
Xiuhuan membawa tim Kong Xia ke bawah pohon beringin yang merupakan sumber dari qi yang berlimpah di Pulau Terapung itu.
“Kenapa bisa pohon ini mengeluarkan qi Xiuhuan gege?” Yu Qingyi penasaran.
“Aku juga tidak tahu, tetapi kita harus memanfaatkan momen ini untuk menyerap qi ini sebanyak-banyaknya,” sahut Xiuhuan duduk bersila disela-sela akar pohon beringin itu.
Kong Xia, Yu Qingyi dan Yu Fen juga ikut ambil bagian duduk bersila disela-sela akar pohon beringin. Setelah mereka mengambil posisi masing-masing, Xiuhuan lantas membuat Perisai air yang mengandung sengatan-sengatan listrik agar tidak bisa didekati oleh musuh. Tak lupa Xiuhuan sudah menyebar seribu Kloning Manusia Air untuk mencari Artefak tingkat tinggi yang kabarnya tersembunyi di Pulau Terapung ini dan sekian berburu monster.
Kesempatan emas ini juga ia manfaatkan dengan mengeluarkan Boneka Humanoid dan menyuruhnya untuk ikut menyerap qi, sehingga Kong Xia sangat terkejut melihatnya—sedangkan Yu Qingyi dan Yu Fen tidak terkejut lagi, karena mereka sudah terbiasa melihat Xiuhuan memunculkan benda-benda berharga dari cincin dimensinya.
Seandainya Serea—Siluman Duyung itu ikut ke sini, mungkin ia akan menyerap habis kandungan qi yang ada di Pulau Terapung ini, karena menyerap satu samudera qi Xiuhuan saja hanya butuh satu tarikan nafas saja dibuatnya, padahal butuh waktu yang sangat lama bagi Xiuhuan mengumpulkan itu.
Xiuhuan menggunakan cara ekstrim menyerap qi yang keluar dari pohon beringin itu, sehingga qi yang masuk dalam Rongqinya seperti air bah saja.
Beberapa monster yang berada disekitar pohon beringin itu mulai bereaksi, karena tiba-tiba mereka merasa tak memiliki energi spiritual lagi, sehingga para monster itu berbondong-bondong mendekati pohon beringin. Untungnya Seribu Kloning Manusia Air menghalangi mereka, sehingga terjadi pertempuran hebat diluar Perisai yang dibuat oleh Xiuhuan itu.
“Wau ... nyam-nyam ummm ....” Roh Pedang Sidat listrik sangat senang melihat kedatangan banjir qi yang masuk ke Rongqi Xiuhuan, tubuhnya tetap dalam bentuk manusia berukuran kecil dan dia jarang muncul didalam pikiran Xiuhuan, karena ia menghabiskan waktunya tidur sepanjang waktu di dalam Paviliun kecil yang dibuat oleh Serea di dalam Rongqi Xiuhuan. Bahkan ia tak pernah lagi berubah wujud dalam bentuk Siluman didalam Rongqi itu, ia tumbuh menjadi Roh Pedang pemalas.
Dalam sekejap Rongqi Xiuhuan yang ukurannya seluas Planet bumi itu terisi penuh, tetapi ia tetap memaksa untuk memasukkan qi sebanyak-banyaknya, sehingga secara paksa Rongqinya tiba-tiba meluas kembali—mejadi seluas matahari. Itu adalah jumlah yang sangat mengerikan, mungkin bertarung seratus tahun penuh tidak akan ada habisnya, tetapi masalahnya tingkat Kultivasi-nya tidak meningkat, sehingga Xiuhuan memutuskan berhenti berkultivasi.
__ADS_1
Xiuhuan membaca pikiran Kloning Manusia Air dan ternyata mereka telah menghabiskan waktu selama tiga bulan berkultivasi di bawah pohon beringin itu.
Xiuhuan memperhatikan Yu Qingyi dan ternyata Kultivasi-nya telah naik satu tingkat ke Ranah Dark Star Tingkat Enam, sebuah kemajuan besar—mengingat ras Iblis sangat lambat dalam peningkatan Kultivasi.
Kemudian ia memperhatikan Yu Fen dan ia telah berada di Ranah Demon God tingkat Satu puncak, hampir menerobos ke Ranah Demon God tingkat Dua.
Namun, Xiuhuan tercengang saat melihat Kong Xia yang telah menerobos ke Ranah Demon God tingkat Lima, dia naik tiga tingkat dalam waktu tiga bulan saja, sungguh hebat sekali.
