Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Xiuhuan Tewas


__ADS_3

Xiuhuan memperhatikan sekeliling, tak ada serbuan monster lagi. Bahkan monster Level rendah yang awalnya memperhatikan pertarungannya juga berbalik badan.


“Mungkin kah badai monster telah berakhir?” gumam Xiuhuan tersenyum lebar. Dia berpikir untuk memasuki kawasan gunung Lou Feng, untuk mencari monters Level tinggi lainnya. Dia sudah tahu cara mengalahkan mereka. Cukup dengan jurus “Tehnik Tujuh Peri; Air Mata Kehidupan” sudah cukup melenyapkan mereka.


Xiuhuan lansung melesat ke kawasan gunung Lou Feng dan tidak terlihat oleh teman-temannya. Akan repot jika mereka mengetahui Xiuhuan berburu monster Level tinggi, maka mereka akan mengetahui kalau Xiuhuan sengaja menyembunyikan kekuatannya.


***


“Sudah berakhir senior Mei!” seru Lou Han berbalik badan menoleh ke Lou Mei.


Dia langsung terkejut dan ingin tertawa, tetapi terpaksa ia tahan. Karena ia tahu kalau Lou Mei marah, bisa-bisa dia nanti dijadikan samsak tinju hingga wajahnya bak dioperasi plastik.


“Panggil Xiuhuan!” Lou Mei menyuruh Lou Han. “Dia harus menyiramku agar darah monters harimau Shenmi ini tak mengotori wajah cantikku,” keluh Lou Mei.


“B-baik, senior Mei!” sahut Lou Han berlari ke arah bekas pertarungan Xiuhuan dengan monters Level tinggi itu. “Kenapa Xiuhuan tak tampak? Apa dia ikut tewas saat ledakan tadi?” Lou Han bertanya-tanya sembari memeriksa gundukan mayat monster-monster itu.


Lou Nian dan Lou Kong menghampiri Lou Han yang sepertinya sedang mencari sesuatu.


“Saudara Han ... apa yang kamu lakukan?” tanya Lou Nian penasaran.


Lou Han menoleh kearah sumber suara itu. Wajahnya tampak sedih, walaupun ia membenci Xiuhuan. Namun, Xiuhuan lah yang telah menyelamatkan mereka dari serangan tiba-tiba monters Level tinggi tadi.


“Ada apa saudara Han?” Lou Kong bertanya dengan cemas, ia tak melihat Lou Mei di dekatnya. Apakah Lou Mei telah tewas?—Tentu ia tidak mengharapkan itu, walaupun selama ini telah dijadikan budak. Namun, ia justru senang diperlakukan seperti itu, agar kelak ia bisa memikat hati Lou Mei, agar mencintainya. “Jangan diam saja saudara Han! Katakan yang sejujurnya ....” Lou Kong menatap penuh harap.

__ADS_1


“Saudara Xiuhuan telah tewas mengorbankan dirinya saat melawan harimau Shenmi tadi,” sahut Lou Han menitikkan air mata.


“Apaaaaaaaa?”


Lou Nian dan Lou Kong ikut terkejut mendengarnya. Mereka tidak menyangka, Kultivator tampan itu akan mengorbankan dirinya agar bisa mengalahkan monster harimau Shenmi supaya tak melukai mereka.


“Saudara Xiuhuan ... maafkan kami selama ini telah membully-mu, padahal kamu adalah Kultivator aliran putih sesungguhnya; walaupun kau kuat, kau malah tidak menggunakan kekuatan itu untuk menghancurkan orang yang mengejekmu. Namun, saat ada musuh yang dapat mengancam ribuan nyawa; kau tampil terdepan. Saudara Xiuhuan, kami akan bertobat dan berbuat baik.” Lou Nian ikut menangis tersedu-sedu, meratapi kematian Xiuhuan.


“Haccccimmmm!” Xiuhuan bersin, belum lagi kupingnya juga gatal digigit monters nyamuk berumur dua jam, jadi ukurannya masih kecil. “Apa ada yang sedang menjelek-jelekkan diriku dibelakang, ya?” Xiuhuan berpikiran aneh-aneh dan tetap masuk lebih dalam ke kawasan gunung Lou Feng itu.


Lou Mei yang mendengar ucapan Lou Han terduduk lesu. Dia langsung merasa bersalah, karena membiarkan Xiuhuan seorang diri melawan monster Level tinggi tadi, padahal ia adalah yang terkuat di aula tetua Lou Zui, justru tidak berbuat apa-apa dan malah bersembunyi.


