Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Janji Sepuluh Tahun III


__ADS_3

Tiga bulan yang lalu saat Xiuhuan bertemu dengan Sesepuh Cao Yun di Kastil Qingyun.


“Bagaimana kalau aku melenyapkan aliran hitam saja atau memanfaatkan salah satu Clan besar di sana untuk mengambil alih seluruh Benua Resifel, karena secara tidak langsung Ketua Clan Ling adalah mertuaku hehehe ....” Xiuhuan tertawa pelan.


Sesepuh Cao Yun mengerutkan keningnya, karena tak menyangka putri dari tokoh aliran hitam juga telah dijadikan istri olehnya.


Xiuhuan mengungkapkan niatnya untuk melenyapkan aliran hitam setelah mengetahui kalau banyak murid Sekte Qingyun yang terbunuh saat menjalankan misi, dan hingga saat ini tidak diketahui siapa pelakunya.


“Apa kamu yakin bisa melawan mereka, terutama para Sesepuh mereka yang setara dengan kami?” tanya Sesepuh Cao Yun—penasaran sekuat apa Xiuhuan setelah keluar dari Benua Dayan.


“Apa Sesepuh bisa menggunakan Kesadaran Sesepuh berupa Kloning Manusia? Bagaimana kalau kita latih tanding untuk melihat apa yang telah kudapatkan dari Menara Iblis?” sahut Xiuhuan sembari membuka gerbang menuju Pagoda Tujuh Musim bagian Pagoda Musim Panas.


Sesepuh Cao Yun terkejut melihat Artefak yang ia miliki dan dengan senyum lebar membuat satu Kloning Manusia atau Kesadaran jiwanya memasuki Pagoda Musim Panas yang hanya hamparan gurun pasir tersebut.


Kloning Xiuhuan juga memasuki Pagoda Musim Panas dan dua entitas yang merupakan salah satu yang terkuat di Benua Kun Lun tersebut saling berhadapan di hamparan gurun pasir.


“Jangan ragu Sesepuh untuk menggunakan kekuatan terkuatmu!” seru Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya.


Sesepuh Cao Yun yang selama ini menyembunyikan kekuatannya, segera membentuk Pedang Cahaya karena ia memiliki elemen Cahaya. Namun, yang paling menakjubkan adalah ia juga memiliki elemen Kegelapan yang seharusnya berlawanan dengan Elemen Cahaya dan sama seperti Xiuhuan—Elemen Kegelapannya itu juga ia dapatkan saat berkultivasi di Menara Iblis.


Ribuan Pedang Cahaya itu menghilang dan muncul di atas, samping dan belakang Xiuhuan, karena ia menggunakan Hukum Ruang juga dalam serangannya itu.


Namun, Sesepuh Cao Yun terkejut melihat reaksi Xiuhuan yang tidak panik dengan serangan terhebatnya itu, dan tiba-tiba Xiuhuan mengepal tangannya—kemudian Kesadaran Sesepuh Cao Yun hancur berkeping-keping.

__ADS_1


“Apaaaaaa?” Sesepuh Cao Yun terkejut dan memuntahkan seteguk darah dari mulutnya. “Kamu sungguh hebat sekali, tetapi aku merasa itu bukan Elemen Kegelapan yang dimiliki ras Iblis?” Dia keheranan.


Xiuhuan memberikan Pill penyembuhan tingkat tinggi pada Sesepuh Cao Yun dan berkata, “Betul, itu adalah Elemen emas dari Ras Manusia tetapi katanya ia berasal dari negeri bernama Sriwijaya. Namun, kesamping hal itu lebih dulu, aku heran kenapa Sesepuh langsung kalah? Padahal untuk lawan yang setara, kemampuan tadi itu tidak berpengaruh?”


Sesepuh Cao Yun menarik nafas dalam-dalam dan berkata, “Energi Spritual kami telah diambil dalam jumlah banyak oleh Naga Lou Feng dan aku takut mungkin waktu kita di Benua Kun Lun ini hanya Seratus Tahun lagi.”


Xiuhuan terkejut mendengarnya, tetapi ia merasa belum sanggup melawan Naga Lou Feng dan ingin mencoba melawan Naga yang ada di Dimensi Heidong lebih dulu, karena kekuatannya lebih lemah dari Naga Lou Feng.


“Makanya kita harus melakukan penyatuan dengan Benua Resifel, agar penyerbuan ke Puncak Gunung Lou Feng bisa dilakukan dengan kekuatan besar," sahut Xiuhuan sembari mengepal tangannya.


Untuk menaklukkan Naga Lou Feng, mereka harus melawan kawanan monster yang dikendalikan oleh Naga Lou Feng, belum lagi Kawanan monster tersebut setara dengan Ranah Absolute God di bagian terdalamnya.


