
Dua Kultivator Ranah Absolute God dari Clan Huo tersebut berhasil kabur membawa Huo Guan yang tengah terluka berat karena mendapatkan serangan spritual dari Xiuhuan.
Ling Wentian teringat dengan Artefak Teleportasi yang digunakan oleh anggota Clan Huo tersebut, kenapa ia tidak menggunakan itu? “Ah, sudah terlambat—dia sekarang menatapku!” gerutu Ling Wentian dalam hati dan hanya bisa pasrah saja apa yang akan dilakukan oleh Xiuhuan padanya.
“Hmm, sepertinya tadi aku mendengar Kakak ipar memanggilku adik ipar, ya?" Xiuhuan tersenyum lebar menatap Ling Wentian yang bertekuk lutut dihadapannya.
“Ma-maaf adik ipar, aku tidak bisa melihat betapa agungnya dirimu!” sahut Ling Wentian terbata-bata membayangkan apa yang akan terjadi padanya.
“Hmm, tunggu sebentar. Jangan coba-coba kabur, kalau tidak ... Clan Ling akan rata dengan tanah!” ancam Xiuhuan dan tiba-tiba ia menghilang dari pandangan Ling Wentian.
“Apa aku kabur saja?" Ling Wentian kebingungan mengambil keputusan, tetapi ia takut Xiuhuan sengaja mempermainkan dirinya saja dan saat ia berusaha kabur—maka tubuhnya akan hancur berkeping-keping seperti yang dialami Huo Feng.
Xiuhuan muncul dihadapan Perisai tempat bersembunyi murid-murid Sekte Qingyun yang mengawasi pertarungannya. Dia tersenyum menatap mereka, sehingga mereka langsung menghilangkan Perisai tersebut—takut Xiuhuan menyangka mereka adalah musuh dan dibuat hancur berkeping-keping juga.
“Senior Xiuhuan!” sapa mereka sembari menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat. “Maaf, kami dengan lancang mengintip pertarunganmu!” katanya lagi dengan wajah ketakutan.
“Hahaha ... tidak perlu takut begitu,” sahut Xiuhuan sembari tertawa terkekeh-kekeh. “Kalian kembalilah ke Sekte dan tak perlu mengetahui apa yang akan kulakukan selanjutnya dan jangan ceritakan pada siapapun apa yang terjadi tadi, karena banyak mata-mata yang berbaur dengan kita di Sekte Qingyun. Berhati-hatilah!” Xiuhuan mengingatkan mereka.
“Baik senior Xiuhuan!” sahut mereka langsung mengeluarkan Artefak Kapal terbang, dan meninggalkan tempat itu—karena tidak ingin membuat Xiuhuan marah pada mereka.
Xiuhuan melambaikan tangan pada mereka dan kembali pada Ling Wentian yang ternyata masih diam saja di tempatnya. Dia tidak berani kabur, karena dengan ancaman Xiuhuan tadi.
“Jadi, apa Kakak ipar mau menjadi kaki tanganku?” tanya Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya—membuat bulu kuduk Ling Wentian berdiri.
“Aku—Ling Wentian bersedia melakukan apa saja pada adik ipar!” sahut Ling Wentian dengan berurai air mata.
__ADS_1
“Ah, tidak perlu takut begitu. Kita ini keluarga,” kata Xiuhuan lagi berjongkok menyeka air matanya sehingga detak jantung Ling Wentian berdegup kencang, karena ia mengira itu merupakan teknik penyiksaan baru dari Xiuhuan. “Aku ingin Kakak ipar membujuk ayah mertua bersama Clan Ling menjadi bagian dari Aliansi aliran putih dan kita akan memulai penyerbuan ke Clan besar aliran hitam lainnya, terutama Clan Huo. Bagaimana?” Xiuhuan menatap tajam pada Ling Wentian, dan senyum menjengkelkan yang biasa dipertunjukkan olehnya sudah hilang dari wajahnya.
Ling Wentian mengangguk, karena sebenarnya ini bukan lagi sebuah permintaan. Namun, ini sama saja dengan pemaksaan kehendak, karena mau tak mau Xiuhuan ingin meminjam tangan Clan Ling untuk menghancurkan Aliansi aliran hitam.
Xiuhuan menepuk pundak Ling Wentian dan berkata, ”Bagus! Bagus! Mari kita menuju kota Nan!” Xiuhuan langsung merobek dimensi menuju kota Nan, karena ia sudah pernah mengunjungi kota tersebut Sepuluh Tahun yang lalu.
“Aku ingin bertanya pada adik ipar,” kata Ling Wentian dan Xiuhuan langsung menatapnya. “Kenapa Anda tidak membunuh Huo Guan tadi?” Dia sangat penasaran, karena bisa saja Xiuhuan langsung menyerang Huo Guan saat ia berusaha memulihkan kondisi tubuhnya.
Xiuhuan tersenyum dan berkata, “Supaya kita tahu di mana tempat rahasia mereka, karena aku telah meninggalkan sedikit jejak jiwaku di tubuhnya, dan kita tinggal mengikutinya saja.” Itulah alasannya membiarkan Huo Guan kabur, karena ia sudah tahu keberadaan Huo Feng dan dua rekannya sejak kedatangan Huo Guan.
