Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Apakah Terlalu Mudah?


__ADS_3

Kapal terbang Xiuhuan lansung melesat membuat Xiuhuan bernafas lega. Dia akhirnya selamat dari jurang kematian. Padahal dahulu ia sangat ingin sekali mati, entah kenapa saat ini ia tak ingin nyawanya segera menjadi mahkluk putih bersayap.


“Kenapa gelap?” Xiuhuan tercengang dan mulai mendengar suara Kapal terbang miliknya hancur berkeping-keping. Untung saja ia membuat perisai air menutupi tubuhnya.


“Hehehe ... Ah, aku masih lapar. Lebih baik aku berburu monster yang berdaging besar saja.”


Xiuhuan menyadari, bahwa suara itu berasal dari monters Ular Hijau Daun.


“Apa yang terjadi padaku?—Apakah Aku dimakan olehnya?” Xiuhuan memperhatikan sekelilingnya yang bercampur dengan potongan tubuh manusia dan juga monster yang belum dihancurkan oleh cairan yang melelehkan makanannya itu. “Sial!—Aku ternyata ada di dalam perut Ular sawah. Sejak kapan ia menelanku,” keluh Xiuhuan setelah menyadari ia telah ditelan monster Ular Hijau Daun.


Xiuhuan masih bisa bernafas di dalam, karena ia memiliki unsur air. Apalagi ia telah melapis tubuhnya dengan perisai air yang tak dapat dilelehkan oleh cairan yang mencerna makanan Ular Hijau Daun itu.


Saat sedang berpikir mencari jalan keluar, tubuh Xiuhuan tiba-tiba berguncang dan berputar-putar tak karuan. Karena monters Ular Hijau Daun sedang bertarung di luar sana. Entah siapa lagi yang dilawannya saat ini. Kalau Xiuhuan pasti berharap, lawannya adalah Kultivator Ranah Absolute God supaya ia bisa keluar lagi.


“Ah, sialan ular sawah ini. Kepalaku jadi pusing berputar-putar terus,” gerutu Xiuhuan dan tak lama kemudian monters Level Xuan, yang kalau dibandingkan dengan Kultivator adalah Ranah Chaos Ancient God, masuk kedalam perut monster Ular Hijau Daun.


“Hei, ini terlalu besar!” keluh Xiuhuan, karena monster Panda berukuran raksasa itu menghimpit Xiuhuan. “Ia masih hidup juga, tetapi sungguh malang nasibmu; Aku bertaruh, beberapa tarikan nafas lagi, kau akan menghadap sang pencipta. Semoga saja kamu berinkarnasi menjadi Panda imut dan lucu.” Xiuhuan berbelasungkawa pada monters Panda itu.


Xiuhuan memperhatikan tubuh panda itu mulai meleleh oleh cairan pencernaan monters Ular Hijau Daun. Awalnya tubuh monster Panda masih bergerak-gerak, tetapi saat ini sudah tak terlihat lagi tanda-tanda kehidupan.


Saat kepala monster Panda itu hancur, Xiuhuan melihat Kristal monters berwarna hitam, tidak ikut hancur dalam cairan pencernaan itu.


“Berarti banyak harta Karun di dalam perut Ular sawah ini.” Mata Xiuhuan berbinar-binar memikirkannya. “Aku harus segera mencari cara keluar dari sini.” Dia mulai melamun lagi, karena tak tahu sudah berapa lama berada di dalam perut monster Ular Hijau Daun itu.


Menurut perhitungan Xiuhuan, ia masih bisa bertahan selama seminggu. Karena sebelum berangkat ke pos perbatasan, ia telah membeli stok makanan dan disimpan di cincin dimensi miliknya.

__ADS_1


Xiuhuan tersenyum lebar, “Kenapa Aku tidak mencoba sekali lagi memenggal ular sawah ini,” gumam Xiuhuan akhirnya menemukan jalan keluar mengatasi masalah ini. “Aku hanya perlu menebas Kristal monters milik ular sawah ini. Aku yakin ia tak akan hidup lagi.”


Xiuhuan mengeluarkan Pedang Penghancur Semesta dan menggunakan jurus tebasan Pembelah Ombak untuk kedua kalinya. Karena menurutnya ini jurus yang paling pas untuk membunuh monster Ular Hijau Daun itu.


Saat ini monster Level Tian itu sedang tidur panjang atau hibernasi, karena kekenyangan. Dia berada di gua, bukit Dongxue yang bersebelahan dengan bukit Tianwu yang telah dibelah dua oleh Xiuhuan. Bahkan sarangnya ikutan hancur juga.


