Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Memporak-Porandakan Sekte Iblis Merah


__ADS_3

Huo Xue langsung menjadi pusat perhatian di Pelataran Luar Sekte Daun Keladi, ia menjadi murid jenius dan menjadi kecantikan nomor satu di Sekte tersebut, sehingga banyak tuan muda Clan besar yang mencoba berteman baik dengannya.


Tidak hanya murid-murid Pelataran Luar saja yang mencoba berteman baik dengan Huo Xue, beberapa murid Pelataran Dalam juga tidak ingin menyia-nyiakan kesempatan untuk membangun relasi dengannya.


Bing Yun, Xiao Shi dan He Qian berkali-kali mengunjunginya juga, terutama He Qian yang sering memberikan arahan pada tehnik berkultivasi-nya agar Iblis di dalam hatinya tidak menjadi penghalang baginya untuk menerobos ke Ranah Absolute God.


Huo Xue juga kini telah banyak tersenyum dan berinteraksi dengan murid-murid lainnya. He Qian terus menyemangatinya dan ketiga sahabatnya itu telah mengetahui masa lalunya. Dan mereka juga mendukung agar Huo Xue merebut kembali Kedua anaknya.


Namun, ada satu hal yang dimanipulasi oleh Huo Xue, yaitu dia tidak menceritakan bahwa dirinya dulu adalah mata-mata yang telah membunuh banyak orang dan menggambarkan Xiuhuan memiliki kepribadian ganda. Karena pada dirinya dan anak-anaknya Xiuhuan sangat baik, tetapi pada Clan Huo-nya di Benua Resifel, Xiuhuan malah melenyap mereka.


“Clan Huo telah memasang Bounty untuk dirimu sebesar Satu Juta Keping Emas!” kata He Qian yang tiba-tiba masuk ke Kediaman Huo Xue yang tengah duduk bersila melakukan Kultivasi.


Huo Xue membuka matanya dan tersenyum hangat menatap He Qian, sehingga membuat detak jantungnya berpacu tak karuan.


“Apaaaaa? Kecil sekali! Suamiku saja memiliki milyaran keping e ....” Huo Xue tidak melanjutkan ucapannya, karena ia telah bertekad untuk melupakan tentang Xiuhuan—agar ia bisa segera menerobos ke Ranah Absolute God, tetapi tetap saja sering keceplosan mengucapkan nama tersebut.


He Qian tersenyum masam, karena tak menyangka suami Huo Xue itu sangat kaya sekali dan ia pun membayangkan wajah Xiuhuan sangat jelek, bertubuh gemuk, kumis tebal dan gigi emas, karena hanya pejabat kerajaan seperti itu yang biasanya memiliki harta berlimpah dan istri serta selir-selir cantik.


“Haccciiiiimmmmmm!” Xiuhuan bersin di ujung Dunia bagian barat Dunia Biru. “Apakah Xue‘er mengutuk diriku?” gumam Xiuhuan yang sedang mengikuti para tetua Sekte Iblis Merah yang hendak kembali ke Sekte mereka. Untung saja jarak diantara mereka sangat jauh, sehingga suara bersinnya tidak terdengar oleh para tetua Sekte Iblis Merah tersebut.

__ADS_1


Xiuhuan sengaja melawan Sekte Iblis Merah seorang diri, karena ingin mengetahui sejauh mana kekuatan para Kultivator di Dunia Biru. Karena menurut tetua kelima Sekte Pedang Awan, Sekte Iblis Merah ini adalah Sekte besar—maka dengan melawan mereka, akan ketahuan apa ia bisa melenggang bebas di Dunia Biru ini.


Kalau pun Xiuhuan tidak sanggup melawan mereka nanti, ia masih bisa kabur menggunakan Hukum Ruang. Namun, setelah itu Sekte Pedang Awan akan menjalani takdir mereka yang semestinya, karena bila dirinya yang bukan penghuni Dunia ini tidak datang, maka mereka sudah lenyap saat tim pertama yang dikirim oleh Sekte Iblis menyerang Sekte Pedang Awan.


Menjelang Sore, 502 tetua Sekte Iblis Merah itu akhirnya sampai di Sekte mereka.


“Senior Gu! Apa yang ada di atas kepalamu?” Tetua Pelataran Luar menunjuk lingkaran hitam yang ada di atas kepala Gu Yun, tetua Pelataran Dalam tersebut.