...***...
Tiba-tiba di Kediaman Clan Ling muncul robekan dimensi, sehingga para Kultivator Clan Ling terkejut melihatnya dan segera melaporkan kejadian itu pada Ketua Clan.
Ling Fei menggunakan penglihatannya dan terkejut yang muncul adalah Ling Wentian serta Laki-laki yang membawa putrinya, Ling Yue sepuluh tahun yang lalu.
“Kenapa Ling Wentian tidak membunuhnya?” gumam Ling Fei terkejut—Xiuhuan masih baik-baik saja. “Sepertinya Ling Wentian sudah kalah dan ia dijadikan sandera,” sesalnya lagi karena anaknya itu dipermalukan lagi oleh Xiuhuan untuk kedua kalinya.
“Menjauh dari kami dan jangan halangi jalan kami!” seru Ling Wentian pada Puluhan Kultivator Ranah Absolute God Clan Ling yang mengepung mereka.
Namun, tak ada yang mau memberikan jalan, sehingga Ling Wentian mengerutkan keningnya—karena bila Xiuhuan tersinggung maka mereka akan bernasib sama dengan anggotanya yang dihancurkan berkeping-keping oleh Xiuhuan.
“Tetua Pertama, apa maksudnya ini? Apakah Anda menolak permintaanku?” tanya Ling Wentian yang sudah berkeringat dingin, takut Xiuhuan marah.
Seringai tipis muncul di wajah Tetua Pertama Clan Ling tersebut yang terkenal sangat licik, dan ia pernah bekerjasama dengan Ling Wentian untuk menaklukkan Phoenix Nirwana saat di Dimensi Heidong sepuluh tahun yang lalu.
__ADS_1
“Tuan muda Wentian,” sahut Tetua Pertama memandang rendah padanya. “Anda sudah membawa musuh memasuki Kediaman Clan Ling dan berencana membawanya masuk, apakah Anda telah menjadi pengkhianat?” ejeknya.
Xiuhuan mengerutkan keningnya, dan ia teringat dengan tua bangka yang satu ini saat memasuki Dimensi Heidong Sepuluh Tahun yang lalu. “Hei, tua bangka, aku yakin kamu sudah tahu aku adalah Menantu Ketua Ling Fei. Kenapa kamu memperumit urusan sederhana ini?” Xiuhuan menatap tajam padanya.
“Apaaaa? Dia menantu Ketua Fei, tetapi aku tidak pernah melihatnya?”
“Mungkinkah suami Nona Yue yang kabarnya tewas di Dimensi Heidong itu?”
“Ah, mana mungkin itu terjadi, karena kami melihat jelas saat itu ia pergi sendirian sebelum Phoenix Nirwana mengamuk!”
Kultivator Clan Ling yang mengepung Ling Wentian dan Xiuhuan terkejut mendengar ucapan Xiuhuan. Mereka jadi ragu-ragu untuk menangkap Ling Wentian dan Xiuhuan.
Tetua pertama mengerutkan keningnya mendengar pembicaraan mereka dan berkata, “Jangan dengarkan omong kosongnya. Dia hanya membual saja, Nona Ling Yue telah mati di Dimensi Heidong dan tidak pernah keluar dari sana.”
“Bacot kau tua bangka ‘jing!” umpat Xiuhuan tiba-tiba sudah muncul dihadapannya dan mengeluarkan Pedang Penghancur Semesta, sehingga semua yang ada di sana terkejut melihatnya.
“Tu-tunggu Adik ipar!” seru Ling Wentian. Namun, sudah terlambat, karena Pedang Penghancur Semesta sudah terayun dan Kepala Tetua Pertama menggelinding di lantai halaman kediaman Clan Ling tersebut.
Puluhan Kultivator Ranah Absolute God Clan Ling yang ada di sana terkejut melihatnya, karena mereka tidak sempat bereaksi tiba-tiba kepala Tetua Pertama sudah lepas.
“Dia membunuh Tetua Pertama, ayo bunuh dia!” seru salah satu Kultivator memprovokasi rekan-rekannya agar segera maju bersama-sama. Namun, tiba-tiba tubuhnya mengeluarkan cahaya emas dan hancur berkeping-keping.
Ling Wentian mengerutkan keningnya, karena tak ada yang mendengar ucapannya. “Minggir kalian brengse‘k atau mati!” umpat Ling Wentian yang geram pada mereka. “Ayo siapa yang ingin mati, maju sini!” Tubuh Ling Wentian berubah menjadi kobaran api yang sangat panas, sehingga mereka dipaksa mundur beberapa langkah.
Sebenarnya ia sengaja melakukan itu agar tidak ada korban jiwa lagi dari Kultivator Clan Ling-nya tersebut, karena kalau mereka masih berkepala batu, maka bisa-bisa Xiuhuan akan melenyapkan semua Kultivator Ranah Absolute God mereka.
__ADS_1