Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Sekte Iblis Merah


__ADS_3

Xiuhuan muncul di hutan belantara dengan bekas Altar teleportasi yang pola-pola hexagram-nya telah memudar dimakan usia, mungkin karena tidak ada yang memakainya dalam kurun waktu yang sangat lama.


Dia memperhatikan sekitarnya, kemudian melayang di udara dan hutan ini ternyata dikelilingi pegunungan.


“Hmm, aku harus bertanya ke mana arah timur?” gumam Xiuhuan karena ada Dua Matahari di Dunia Biru ini, sehingga sangat sulit menentukan arah mata angin.


Xiuhuan langsung melakukan perpindahan sejauh matanya memandang dengan menggunakan Hukum Ruang, sehingga ia langsung berada di puncak bukit kecil dan menatap ke arah depan yang merupakan hamparan hutan juga.


Dia melakukan perpindahan lagi sejauh matanya memandang dan muncul di atas Pohon Akasia, tetapi ia langsung merasakan keberadaan sekelompok orang, sehingga Xiuhuan langsung tersenyum bahagia dan mendekati mereka.


Rombongan Kultivator Sekte Iblis Merah yang tengah membawa Lima murid Sekte Pedang Awan terkejut melihat ada Pemuda tampan sedang berdiri di tengah-tengah jalan yang akan mereka lalui.


Sepuluh murid Sekte Iblis Merah yang menunggang Kuda langsung berhenti, sehingga rombongan Kereta Kuda dibelakang mereka ikut berhenti.


“Kenapa berhenti! Kita harus cepat-cepat ke Sekte untuk menyerahkan tangkapan ini!” bentak orang yang duduk di kereta Kuda paling depan.


“Ada seseorang yang berdiri di tengah jalan Senior Gu Hua!” sahut murid yang menunggang kuda tersebut.


“Tangkap juga dia! Semakin banyak orang yang kita bawa, maka para tetua pasti akan senang!” sahut Gu Hua dari dalam Kereta Kuda tanpa repot-repot melihat apakah mereka akan sanggup melawan Pemuda itu atau tidak, karena menurutnya tak akan ada yang mampu mengalahkan Sekte Iblis di wilayah barat Dunia Biru ini.


Xiuhuan tersenyum masam mendengar percakapan mereka, padahal ia hanya ingin bertanya saja ke mana arah timur. Eh, mereka malah berniat ingin menangkapnya.


“Kalian salah paham senior!” sapa Xiuhuan sembari menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat, walaupun basis kultivasi mereka hanya Ranah Penempaan Tubuh Tahap Tian Tingkat Kelima saja, tetapi Xiuhuan tidak ingin mencari masalah dengan Sekte atau Clan mereka, karena ia datang hanya ingin mencari keberadaan Lou Xue saja, bukan menimbulkan kekacauan.

__ADS_1


Pertimbangan lain Xiuhuan tidak ingin membuat masalah dengan Sekte atau Clan di Dunia Biru adalah agar Lou Xue tidak makin benci padanya, karena ia tidak ingin wanita tercantik di Benua Kun Lun tersebut salah menilai dirinya lagi.


“Tutup mulutmu dan patuhlah, kalau tidak kami akan membunuhmu!” ancam murid Sekte Iblis Merah tersebut sembari menghunus Pedang ke arah Xiuhuan.


“Ini sangat tajam bro! Jangan bermain-main, nanti bisa menggores wajahku!” Dengan santai Xiuhuan mendorong bilah Pedang murid tersebut, sehingga mereka langsung terkejut melihatnya—karena Xiuhuan tidak menunjukkan rasa takut sedikitpun sehingga malah mereka yang takut.


“Kau murid dari Sekte mana? Apakah kau murid Sekte Pedang Awan?” tanya murid Sekte Iblis Merah tersebut—mencoba menilai basis Kultivasi Xiuhuan, tetapi ia tidak bisa mengukurnya, sehingga ia berpikir Xiuhuan memiliki Kultivasi yang lebih tinggi darinya.


“Aku adalah anggota Clan Huo! Namaku Huo Xiuhuan!” Dia sengaja menggunakan nama Clan Huo, karena tujuannya adalah mencari Lou Xue di sana.


“Ituuuuuuuuu? Kultivator Clan Huo ternyata datang menyelamatkan kita!” kata salah satu tahanan yang dikurung dalam kereta kuda, sehingga Xiuhuan mengerutkan keningnya—kenapa tiba-tiba Clan Huo bermusuhan dengan sekelompok orang ini. “Senior tolong! Kami murid Sekte Pedang Surgawi, mereka adalah Sekte Iblis Merah!” teriak murid Sekte Pedang Awan yang ditangkap saat perjalanan menuju Kota Tengah untuk menjemput anggota Clan Huo yang akan membantu Sekte Pedang Awan melawan Sekte Iblis Merah.


