Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Siapa kamu?


__ADS_3

Xiuhuan menusukkan sumpit di tangannya ke leher Pria sepuh yang berkata tidak sopan di hadapannya itu dan langsung menendangnya hingga terlempar ke meja makan tempat Du Long duduk, sehingga hidangan miliknya tumpah mengenai wajahnya.


“Kurang aja! Siapa kalian, apakah kalian tahu aku adalah tuan muda Long—Putra Pemimpin kota Qingyang ini!” bentak Du Long ke arah Xiuhuan, sementara Pria sepuh itu berusaha menekan darah yang keluar dari lehernya.


“Siapa sebenarnya pria itu? Sejak kapan ia menyerangku,” gumam Pria sepuh itu terkejut dan segera berdiri lagi—menatap Du Long yang sedang mengumpati Xiuhuan. “Tuan muda Long hentikan! Dia sepertinya bukan orang sembarangan, jangan-jangan ada Kultivator kuat yang bersembunyi melindunginya,” kata Pria sepuh itu menenangkan hati Du Long, karena ia takut Xiuhuan akan melukainya juga.


Du Long terkejut mendengarnya dan berbisik, “Apakah Paman yakin? Yang kulihat dia hanya Immortal Akhir saja dan pengawalnya juga cuma bawahan tetua ketiga saja.”


“Firasatku mengatakan kalau dia itu sangat berbahaya, lebih baik kita lapor pada Pemimpin Kota saja,” sahut Pria sepuh itu.


Du Long dengan kesal menyetujui usulan pengawal pribadinya itu dan tetap menatap tajam pada Xiuhuan yang dengan santai memakan hidangan gulai Jantung Monster Badak level Tian-nya, sedangkan Du Louxia memperhatikan Du Long—apakah ia akan bernasib sama dengan Du Xiao, hancur berkeping-keping oleh cahaya emas yang keluar dari tubuhnya.


Namun, ia heran—Du Long berjalan dengan santai di jalanan depan restoran tanpa ada apa-apa yang terjadi pada tubuhnya. “Eh, kenapa Pertapa Agung tidak membunuhnya?” Du Louxia tidak mengerti jalan pikiran Xiuhuan, kadang-kadang ia bertindak sangat kejam dan kadang sudah terlalu lembek seperti ini.


“Jangan banyak berpikir, makan saja yang banyak!” Xiuhuan membuyarkan lamunan Du Louxia.


“Siapa yang melamun? Pertapa Agung seharusnya makan banyak, karena Pertapa Agung hanya baru mengunyah sedikit saja!” sahut Du Louxia.


Xiuhuan tersenyum, karena sebenarnya Jantung Monster Badak level Tian ini ia khususkan untuk Du Louxia—agar meningkatkan jumlah qi dalam dantian-nya.


Pelayan wanita yang dimarahi oleh Du Long segera mendekati Xiuhuan dan menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat karena telah memberikan pelajaran pada Du Long dan pengawal pribadinya itu. “Tuan muda, sebaiknya kalian segera meninggalkan kota Qingyang ini—karena ayah Du Long itu Kultivator Ranah Absolute god; Aku khawatir kalian akan bernasib buruk bila Du Long mengadu padanya.”


Xiuhuan tersenyum dan berkata, “Ouh, tak masalah, karena aku memiliki pengawal tiga Kultivator Ranah Absolute God juga.”


Pelayan wanita dan para pengunjung lain terkejut mendengarnya. Pantaslah Xiuhuan sangat santai sekali dan tidak takut dengan ancaman Du Long tadi.


“Kalau begitu, silahkan lanjutkan makan siangnya tuan muda—kalau ada yang kurang, silahkan panggil aku saja!” sahut Pelayan wanita itu sembari meninggalkan Xiuhuan dan Du Louxia.


...***...

__ADS_1


Du Long segera menghampiri ayah yang sedang mempersiapkan tempat pertemuan antara Ketua Clan Du dengan Kultivator misterius dari Clan Ling yang akan diadakan di kotanya itu, sehingga Pemimpin Kota sangat sibuk saat ini.


“Ayah tolong aku! Ada orang luar kota Qingyang yang menindasku di restoran, bahkan leher Paman Liu juga terluka—karena ditusuk dengan sumpit olehnya,“ kata Du Long berpura-pura memegang perutnya, seolah-olah ikut digebukin juga oleh Xiuhuan.


Darah Pemimpin Kota langsung mendidih dan menatap tajam pada Du Long, sehingga Putra satu-satunya itu ketakutan. “Ah, maafkan aku.” Pemimpin Kota menenangkan dirinya—kemudian bertanya, “Apa tingkat Kultivasi-nya?”


Du Long menghela nafas dalam-dalam dan berkata, “Dia cuma Ranah Immortal Awal, tetapi sanggup melukai Paman Liu—tanpa mengetahui kapan ia ditusuk oleh Pemuda itu dan Paman Liu curiga ada Kultivator kuat dibelakangnya.”


Pemimpin Kota Qingyang berpikir sejenak, dan mungkinkah Kultivator yang ia maksud adalah Kultivator misterius dari Clan Ling itu? Namun, ia tetap tidak terima anaknya diperlakukan secara kasar—bahkan membuat pengawal pribadinya terluka.


“Bawa aku ke sana!” seru Pemimpin Kota Qingyang, tak sabar ingin melihat wajah orang yang berani memukul anaknya itu. Dia harus menerima balasan yang setimpal, kalau perlu ia akan melumpuhkan basis Kultivasi-nya.


Tak butuh waktu lama, ia telah sampai di halaman restoran dan langsung mengeluarkan aura pembunuh untuk menekan semua orang yang ada di dalam restoran, sehingga mereka merasa sesak nafas dan jantung seperti berhenti berdetak.


