
Ji Xiao dan Ji Mu telah pergi meninggalkan Sekte Bei Guan. Kini pandangan semua orang tertuju pada Xiuhuan dan Lou Er.
“Adik Er ... apakah kamu benar-benar mencintai Xiuhuan?” tanya Lou Yi, yang yakin adiknya mungkin berpura-pura saja tadi, agar pernikahannya dengan Ji Mu dibatalkan.
Lou Er malu-malu kucing sambil memainkan kedua jempolnya. Wajahnya menjadi merah merona, pikirannya menjadi kosong dan tak tahu harus berkata jujur atau tidak tentang perasaannya pada Xiuhuan.
Sebagai pria tampan berpengalaman, Xiuhuan tahu kalau Lou Er sedang jatuh cinta padanya. Sehingga Xiuhuan memutuskan memberitahu identitasnya.
“Aku menghargai Nona Er menyukaiku—tentu Aku sangat senang. Hanya pria bodoh yang tak menyukai Nona Er yang cantik dan imut ini,” kata Xiuhuan membuat Lou Er makin salah tingkah. “Tetapi, Aku sebenarnya telah memiliki 20 istri hehehe ....” Xiuhuan tertawa pelan.
Lou Yan dan istrinya tercengang mendengarnya. Kalau beristri dua atau tiga masih biasa terjadi. Ini dua puluh—berarti Lou Er akan menjadi ke dua puluh satu.
“Karena dia suka menggoda gadis-gadis cantik, mungkin besok-besok istrinya bisa seratus,” sahut Lou Yi.
“Tidaklah ... istriku bukan hanya gadis-gadis muda, tetapi ada janda-janda yang mengalami kesulitan hidup; makanya aku menikahi mereka. Hitung-hitung berbuat baik jugalah namanya hehehe ....” Xiuhuan tertawa lagi, kemudian menatap Lou Er yang tampak lesu. “Tenang saja, aku yakin diluar sana masih banyak pemuda tampan dan baik seperti diriku.” Xiuhuan memuji dirinya sendiri.
“Iya, Nak ... jangan menyukai pria sepertinya. Mana bisa dia menyenangkan istri-istrinya, sedangkan ia malah berkelana,” sindir Bai Yi.
Xiuhuan tersenyum masam, padahal ia pergi ke Benua Kun Lun ini gara-gara diajak oleh Lou Yi, ia ingin mengatakannya, tetapi urung karena Lou Yi menatap tajam padanya.
“Tenang saja Nyonya Yi, aku membawa artefak Teleportasi dan sekali seminggu akan memberikan jatah batin pada mereka. Mungkin caranya tak perlu aku jabarkan, karena tak enak —Nona Lou Yi dan Nona Lou Er masih lajang.” Xiuhuan menyeringai mengejek Lou Yi yang tampak geram mendengarnya.
Lou Er menghela nafas dalam-dalam, “Aku tetap mencintai Xiuhuan gege, tetapi mungkin kita berteman dulu. Apakah Xiuhuan gege memiliki Token bip-bip, agar kita bisa berkomunikasi saat gege berada di luar sana,” kata Lou Er.
__ADS_1
“Token bip-bip? Apalagi itu?” Xiuhuan heran.
Lou Er mengeluarkan Token bip-bip dari cincin dimensi miliknya, dan menyerahkannya pada Xiuhuan.
“Ini seperti bicara dengan suara batin, tetapi suara batin jaraknya terbatas. Kalau Token bip-bip, di mana pun Xiuhuan gege berada bisa digunakan—yang penting ada Kristal monster Kelelawar. Beli saja di Paviliun Qingyun pasti ada yang jual, tetapi harganya mahal. Jadi, gunakan secukupnya saja Token bip-bip ini.”
...Hewan Siluman Binatang buas ganti nama dengan Monster saja agar lebih sederhana...
“Adik Er, kenapa kamu berikan itu pada Xiuhuan, buat kakak mana?” Lou Yi protes, karena ia belum memiliki Token bip-bip itu, ia juga ingin berbicara pada kekasihnya, Lou Lang.
Lou Er menjulurkan lidah mengejek Lou Yi dengan senyum lebar. Sedangkan Xiuhuan lansung menyimpan Token bip-bip itu ke cincin dimensi miliknya agar tidak direbut oleh Lou Yi.
“Ini ambil punya ibu saja, tetapi alirkan qi milikmu ke Token bip-bip ini, agar berganti kepemilikannya. Karena masih ada qi milik ibu di dalamnya, sehingga bila ada yang menghubungi ibu maka maka akan muncul di token bip-bip ini.” Bai Yi mengeluarkan Token bip-bip dari cincin dimensi miliknya.
“Bip! Bip! Bip!” Suara Token bip-bip melakukan panggilan ke Lou Lang. Lou Yi tampak gugup, jantungnya berdebar-debar hebat, karena sudah sepuluh ribu tahun ia tidak berbicara dengannya. Apakah kekasihnya itu masih merindukan dirinya atau tidak?
