Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Kota Nanmeng


__ADS_3

Kehancuran Sekte Iblis Merah langsung menggemparkan wilayah barat, Dunia Biru. Tak ada yang tahu siapa pelakunya, karena Sekte Pedang Awan yang berkonflik dengan mereka juga mengatakan tidak terlibat dalam kehancuran Sekte Iblis Merah tersebut.


Tetua Kelima sedang minum teh bersama tetua keenam di halaman kediamannya. Keduanya sedang berbicara tentang kehancuran Sekte Iblis Merah tersebut.


“Seandainya tuan Xiuhuan menjadikan diriku kekasihnya,” kata tetua keenam dengan wajah memerah, sehingga tetua kelima terkejut mendengarnya.


“Tuan Xiuhuan itu sudah memiliki istri dan anak!” sela tetua kelima memberitahunya, karena ia mengira tetua keenam tidak mengetahui hal tersebut.


“Aku tahu, kok. Bahkan istrinya sangat banyak! Tapi aku tetap mau menjadi selirnya, kok!” sahut tetua keenam sembari melamun membayangkan wajah Xiuhuan.


Tetua kelima mengerutkan keningnya dan berharap Xiuhuan tidak pernah kembali lagi ke wilayah barat ini dan bertahan di wilayah timur saja atau kembali ke Dunia-nya.


...***...


Xiuhuan menjentikkan jari tangannya dan tiba-tiba Artefak Kapal Terbang mewah miliknya langsung menghilang. Dan dia masih melayang di udara dan berkata, “Apakah Aku terlihat seperti malaikat?” Dia heran, kenapa banyak penduduk yang berkerumun seperti berharap mendapatkan bansos saja.


Pemuda berusia belasan tahun segera menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat dan berkata, “Maaf senior yang Agung!” sapa Pemuda itu, sehingga Xiuhuan tersenyum mendengar pujiannya. “Sebenarnya ada larangan menggunakan artefak Kapal Terbang melintas di wilayah atas Kota Nanmeng ini, tetapi senior Agung malah melanggarnya—makanya semua orang penasaran, siapa sebenarnya senior Agung!”


Pemuda itu tentu sangat penasaran, apakah Xiuhuan adalah Pendekar hebat dari Benua lain yang sedang mencoba berbuat onar di Kota Nanmeng ini, tetapi itu sama saja mencari kematian. Karena Kota ini memiliki Jenderal Liu Mubai yang tidak terkalahkan dan berjuluk Perisai Kerajaan Nan.


Xiuhuan langsung menghilang dan muncul di pintu masuk restoran. “Tak ada yang layak mengetahui identitasku, termasuk Raja kalian! Kalau kalian penasaran panggil saja Aku adalah Pahlawan Xiuhuan!”


Pemuda itu kebingungan mendengarnya, karena katanya tidak ada yang layak untuk mengetahui identitasnya. Namun, tiba-tiba ia mengatakan namanya Xiuhuan, sehingga ia langsung menggelengkan kepala.

__ADS_1


“Apakah tuan muda pernah mendengar nama tersebut?” Wanita cantik disebelah Pemuda itu juga penasaran dengan Xiuhuan.


“Aku juga tidak pernah mendengarnya, bahkan itu tidak terdaftar dalam Seratus Kultivator terkuat di Dunia Biru!” sahut Pemuda itu yang menghafal semua nama mereka. “Mungkin saja ia adalah Ranah Absolute God yang baru menerobos, makanya dia sangat sombong!” Pemuda itu berspekulasi.


Xiuhuan langsung memilih tempat duduk yang kosong dan memanggil Pelayan Restoran.


“Menu apa yang ingin Anda pesan tuan muda?” Pelayan wanita cantik menghampiri Xiuhuan sembari membawa alat tulis yang ingin mencatat pesanannya.


Xiuhuan tersenyum hangat dan berkata, “Aku pesan semua jenis makanan yang kalian jual!” Pelayan wanita itu langsung menganggukkan kepala dengan seulas senyum di sudut bibirnya. “Kalau bisa pesananku diprioritaskan, ya?” Xiuhuan mengedipkan mata—sembari menyelipkan Sepuluh Keping Emas ke tangan lembut Pelayan wanita cantik tersebut.


“Tentu tuan muda!” Pelayan wanita tersebut langsung bergegas menuju dapur. Namun, tiba-tiba Pria kekar di meja lain menarik tangannya. Dia pun berhenti melangkah dan menatap Pria kekar itu, “Ada apa tuan muda?” Dia bertanya dengan sopan, walaupun lengannya terasa sakit oleh cengkeraman tangan kekar Pria itu.


“Aku mendengar, kamu akan memprioritaskan pesanan pria cantik itu!” Pria kekar itu menunjuk ke arah Xiuhuan yang mengerutkan keningnya, karena dikatakan Pria cantik.