“Baiklah, tetapi jangan katakan pada siapapun rencanamu itu—karena kita tidak tahu siapa mata-mata yang disusupkan oleh aliran hitam di Sekte Qingyun ini. Namun, aku menyarankan untuk melenyapkan Clan Huo lebih dulu, karena merekalah yang memiliki jaring mata-mata paling hebat di Aliansi aliran hitam,” sahut Sesepuh Cao Yun setuju dengan tindakan Xiuhuan, karena ia merasa Xiuhuan memiliki kekuatan yang cukup besar dan mungkin tak ada tandingannya di Sekte Qingyun ini.


...***...


Huo Guan mengerutkan keningnya mendengar ejekan dari Xiuhuan dan ia melihat ekspresi wajah Xiuhuan sangat berbeda—saat mereka bertarung di Kota Houshan dulu, yang di mana saat itu Xiuhuan tampak ketakutan dan menggunakan segala cara agar bisa kabur darinya.


“Aku tidak ingin membuang-buang waktu bermain-main denganmu. Jadi, aku mengucapkan selamat tinggal dan semoga dikehidupan berikutnya kamu berinkarnasi menjadi manusia yang lebih baik,” kata Xiuhuan dengan seutas senyum tipis diwajahnya dan ia kemudian mengepal tangannya.


“Apaaaaa?” Huo Guan membelalakkan matanya, karena merasa tiba-tiba Dantian-nya menjadi kacau dan Meridian-nya seperti tersayat-sayat, tetapi ia masih bisa bertahan dengan segera mengalirkan energi spiritual-nya untuk mencegah titik vital dalam tubuhnya tidak hancur.


Ling Wentian terkejut melihat darah menyembur dari mulut, hidup telinga dan mata Huo Guan. “Apa yang telah dilakukan oleh Xiuhuan padanya? Apa yang terjadi pada anggotaku tadi itu bukan dijebak olehnya?” gumamnya merinding ketakutan. “Aku harus kabur dari sini!” Ling Wentian ingin kabur, tetapi tiba-tiba Seribu Kloning Manusia Air mengelilinginya dan semuanya setara dengan Ranah Absolute God, sehingga Ling Wentian tidak bisa berbuat apa-apa.

__ADS_1


“A-adik ipar ... to-tolong lupakanlah dendam diantara kita,” kata Ling Wentian terbata-bata sembari menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat pada Xiuhuan.


Xiuhuan menatap tajam pada Ling Wentian yang langsung mundur beberapa langkah, karena mengira Xiuhuan akan melakukan hal serupa seperti yang dialami oleh Huo Guan padanya.


Huo Feng yang bersembunyi tak jauh dari mereka terkejut melihat tiba-tiba tuan mudanya telah terluka dan berusaha memulihkan diri.


“Ayo kita bantu tuan muda!” seru Huo Feng berusaha ke sana, tetapi rekannya langsung menahannya. “Apa kalian takut?” Dia terkejut dengan tindakan mereka.


“Percuma saja membantu tuan muda, lebih baik kita laporkan kejadian ini pada Ketua Clan, karena kita hanya membuang-buang nyawa saja. Apakah kamu tidak melihat, Kultivator murid Sekte Qingyun itu bahkan tidak berpindah dari tempatnya untuk melukai tuan muda Guan," sahut rekannya itu.


“Kita harus membawa tuan muda kabur,” sahut Huo Feng. “Aku akan menghadang Kultivator itu dan kalian berdua langsung menggunakan Artefak Teleportasi kabur ke Clan Huo.”


Kedua Kultivator Ranah Absolute God tersebut mengangguk setuju dengan usulannya, karena bukan mereka yang akan menghadang Xiuhuan—yang berarti kesempatan untuk hidup masih terbuka lebar untuk mereka.


“Sial! Kenapa bisa begini?” gerutu Huo Guan mengalirkan energi spiritual pada titik vitalnya. “Apakah tidak cara lain untuk keluar dari situasi ini?” Dia tak menyangka perbedaan kekuatan diantara mereka sangat jauh sekali.


Huo Feng muncul tiba-tiba dihadapan Xiuhuan, karena ia menggunakan Artefak Teleportasi dan kedua rekannya langsung membawa Huo Guan kabur dengan Artefak Teleportasi mereka.


“Tolong balaskan dendamku ini tuan muda! Dikehidupan berikutnya, aku berharap bisa melayanimu lagi!” teriak Huo Feng sembari menyerang Xiuhuan.


“Kata-kata perpisahan yang sangat menyentuh hati, aku bahkan hampir menangis mendengarnya,” ejek Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya dan mengepal tangannya—kemudian Huo Feng hancur berkeping-keping karena kekuatannya masih cukup lemah untuk Kultivator sekelas Ranah Absolute God.


“Gawat! Apakah dia itu Iblis?” gerutu dua Kultivator rekan Huo Feng tersebut—segera memegang tubuh Huo Guan yang duduk bersila berusaha memulihkan kondisi tubuhnya.

__ADS_1


__ADS_2