Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Kembali Pulang


__ADS_3

Xiuhuan mengeluarkan Zi Shi dari Pagoda Tujuh Musim dan Monster Singa betina tersebut langsung tercengang.


“Di mana kita berada tu-tuan?” Zi Shi curiga mereka dilemparkan keluar angkasa oleh Naga Lei Long.


Xiuhuan tersenyum masam sembari menggaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal dan berkata, “Ah, maaf Zi Shi. Dimensi Heidong telah hancur oleh seranganku.” Xiuhuan menghela nafas dalam-dalam. “Aku mengira Naga Lei Long sangat kuat, tetapi ternyata ia tidak bisa menahan seranganku yang cuma 25% saja.” Xiuhuan membohongi Zi Shi.


“25% sajaaaaaaaa!” Zi Shi terkejut, padahal para Monster menganggap kekuatan yang dimiliki oleh Naga Lei Long itu setara dengan para Dewa. Namun, Kultivator Manusia dihadapannya ini malah mengalahkan Naga Lei Long dengan mudah, bahkan tidak ada luka yang terlihat di tubuhnya—sehingga benih-benih cinta muncul dihatinya. Apalagi setelah mengetahui para istri-istri Xiuhuan kebanyakan memiliki masa lalu kelam, maka mungkin ia bisa meminta kompensasi atas hancurnya rumahnya; dengan menjadikan dirinya istri termuda.


“Apakah kamu memiliki tempat yang ingin kamu tuju? Mungkin aku bisa membantumu ke sana!” Xiuhuan membuyarkan lamunan Zi Shi.


Zi Shi menundukkan wajahnya yang memerah, sehingga Xiuhuan keheranan; ada apa dengan Monster betina ini.


Zi Shi memain-mainkan kedua jempolnya dan berkata, “Bisakah aku menjadi istri tuan, karena aku tidak memiliki rumah untuk bernaung lagi.”


Xiuhuan langsung terbatuk-batuk mendengarnya, ia tak menyangka Singa Betina ini akan jatuh cinta padanya—Padahal ia telah membunuh kekasih Zi Shi sebelumnya. Namun, Xiuhuan berpikir lagi, mungkin pesona ketampanannya telah membius hati Zi Shi, sehingga melupakan dendam masa lalunya—atau mungkin sengaja masuk kelingkaran haremnya agar bisa membunuh dirinya diam-diam.


Xiuhuan menipis pikiran negatifnya dan merasa kasihan juga padanya, karena tidak memiliki rumah lagi.


“Baiklah, kamu tinggal saja dulu di Pagoda Tujuh Musim dan pikirkan secara matang-matang. Kalau sudah yakin ingin menjadi istriku, maka kita akan melakukan pernikahan,” sahut Xiuhuan langsung memindahkan Zi Shi ke dalam Pagoda Tujuh Musim, padahal Zi Shi ingin menjawab akan menikah sekarang saja, tetapi saat ingin mengatakan hal itu—ia telah kembali ke tempat Kong Xia dan yang lainnya.


Setelah menyingkirkan Zi Shi dari sebelahnya, Xiuhuan kemudian duduk bersila dan melakukan Kultivasi untuk mengisi Qi yang telah habis selama pertarungan melawan Naga Lei Long tadi.


Xiuhuan mencoba menggunakan tehnik Tekat Iblisnya, tetapi tak ada yang keluar dari lubang-lubang hitam disekitarnya, yang menandakan Jiwa Siluman Salamander ikut menghilang dengan hancurnya Dimensi Heidong, padahal kalau bisa menyimpan jiwa tersebut—maka itu akan menambahkan kekuatan tempurnya saat berhadapan dengan musuh yang kuat di masa depan.

__ADS_1


“Aku menghabiskan Dua Samudera dan Satu Lautan qi selama pertarungan tadi. Mungkin butuh waktu seratus tahun untuk mengisi ulangnya, kecuali aku mendapatkan keberuntungan lagi yang bisa mengisi qi secara instan,” gumam Xiuhuan.


...***...


Beberapa bulan kemudian, portal teleportasi ke Kediaman Clan Ling terbuka lagi dan ia muncul di halaman Kediaman Klan Ling—yang disambut oleh Ketua Clan Ling beserta para tetua.


Ling Fei dan para tetua lansung tersenyum saat melihatnya keluar dari Portal Teleportasi, padahal mereka tidak yakin Xiuhuan mampu mengalahkan Naga Lei Long. Namun, kini ia malah muncul dengan kondisi masih sehat dan bugar, sehingga mereka makin kagum padanya dan yakin tidak ada musuh yang mampu mengalahkan dirinya di masa depan.


Xiuhuan menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat pada Ling Fei dan para tetua.


“Hahaha ... ini baru menantuku!” Ling Fei tertawa bangga, padahal dulu ia terpaksa mengakui Xiuhuan sebagai menantunya, karena Ling Yue kawin lari bersamanya.


“Naga Petir itu hanya bisa menggelitikku,” sahut Xiuhuan dengan senyum lebar. “Membunuhnya sama saja seperti membunuh Monster biasa, tak ada yang perlu dibanggakan. Namun, masalahnya aku terlanjur menggunakan kekuatan penuhku, sehingga Dimensi Heidong telah hancur berkeping-keping dan tak ada yang tersisa di sana lagi.” Xiuhuan tersenyum masam.