“Hei, aku bisa memintamu dipecat sekarang juga!” sela Pria kurus dengan wajah penuh jerawat. “Kamu pasti tahu, kalau aku adalah Putra Ketiga Jenderal Liu Mubai.” Dia menyeringai menatap Pelayan wanita cantik yang langsung ketakutan mendengar ucapannya.


“To-tolong jangan beritahu manajer apa yang terjadi di sini!” sahut Pelayan wanita tersebut sembari menundukkan wajah dihadapan Pria kurus tersebut.


“Ha-ha-ha! Kalau begitu, selesai pulang kerja—kamu harus mengikutiku ke Penginapan!” Pria kurus itu tertawa terkekeh-kekeh, karena tak ada wanita cantik yang tidak bisa ia taklukkan.


“A-aku tidak bisa tuan muda!” sahut Pelayan wanita cantik tersebut, karena ia sudah bisa menebak apa yang akan terjadi padanya. “Aku sudah memiliki kekasih yang menjadi Prajurit dibawah pimpinan ayah Anda, tuan muda!” Dia berharap Liu cheng merubah niatnya setelah mengetahui tunangannya adalah seorang Prajurit.


Liu Cheng tetap menyeringai menatap Pelayan wanita cantik tersebut, ia tidak peduli kekasihnya adalah Prajurit Kerajaan. “Manajer Gu! Pecat gadis ini sekarang juga!” teriak Liu Cheng, sehingga Manajer Restoran yang sebenarnya telah memperhatikan keributan itu langsung muncul.

__ADS_1


“Tolong jangan pecat aku Manajer!” seru Pelayan wanita cantik itu memohon padanya.


“Maafkan aku, kalau kamu ingin tetap bekerja di sini tolong turuti saja keinginannya, kalau tidak segera tinggalkan tempat ini!” sahut Manajer Restoran sembari mengerutkan keningnya. “Terima saja gadis bodoh! Walaupun kamu telah di pecat, tetap saja Liu Cheng sialan ini akan memaksamu ikut dengannya ke Penginapan,” gumamnya dengan senyum masam menatap Liu Cheng.


“Apaaaaa?” Pelayan wanita itu kebingungan, sementara pengunjung restoran merasa iba melihatnya dan tidak ada yang berani menentang keputusan Liu Cheng, karena ayahnya adalah pelindung Kota Nanmeng ini dan Kultivator terkuat nomor Seratus di Dunia Biru.


Xiuhuan melepaskan Aura membunuh yang sangat pekat, sehingga semua yang ada di dalam restoran berhalusinasi melihat sosok Iblis yang akan mencabut nyawa mereka.


“Kalau ingin memecatnya, tunggu setelah pesananku selesai, bangsattt! Apa aku memakanmu saja, Kurus jelek sialan!” Xiuhuan mengumpat Liu Cheng yang tak menyangka ada yang tidak takut dengan identitasnya sebagai Putra ketiga Jenderal Liu Mubai.


Manajer restoran yang bertekuk lutut di lantai, segera menangkupkan tinju dan berkata, “Tolong maafkan kami tuan Pendekar. Pesanan Anda akan menjadi yang pertama selesai kami buatkan!” Manajer restoran lebih takut pada Xiuhuan dari pada Liu Cheng. “Cepatlah ambilkan pesanan tuan Pendekar ini,” katanya lagi pada Pelayan wanita yang merasa linglung, karena kejadian hari ini seperti mimpi buruk saja.


Xiuhuan menghilangkan Aura Pembunuh yang ia lepaskan, karena itu bisa membuat mereka gila bila terlalu lama menekan mereka, karena kebanyakan pengunjung restoran ini bukan Kultivator.


Liu Cheng kembali tersadar dan menatap tajam pada Xiuhuan. Kemudian ia berkata pada Pria kekar, “Kenapa kamu diam saja! Cepat hajar laki-laki cantik yang telah menghinaku itu!” Liu Cheng sangat kesal sekali mendengar hinaan dari Xiuhuan.


“Hei, manusia laknatt! Kehadiranmu membuat selera makan pengunjung lain langsung hilang!” sahut Xiuhuan sangat terganggu dengan kehadirannya. “Pulang sana atau aku akan memarahi ayahmu karena tidak bisa mendidik babi sepertimu!”


Xiuhuan lantas menjentikkan jarinya dan lengan Liu Cheng langsung hancur, sehingga ia menjerit kesakitan dan manajer restoran langsung mundur beberapa langkah, takut dirinya akan bernasib sama dengan Liu Cheng.


Pria kekar yang menjadi Pengawal Liu Cheng sudah tahu, bahwa Xiuhuan adalah Kultivator Ranah Absolute God dan dia sendiri hanya Immortal Tahap Awal saja, makanya ia tidak bergerak saat diperintah oleh Liu Cheng untuk menghajar Xiuhuan.


Dia kemudian langsung menggotong Liu Cheng dan kabur dari restoran. Hanya Jenderal Liu Mubai yang bisa mengatasi laki-laki tampan, tetapi kejam tersebut.

__ADS_1


__ADS_2