
Gao Li memastikan tak ada lagi yang memprotes ucapannya, agar acara lelang dimulai lagi setelah sering diinterupsi oleh Ma Jiang.
“Ayo mulai!” seru Ma Jiang sudah tak sabar.
Gao Li menarik nafas dalam-dalam dan berkata, “Untuk penawaran pertama dimulai dari Satu Kristal Merah atau setara dengannya!”
“Tiga Kristal Merah!" sahut Ma Jiang dengan seringai tipis diwajahnya, ia yakin Clan besar akan ragu bila membeli kota kecil dengan harga semahal itu.
Bai Gon mendengus dingin dan berkata, “Tiga Kristal Merah dan Sepuluh Kristal Hitam!”
Ma Jiang menatap tajam pada Bai Gon dan menyangka dia akan menawar lebih tinggi.
“Tiga Kristal Merah dan Sepuluh Kristal Hitam ditambah Satu Kristal Kuning!” seru Xiuhuan ikutan-ikutan meramaikan proses tawar-menawar dengan senyum lebar, karena ia hanya bermain-main saja.
Gao Li memicingkan matanya melihat tindakan Xiuhuan itu, dia hanya menambah satu Kristal Kuning saja dari Bai Gon.
“Eike juga ikutan ah,” sela Ban Chi. “Empat Kristal Merah, Satu Kristal Hitam, Satu Kristal Kuning dan satu Kristal Putih!” Dia menawar sembari mengedipkan matanya menatap Xiuhuan, sehingga Iblis tertampan di Benua Dayan itu hampir muntah darah.
“Kita harus menggunakan item Teleportasi kabur dari sini, aku sangat takut dengan lelaki setengah matang itu. Entah bagaimana nasibku bila tertangkap olehnya,” keluh Xiuhuan—bulu kuduknya sampai berdiri.
“Sekte Tengkorak menawar Lima Kristal Merah!" seru tetua yang diutus oleh Yang Fei.
Ma Jiang makin marah ternyata banyak yang menginginkan kota kecil ini. Padahal ia harus menepati janjinya pada ayahnya untuk mengambil kembali kota Lan Hu ini.
“Tujuh Kristal Merah!” teriak Ma Jiang sembari menatap tajam sekelilingnya, tetapi para utusan dari Clan besar itu tetap bersikap tenang, karena mereka tahu Ma Jiang jauh lebih muda dari mereka, sehingga emosinya masih labil.
“Eike menyerah pada babang tampan itu!” seru Ban Chi menggoda Xiuhuan. “Tolong culik aku gege!” godanya lagi, sehingga Ban Er menempeleng kepalanya agar diam dan tidak membuatnya malu.
__ADS_1
Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh melihatnya mendapat bogem mentah dari wanita cantik disebelah Ban Chi itu.
“Delapan Kristal Merah, Dua Puluh Kristal Hitam dan Seratus Kristal Kuning!” seru Bai Long sembari mengelus-elus jenggot putihnya.
“Cih, dasar tuan bangka kampret! Sepuluh Kristal Merah!” seru Ma Jiang membuat tawaran terakhirnya, kalau ada yang menawar lagi maka tak ada yang bisa ia lakukan untuk menyelamatkan kota Lan Hu ini.
Semua yang hadir di ruangan itu terdiam, jumlah itu terlalu besar untuk ukuran kota kecil ini. Entah butuh berapa tahun agar balik modal lagi nantinya, sehingga tak ada yang menawar lagi.
“Cepat putuskan siapa pemenangnya!” bentak Ma Jiang pada Gao Li yang ikutan terdiam memandangi peserta lelang—apakah ada yang masih ingin memberikan tawaran tertinggi.
Gao Li tersenyum masam dan berkata, “Pemenangnya adalah tuan muda dari Clan Ma!”
Xiuhuan langsung bertepuk tangan dan sabar menadapatkan hadiahnya. Dia langsung maju kedepan sembari menarik tangan Yu Fen, Yu Qingyi dan Ma Rou.
Ma Jiang menatap heran pada Xiuhuan, kenapa ia malah tampil kedepan. Apakah ia juga akan melelang kakak sepupunya? Kalau itu sempat terjadi ia akan menyerang acara lelang ini walaupun harus berhadapan dengan utusan Clan lainnya.
“Ini tuan muda Xiuhuan!” Gao Li menyerahkan Kristal Merah itu. “Hmm, Paviliun Lelang kami seharusnya mendapatkan sepuluh persen dari harga jual!” katanya lagi dengan terbata-bata, takut Xiuhuan memarahinya.