“Apa aku membebaskan mereka saja dan ikut ke Sekte Pedang Awan. Nanti aku akan ke Clan Huo bersama anggota Clan Huo yang mereka maksud!” gumam Xiuhuan membuat pertimbangan, sedangkan murid Sekte Iblis Merah langsung menyerang Xiuhuan, tetapi mereka langsung mati tanpa disentuh olehnya—sehingga murid Sekte Iblis Merah lainnya langsung terkejut melihatnya.


“Senior Gu Hua! Tolong kami, dia adalah anggota Clan Huo!” teriak murid Sekte Iblis Merah rekan murid yang tewas dengan tubuhnya hancur berkeping-keping.


Gu Hua melayang di udara dan menatap tajam pada Xiuhuan.


“Apa Clan Huo ingin dilenyapkan juga seperti yang akan di alami oleh Sekte Pedang Awan?” ancam Gu Hua sembari menunjukkan tinjunya yang mengeluarkan Api Hitam yang disebut-sebut tidak akan padam bila mengenai lawan yang lebih lemah darinya—hingga lawannya itu menjadi debu.


Xiuhuan tidak menoleh ke arahnya, ia justru menggunakan tehnik Mata Dewa—sehingga kedua bola matanya berubah menjadi warna emas dan memeriksa keberadaan murid Sekte Pedang Awan yang ditangkap oleh sekumpulan murid lemah dari Sekte Iblis Merah tersebut.


Gu Hua mengerutkan keningnya, karena ini pertama kalinya ia bertemu musuh yang mengabaikan keberadaannya, seolah-olah ia hanyalah murid lemah yang bisa ditumbangkan hanya dengan jentikan jarinya.

__ADS_1


“Sial! Kamu mencari kematian!” umpat Gu Hua sembari melesat ke arah Xiuhuan dengan Tinju Api Hitamnya.


Namun, Xiuhuan lagi-lagi tidak menoleh padanya, tetapi Xiuhuan langsung menjentikkan jarinya seperti yang digumamkan oleh Gu Hua tadi.


“Apaaaaaaa?” Gu Hua terkejut dan belum sempat ia berteriak tiba-tiba tubuhnya hancur berkeping-keping, sehingga murid-murid lain dari Sekte Iblis Merah kocar-kacir kabur memasuki Hutan.


Untuk menghilangkan saksi mata, Xiuhuan segera menjentikkan jarinya lagi dan semua murid-murid Sekte Iblis Merah tersebut hancur berkeping-keping, sedangkan Lima murid Sekte Pedang Awan tak tahu apa yang terjadi di luar, tetapi tiba-tiba suasana menjadi hening seperti tidak terjadi apa-apa di sana.


“Apakah senior dari Clan Huo telah dibunuh oleh Immortal dari Sekte Iblis Merah?”


“Mungkin saja!”


“Itu salah kita, seharusnya kita tidak mengatakan bahwa kita adalah murid Sekte Pedang Awan!”


Kelima murid Sekte Pedang Awan merasa bersalah atas kematian anggota Clan Huo tersebut. Namun, tiba-tiba Pemuda tampan muncul membuka pintu Kereta Kuda.


“Senior!” Secara serentak mereka menyapa Xiuhuan. “Anda mengalahkan Immortal, apakah senior memiliki basis kultivasi yang lebih tinggi darinya?” tanya salah satu dari mereka.


Xiuhuan hanya mengangguk dan berkata, “Aku bukan anggota Clan Huo yang hendak membantu Sekte Pedang Awan. Namun, karena kalian katakan bahwa ada anggota Clan Huo yang akan membantu Sekte kalian, maka aku memutuskan untuk ikut bergabung. Bagaimana, apakah boleh?”


“Tentu saja boleh senior Huo Xiuhuan!” sahut pemimpin tim yang akan menjemput perwakilan Clan Huo tersebut. “Aku adalah Shi Bao, ini rekanku Liu Jun, Wang Fei, Zhang San dan Gao Xiu!” Mereka langsung menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat.


Xiuhuan tersenyum dan berkata, “Senang berjumpa dengan kalian.”

__ADS_1


“Senior Huo Xiuhuan akan ditemani oleh saudara Zhang San kembali ke Sekte Pedang Awan, sedangkan kami akan menjemput kedatangan senior dari Clan Huo yang akan segera tiba di Kota Tengah,” kata Shi Bao lagi—karena tidak ingin terlambat ke sana, sehingga utusan itu akan kecewa nantinya.


“Baiklah!” sahut Xiuhuan yang harus berpura-pura menjadi anggota Clan Huo agar bisa bertemu dengan utusan Clan Huo itu dan menanyakan apakah Lou Xue ada di sana.


__ADS_2