
Melihat reaksi terkejut Feng Ming saat mendengar Pill penyembuhan, Xiuhuan menyimpulkan kalau di Benua Dayan ini Pill penyembuhan adalah barang langka yang sulit ditemukan. Dia juga penasaran sewaktu di kota Wuzhou—tidak melihat toko penjual Pill di sana.
“Kenapa Anda diam saja tuan Ming? Apakah Anda tidak memiliki Pill Penyembuhan? Padahal cuma itu satu-satunya cara untuk menyelamatkannya.” Xiuhuan menghela nafas panjang, berpura-pura sedih menatap Pengawal Feng Ming itu.
“Tuan muda sepertinya memiliki Pill itu, karena tuan muda berasal dari Clan besar.” Feng Ming menundukkan wajahnya sembari menangkupkan tinjunya. “Aku, Feng Ming akan sangat berhutang budi bila tuan muda mau memberikan Pill berharga itu untuk pengawalku,” katanya lagi.
Xiuhuan tersenyum, sedangkan Feng Ming bergumam dalam pikirannya; kalau Xiuhuan memberikan Pill penyembuhan itu, maka ia akan menyimpannya untuk dirinya sendiri. Karena itu adalah Pill yang sangat langka—untuk apa menyelamatkan pengawal yang sekarat ini. Toh, ia memiliki Kristal yang banyak untuk menyewa Kultivator lain untuk mengawalnya.
“Sayang sekali, Aku cuma memiliki satu Pill saja. Seandainya aku memiliki dua, maka aku akan memberikan satu untuk dia. Tuan Ming pasti tahu, Pill penyembuhan itu sangat langka dan ini adalah hadiah yang diberikan oleh kakekku sebelum beliau menutup mata selamanya.” Xiuhuan menarik nafas dalam-dalam dan menatap keluar jendela kereta monster kuda.
Yu Qingyi merasa Xiuhuan terlalu bodoh, kenapa ia malah memberitahu kalau ia memiliki Pill Penyembuhan. Dia saja yang masih anak-anak tahu itu adalah barang yang semestinya dirahasiakan, sedangkan Xiuhuan yang sudah berusia 10.000 tahun lebih malah tampak seperti mau pamer harta saja.
Mendengar jawaban Xiuhuan yang tak mau memberikan Pill-nya, Feng Ming mengedipkan mata pada pengawalnya yang lain untuk segera mengambil tindakan. Namun, saat mereka akan bergerak ... tiba-tiba mereka mengalami gejala yang sama dengan rekannya yang lebih dulu jantungnya diremas oleh Xiuhuan.
“Apa yang terjadi? Kenapa mereka mengalami gejala yang sama?” Feng Ming panik, sedangkan Kultivator Ranah Demon God tingkat Dua yang menjadi kepala pengawal pribadi Feng Ming—masih bisa bertahan, ia duduk bersila mengalirkan tenaga dalam melindungi jantungnya.
“Oo, sepertinya Ranah Demon God mampu bertahan dengan seranganku itu,” gumam Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya.
Setelah menekan serangan spritual dari Xiuhuan, Kultivator Ranah Demon God tingkat Dua itu langsung menyerang Xiuhuan dengan belatinya, sehingga Xiuhuan langsung mundur dengan cara menghancurkan kereta monster kuda.
“Apa maksudnya ini tuan Ming?” Xiuhuan berpura-pura terkejut dengan serangan kepala pengawalnya itu.
Feng Ming menatap sinis pada Xiuhuan, ia tahu Xiuhuan mungkin memiliki artefak berharga yang dapat menyerang musuh tanpa terlihat.
__ADS_1
“Anda jangan berpura-pura lagi Xiuhuan!” seru Feng Ming. “Aku tahu kamulah membuatmu pengawalku mati secara perlahan-lahan dan kamu juga berencana membunuh Feng Long, kan? Untung saja ia bisa menekan serangan spritualmu itu!” Feng Ming sangat murka.
“Ouh, ternyata aku harus menunjukkan kekuatan asliku, ya.” Xiuhuan menyeringai.
Cahaya berwarna emas muncul di tangan Xiuhuan, cahaya itu berputar-putar membentuk pisau-pisau melengkung.
Feng Long yang merupakan Kultivator Iblis Ranah Demon God tingkat Dua segera menghilang meninggalkan seberkas cahaya hitam.
Pola itu sama seperti yang dilakukan oleh Yu Qingyi saat latih tanding dengannya sebelumnya.
“Mata Dewa!”
Bola mata Xiuhuan berubah menjadi warna emas dan ia juga memadatkan qi menjadi elemen Emas pemberian gurunya yang telah menyatu dengan dirinya—sehingga muncul empat lingkaran sihir berwarna emas mengelilinginya.
