Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Perang Melawan Naga Lou Feng II


__ADS_3

“Untuk mempersingkat waktu, kita menggunakan teleportasi ini saja!” seru Xiuhuan pada murid-muridnya dan ia mengabaikan aturan yang melarang menggunakan Hukum Ruang maupun Artefak Teleportasi di wilayah Benua Kun Lun Selatan ini, karena saat ini Perang sedang berlangsung.


“Baik!” Nie Rou dan murid lainnya langsung memasuki lubang hitam dan muncul di Pos jaga Clan Lou, karena dulu Xiuhuan bertugas di sini saat masih menjadi murid Clan Lou.


Xiuhuan dan murid-muridnya langsung memasuki kawasan Gunung Lou Feng, sehingga murid-murid Clan Lou sangat senang melihat kedatangannya, karena Xiuhuan telah menjelma menjadi idola murid-murid, sebab ia bisa menjadi Ranah Absolute God dalam waktu Sepuluh Tahun saja, hanya dia saja yang bisa melakukan itu dalam sejarah Dunia Atas.


“Di mana para Sesepuh dan para Ketua Clan?” tanya Xiuhuan pada murid Clan Lou yang berada di dekatnya.


Murid tersebut menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat dan berkata, “Sesepuh dan para Ketua Clan membawa para murid-murid Sekte Qingyun memasuki kawasan terdalam Gunung Lou Feng!”


Xiuhuan kemudian langsung melesat ke bagian terdalam kawasan Gunung Lou Feng tanpa menyentuh Monster Level Huang yang sedang dilawan oleh mereka. Karena tujuannya adalah untuk melawan Naga Lou Feng, sehingga ia harus percaya pada kemampuan mereka, walaupun pasti akan berjatuhan korban jiwa—karena setiap revolusi pasti akan berdarah-darah.


Dua batang Dupa kemudian, Xiuhuan mulai bertemu murid-murid Pelataran Luar dan Pelataran Dalam di lereng Gunung Lou Feng.


“Diaken Xiuhuan!” sapa para murid-murid tersebut.


“Lanjutkan saja dan tidak perlu pedulikan aku!” sahut Xiuhuan dengan senyum hangat.


...***...


Di Puncak Gunung Lou Feng yang tingginya menjangkau awan tersebut, Naga Lou Feng yang sedang berhibernasi di dalam istananya, langsung membuka matanya—karena tiba-tiba banyak energi Yin dan Yang terserap ke dalam Meridian-nya dan ini berbeda dengan musim Badai Monster tahun-tahun sebelumnya.

__ADS_1


Dia kemudian melepas energi spiritual-nya untuk memeriksa apakah ada Siluman bodoh lagi yang mencoba memasuki Dunia ini, seperti yang dilakukan oleh Siluman Akjal beberapa bulan yang lalu dan langsung mendapatkan serangan peringatan darinya. Namun, serangan peringatan itu sudah cukup melemahkan Siluman Akjal, sehingga dengan Siluman Akjal kalah dengan mudah ditangan Xiuhuan.


“Hmm, mereka ternyata melakukan pembangkangan! Apakah kejadian Seratus Ribu Tahun yang lalu sudah hilang dari ingatan mereka, sehingga mereka ingin bermain api lagi?” gumam Naga Lou Feng sedikit kesal, karena tinggal seratus tahun lagi untuk menyempurnakan tehnik keabadian yang sedang ia Kultivasikan.


Siluman Naga Lou Feng mengirim pesan suara telepati pada Monster-Monster Level Tian yang berada di puncak Gunung Lou Feng untuk menghadang para Kultivator Manusia yang ia anggap bodoh itu.


Monster Level Tian yang ada di puncak Gunung Lou Feng berbeda dengan Monster Level Tian yang berada di tempat lain, karena mereka telah diberikan anugerah olehnya—sehingga kemampuan bertarung mereka dua kali lebih kuat dari para Monster Level Tian di tempat lain.


“Hahahaha ... Akhirnya, Tuan membiarkan kita memanen Manusia!” seru Monster Singa langsung mengaum kencang dan aumannya itu menggema ke seantero Benua Kun Lun Selatan. Itu adalah sebuah peringatan pada Manusia yang telah berani menentang tuan-nya.


“Aku juga sudah tak sabar hehehehe ....” Monster Bunglon berbicara, tetapi keberadaannya tidak diketahui.


