
Setelah semua tetua sepakat untuk bergabung dengan aliansi bentukan Xiuhuan, keesokan harinya Du Jingtian mengumumkan kalau Duduk Louxia menjadi Pemimpin Kota Qingyang dan akan mengirim beberapa ahli pemerintahan serta Kultuvator untuk membantunya menjaga keamanan dan ketertiban umum.
Kabar itu sangat menggemparkan Clan Du, apalagi semua yang berhubungan dengan Pemimpin Kota yang lama juga disingkirkan, sehingga menimbulkan banyak spekulasi dan beberapa pihak menghubungkan kejadian ini dengan munculnya Kultivator misterius di Kota Qingyang.
Du Louxia keluar dari kamarnya saat pagi dan terkejut di Aula utama Pemimpin Kota sudah berkumpul puluhan orang dan salah satu diantaranya adalah Kultivator Ranah Absolute God.
Mereka langsung bertekuk lutut saat Du Louxia menghampiri mereka, dan berkata sembari menangkup kan tinju untuk menunjukkan rasa hormat, “Selamat pagi Pemimpin Kota!”
Du Louxia langsung salah tingkah dan gugup, kemudian ia berkata, “Ya, apakah kalian utusan yang dikirim oleh Ketua Jingtian?”
“Benar, Pemimpin Du Louxia!” sahut Du Jing—Kultivator Ranah Absolute God yang akan menjadi Kepala keamanan kota Qingyang yang baru.
Du Louxia tersenyum dan berkata, “Baiklah, selamat datang di Kota Qingyang dan mohon kerjasamanya untuk membangun kota Qingyang yang lebih baik untuk kedepannya.”
“Baik Pemimpin Louxia!” sahut mereka serempak.
Kemudian mereka saling berkenalan dan memberitahu Du Louxia apa keahlian yang mereka miliki. Du Louxia juga langsung memerintahkan mereka untuk segera menjalankan tugas masing-masing.
Xiuhuan yang baru bangun, segera mengunjungi Du Louxia dan terkejut di dalam Kediaman Pemimpin Kota Qingyang tersebut sudah kedatangan Kultivator dari Clan Du—yang berarti Du Jingtian setuju untuk bergabung dengan aliansi bentukannya.
“Pertapa Agung!” sapa Du Louxia pada Xiuhuan. “Anda sudah bangun, perkenalkan ini adalah tuan Du Jing, Kepala keamanan Kota Qingyang yang baru dan beliau juga yang akan membawa Pertapa Agung menuju kota Dufan—bertemu Ketua Jingtian.”
Du Jing menangkup kan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat dan berkata, “salam tuan Xiuhuan ... Ketua Jingtian sudah mempersiapkan Altar teleportasi menuju Dimensi Jingzi.”
Xiuhuan mengangguk dan tidak sabar ingin berjumpa dengan Siluman yang akan menjadi lawannya. Karena saat melawan Siluman Kera Emas, ia tidak terlalu bekerja keras—berbeda saat berhadapan dengan Siluman Kraken yang butuh usaha keras agar bisa mengalahkannya.
Du Jing mengeluarkan Artefak teleportasi menuju Kediaman Clan Du, tetapi tiba-tiba seorang Kultivator yang bertugas berjaga di gerbang masuk Kediaman Pemimpin Kota Qingyang datang melapor, kalau ada segerombolan orang yang mendesak ingin berjumpa dengan Pemimpin Kota Qingyang yang baru.
Du Louxia tampak terkejut, sedangkan Xiuhuan berpikir itu sangat wajar. Karena pasti ada pihak yang terganggu dengan perubahan tiba-tiba ini, apalagi mereka takut kalau bisnis mereka terganggu dengan kebijakan yang akan dikeluarkan oleh Du Louxia nantinya.
Du Louxia menatap Xiuhuan dan berkata, “Biarkan aku saja yang bertemu mereka dan Pertapa Agung lanjutkan saja pembicaraannya dengan tuan Jing.”
__ADS_1
“Aku akan ikut denganmu, karena tidak perlu buru-buru berjumpa dengan Ketua Jingtian,” sahut Xiuhuan berjalan mengikuti Du Louxia.
Dia yakin antek-antek Pemimpin Kota Qingyang yang lama pasti akan berkumpul untuk mendesak agar Du Louxia mundur atau mengikuti aturan yang mereka ajukan—agar kepentingan bisnis mereka tidak diusik.
Du Jing juga segera mengikuti Du Louxia, karena ia yang bertanggungjawab atas keamanan kota Qingyang ini, sudah sepantasnya ia yang akan mengatasi para tamu tak diundang itu.
...***...
“Kami ingin bertemu Pemimpin Louxia!”
“Cepat keluar!”