“Hmm, ternyata ia datang dari atas!” Xiuhuan menengadah menatap Feng Long yang muncul dengan belatinya yang berubah menjadi ukuran raksasa.
Xiuhuan melempar cahaya emas yang berputar-putar seperti pisau di tangannya itu ke arah Feng Long dan empat lingkaran sihir berwarna emas itu berkumpul di atas kepala Xiuhuan—menahan hantaman belati raksasa milik Feng Long.
Feng Ming tersenyum lebar, ia terkekeh-kekeh melihat trik sulap Xiuhuan itu. “Tamat sudah riwayatmu Xiuhuan!” ejeknya, sedangkan Yu Qingyi ingin menolong Xiuhuan, tetapi ia ragu-ragu karena Xiuhuan hanya menggunakan sedikit qi saja dalam pertarungan ini—yang berarti ia tak takut dengan serangan penuh Ranah Demon God tingkat Dua itu.
“Guruku adalah orang suci, bagaimana mungkin kegelapan bisa menelan cahaya!” sahut Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya.
__ADS_1
Belati raksasa itu tak bisa menembus lingkaran emas yang melindungi Xiuhuan, sementara cahaya emas yang dilempar Xiuhuan kearah Feng Long tiba-tiba mencabik-cabik tubuhnya.
Yu Qingyi menutup telinganya, ia tak sanggup mendengar jeritan kesakitan Feng Long yang melayang di udara dan tak lama kemudian Feng Long terjun bebas seperti layangan putus dari talinya.
“Bagiamana mungkin Ranah Dark Star Tingkat Satu mengalahkan Ranah Demon God tingkat Dua?” Feng Ming panik dan putus asa melihatnya.
“Siapa bilang aku Ranah Dark Star Tingkat Satu?” sahut Xiuhuan melepas kekuatan aslinya yang ia tekan sebelumnya. Tiba-tiba Xiuhuan telah di Ranah Chaos Ancient God dalam kultivasi manusia, sedang dalam ras Iblis kekuatan yang ditunjukkan Xiuhuan itu setara dengan Demon God tingkat Sembilan, selangkah lagi menuju Ranah Raja Iblis.
Dia naik tingkat Kultivasi saat menerima warisan dari Dapunta Hyang Sri Jayanasa. Bukan hanya naik tingkat, bahkan kekuatannya juga setara dengan Ras Iblis—makanya ia hanya menggunakan sedikit qi saja saat bertarung tadi, tidak seperti biasanya yang mengeluarkan qi yang sangat banyak dari rongqinya.
Di bumi Melayu, pesilat tangguh tidak menggunakan qi saat bertarung, tetapi mereka menggunakan energi spiritual disekitarnya—makanya mereka sangat efektif menggunakan kekuatannya. Tentu dengan kecerdasan Xiuhuan, ia bisa memadukan kekuatan yang diberikan gurunya dengan kekuatan lamanya sehingga membuat serangannya lebih mematikan.
Feng Ming langsung bersujud memohon ampunan, ia juga membenturkan keningnya hingga berdarah yang berarti ia sungguh-sungguh mengakui kesalahannya.
Xiuhuan bukanlah anak kemarin sore atau tuan muda manja yang tidak tahu betapa luasnya alam semesta. Dia langsung menjentikkan jarinya hingga tubuh Feng Ming hancur berkeping-keping.
“Ah, maaf Qingyi‘er! Aku telah membuatmu teringat akan masa lalu. Namun, Iblis sepertinya jika dibiarkan menghirup udara bebas, maka akan melakukan perbuatan kotornya lagi!” Xiuhuan takut Yu Qingyi merajuk lagi seperti tadi, karena ia telah membunuh Feng Ming beserta Pengawalnya dengan kejam.
Yu Qingyi tersenyum. “Kenapa tuan harus meminta maaf pada budak sepertiku. Apapun yang dilakukan oleh tuan, Aku—Yu Qingyi akan selalu mendukungmu,” sahutnya.
Xiuhuan keheranan, ia tak marah seperti sebelumnya.
“Aku tak pernah menganggapmu sebagai budak. Jadi, mulai sekarang tak perlu panggil aku tuan—walaupun mantra budak itu tak bisa dihilangkan,” kata Xiuhuan dengan senyum hangat yang menggetarkan hati Yu Qingyi. “Kamu bisa memanggilku Sayang ... atau ... pejantan tangguh, mungkin babang tampan juga boleh—”
__ADS_1
Yu Qingyi mengerutkan keningnya, padahal ia sudah sempat terharu mendengarnya. “Qingyi akan memanggil Xiuhuan gege saja, karena panggilan yang Xiuhuan gege katakan tadi membuatku geli.”
Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh dan mengambil cincin dimensi milik Feng Ming dan keenam pengawalnya itu. Dibalik musibah yang datang—ternyata ada keuntungan yang menyertainya.