Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Ranah Absolute God (Ranah Raja Iblis)


__ADS_3

Selama menyerap energi spiritual Iblis, Xiuhuan membentuk Samudera qi yang baru—berwarna hitam pekat yang tidak bercampur dengan Samudera qi unsur airnya dan elemen emas.


Selain Samudera qi berwarna hitam itu, ia juga menerima pengetahuan tentang dasar-dasar jurus elemen Kegelapan, karena kini ia secara otomatis telah membentuk elemen baru.


Xiuhuan sangat puas dengan pencapaiannya itu dan ia sangat bersyukur sekali dikirim oleh Sesepuh Cao Yun ke Benua Dayan ini, walaupun ia juga menerima tekad Iblis yang membuatnya tidak diterima surga lagi.


“Apakah dengan begini aku sudah bisa bisa melawan Siluman Naga itu?” gumam Xiuhuan merasakan perubahan besar pada energi spiritual-nya dan kekuatannya itu mungkin seribu kali lebih kuat dari sebelumnya.


Tujuh Tahun sudah berlalu dan ia kemudian membuka matanya sembari menatap Ketiga istrinya yang juga melakukan pencapaian yang luar biasa, karena Kong Xia kini berada di Ranah Demon God tingkat Sembilan. Tingkat Kultivasi-nya naik sangat drastis, begitu Juga dengan Kong Xia yang mencapai Ranah Demon God tingkat Delapan dan Yu Qingyi yang mencapai Ranah Demon God tingkat Satu.


“Xiuhuan gege, selamat telah mencapai Ranah Raja Iblis!” sapa Yu Qingyi dengan senyum lebar.


“Ya, kini Xiuhuan gege akan menjadi yang terkuat di Benua Dayan!” Kong Xia memujinya.


“Hahaha ... kalian juga telah membuat pencapaian besar. Selamat dan itu ... apakah anak kita?” tanya Xiuhuan sembari menunjuk Iblis kecil yang bermain bersama Rubah kecil.



Yu Fen tersenyum lebar dan berkata, “Ya ... dia lahir tiga tahun yang lalu dan aku cuma berkultivasi selama empat tahun saja. Karena ia sudah tidak bisa ditahan lagi, mungkin efek energi spiritual yang sangat besar di Menara Iblis ini.”


Xiuhuan juga tersenyum lebar. “Hmm, ternyata kamu mengeluarkan produk unggul dan gen ibunya ternyata lebih dominan—karena dia cantik sepertimu!” goda Xiuhuan.


Yu Fen tersipu malu mendengarnya, sedangkan Yu Qingyi dan Kong Xia juga ingin memiliki anak seperti Yu Fen, tetapi Xiuhuan meminta mereka agar jangan hamil dulu hingga mereka selesai berkultivasi di Menara Iblis ini.


__ADS_1


“Baiklah, bagaimana kalau kalian tinggal di dalam Pagoda Tujuh Musim saja, karena itu akan lebih aman—aku takut ada yang mengincar tuyul kita nanti,” kata Xiuhuan sembari membuka gerbang masuk ke Pagoda Tujuh Musim.


Ketiga istrinya terkejut melihat sebuah robekan dimensi muncul dihadapan Xiuhuan dan terlihat lantai satu Pagoda Tujuh Musim—yang merupakan Padang rumput yang sangat luas atau Lantai Musim Semi.


Iblis kecil Xiuhuan dan Rubah kecil langsung masuk ke dalam tanpa disuruh lebih dulu, dan keduanya berlarian di Padang rumput luas itu.


“Hei, tuyul nakal ... kamu belum menyapa ayah tampanmu ini, apakah kamu ingin menjadi anak durhaka?” canda Xiuhuan tetapi Iblis kecil itu tetap mengabaikan ucapannya.


“Namanya Yu Yi, Xiuhuan gege,” sela Yu Fen—risih mendengar Xiuhuan mengatakan anak mereka dengan panggilan Tuyul. “Tidak apa-apa, kan? Dia memakai nama keluarga Yu, karena aku tidak tahu nama keluarga Xiuhuan gege.”


“Tidak apa-apa,” sahut Xiuhuan dengan senyum lebar. “Baiklah kalian masuk juga dan aku akan mengungkapkan identitas asliku nanti saat kita tiba di Wilayah Utara Benua Dayan.”


Pintu keluar Menara Iblis hanya terbuka beberapa hari saja dan jika mereka terlambat keluar maka akan menunggu tahun berikutnya lagi—tentu itu sangat membosankan, karena mereka telah mendapatkan warisan dari leluhur Iblis dan berkultivasi di sini sudah tidak bermanfaat lagi.


Beberapa Iblis langsung menatapnya, karena mereka penasaran siapa yang berkultivasi di dalam Perisai air itu.