Xiuhuan menjentikkan jarinya, sehingga tiba-tiba Perisai air menutup restoran dan semua orang yang ada di dalamnya bernafas lega. Namun, masalahnya; kenapa mereka terkunci di dalam restoran tersebut.


“Kenapa Pertapa Agung tidak menyapa Pemimpin Kota Qingyang?” tanya Du Louxia yang telah selesai makan siang dan kini ia merasakan kekuatannya bertambah besar saja.


Du Louxia hanya tersenyum, ternyata sifatnya belum berubah seperti dulu. Namun, ia akan serius saat bertemu lawan yang sangat kuat dan akan mempermainkan musuh yang lemah.


Pemimpin Kota Qingyang mengerutkan keningnya, karena tidak dapat menghancurkan Perisai air yang menutupi restoran. Dia menjadi merasa ini adalah Artefak khusus, makanya sulit untuk dihancurkan. Kalau ia bisa membunuh Kultivator yang menyakiti Du Long, maka ia akan mendapatkan artefak pertahanan itu dan ia tidak perlu takut saat ada Kultivator kuat yang menyerangnya secara tiba-tiba.


Xiuhuan memanggil Pelayan wanita tadi dan menanyakan berapa biaya makannya dan Du Louxia, “Sekalian biaya ganti kerusakan pada meja makan itu serta biaya makan tuan muda bodoh tadi.” Karena Du Long langsung pergi tanpa membayar biaya makannya.


Pelayan wanita itu dengan ragu-ragu berkata, “Cukup Lima Keping emas saja tuan muda!“


Xiuhuan mengangguk dan memberikan Sepuluh Keping Emas. “Sekalian untuk tips-mu dan bagikan juga pada rekanmu yang satu lagi. Karena ia telah dibentak oleh tuan muda bodoh itu,” kata Xiuhuan dengan senyum lebar—padahal Pemimpin Kota Qingyang sedang mengamuk ingin membunuhnya di luar restoran.


Pelayan wanita itu menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat dan berkata, “Terimakasih tuan muda, semoga perjalanan Anda lancar selalu.”

__ADS_1


Xiuhuan dan Du Louxia keluar dari restoran dan Perisai air itu segera menghilang. Kemudian tampak Pemimpin Kota Qingyang dan anaknya sedang berdiri di hadapannya.


“Itu orangnya, ayah! Dia yang telah memukulku dan menusuk leher Paman Liu!” seru Du Long malah menambahkan kejadian perkara—padahal Xiuhuan tidak pernah memukulnya.


Seringai tipis terpancar di sudut bibir Xiuhuan.


“Hahaha... anak dan ayah sama-sama bodoh! Kalian sungguh ingin segera menghadap Dewa Kematian, ya?” Xiuhuan melepaskan basis Kultivasi aslinya, sehingga Pemimpin Kota Qingyang mengerutkan keningnya, ternyata yang disinggung oleh anaknya adalah Harimau yang berpura-pura menjadi kucing.


Pemimpin Kota Qingyang mendengus dingin, mau tak mau ia harus melawan Xiuhuan—karena anaknya telah menyinggungnya. Dia langsung mengeluarkan Pedang Pusaka tingkat menengah dari cincin dimensinya.


“Kamu bukan dari Clan Du, katakan apa tujuanmu memasuki kota Qingyang-ku ini?” bentak Pemimpin Kota Qingyang, dia melupakan sesuatu yang penting; bahwa, Ketua Clan Du mengatakan ada Kultivator misterius dari Clan Ling yang ingin berjumpa dengannya. Namun, karena terlalu marah, ia tidak mengingat hal penting itu.


Xiuhuan tidak perlu repot-repot mengeluarkan senjata atau aura-auraan, karena cukup dengan kepalan tangannya saja—tubuh Du Long dan Pria sepuh di sebelahnya hancur berkeping-keping. Namun, Pemimpin Kota Qingyang sepertinya masih bisa bertahan, karena ia berusaha melawan tekanan spritual yang merongrong organ vital dalam tubuhnya.


“Bunuh dia Saudari Louxia!” Xiuhuan berkata pada wanita cantik itu—yang langsung terkejut mendengarnya.


“A-apa Pertapa Agung sedang bercanda? Dia itu Ranah Absolute God, mana mungkin aku sanggup membunuhnya?” Du Louxia menolak perintahnya.


“Coba sajalah, tinggal penggal atau tusuk saja jantungnya. Beres!” sahut Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya.


Du Louxia mengepal tangannya dan segera mengeluarkan Pedang dari cincin dimensinya. Dia yakin Xiuhuan pasti akan membantunya, apabila Pemimpin Kota Qingyang tiba-tiba menyerangnya, karena saat ini dia tampak mematung seperti sedang berhalusinasi saja.


Du Louxia tidak berani mendekati Pemimpin Kota Qingyang, sehingga ia menggunakan tebasan jarak jauh—dan tiba-tiba Kepala Pemimpin Kota langsung terlepas begitu saja saat Siluet Pedang Anginnya mengenai leher Pemimpin Kota Qingyang.


“Pemimpin Kota Qingyang telah terbunuh dengan mudah!”


“Kenapa anggota Clan Du dari Clan utama membunuh Pemimpin Kota?”


“Benar, apakah kelakuan buruk anaknya sudah diketahui oleh Ketua Clan Du?”

__ADS_1


Para penduduk Kota Qingyang langsung heboh dengan kematian Pemimpin Kota, sehingga menjadi topik hangat dalam sekejap saja.


__ADS_2