“Kalian berkultivasilah dengan baik di sini, aku akan jalan-jalan dulu menghirup udara segar,” gumam Xiuhuan meninggalkan pohon beringin.
Mayat monster telah berserakan di depan pohon beringin itu dan pepohonan yang dulunya hijau telah berubah layu, begitu juga dengan rawa-rawa kecil yang ada di sana telah mengering.
“Apa kami telah merusak keseimbangan di sekitar pohon beringin ini? Mengingat cuma pohon ini yang mengeluarkan qi yang mungkin berguna untuk sekitarnya,” gumam Xiuhuan yang langsung menyimpan mayat-mayat monster ke cincin dimensinya.
“Aku yakin ada cincin dimensi mereka yang tertinggi, bisa saja ada harta berlimpah yang tertinggal di sana,” gumam Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya.
Dugaannya benar, tengkorak Iblis itu masih menyimpan cincin dimensi, walaupun sebagian tidak memiliki lagi—mungkin saat ia tewas dahulu, temannya atau musuhnya langsung mengambil cincin dimensinya.
Xiuhuan mengintip isi cincin dimensi itu dan melihat hanya ada Kristal monster saja, serta barang-barang yang tak berguna.
__ADS_1
Xiuhuan terus menyusuri bekas rawa yang mengering dan mencari keberadaan tengkorak Iblis, hingga ia menemukan cincin dimensi yang berwarna hitam dan disebelah Iblis itu masih tergeletak Tombak yang sangat besar, mungkin tengkorak Iblis ini dulunya bertubuh besar.
“Ayo kita lihat, apa yang kau simpan di dalam cincin dimensi ini?” gumam Xiuhuan—mengalirkan sedikit qi pada cincin dimensi itu dan ia terkejut melihatnya. “Ini harta yang berlimpah! Ada begitu banyak Kristal Merah, mungkin ia dulunya adalah tuan muda Clan Ma dan ini adalah Artefak tingkat tinggi!” Xiuhuan sangat senang.
Dia mengeluarkan Artefak tingkat tinggi itu dari dalam cincin dimensi milik tengkorak Iblis itu dan sebuah peti yang mirip dengan peti mati muncul dihadapan Xiuhuan.
Dia mengeluarkan Pedang Penghancur Semesta untuk berjaga-jaga, mana tahu didalam peti itu adalah Kultivator yang sedang berhibernasi (tidur panjang) dan tiba-tiba menyerangnya. Pulau Terapung ini adalah medan laga—yang setiap saat nyawa para peserta bisa saja terenggut.
Dengan hati-hati Xiuhuan membuka peti itu dan terkejut melihat mahluk aneh yang ada didalamnya, tetapi disebelah makhluk aneh itu ada mayat Iblis yang telah menjadi tengkorak.
“Meu ... meu ....” Makhluk aneh itu menatap Xiuhuan dengan mata berbinar-binar.
“I-imutnya ....” Xiuhuan tak tega menebasnya, tetapi ia masih ragu-ragu, takutnya makhluk aneh ini berpura-pura imut didepannya dan saat ia lengah maka makhluk aneh itu menikamnya dari belakang.
Xiuhuan mengambil kertas yang ada di dada tengkorak Iblis itu dan tertulis kalau makhluk ini adalah Rubah—makhluk mitologi yang sangat kuat, tetapi untuk saat ini Kultivasi-nya masih rendah, sehingga tak akan berbahaya—bahkan giginya belum tumbuh. Karena pemiliknya telah menyegel rubah itu agar tidak menjadi dewasa selama berada di dalam peti mati.
Rubah kecil itu melompat kearah Xiuhuan, sehingga ia langsung menangkapnya dan rubah itu seperti menganggap Xiuhuan adalah orangtuanya saja, mungkin karena Xiuhuan adalah orang pertama yang ia lihat setelah tersegel, sehingga secara otomatis akan menjadi milik Xiuhuan.
“Hmm, aku akan memberimu nama Xiao Huli mulai sekarang dan panggil aku babang tampan hahahaha ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh, karena senang sekali mendapatkan hewan mitologi yang sangat kuat ini, tinggal memberinya makan daging monster saja, mungkin Kultivasi-nya akan meningkat dengan pesat.
__ADS_1
Xiao Huli menjulurkan lidahnya, menjilat¡ wajah Xiuhuan, karena senang diberikan nama tersebut, kemudian Xiuhuan memutuskan kembali ke pohon beringin, karena ia sudah terlalu jauh dari sana. Takutnya nanti ada yang menyerang Perisai itu, karena efeknya akan melemah saat ia terlalu jah darinya.