Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Siluman Kera Emas II


__ADS_3

Para tetua Clan Ling merasa mereka seperti murid-murid yang baru belajar berkultivasi saja saat melihat Xiuhuan dan istrinya yang mengalahkan Monster Badak dengan mudah, sementara mereka harus bekerjasama untuk melumpuhkan satu Monster Badak.


“Siapakah Siluman kecil ini Xiuhuan gege?” tanya Kong Xia karena Pedang Sidat Listrik menggunakan mode tubuh manusia saat ini. Dia kini jarang menggunakan mode Siluman setelah Serea membentuk tubuhnya saat berkultivasi di dalam Rongqi Xiuhuan.


“Dia itu Pedang belut,” sahut Xiuhuan dengan senyum lebar, sehingga Roh Pedang Sidat Listrik langsung merajuk dan masuk kembali ke dalam Rongqi-nya.


“Yah, dia malah kabur hahaha ....” Kong Xia tertawa terkekeh-kekeh.


Siluman Kera Emas tak menyangka semua Monster Level Tian yang dikirim olehnya terbunuh dengan mudah, sehingga ia memutuskan turun tangan secara langsung.


“Kalau semua peliharaanku dihabisi oleh manusia laknat itu, maka aku akan kekurangan bahan makanan enak,” umpat Siluman Kera Emas yang selalu makan daging Monster Level Tian setiap hari. Dia kemudian menatap para tetua Clan Hua dan utusan dari Sesepuh Aliran Hitam. “Ayo kita serang bersama-sama, karena ia memiliki teknik yang unik, sehingga akan sulit bagiku bila melawannya sendiri saja,” katanya lagi pada para tetua Clan Huo yang sebenarnya ketakutan, tetapi mau tak mau terpaksa mengikutinya.


Wanita-wanita cantik yang mendengar ada Manusia yang akan membunuh Siluman Kera Emas sangat senang mendengarnya, karena mereka telah lama dijadikan budak sek‘s oleh Siluman Kera Emas. Sebagian besar merupakan gadis-gadis yang diculik dari Benua Kun Lun, sebagian lagi berasal dari Clan kecil yang dijadikan alat pembayaran agar bisa memasuki Dimensi Monster. Ada yang sudah Seribu tahun di sini, ada juga yang masih ratusan tahun dan yang paling baru adalah Sepuluh tahun yang lalu—yang berasal dari Clan Hong.


“Semoga saja kita keluar dari sini dan berkumpul kembali dengan keluarga kita,” kata gadis dari Clan Hong yang kini berusia 27 tahun dan ia dijadikan tumbal oleh Clan Hong saat berusia 17 tahun.


“Sebenarnya percuma juga kita meninggalkan tempat ini, karena tak akan ada yang mau menerima wanita hina seperti kita, mungkin saja kita akan dijual ke tempat bordir oleh Manusia yang membunuh Siluman Kera Emas itu—kalau ia berhasil menang nantinya.” Wanita yang telah berusia Seribu tahun angkat bicara, tetapi ia tetap senang bila Siluman Kera Emas mati nantinya, begitu juga dengan Clan Huo yang telah menjadikan dirinya sebagai tumbal.


“Bagaimana kalau penyelamat kita itu mau menampung kita?” Wanita dari Clan Hong tersebut tetap bersemangat untuk meninggalkan Dimensi Monster ini dan memulai hidup baru.


Wanita-wanita yang lebih senior darinya itu hanya tersenyum menanggapi ucapannya, karena mereka tidak ingin mematahkan semangatnya dan bernasib sama seperti mereka—hidup segan mati tak mau.


...***...

__ADS_1


“Hei, manusia sialan! Siapa namamu? Kenapa kamu begitu kejam sampai-sampai membakar rumahku ini!” Siluman Kera Emas sangat jengkel menatap Xiuhuan.


Xiuhuan menengadah menatap Siluman Kera Emas yang sedang melayang di udara bersama dengan para tetua Clan Huo. Xiuhuan memicingkan matanya, karena dia sendiri yang kabur tadi, dan kini ia malah menyalahkan Xiuhuan.


“Hei, sejak kapan makhluk dari Dunia Siluman mengklaim dirinya memiliki tempat ini? Padahal cuma Siluman dari kasta terendah, sombong sekali!” sahut Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya.


Siluman Kera Emas mengerutkan keningnya mendengar ejekan Xiuhuan dan ia merasa manusia di hadapannya ini tidak bisa diajak bekerjasama.


“Sudah ayo kita bunuh saja Manusia laknat ini, mungkin ia mengira dirinya adalah manusia terkuat di Alam Semesta!” seru Siluman Kera Emas.


Kong Xia dan Yu Fen langsung bersiap-siap melawan Siluman Kera Emas. Namun, Xiuhuan meminta mereka kembali ke dalam Pagoda Tujuh Musim, karena untuk menghadapi Siluman Kera Emas ini tidak perlu bantuan mereka lagi.


