
Xiuhuan mengeluarkan Boneka Humanoid dan membiarkan Boneka kayu itu disambar Petir, agar ia juga memiliki Elemen Petir nantinya. Xiuhuan juga mengeluarkan Roh Pedang Sidat Listrik untuk menyerap sambaran Petir dan mengolahnya menjadi qi.
Huo Meigui duduk bersila di depan Xiuhuan dan tangan Xiuhuan menempel di punggungnya, menyalurkan sebagian qi yang diserap Roh Pedang Sidat Listrik.
Huo Meigui merasakan energi spiritual memasuki titik merediannya dan membentuk benang qi yang mengalir menuju Dantian-nya. Huo Meigui langsung merasa ada peningkatan kecil pada Kultivasi-nya, walaupun sebagian besar energi spiritual itu malah bocor saat melewati titik merediannya dan sebagian kecil saja yang masuk ke Dantian.
Namun, seperti yang dikatakan oleh gege Xiuhuannya, mereka masih memiliki waktu setahun untuk berkultivasi, sehingga tak perlu khawatir dengan kebocoran energi spiritual itu, membuat Huo Meigui tetap tenang dan fokus pada Kultivasi-nya.
Sementara di dalam Rongqi Xiuhuan, terjadi perluasan Rongqi lagi. Awalnya luas Rongqinya adalah dua Samudera besar dan satu samudera kecil. Kini Samudera kecil itu mulai terjadi gejolak Badai Petir, pertanda akan terjadi pelebaran, apalagi qi yang masuk begitu deras—terus memasuki Rongqinya. Dia yakin bila Samudera kecil itu menjadi Samudera besar, maka ia akan naik ke tingkat Immortal Menengah.
Laju qi yang terlalu besar dan Xiuhuan juga harus menyalurkan qi pada Huo Meigui, membuatnya mengeluarkan darah dari mulutnya. Namun, Xiuhuan tetap menahan rasa sakit itu dan tidak berteriak seperti yang ia lakukan di masa lalu, ia tak ingin Huo Meigui khawatir dan membuat Kultivasi-nya terganggu—itu dapat menyebabkan kerusakan pada merediannya dan ia menjadi cacat, tak bisa berkultivasi lagi.
***
Enam bulan kemudian, Rongqi Xiuhuan telah seluas empat Samudera besar. Namun, belum ada tanda-tanda ia akan naik ke tingkat Immortal Menengah. Ini membuat Xiuhuan khawatir, padahal sebelum memasuki kawasan Lembah Kematian, ia mengukur tingkat Kultivasi-nya dengan Batu Bintang, Kultivasi-nya sudah mencapai Immortal Awal Puncak, tetapi entah mengapa, belum ada tanda-tanda kenaikan. Apakah ada yang salah? Apakah Pendekar Pedang dengan kontrak Roh Pedang sepertinya tak bisa menentang surga atau memang kutukan yang dikatakan oleh Lou Yi itu memang benar. Surga takut Pendekar Pedang menentang langit dan membuat kekacauan seperti yang dilakukan oleh Sun Wu Kong di istana langit.
Hal berbeda terjadi pada Huo Meigui, kini Kultivasi-nya di Ranah Chaos Ancient God, ia berhasil mengatasi kebuntuan Kultivasi yang ia alami selama ini. Bila terus berlanjut enam bulan ke depan, mungkin ia akan mencapai Ranah Chaos Ancient sempurna, karena saat ini kekuatan yang ia miliki masih kecil bila dibandingkan dengan Ranah Chaos Ancient God lainnya.
__ADS_1
“Aku akan melampaui batasanku. Lihatlah Surga, aku menantang kalian, walaupun kalian mempermainkanku selama ini!” teriak Xiuhuan dalam benaknya, sehingga gejolak Badai dalam Rongqinya makin besar dan ukuran Roh Sidat Listrik makin membesar sepuluh kali lipat dari biasanya. Roh Sidat Listrik seperti Naga yang menyelami Samudera qi dalam Rongqi Xiuhuan.
Bulan kesebelas mereka berada di Dimensi Heidong, luas Rongqi Xiuhuan sudah setara luas Bumi, qi yang begitu mengerikan. Apabila ia bertarung dengan Kultivator yang kekuatannya setara dengan Xiuhuan. Mungkin ia bisa bertarung selama seratus tahun tanpa takut kehabisan qi dan bentuk Roh Sidat Listrik bukan lagi mirip belut, tetapi seperti Naga Raksasa dengan dua tanduk di kepalanya, saat ia melompat di Samudera qi Rongqi Xiuhuan, maka akan terjadi guncangan hebat di dalam Rongqi tersebut.
Dengan membesarnya ukuran Roh Pedang Sidat Listrik, maka makin besar sambaran Petir yang diserap olehnya, hingga akhirnya tiba-tiba kekuatan Xiuhuan dalam menyerap sambaran Petir berhenti dan Huo Meigui terkejut, aliran qi dari Xiuhuan terhenti. Perisai air pun menghilang, ia menjadi panik sambaran Petir besar mengarah padanya.
