
“Ketua Clan Nie ini memiliki intuisi yang tajam,” kata Xiuhuan tak menyangka dia bisa membaca pola Gerakan Boneka Humanoid.
“Apakah kita akan turun tangan membantunya gege?” Huo Meigui merasa sulit menembus pertahanan anggota Clan Nie itu.
Xiuhuan menatap Huo Meigui dengan senyum lebar.
“Apakah kamu sanggup mengalahkan Ranah Chaos Ancient God? Kalau sanggup, ya ... bantu saja!” sahut Xiuhuan.
“Ah, bikin kesal saja!” Huo Meigui merajuk dengan membuang wajahnya ke arah lain.
Xiuhuan senang melihat istrinya cemberut, karena makin cantik saja di mata Xiuhuan. Kalau saja ada tempat aman untuk berduaan di Dimensi Heidong ini, mungkin ia ingin bersenang-senang lagi.
***
Tidak bisa menyerang mereka dari punggung, bukan berarti Boneka Humanoid tak bisa bertarung langsung. Dengan masih menggunakan jurus Hukum Ruang, Boneka Humanoid langsung muncul tiba-tiba di depan salah satu anggota Clan Nie yang bertarung dengan Kloning Manusia Air, sehingga anggota Clan Nie itu seperti bertarung melawan dua Kultivator.
“Sial! Kloning Manusia Air ini merepotkan saja,” keluh Ketua Clan Nie kesulitan menolong anggotanya.
Yang membuat mereka paling jengkel adalah Boneka Humanoid malah menyalin jurus yang mereka gunakan dan beserta elemennya.
“Gege! Aku bosan melihatnya,” kata Huo Meigui dengan manja, setelah ia diam begitu lama.
Menurut pepatah kuno, istri adalah Ratu dalam rumah tangga. Bahkan rata-rata mereka lah yang mengendalikan keuangan, karena suami itu hanya boneka saja sebagai kepala rumah tangga.
__ADS_1
“Kalau begitu, aku akan memberikan nutrisi pada Boneka kayu!” sahut Xiuhuan menggunakan jurus Badai Petir sekali lagi.
Langit tiba-tiba berawan hitam dan tebal. Perubahan cuaca tiba-tiba itu mengundang perhatian Kultivator lain di tempat berbeda, terutama dari kalangan Clan Ling, sebagai Clan besar yang memiliki Dimensi Heidong ini.
“Apakah ini kekuatan monster kuno?” Ling Wentian menatap langit dan melihat sambaran-sambaran Petir yang sangat mengerikan. “Monster apa yang bisa mengendalikan cuaca dan Petir?” Dia kebingungan, karena setahu mereka hanya Phoenix Nirwana, monster terkuat yang mengendalikan Dimensi Heidong dan mereka belum menemukan jejak Phoenix Nirwana itu.
“Mungkinkah Phoenix Nirwana itu telah dikalahkan oleh monster itu tuan muda?” Salah satu tetua yang menjadi pendukung Ling Wentian berspekulasi.
“Ling Hong, periksa ke sana, Monster apa itu? Segera laporkan tetua mana yang melawannya itu. Apabila monster itu sudah melemah, berikan tanda agar kami segera ikut berpesta,” perintah Ling Wentian dengan seringai di wajahnya.
“Baik tuan muda!” sahut Ling Hong menangkupkan tinjunya menunjukkan rasa hormat pada Ling Wentian dan Kultivator Ranah Absolute God itu menghilang dari pandangan mereka.
Xiuhuan merasa banyak kekuatan yang mendekat. Ya, itu wajar, kekuatannya terlalu mencolok sekali, ia harus segera membersihkan anggota Clan Nie ini.
Sambaran-sambaran Petir kuat itu menghancurkan seluruh anggota Clan Nie yang tersisa. Mereka tak ubahnya monster Badak tadi, hanya dalam sekejap saja sudah menjadi daging bakar, hal ini pasti akan memancing monster predator lain.
“Ayo kita kabur dari sini, para tamu tak diundang akan segera sampai.” Xiuhuan mengajak Huo Meigui menjauh dari sana.
“Kenapa kita tak bunuh saja mereka gege. Kekuatanmu itu seperti Dewa saja.” Huo Meigui takjub dengan jurus Badai Petir yang Xiuhuan tunjukkan, hanya dengan sekali serang saja mampu membinasakan ratusan musuh.