Gu Yun menengadah ke atas dan tiba-tiba Boneka Kayu langsung menghunus Pedang ke arahnya, sehingga ia pun menangkisnya dengan Pedangnya.


“Makhluk apa ini?” Gu Yun dipaksa mundur beberapa langkah dan menyemburkan seteguk darah dari mulutnya. “Kenapa bisa kuat sekali?” gumamnya dan 501 tetua lainnya segera mengepung Boneka Humanoid. Namun, mereka tidak menyadari kalau Xiuhuan telah melayang di atas mereka.


Pedang Penghancur Semesta muncul di tangan Xiuhuan dan mengalirkan Qi pada Pedang tersebut. Kemudian ia mulai mengayunkannya ke arah para tetua Sekte Iblis Merah tersebut. “Tebasan Tsunami!”


“Ha-ha-ha! nama tehnik Pedang yang buruk sekali!” ejek salah satu tetua.


“Hei, jangan menganggap remeh musuh! Dia adalah yang membunuh murid-murid kita dengan kata ‘Hasta La Vista’, Baby saja!” Tetua lainnya mengingatkan rekannya.


Tetua lain ingin mengatakan buat apa takut, karena mereka sedang berada di Sekte Iblis Merah, maka Ketua Sekte dan tetua Agung pasti akan datang membantu. Namun, tiba-tiba gelombang tsunami yang sangat besar merembes dari Pedang Penghancur Semesta milik Xiuhuan.

__ADS_1


“Lakukan serangan balasan dan tehnik bertahan!” Wei Tianlong segera memimpin para tetua dari Pelataran Luar agar tidak panik menghadapi gelombang tsunami tersebut, karena ia yakin itu hanyalah air biasa saja—maka mereka hanya perlu menahan nafas dalam seperempat batang dupa dan gelombang tsunami itupun pasti akan berhenti, tanpa menyebabkan luka pada mereka.


Gelombang tsunami setinggi Seribu Tombak kemudian menyapu bagian luar Sekte Iblis Merah dan segera membentur Array pertahanan milik Sekte Iblis Merah yang tiba-tiba aktif, tetapi Array pertahanan itu mulai retak oleh air yang berbentuk Ikan Marlin dengan moncong panjang seperti tombak—yang langsung menusuk-nusuk Array pertahanan Sekte Iblis Merah.


Xiuhuan yang memiliki unsur air, tentu bisa memanipulasi Air—walaupun sekarang ia tidak terikat kontrak lagi dengan Roh Pedang Listrik, sehingga para tetua yang percaya diri mampu bertahan di dalam gelombang Tsunami-nya mulai panik, karena mereka tidak bisa berenang ke permukaan. Tentu ini disebabkan oleh Xiuhuan yang memanipulasi gravitasi di dalam gelombang tsunami agar semua Kultivator yang terjebak di dalamnya—malah terseret ke lapisan terbawah.


“Sial!” Wei Tianlong membuat Perisai melindungi dirinya, tetapi ada banyak Air berbentuk Ikan Marlin yang menusuk-nusuk Perisai yang ia buat.


Gu Yun terjebak bersama Boneka Humanoid yang langsung menebas Perisai Besi yang ia buat untuk berlindung dari Gelombang Tsunami. Dia kemudian kesulitan bergerak di dalam air walaupun sudah mencoba berenang ke atas, bahkan serangannya tidak berguna saat berada di dalam Gelombang Tsunami tersebut.


Boneka Humanoid menggunakan Pedang Yin untuk membekukan tubuh Gu Yun dan menebasnya hingga terbelah dua.


Kreakkkkkk!


Array pertahanan yang melindungi Sekte Iblis Merah akhirnya hancur, walaupun Ketua Sekte dan tetua lainnya mencoba untuk memperkuat Array pertahanan tersebut dengan menyuntikkan lebih banyak Qi, tetapi itu sia-sia saja.


Para murid-murid Sekte Iblis Merah berteriak histeris saat Gelombang Tsunami menenggelamkan mereka tanpa bisa bertahan atau kabur.


“Siapa sebenarnya Kultivator itu, kenapa para tetua membawanya kemari?” Ketua Sekte keheranan, karena mereka diutus untuk melenyapkan Sekte Pedang Awan. Namun, tiba-tiba malah mundur membawa musuh yang sangat kuat, bukannya memberikan pesan pada Sekte, sehingga bisa melakukan persiapan—tidak dadakan seperti ini.

__ADS_1


__ADS_2