“Gege! Apa yang terjadi padamu?” teriak Huo Meigui panik dan mengguncang-guncang tubuh Xiuhuan yang tak bergerak—serta muntahan darah keluar dari mulutnya. “Apakah ini akhir kehidupan kita gege.” Dia memeluk tubuh Xiuhuan, karena merasa tak ada harapan hidup lagi.
“Sungguh sayang sekali. Padahal gege sudah membantuku mencapai Ranah Chaos Ancient God dan aku ....” Huo Meigui menangis histeris. “Dikehidupan berikutnya, aku ingin menjadi kekasih gege sekali lagi dan hanya untukku; tak ada yang boleh bersamanya! Surga, kenapa seperti ini?” Huo Meigui masih tak terima, keadaan yang menimpanya—saat cintanya itu baru bertunas, tetapi harus layu sebelum mekar.
Huo Meigui menghela nafas dalam-dalam, ia sangat senang ternyata Boneka kayu milik Xiuhuan secara otomatis akan melindungi tuannya saat dalam bahaya besar.
Huo Meigui kemudian mengeluarkan Pill penyembuhan tingkat tinggi dan memberikannya pada Xiuhuan.
Obat itu langsung bereaksi dan tiba-tiba Xiuhuan memuntahkan darah kotor dan membuka matanya—tersenyum menatap Huo Meigui, karena tadi sebenarnya ia mendengar umpatan gadis cantik itu. Karena ia sedang Cooldown atau jeda, setelah naik Level; hal ini biasa terjadi untuk Kultivator yang memiliki Roh Pedang, tetapi tidak terjadi pada Kultivator seperti Huo Meigui.
“Selamat sayang ... kamu telah mencapai Ranah Chaos Ancient God!” ucap Xiuhuan berusaha duduk kembali dari pangkuan Huo Meigui. “Tak perlu khawatir, aku terlalu memaksakan diri,” lanjutnya lagi memberi alasan agar Huo Meigui tenang.
__ADS_1
“Gege membuatku takut. Kita keluar saja dari sini, aku sudah kuat sekarang. Bila ada yang menghalangi kita, maka aku akan melindungi gege—”
Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh mendengar ucapan istrinya itu. Padahal ia masih Ranah Chaos Ancient God—kalau Kultivasi setingkat itu, hanya dengan jurus Badai Petir saja sudah musnah. Kecuali di luar Dimensi Heidong, karena ia tak boleh menggunakan kekuatan Roh Pedang Sidat Listrik sesuai dengan perjanjiannya dengan Lou Yi, Kultivator yang membawanya ke Benua Kun Lun; makanya saat bertarung ia suka gonta-ganti senjata, karena ia belum menemukan senjata yang cocok dengannya dan tentunya memiliki kekuatan besar. Ketika ada senjata Pusaka tingkat tinggi yang cocok dengannya (Pedang Penghancur Semesta), ternyata senjata pusaka itu juga tak boleh ditampilkan di muka umum, karena dapat menyebabkan perang besar untuk memperebutkannya.
“Kenapa gege malah tertawa?” Huo Meigui kesal melihatnya.
“Baiklah, kita akan keluar dari sini dan mencari tempat yang aman. Sepertinya kita terlalu lama berpuasa, dan perutmu kulihat semakin membesar,” sahut Xiuhuan mengelus perut Huo Meigui. “Eh, bukannya kita sudah sebelas bulan di sini, kenapa belum meluncur juga tuyul yang ada didalam sana.” Xiuhuan teringat aliran waktu di Dimensi Heidong lebih cepat dari Dunia asal mereka dan anak yang dikandung oleh Huo Meigui ini akan menjadi anak kandung pertama Xiuhuan, mengalahkan 20 istri yang tengah mengandung lebih dulu di Sekte Teratai Biru.
Huo Meigui mengkerut kan keningnya saat mendengar Xiuhuan mengatakan anak dalam kandungannya sebagai tuyul.
“Aku mengalirkan energi spiritual agar ia tak keluar. Kan, Kultivator bisa menunda kelahiran bayinya hingga setahun ke depan. Namun, kalau terlalu lama, harus dibedah dulu cara mengeluarkannya dengan bantuan tabib,” sahut Huo Meigui.
“Apaaaaa? Harus operasi sesar, dong!” Xiuhuan terkejut, membayangkan rasa sakitnya saja, membuat Xiuhuan merinding. Mungkin ia harus membeli Pill penghilang rasa sakit dulu di kota Nan, sebelum proses persalinan Huo Meigui nanti.
Xiuhuan menggendong Huo Meigui, ia memutuskan untuk pergi berburu monster, karena hanya tinggal sebulan lagi Dimensi Heidong akan tertutup lagi. Namun, ia terkejut melihat lautan Monster Salamander telah berusaha menaiki gunung tempatnya berkultivasi. Mungkin monster Salamander ini mencium keberadaan mereka saat berkultivasi di sana, tetapi kawanan monster Salamander tak bisa memanjat tebing curam di gunung itu.
...{Jangan lupa 👍 Bosque}...
__ADS_1