“Kalian terlalu banyak omong kosong!” sahut Monster Elang Surgawi yang langsung mengibaskan sayapnya dan munculah Angin Tornado yang langsung bergerak kencang menuju lereng bukit.


...***...


Para Sesepuh langsung membuat Perisai untuk menahan Angin Tornado yang tiba-tiba muncul dari atas Gunung Lou Feng, tetapi para Sesepuh terkejut, energi spritual yang terkandung di dalam Angin Tornado itu sangat kuat sekali, sehingga Perisai yang dibuatnya langsung mengalami keretakan.


“Kenapa kekuatan para Monster ini sangat kuat sekali? Sangat berbeda dengan Seratus Ribu Tahun yang lalu!” gumam Sesepuh Clan Lou dengan alis sedikit terangkat, karena Seratus Ribu Tahun yang lalu—Naga Lou Feng yang turun tangan mengusir mereka dari Kawasan Gunung Lou Feng ini.


“Aaaaaaaaaaa!”

__ADS_1


“Tolong!”


Tiba-tiba para murid-murid Sekte Qingyun dengan basis kultivasi Ranah Chaos Ancient God mati satu persatu. Namun, tidak kelihatan siapa yang menyerang mereka.


“Apakah ini seperti tehnik bertarung yang digunakan oleh Xiuhuan?” gumam Sesepuh dari Clan Huo yang merupakan mantan Sesepuh Aliran Hitam yang pernah bertarung melawan Xiuhuan.


“Bukan! Dia adalah Monster Bunglon!” seru Ketua Clan Ling yang menyadari ada pergerakan di ranting Pohon. “Cih, dia lawan yang merepotkan!” gerutu Ketua Clan Ling—karena Monster Bunglon itu hanya mengincar murid-murid Sekte Qingyun saja.


“Perhatian di depanmu!” seru Monster Rubah Ekor Sembilan menyerang Ketua Clan Ling dengan bongkahan Es yang ujungnya sangat tajam seperti tombak. Namun, untung saja Ling Wentian—kakak ipar Xiuhuan muncul menangkisnya, tetapi ia tetap dipaksa mundur beberapa langkah.


“Mereka sangat kuat sekali!” gumam Ling Wentian terkejut, karena Monster di Dimensi Heidong tidak sekuat ini.


“Apa kau baik-baik saja Wentian‘er?” Ketua Clan Ling mendekati anaknya itu.


“Aku baik-baik saja, Ayah!” sahut Ling Wentian sembari memasang kuda-kuda beladiri bersiap menghadapi Monster Rubah Ekor Sembilan.


Karena para Monster yang muncul dari atas lereng Gunung Lou Feng sangat kuat, para Sesepuh memutuskan meminta para murid-murid Sekte Qingyun untuk menjauh dari Lereng Gunung Lou Feng dan fokus meratakan para Monster yang berada di lembah saja.


Monster Rubah Ekor Sembilan hendak menyerang Ling Wentian sekali lagi, tetapi tiba-tiba tanah bergetar seperti terjadi gempa bumi serta muncul lubang hitam di mana-mana dan dari lubang hitam itu muncul jiwa-jiwa Monster serta Kultivator yang tewas di Kawasan Gunung Lou Feng—yang langsung menyerang para Monster.


Awalnya Kultivator Manusia mengira para Jiwa-jiwa gentayangan itu adalah bagian dari para Monster, tetapi saat melihat para Jiwa bergentayangan malah menyerang para Monster, maka mereka menyimpulkan ada Kultivator Manusia yang bisa membangkitkan dan mengendalikan Jiwa-jiwa itu.

__ADS_1


“Sial! Untuk membangkitkan Jiwa-Jiwa yang telah mati di Kawasan Gunung Lou Feng ini, Aku harus menggunakan qi seluas Dua Samudera!” keluh Xiuhuan, karena kebanyakan yang muncul adalah Jiwa Monster Level rendah dan tidak banyak Monster Level Tian. Namun, dalam pikirannya ada sekitar 100 Kultivator Manusia yang memiliki basis kultivasi Ranah Absolute God—yang kemungkinan mereka adalah korban Perang Seratus Ribu Tahun yang lalu.


Selain menggunakan tehnik tekad Iblis tersebut, Xiuhuan juga menggunakan jurus seribu bayangan, sehingga muncul Seribu Kloning Manusia Air dan ia juga mengeluarkan Boneka Humanoid untuk memperkuat kekuatan aliansi Manusia melawan Naga Lou Feng.


__ADS_2