“Bukankah dia Xiuhuan?” kata Kultivator yang berasal dari Clan Feng.


“Benar sekali, ayo kita tangkap dia!” seru Kultivator lainnya.


Xiuhuan berkacak pinggang menatap mereka, walaupun tingkat Kultivasi mereka sama dengannya, tetapi ia memiliki banyak senjata pusaka tingkat tinggi dan tiga elemen yang berbeda—belum lagi memiliki Samudera qi yang sangat luas dalam Rongqinya.


“Hehehe ... kalian kira aku masih masih Iblis imitasi, kan?” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh mengejek mereka. “Aku sekarang sudah produk semi-asli hehehe ....” Dia mengeluarkan aura membunuh yang sangat pekat dengan qi iblis yang menyelimuti tubuhnya.


Anggota Clan Fen tersebut terkejut melihatnya, karena saat di kota Heitu dulu—Xiuhuan tidak pernah menggunakan Elemen Kegelapan saat bertarung melawan Feng Huang dan Sin San.

__ADS_1


“Apakah kamu benar-benar Xiuhuan? atau hanya memiliki wajah yang mirip dengannya?” tanya Anggota Clan Feng itu merasa tertekan dengan aura pembunuh yang dikeluarkannya itu.


“Memangnya ada Iblis lain setampan diriku?” sahut Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya. “Bagaimana kalau aku mencoba menggunakan jurus Santet pada mereka, karena aku yakin mereka masih Ranah Raja Iblis pemula dan belum memiliki kekuatan yang besar seperti Feng Huang itu,” gumam Xiuhuan. Namun, tiba-tiba ia berpikir lagi—kalau ia membunuh mereka di sini, maka Clan Zhang akan memburunya juga—sehingga ia terlalu banyak memiliki musuh dan itu pasti akan merepotkan sekali.


Xiuhuan menarik kembali Aura pembunuhnya dan meninggalkan mereka tanpa bicara sepatah katapun, sehingga Kultivator yang berasal dari Clan Feng itu dibuat kebingungan.


“Ayo kejar dia, jangan sampai dia kabur lagi,” kata salah satu diantara mereka.


“Kalian ke mana terburu-buru begitu?” tanya anggota Clan Sin yang kebetulan akan keluar juga dari Menara Iblis.


“Kami melihat Xiuhuan dan dia kabur keluar dari Menara Iblis,” sahut anggota Clan Feng tersebut.


“Apaaaaa? Ayo kita kejar dia. Kami juga harus memberitahu tuan muda Sin San kalau dia ternyata bersembunyi di Menara Iblis selama ini,” kata anggota Clan Sin itu.


Ketua Clan Feng dan Tuan muda Clan Sin memiliki hubungan yang sangat baik, sehingga para anggota kedua Clannya juga ikutan menjalin hubungan baik, dan sering bekerjasama bila bertemu musuh di luar Clan masing-masing.


Xiuhuan menggunakan jurus Langkah Kilat meninggalkan Menara Iblis, karena tidak bisa menggunakan Hukum Ruang dalam Menara Iblis ini—sebab Segel yang dibuat Leluhur Iblis membatasi koneksi dengan dunia luar agar para Dewa tidak menggangu proses Kultivasi dari keturunannya.


...***...


Kondisi di Benua Kun Lun setelah Sembilan tahun lebih ditinggalkan oleh Xiuhuan—makin tidak kondusif, karena makin banyak kematian misterius pada murid-murid Sekte Qingyun saat menjalankan misi.


Para tetua telah diutus untuk mengusut kasus tersebut, tetapi mereka tidak mengetahui siapa dalangnya. Namun, kecurigaan paling kuat adalah ulah Kultivator aliran hitam yang menyusup dari Benua Resifel, mungkin mereka ingin balas dendam atas tindakan Xiuhuan yang berkeliaran di Benua Resifel dan membunuh beberapa Kultivator kuat mereka.


“Ini sudah sembilan tahun lebih, apakah anak itu berhasil mencapai kota Zhongjian dan melakukan Kultivasi di Menara Iblis,” gumam Sesepuh Cao Yun sembari mengelus jenggot putihnya dan ia merasa hidupnya sudah tidak lama lagi, karena energi spiritual-nya diserap oleh Naga Lou Feng—kondisi ini juga dialami oleh para Sesepuh lainnya. Namun, mereka masih merahasiakan kejadian itu karena Naga Lou Feng hanya menyerap energi spiritual para Sesepuh saja dan belum berniat menyerap energi spiritual seluruh Kultivator yang ada di Benua Kun Lun dan Benua Resifel, kalau itu telah terjadi; berarti ia sudah bersiap melakukan terobosan terakhir dalam Kultivasi-nya.

__ADS_1


__ADS_2