
Lou Er sangat senang sekali saat berada di atas Artefak Kapal terbang, karena ini pertama kalinya ia menaikinya—bahkan ia berdiri di ujung artefak kapal terbang menikmati pemandangan dihadapannya, karena Xiuhuan sengaja terbang tidak terlalu tinggi dari daratan.
Nie Rou berusaha mendekati Lou Er—agar mereka menjadi akrab, karena ia juga ibu tiri anak perempuan Xiuhuan tersebut. Mungkin karena ia cantik dan baik, hanya dalam waktu singkat saja—mereka sudah akrab, sehingga Xiuhuan sangat senang melihatnya.
Namun, tiba-tiba ia merasakan ada ratusan orang yang sedang menunggu mereka di bukit kecil satu mil di depan mereka.
Xiuhuan mengukur tingkat Kultivasi mereka dan hanya ada Satu Immortal Tahap Awal saja di sana, yang kemungkinan besar adalah pemimpin kelompok tersebut.
Xiuhuan tidak memberitahukan keberadaan mereka pada keempat muridnya, karena ia ingin menguji kesigapan mereka dalam menghadapi bahaya, sebab ini adalah misi mereka dan ia hanya sebagai pembimbing saja.
“Ada sekumpulan orang di sana!” seru Nie Rou yang pertama menyadari keberadaan mereka, sehingga Xiuhuan tersenyum—ternyata istrinya yang pertama paling sigap diantara mereka.
“Apa yang akan kita lakukan, Diaken Xiuhuan?” Ling Yan bertanya, karena ia merasakan tingkat kultivasi mereka sangat rendah dan hanya dengan dirinya saja sudah cukup untuk melenyapkan mereka.
Xiuhuan tersenyum mendengar pertanyaan Ling Yan dan berkata, “Inilah saatnya kalian menunjukkan hasil latihan dan teori yang kalian pelajari di Sekte Qingyun. Aku tidak akan ikut campur dan akan turut andil bila nyawa kalian dalam bahaya!”
Ling Yan mengangguk pelan dan berkumpul dengan ketiga rekannya untuk membahas, apa yang akan mereka lakukan dalam menghadapi orang-orang yang tidak dikenal tersebut.
“Bagaimana kalau salah satu diantara kita menyapa mereka?” usul Ling Yan.
__ADS_1
“Menurutku lebih baik kita berpura-pura tidak mengetahui keberadaan mereka saja. Toh, seharusnya mereka mengerti, kalau Artefak Kapal terbang ini adalah Artefak tingkat tinggi, maka secara otomatis hanya Kultivator dengan basis kultivasi tinggi atau Assosiasi Pedagang besar saja yang memilikinya. Kita tentu tahu, hanya orang bodoh saja yang berani menghadang kita!” Nie Rou memberikan masukan.
Ketiganya sependapat dengan usulan Nie Rou dan mereka secara tidak langsung sebenarnya telah mengangkatnya sebagai ketua tim dalam misi ini, karena ia adalah istri Xiuhuan.
Ada satu hal yang tidak diketahui oleh mereka, bahwa basis kultivasi di Dunia Atas dan Dunia bawah sangat berbeda, karena kebanyakan Kultivator di Dunia Bawah jarang yang mencapai tingkat Immortal, berbeda di Dunia Atas; tingkat Immortal di sana, masih menjadi murid Clan dan akan menjadi murid Pelataran Luar Sekte Qingyun saat mencapai Immortal Tahap Menengah.
...***...
“Bos kita kedatangan mangsa baru dan yang ini mereka menggunakan Artefak Kapal Terbang yang sangat mewah sekali!”
Anak buah Geng Kapak, nama kelompok perampok tersebut datang melapor pada Bos-nya, yang merupakan Ranah Immortal Tahap Awal yang—hendak menyetubuhi seorang wanita cantik yang baru mereka tangkap beberapa saat yang lalu.
Bos Geng Kapak segera berbalik badan dan wanita cantik tersebut tidak jadi disentuhnya. Walaupun sedikit kesal atas gangguan anak buahnya itu, tetapi saat mendengar Artefak Kapal terbang mewah, matanya langsung berbinar-binar tertarik dengan artefak Kapal terbang tersebut, karena sangat jarang ada Artefak Kapal terbang mewah lewat tanpa pengawalan ketat begini.
“Nona Zhi Yu, apakah Anda baik-baik saja?”
Suara Pria dari balik tembok menanyakan keadaan Zhi Yu, Putri dari pemilik Paviliun Bulan, yang merupakan Assosiasi pedagang terbesar di Kerajaan Zhu.