“Kekuatan tadi hanya mampu melawan Kultivator Ranah Chaos Ancient God saja, kalau untuk melawan Ranah Absolute God, setidaknya aku harus mencapai tingkat Immortal Akhir. Lagi pula untuk saat ini kita tak boleh mengusik Clan Ling, kau mau kita terkurung di Dimensi Heidong selamanya,” sahut Xiuhuan berubah menggunakan jurus Penggabungan dengan Roh Pedang Sidat Listrik.
“Gege!” Huo Meigui terkejut. “Kau ternyata monster!” Dia ketakutan dan berusaha menjaga jarak, tetapi Xiuhuan terlanjur memeluknya dan melesat dengan kecepatan penuh.
__ADS_1
“Bodoh ini adalah jurus Transformasi tubuh,” sela Xiuhuan kesal dikatakan monster.
Huo Meigui senyum-senyum melihat Xiuhuan kesal dengan ejekannya. Dia penasaran, rahasia apalagi yang akan ditunjukkan oleh Xiuhuan saat mereka bertemu dengan lawan yang lebih tangguh.
***
Ling Hong memicingkan matanya saat melihat mayat-mayat anggota Clan Nie yang hangus terbakar, bukan hanya itu; ada juga ribuan mayat monster Badak juga hangus terbakar, sehingga mayatnya tak bisa dibawa pulang untuk dijual kembali di restoran-restoran kota Nan.
“Apa kau yang melakukan ini Hong?” Salah satu tetua Clan Ling melayang di udara—Dia merasakan kekuatan misterius muncul, kekuatan itu belum pernah ia rasakan. Padahal sudah ribuan kali memasuki Dimensi Heidong.
“Mana mungkin aku memiliki kekuatan seperti itu tetua.” Ling Hong menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat pada tetua itu. “Aku curiga ada monster kuno yang terusik dengan kedatangan kita.” Ling Hong menduga-duga.
Tetua itu merasa dugaan Ling Hong ada benarnya. Apalagi dulu ia pernah bertemu dengan monster Phoenix Nirwana, kekuatannya sangat mengerikan. Phoenix Nirwana itu dapat menyemburkan api yang dapat membakar satu gunung, hingga gunung itu tak tersisa lagi. Namun, Phoenix itu biasanya ada di bagian terjauh Dimensi Heidong, sedangkan yang sekarang masih diarea monster lemah. Itu sangat mencurigakan sekali, apakah ada penyusup Ranah Absolute God dari Clan lain yang ikut dalam perburuan ini.
“Aku menyangka ada monster kuno, ternyata tetua ketiga sedang berburu kawanan monster.” Tetua pertama Clan Ling juga penasaran dengan kekuatan misterius yang muncul di langit Dimensi Heidong. “Ternyata tetua ketiga diam-diam memiliki senjata pusaka yang mematikan.” Dia menyindir tetua ketiga, karena hubungan mereka kurang akur.
“Hahaha ... kalau aku memiliki kekuatan aneh tadi. Mungkin aku akan menggeser posisi tetua pertama,” sahutnya dengan nada sinis, kesal disindir olehnya.
Ling Hong kebingungan dengan ulah kedua tetua itu, bukannya mencari siapa dalang dibalik kejadian ini, mereka malah saling sindir.
“Maaf tetua, aku akan undur diri dulu dan melaporkan kejadian ini pada tuan muda Ling Wentian. Jika tetua masih ingin berdiskusi, silahkan dilanjutkan saja.” Ling Hong menyela pembicaraan mereka dan langsung menghilang—pergi menuju Ling Wentian.
“Aku merasa ini hanya kekuatan Naga berelemen petir saja. Namun, sayang sekali, ia langsung kabur, padahal aku butuh peliharaan seperti itu,” kata Tetua pertama dan menghilang juga dari situ.
__ADS_1
“Cih, dasar sok tahu. Aku yakin ini bukan perbuatan monster Naga. Kekuatan ini samar-samar mengandung elemen air juga. Mungkin ada Kultivator kuat yang menyusup ke Dimensi Heidong ini,” gumam tetua ketiga—menjentikkan jarinya, sehingga semburan api membakar mayat-mayat Kultivator Clan Nie dan kawanan monster Badak.
...~Bersambung~...