“Terimakasih Paman Li!” sahut Xiuhuan dan memberikan cincin dimensi milik Laing Song yang isinya dia tidak tahu. Karena tidak menghitungnya, tetapi mungkin tidak akan sampai sepuluh persen dari harga jual Kota Lan Hu ini. “Okeh, semua! Kami pamit dulu!” Xiuhuan melambaikan tangan dengan seringai tipis diwajahnya.
Xiuhuan, Yu Qingyi dan Yu Fen menghilang dari pandangan mereka, sehingga Ma Jiang sangat marah! Karena tak bisa membalas dendam atas kehancuran Clan Liang, tetapi ia sangat bersyukur Xiuhuan tidak membawa Ma Rou pergi.
“Apakah dia menggunakan robekan dimensi?” Ban Er merasa aneh dengan cara kabur Xiuhuan itu.
“Sepertinya dia menggunakan artefak khusus, tetapi itu adalah barang langka! Mungkinkah dia berasal dari Clan besar dari wilayah tengah atau selatan?” sahut tetua Sekte Tengkorak.
“Artefak khusus, ya. Sungguh menarik, mungkin saja dia tidak bisa menggunakan robekan dimensi, karena menurut informasi dari Tetua Ma Huang—Kultivator misterius itu menggunakan qi berwarna emas,” kata Ma Jiang.
__ADS_1
Bai Gon dan Bai Long saling mengedipkan mata. Kemudian tiba-tiba menyerang Ma Jiang sehingga terjadi pertarungan Lima Ranah Raja Iblis melawan keduanya, karena dalam ruangan itu ada empat anggota Clan Ma juga, sedangkan enam lainnya berada di tempat berbeda di kota Lan Hu untuk mengepung Xiuhuan, tetapi ia telah berhasil kabur.
Tetua dari Sekte Tengkorak terkejut melihatnya dan memilih meninggalkan ruangan itu, sedangkan Ban Er dan Ban Chi kebingungan, apakah akan memilih salah satu pihak.
“Kita pergi saja, Eike cacut!” seru Ban Chi, sehingga keduanya langsung merobek dimensi meninggalkan kota Lan Hu.
Di luar Paviliun Lelang juga bermunculan anggota Clan Bai, ternyata mereka sudah mempersiapkan penyerangan ini apabila kalah dalam acara lelang, sehingga anggota Clan Ma yang berada di luar Paviliun Lelang bertarung dengan tamu tak diundang itu.
***
Xiuhuan, Yu Fen dan Yu Qingyi muncul di pinggiran kota besar milik Clan Kong yang letaknya jauh kearah selatan wilayah Utara itu dan sudah mendekati wilayah tengah—tempat yang dituju oleh Xiuhuan.
“Hmm, kenapa tidak langsung ke kota Zhongjian saja?” Xiuhuan merasa masih butuh perjalanan lebih lama lagi menuju tempat Menara Iblis itu.
“Cuma ini tempat terjauh yang telah dilalui tuan muda," sahut Yu Fen kesal diprotes Xiuhuan. “Di mana bagianku, jangan bilang kau mau mengambil semuanya!” Yu Fen menjulurkan tangannya.
Xiuhuan mengerutkan keningnya, padahal ia mengatakan hanya butuh Kultivasi milik Liang Song saja dan menyerahkan keputusan pada Clan Liang padanya. Sekarang setelah melihat uang, matanya langsung berbentuk Kristal Merah!
“Ini ambil ini!” seru Xiuhuan menyerahkan cincin dimensi yang berisi satu gunung Kristal Putih.
Dengan senyum lebar Yu Fen mengintip isi cincin dimensi itu dan terkejut—ternyata isinya Kristal Putih semua.
“Ini apa-apaan? Yu Qingyi saja isinya Kristal Kuning semua. Seharusnya punyaku berisi gundukan Kristal Hitam atau berikan Lima Kristal Merah," protes Yu Fen.
“Ingat! Aku dapat dua pertiga bagian, karena Aku dan Yu Qingyi adalah satu, sementara kau cuma pemain cadangan saja, itupun tidak bisa dipakai,” sahut Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya dan langsung berjalan kearah gerbang masuk kota milik Clan Kong itu.
Yu Fen ingin marah, tetapi Yu Qingyi melerainya dan meminta bibinya bertukar cincin dimensi dengannya, sehingga Yu Fen kembali tenang.
__ADS_1
Yu Qingyi kemudian mengejar Xiuhuan dan merangkul tangannya. Dia sangat senang saat mendengar tuannya mengatakan mereka adalah satu—yang menandakan bahwa ia merupakan wanita spesial di mata Iblis tampan itu.