“Siapa? Lang gege sedang melakukan Kultivasi tertutup!” Suara wanita terdengar dari Token bip-bip itu.
Lou Yi tampak terkejut mendengarnya, senyum lebarnya lansung hilang seketika. Mungkinkah Lou Lang telah memiliki kekasih lain, karena mengira dirinya telah mati, atau wanita itu hanya teman seperguruan saja.
“Aku Lou Yi, kekasih Lou Lang,” sahut Lou Yi.
“Hah!” Suara wanita itu tampak terkejut. “Kata Lang gege, Anda telah hilang ribuan tahun yang lalu. Aku adalah kekasihnya sekarang—hubungi dia beberapa bulan lagi saja, karena Aku tidak bisa menyampaikan apa-apa,” kata wanita itu langsung mematikan Token bip-bip-nya.
__ADS_1
“Halo-halo! Sial dimatikannya!” gerutu Lou Yi kesal, padahal ia ingin mengetahui lebih dalam lagi hubungan wanita itu dengan Lou Lang.
Air mata Lou Yi membasahi pipinya, sedangkan Bai Yi lansung memeluk anaknya itu dan mengatakan untuk merelakan Lou Lang saja, tetapi Lou Yi tidak mudah merelakannya begitu saja. Dia bertekad untuk segera menjadi murid dalam Sekte Qingyun agar bisa menanyakan langsung pada Lou Lang.
“Aku merasa ia wajar telah memiliki kekasih, karena Nona Yi tidak pernah memberikan kabar padanya. Kalau Nona Yi masih mencintainya, lebih baik menjadi kedua saja ... itu asalkan Nona Yi juga menerima keberadaan kekasih baru Lou Lang,” kata Xiuhuan untuk menenangkan hati Lou Yi.
“Aku tak sudi menjadi yang kedua. Aku ini keluarga Lou! Pantang bagi keluarga Lou memiliki lebih dari satu istri.” Lou Yi memelototi Xiuhuan.
Xiuhuan menggaruk-garuk kepalanya, “Sepertinya aku akan dicoret dari Keluarga Lou, karena memiliki dua puluh istri,” gerutu Xiuhuan pelan, tetapi tetap di dengar oleh mereka. Sehingga Lou Yan tertawa terkekeh-kekeh mendengarnya.
“Jadi apa rencana kalian Yi‘er? Apakah kamu akan memberikan Pedang Penghancur Semesta itu pada Lou Lang? atau tidak!” Lou Yan menatap Lou Yi yang menangis di pelukan Bai Yi. “Menurutku, serahkan saja padanya—karena Lou Lang adalah sepupumu, ia pantas menjadi pemegang Pedang pusaka itu,” katanya lagi.
“Kami akan pergi ke Clan Lou, agar aku bisa bisa menjadi murid luar Sekte Qingyun. Sedangkan Pedang penghancur semesta akan Aku titipkan pada Xiuhuan saja, karena ia memiliki Armor jirah emas milik kakek yang sepaket dengan Pedang itu. Lagi pula Xiuhuan belum memiliki senjata pusaka ditangannya, takutnya saat di Clan Lou nanti ada yang membuly-nya, sehingga ia mengeluarkan kekuatan yang tak seharusnya ia tunjukkan di Benua Kun Lun ini,” sahut Lou Yi.
Lou Yan terkejut mendengar ucapan Lou Yi, tentang kekuatan Xiuhuan yang tak seharusnya ditunjukkan di Benua Kun Lun. Dia ingin bertanya lebih jauh, tetapi tak jadi—karena ia yakin apa yang dikatakan oleh putrinya itu pasti kebaikan untuk Benua Kun Lun bukan sebuah bencana.
“Simpan ini baik-baik; gunakan saat genting saja. Karena kita tak akan bisa bersama setelah berada di Clan Lou. Kamu harus meningkatkan tingkat kultivasimu ke Immortal Menengah agar bisa menjadi murid luar Sekte Qingyun. Aku akan membuat Pill Neraka dari tungku Dewa Matahari; mudah-mudahan kualitasnya lebih bagus dari tungku biasa.” Lou Yi melempar Pedang Penghancur Semesta pada Xiuhuan.
“Eh, kenapa kamu memberikannya Pill Neraka, kakak Yi? Bukannya meningkatkan Kultivasi menggunakan Pill Surga?” Lou Er keheranan.
“Ada rahasia yang tidak bisa aku katakan pada siapapun,” jawab Lou Yi. “Yang jelas cara berkultivasi-nya berbeda dengan kita di Benua Kun Lun—Dia ini naga yang belum terasah,” kata Lou Yi lagi.
“Belut tampan, bukan Naga hehehe ....” timpal Xiuhuan tertawa lebar, sehingga mereka ikut tertawa. Lou Yi yang awalnya bersedih, kini sudah melupakan masalahnya tadi.
__ADS_1
...~Bersambung~...