, sudahlah ... apalah arti sebuah nama. Yang penting adalah tindakannya,” sahut Xiuhuan pasrah—kedua anaknya malah mengikuti keluarga atau Clan aliran hitam. Pasti akan berbahaya bagi anak-anaknya di masa depan bila mengunjungi Benua Kun Lun dan menjadi diterima bila memasuki Kota Houshan, kampung istrinya itu.
Ling Yue bingung dengan sikap kedua suami istri ini, padahal saat mereka akan memasuki Artefak Dimensi Heidong dulu, keduanya tampak sangat mesra dan lengket sekali. Nah, sekarang malah seperti tikus dan kucing malah berantem terus.
__ADS_1
...~Jangan lupa 👍 Bosque~...