Dia mengguyurkan air yang ia ambil dari cincin dimensi miliknya. Darah monters harimau Shenmi itu kemudian lenyap dari tubuhnya. Kini ia sudah tampil cantik lagi.


Lou Mei mendekati budak-budaknya itu, yang lansung tercengang melihat penampilannya. Namun, Lou Mei tak peduli dengan tatapan mereka, ia mulai menangis tersedu-sedu dan mengingat semua kesalahan yang ia perbuat pada Xiuhuan.


“Maafkan aku saudara Xiuhuan, aku akan berjanji menjadi Kultivator yang baik dan mulai saat ini tak ada lagi pria yang menjadi budakku. Aku akan berlatih lebih giat agar menjadi kuat dan tak ada lagi korban seperti dirimu ini.” Lou Mei mengungkapkan rasa penyesalan yang sangat dalam dari lubuk hatinya.


“Wah-wah-wah ... kecurigaan kami ternyata benar. Ada pertarungan dengan monster Level tinggi di sini.” Tang San tiba-tiba muncul dengan tiga murid dari Clan Tang.


“Pertarungan yang begitu mengerikan. Ternyata ia Kultivator hebat, padahal awalnya aku mengira ia Kultivator tampan yang suka menggoda gadis-gadis. Namun, pandanganku berubah setelah melihat pertarungan tadi, tetapi sayangnya takdir berkata lain.” Ketua kelompok murid Clan Dong ikut juga datang ke bekas pertarungan Xiuhuan dengan monters harimau Shenmi tersebut.


“Apa aku salah lihat tadi. Perasaan ia masih membungkuk di dekat kepala monters harimau Shenmi itu,” gumam murid wanita paling muda di kelompok murid Clan Dong. Dia tak memberitahu seniornya, karena takut dikatakan berhalusinasi nanti, apalagi kalau diejek ia menyukai Kultivator tampan itu. Karena senior-seniornya itu suka membully pihak yang mereka tak sukai.

__ADS_1


“Iya, kami tiba-tiba didatangi oleh monters Level tinggi, tetapi sayangnya saudara Xiuhuan meminta kami menjauh dan dia dengan sukarela bertarung dengan monters harimau Shenmi itu,” sahut Lou Nian.


Lou Mei tidak bisa diajak berbicara lagi. Dia terlalu menyalahkan dirinya, sebagai kematian Lou Xiuhuan.


“Kami dari murid Clan Dong mengucapkan belasungkawa atas gugurnya salah satu Pahlawan yang menghentikan Badai Monster yang sangat mengerikan tahun ini,” kata ketua kelompok murid Clan Dong.


“Kami juga dari murid Clan Tang mengucapkan belasungkawa. Kalau saudara Xiuhuan tidak membunuh monster Level tinggi itu, mungkin akan banyak diantara kami yang mati lagi. Satu saudaraku telah tewas tadi saat berhadapan dengan dua monster Level menengah,” kata Tang San juga.


Lou Nian mengucapkan terimakasih atas belasungkawa mereka. Kemudian ia mengajak Lou Mei naik ke kapal terbang untuk beristirahat. Bersiaga, apakah ada badai monster susulan, sedangkan murid Clan Dong dan Clan Tang kembali juga ke pos mereka.


Lou Mei mengurung diri di dalam kamar di dalam kapal. Dia terus menangis tersedu-sedu, ini adalah adalah kesedihan kedua yang ia alami sepanjang hidupnya.


Pertama saat ayah kandungnya sendiri menjualnya pada Tang San. Itu sungguh malam yang sangat kelam, dan kini malam yang kelam kembali lagi. Sungguh sulit melupakan ini.


***


Xiuhuan mulai bertemu dengan murid-murid Sekte Qingyun yang sedang berburu monster Level tinggi. Mereka dengan mudah mengalahkan monster itu, karena mengeroyoknya.


Murid Sekte Qingyun itu berkelompok dengan Lima Kultivator terdiri dari, empat Immortal Menengah dan dipimpin oleh Ranah Chaos Ancient God yang mengamati empat Immortal Menengah bertarung. Dia tampak seperti bos saja.


Xiuhuan bersembunyi dibalik pepohonan, dia tak ingin terlihat oleh mereka. Karena ia telah melanggar aturan. Kalau tertangkap, bisa-bisa ia dipenjara 5000 tahun. Kalau itu terjadi, ia tak akan bisa bertemu dengan istri-istrinya di Sekte Teratai Biru lagi, karena mereka sudah tiada dan hanya bertemu cicit dari anak tirinya.


...~Bersambung~...

__ADS_1


__ADS_2