Xiuhuan terkejut melihat responnya yang awalnya naik pitam, tetapi langsung turun menjadi ramah padanya. “Hehehe ... untung saja aku ahli membual,” gumam Xiuhuan membusungkan dada memasuki Kediaman Clan Ling yang telah menyediakan jamuan mewah untuk menyambut kedatangannya.


“Bagaimana proses perdamaian dengan Aliansi Aliran Putih, Ketua Fei?” tanya Xiuhuan penasaran, karena ia langsung kabur setelah menundukkan para Sesepuh Aliran Hitam.


“Berjalan lancar dan Sekte Qingyun bahkan menerima murid-murid aliran hitam belajar di sana dan mengangkat ratusan Guru dari semua Clan besar,” sahut Ling Fei. “Ah, mulai sekarang tidak ada aliran Hitam maupun Putih lagi, bahkan tidak perlu menunjukkan identitas saat melakukan perjalanan keliling Dunia ini hehehe ....” Ling Fei tertawa bahagia, karena tak menyangka pihak Aliran Putih justru menawarkan perdamaian mutlak tanpa embel-embel syarat yang menyusahkan pihak Aliran Hitam.


Xiuhuan turut senang mendengarnya, sehingga hanya satu masalah yang tersisa. Yaitu Naga Lou Feng yang kekuatannya masih misterius.


Ling Fei tahu apa yang Xiuhuan pikirkan dan berkata, “Namun, kita saat ini mendapatkan masalah baru.”

__ADS_1


“Masalah baru?” Xiuhuan mengerutkan keningnya.


“Naga Lou Feng sepertinya tidak senang dengan perdamaian antara Aliran Hitam dan Putih, sehingga ia mempercepat proses penyerapan energi spritual kita,” sahut Ling Fei dengan ekspresi wajah sedih.


Xiuhuan terkejut mendengarnya, pantas saja ia merasa qi dari Rongqinya keluar sendiri—karena yang bocor sedikit, ia menyangka itu akibat pertarungan melawan Naga Lei Long, makanya ia tidak mempermasalahkannya dan yakin akan sembuh sendiri.


“Kalau sudah begini, sepertinya kita harus melawan dia!” seru Xiuhuan—walaupun masih ragu-ragu apakah bisa mengalahkannya, meskipun telah memiliki senjata rahasia untuk melemahkannya. Namun, ia tetaplah Siluman Naga yang pernah menjadi Jenderal besar di Benua Siluman. Dan pasti jauh lebih kuat dari pada Siluman Naga Lei Long maupun siluman lainnya yang pernah ia lawan.


“Kami para Ketua Clan dan Sesepuh Sekte Qingyun telah melakukan musyawarah dan memutuskan melakukan penyerangan saat musim Badai Monster tiba sebulan lagi, walaupun kamu tewas di Dimensi Heidong. Dan syukurnya kamu baik-baik saja hehehe ....” Ling Fei tertawa. “Ah, ya. Kami sengaja memilih waktu tersebut, agar Naga Lou Feng mengira kita sedang mendampingi murid-murid berburu Monster, sehingga kita bisa menyerangnya secara tiba-tiba.”


Xiuhuan mengangguk setuju, walaupun merasa sebenarnya strategi seperti itu tak akan berpengaruh padanya. Namun, ia tidak mengatakannya pada mereka—agar semangat juang mereka tidak turun.


“Ke mana kamu akan pergi setelah dari sini?” Ling Fei bertanya lagi.


“Aku akan menjemput Nie Rou ke Klan Nie dan mengunjungi Du Louxia ke Kota Qingyang setelah itu kembali ke Sekte Qingyun,” sahut Xiuhuan—karena Dunia ini telah aman, maka tak ada yang perlu dikhawatirkan lagi selain ancaman Naga Lou Feng.


Ling Fei mengerutkan keningnya, ia tidak tahu harus berkata apa? Karena rumah Xiuhuan di Sekte Qingyun tersegel dari dalam dan tak ada yang bisa masuk ke sana, bahkan nasib anak dan istrinya juga tidak diketahui—kecuali Lou Xue yang tiba-tiba melakukan pembunuhan massa di Sekte Qingyun setelah mengetahui Clan Huo dihancurkan.


“Sebaiknya kamu pulang ke Sekte Qingyun, karena anakmu sedang sakit keras,” kata Ling Fei berkilah, agar Xiuhuan segera ke Sekte Qingyun.


“Sa-sakit! Siapa yang sakit?” Xiuhuan langsung panik mendengarnya.


Ling Fei kebingungan, siapa yang sakit. Karena ia belum mengenali anak-anak Xiuhuan, bahkan cucunya sendiri belum ia kenal bagaimana rupanya. “Dia anak tertuamu!” Ling Fei berkata asal saja.

__ADS_1


“Apaaaaa? Lou Jingmi sakit!” sahut Xiuhuan langsung menggunakan Hukum Ruang ke Sekte Qingyun dan berpamitan pada Ling Fei serta para tetua Clan Ling. Dia tak bisa lagi berlama-lama di Kediaman Clan Ling, karena kesehatan anak-anaknya jauh lebih penting daripada nyawanya sendiri.


__ADS_2