“Adik ipar, apakah manusia bisa masuk ke dalam Pagoda Tujuh Musim itu?” tanya Ling Wentian dengan senyum lebar.


“Bolehkah aku ikut masuk ke dalam?” Akhirnya Ling Wentian mengungkapkan niatnya, sehingga para tetua Clan Ling lainnya ikutan-ikutan meminta dimasukkan juga ke dalam Pagoda Tujuh Musim.


Xiuhuan mengerutkan keningnya dan berkata, “Memangnya Aku ini Artefak tempat bersembunyi, kalian itu akan berhadapan dengan para tetua Clan Huo dan Aku akan bermain-main dengan Kera itu! Mungkin dia akan mencari kutuku. Kan, kera ahli mencari kutu dan itu adalah makanan favoritnya.”


Siluman Kera Emas sangat marah mendengar ucapan Xiuhuan yang sangat menghina dirinya itu dan langsung sebuah Tongkat Kuning Raksasa melesat ke arahnya, tetapi Xiuhuan juga mengeluarkan Tongkat Bambu-nya yang berwarna emas, karena dilapisi oleh qi-emasnya.


“Hehehe... jangan marah begitu dong, nanti bulumu malah berubah menjadi hitam,” ejek Xiuhuan dan para tetua Clan Huo langsung datang membantu Siluman Kera Emas, tetapi Ling Wentian dan para tetua Clan Ling langsung mencegat mereka. Maka terjadilah, pertarungan sengit antar tetua Clan Huo melawan tetua Clan Ling di Dimensi Monster tersebut.


Xiuhuan menggunakan Hukum Ruang dan tiba-tiba muncul dibelakang punggung Siluman Kera—kemudian memukulnya dengan Tongkat Bambu emasnya, sehingga Siluman Kera terhempas menghancurkan berbagai bukit di Dimensi Monster.

__ADS_1


Siluman Kera tak menyangka Manusia memiliki kekuatan sehebat ini, sehingga membuatnya muntah darah.


“Kau memaksaku menggunakan ini!” umpat Siluman Kera Emas melakukan Transformasi Tubuh sehingga tiba-tiba tubuhnya berubah menjadi sangat besar seperti Monster saja.


Tongkat Kuning milik Siluman Kera Emas juga berubah menjadi lebih besar seribu kali lipat dari sebelumnya, dan segera mengayunkan Tongkat Kuning tersebut kearah Xiuhuan.


Namun, ukuran Xiuhuan yang sangat kecil sehingga dengan mudah mengelak dengan menggunakan jurus Langkah Kilat, ia malah berlari di atas Tongkat Kuning dan hantaman Tongkat Kuning membuat gempa bumi terjadi di Dimensi Monster, sehingga gadis-gadis milik Siluman Kera Emas berhamburan dari istananya yang mulai roboh tak kuat menahan getaran gempa bumi tersebut.


“Ini pertama kalinya aku merasakan pertarungan yang sangat mengerikan begini,” kata Wanita yang berasal dari Clan Hong.


“Mungkinkah yang datang menolong kita adalah utusan Dewa?” sahut Wanita lainnya.


“Dia itu manusia, bukankah tadi tetua dari Clan Huo menyebutnya begitu. Bisa saja mungkin ia berasal dari Sekte Qingyun,” sahut yang lainnya.


Ling Wentian sangat kesal harus bertarung melawan para tetua Clan Huo, padahal Xiuhuan bisa saja menggunakan Kloning Manusia Air seperti saat membunuh gerombolan Monster Badak tadi. “Apakah dia ingin kami mati di sini,” gumam Ling Wentian yang masih berimbang melawan tetua Clan Huo, karena jumlah mereka sama.


Siluman Kera Emas menyemburkan Api dari mulutnya—tetapi Xiuhuan malah menghilang dan muncul dibelakangnya.


“Pukulan Seratus Juta Ton Bansos!” teriak Xiuhuan dan Tongkat Bambu Emasnya juga telah berubah seukuran dengan Tongkat Kuning milik Siluman Kera Emas.


Melihat marabahaya dihadapannya, Siluman Kera Emas langsung menyilangkan kedua tangannya—menahan Pukulan Seratus Juta Ton Bansos, yang sebenarnya cuma nama jurus asal-asalan saja yang diucapkan oleh Xiuhuan—agar terlihat keren saja.


Booommmm!

__ADS_1


Siluman Kera Emas mundur beberapa langkah, dan ia merasakan kedua tangannya seperti mau patah saja. “Sial, kenapa Manusia bisa sekuat ini? Jangan-jangan ia bukan berasal dari Benua Kun Lun, mungkinkah dia berasal dari Dunia Atas?” gumam Siluman Kera Emas menatap tajam pada Xiuhuan.


__ADS_2