“Aku baik-baik saja Saudara Bai!” sahut Zhi Yu pada laki-laki yang satu Clan dengan istri Xiuhuan tersebut. Dan ia merupakan Immortal Tahap Awal yang berkerja pada Paviliun Bulan, tetapi laki-laki yang bernama lengkap Bai Yuejing tersebut dikalahkan oleh Bos Geng Kapak dalam duel satu lawan satu.
__ADS_1
Saat ini Bao Yuejing terluka parah dan hanya dirinya serta Zhi Yu saja yang selamat, sedangkan sisanya langsung tewas saat pertarungan antara Pendekar Paviliun Bulan melawan Geng Kapak.
Ya, kejadian ini begitu tiba-tiba saja. Padahal sehari sebelumnya mereka telah melewati tempat ini saat hendak menuju Kerajaan Qin, tetapi saat sepulang dari sana, tiba-tiba saja ratusan anggota Geng Kapak mengelilingi Artefak Kapal terbang mereka, sehingga terjadi pertarungan singkat dan Zhi Yu ditahan oleh mereka serta hendak dijadikan wanita penghibur untuk Geng Kapak.
Zhi Yu menutupi tubuhnya dengan Hanfu yang telah sobek akibat dirobek paksa oleh Bos Geng Kapak dan bersandar di dinding ruangan sempit dan gelap tersebut. Dia hanya berharap ayahnya datang menyelamatkan dirinya, sedangkan Bai Yuejing terus memberikan kata-kata penyemangat untuknya, walaupun sebenarnya Zhi Yu tidak mendengarkan apa yang dikatakannya—karena pikirannya saat ini melayang ke mana-mana.
Bos Geng Kapak langsung menggunakan artefak yang dapat melihat objek sejauh satu mil. Dan Artefak ini ia dapatkan dari cincin dimensi milik Zhi Yu.
“Sungguh artefak yang luar biasa, aku akan menamainya; Terepeng Mata Elang!” gumam Bos Geng Kapak saat melihat wajah Lou Er seolah sedang tersenyum padanya, padahal jarak diantara keduanya sangat jauh. Dia kemudian mengalihkan artefak-nya sedikit kesamping dan terkejut melihat ada wanita yang sangat cantik disebelah Lou Er, dia adalah Nie Rou. “Aku harus mendapatkan wanita itu!” Bos Geng Kapak tersenyum lebar dan ia hanya melihat ada Dua wanita serta Tiga laki-laki muda saja di atas Artefak Kapal Terbang Mewah tersebut.
Bos Geng Kapak menduga-duga, mungkin mereka adalah keluarga Bangsawan atau murid Sekte besar, tetapi itu tak masalah baginya—karena ia adalah Immortal, sehingga butuh Ketua Sekte untuk mengalahkan dirinya atau Jenderal sebuah Kerajaan.
“Siapkan Segel-nya secepatnya mungkin!” seru Bos Geng Kapak pada Pendekar berusia Sepuh di sebelahnya. Dia adalah Lu Hui—Kultivator ahli Segel yang juga tangan kanan Bos Geng Kapak tersebut.
“Baik, Bos! Namun, kita hanya memiliki Dua wanita lagi. Wanita mana yang akan kita gunakan sebagai persembahannya?” Lu Hui bertanya, karena ia ragu-ragu mengambil salah satu diantara mereka. Zhi Yu masih bersegel, sedangkan yang satu lagi adalah wanita kesayangannya.
Bos Geng Kapak menatap tajam padanya dan berkata, “Apa itu perlu ditanyakan lagi? Sudah jelas tumbalkan wanita yang lama!”
Dengan senyum masam, Lu Hui menangkupkan tinju untuk meminta maaf padanya, karena Bos Geng Kapak ini memiliki temperamen tinggi dan tak segan-segan membunuh bawahannya yang berkerja tidak becus.
__ADS_1
Zhi Yu langsung ketakutan saat Lu Hui memasuki ruang bawah tanah markas Geng Kapak tersebut. Dia mengira Lu Hui akan menodai tubuhnya, tetapi Lu Hui malah masuk ke ruangan lain dan terdengar teriakan minta ampun dari sana. Tak berselang lama, Lu Hui berjalan keluar sembari menenteng Kepala wanita, sehingga Zhi Yu merasa perutnya mual dan memuntahkan isi perutnya.
“Ke-kejam sekali!” gumam Zhi Yu menangis tersedu-sedu, takut hal seperti itu akan menimpa dirinya juga.