Monster burung disekitar bukit Dongxue lansung beterbangan, begitu juga dengan monster darat lainnya. Ada juga beberapa monster yang bernasib sial, karena ikut terbelah dua oleh tebasan Pedang Xiuhuan yang membelah bukit Dongxue menjadi dua bagian juga.


Tubuh monster Ular Hijau Daun meleleh oleh gelombang air yang mengiringi tebasan Pedang Penghancur Semesta.


Xiuhuan masih bersiaga dan tidak keluar dari perisai air. Karena takut monters Ular Hijau Daun itu beregenerasi kembali. Namun, beberapa saat Xiuhuan menunggu tak ada yang terjadi lagi.


“Apa ular sawah itu benar-benar mati?” Xiuhuan berjalan pelan, masih belum percaya dengan yang ia lakukan. Karena ini terlalu mudah, padahal sebelumnya ia sudah merasakan penderitaan yang begitu menyakitkan. Bahkan tulang belakangnya ikut hancur.


Xiuhuan tersenyum lebar melihat Kristal monters berwarna merah yang terbelah dua.


“Hahahaha babang tampan dilawan.” Xiuhuan tidak bisa menahan tawanya lagi, ia sangat bahagia. Seperti malam pertama dengan istri-istri mudanya saja.


Xiuhuan memunguti Kristal monters berwarna merah dan berwarna hitam milik monster Panda sebelumnya.


Xiuhuan segera melesat ke lereng bukit Tianwu. Dia yakin saat memotong monster Ular Hijau Daun pertama kali di sana, pasti banyak Kristal monters yang berceceran.


Dugaan Xiuhuan benar. Ini namanya menderita membawa kekayaan. Bahkan ada Kristal monters berwarna merah juga yang ia temukan. Berarti monster Ular Hijau Daun itu pernah melawan monster Level Tian juga.


Xiuhuan mendapatkan satu Kristal monters berwarna merah, Lima Kristal monters berwarna hitam dan 50 Kristal berwarna kuning.

__ADS_1


“Ah, sial! Aku sudah menghancurkan sarangnya. Mungkin di sana ada banyak Kristal monters bekas kotorannya.” Xiuhuan masih merasa kurang banyak.


Karena takut bertemu monster Level Tian lagi, Xiuhuan memutuskan untuk kembali ke perbatasan Benua Kun Lun dengan kawasan gunung Lou Feng dengan artefak Teleportasi. Cuma itu satu-satunya cara kembali dengan cepat, sedangkan Kapal terbang miliknya sudah hancur di makan monters Ular Hijau Daun.


“Eh, gadis itu Aku lupa?” Xiuhuan teringat dengannya. Dia buru-buru melesat ke pinggir gua tempat ia melempar murid perempuan Sekte Qingyun itu.


Xiuhuan melepas perisai air yang menutupi gadis itu, dan menekan urat nadi lehernya.


“Masih berdenyut pelan sekali. Nyawanya dalam bahaya besar; sepertinya ia menderita luka dalam dan keracunan.”


“Pill penyembuhan yang kumasukkan dulu, hanya memperlambat laju racunnya saja. Namun, sekarang efek obat itu tidak begitu ampuh lagi.”


Xiuhuan lansung menggendongnya dan menggunakan artefak Teleportasi berpindah ke dekat pos jaganya.


Setelah tiba di sana, Xiuhuan tak melihat keberadaan Lou Mei dan murid-murid lainnya. Sepertinya tugas mereka telah berakhir.


Satu-satunya cara untuk menyelamatkan gadis itu adalah dengan pergi ke kota Xibei, yang merupakan kota paling terdekat dari tembok.


Xiuhuan tak berpikir lagi, dia langsung melesat menggunakan jurus Langkah Kilat. Butuh waktu setengah hari untuk mencapai kota itu. Sedangkan artefak Teleportasi hanya bisa digunakan sekali dalam sehari. Dia sudah menggunakannya tadi, dan sebenarnya tidak boleh juga digunakan di lingkup Benua Kun Lun Selatan.


“Bertahanlah nona ... Aku akan menyelamatkanmu, karena gara-gara dirimu juga aku akhirnya mendapatkan Kristal monters berwarna merah, hitam dan kuning. Belum lagi aku menemukan mawar setan,” kata Xiuhuan pelan dengan senyum lebar.


Seandainya gadis itu tidak memegang kaki Xiuhuan, sudah jelas tak akan ada pertarungan antara dirinya melawan monster Level Tian dan Pedang Penghancur Semesta tidak akan memilih Xiuhuan sebagai pengguna barunya.


Dibalik sebuah musibah, selalu ada hikmah dibaliknya. Walaupun nanti akan ada pertanggungjawaban yang ia emban, karena melanggar janji.

__ADS_1


...~Bersambung~...


__ADS_2