“Jangan bersembunyi saja dan berlindung dibawah ketiak para Kultivator-mu!”
Beberapa pengunjung mulai mengeluarkan kata-kata provokatif—agar menarik perhatian para penduduk Kota Qingyang, sedangkan dalang dibalik berkumpulnya para warga Kota Qingyang tersebut adalah Du Han—Pedagang kaya yang selalu membayar upeti rendah pada Pemimpin Kota Qingyang yang lama, karena ia menyogoknya—tetapi ia sangat terkejut saat mengetahui Pemimpin Kota Qingyang yang lama telah mati dan semua antek-anteknya di bawa ke Kota Dufan, bahkan nasib mereka tidak diketahui bagaimana kejelasannya.
Du Louxia melambaikan tangan dan berkata, “Salam semuanya, Aku adalah Pemimpin Kota Qingyang yang baru—Du Louxia. Ada apakah kalian semua berkumpul di sini? Apakah ada sesuatu yang mendesak atau—”
Belum selesai Du Louxia, tiba-tiba Du Han mengangkat tangannya—menginterupsi perkataan Du Louxia. “Kami tidak menerima Pemimpin Kota yang bukan warga asli Kota Qingyang. Anda hanya kepanjangan tangan dari Ketua Jingtian untuk mencekik kami dengan memungut upeti yang tinggi!” Du Han sengaja menebar kabar bohong, agar para warga Kota Qingyang marah.
Xiuhuan menggunakan mata dewa memeriksa sekelilingnya dan terkejut melihat Lima orang yang ada disebelah Du Han sebenarnya memiliki kekuatan yang setara dengan Ranah Absolute God, tetapi saat ini Kultivasi mereka hanya Ranah Immortal Awal saja.
“Hmm, mungkinkah mereka bisa menyamarkan tingkat Kultivasi—agar bisa bergabung dalam kerumunan penduduk?” gumam Xiuhuan dengan seringai tipis menatap Kelimanya.
“Saudara Er, mungkinkah Pemuda tampan disebelah Pemimpin Louxia itu menyadari keberadaan kita?” bisik salah satu dari Pengawal Du Han tersebut.
“Itu hanya perasaanmu saja dan bersikaplah seolah-olah kita adalah warga yang menentang kepemimpinan Du Louxia,” sahut rekannya.
Namun, dia masih curiga dengan seringai tipis di wajah Xiuhuan itu, apakah ditujukan pada mereka atau hanya merasa lucu dengan protes para warga Kota Qingyang tersebut.
Du Jing mengeluarkan aura Ranah Absolute God untuk menunjukkan pada para penduduk—agar bersikap sopan dihadapan Du Louxia. “Kalian itu lancang sekali! Pemimpin Louxia baru resmi bekerja hari ini dan kalian sudah menuntut agar ia segera hengkang!” Du Jing sangat marah, karena ini sudah termasuk sikap pembangkangan.
__ADS_1
Du Han tetap tenang dan berkata, “Kami penduduk kota Qingyang sudah nyaman dengan Pemimpin Kota sebelumnya, tetapi kalian malah membunuhnya dan tanpa musyawarah dengan warga Kota Qingyang—kalian malah mengangkat gadis kemarin sore untuk menjadi Pemimpin, apakah kalian ingin Kota Qingyang hancur!”
“Betul! Kalian hanya ingin menghancurkan Kota Qingyang!”
“Enyahlah dari Kota kami!”
“Kembalikan petugas Kota Qingyang yang lama!”
Antek-antek Du Han segera melakukan protes pada Jing, sehingga para penduduk lainnya ikut-ikutan menghujat kepemimpinan Du Louxia.
“Aku akan melakukan yang terbaik dan yakinlah aku tidak akan membuat Kota Qingyang hancur!” sahut Du Louxia dengan gugup, sehingga Du Han tampak tersenyum lebar—karena puas melihat Du Louxia ketakutan.
“Hehehe ... aku akan membuatnya menjadi bonekaku yang baru,” gumam Du Han, tetapi ia terkejut tiba-tiba Kelima Kultivator Ranah Absolute God yang mengawalnya hancur berkeping-keping mengeluarkan cahaya emas dari tubuhnya.
Para penduduk langsung lari terbirit-birit, karena adegan itu sama dengan yang menimpa anak Pemimpin Kota Qingyang yang lama, sedangkan Du Jing hanya mengerutkan keningnya—karena yakin ini pasti ulah dari Xiuhuan.
Xiuhuan mendekati Du Han yang berdiri gemetaran dan terkencing-kencing di celana, karena Xiuhuan sengaja mengeluarkan aura pembunuh yang ditujukan hanya padanya saja.
“Hei, tua bangka! Kenapa Anda diam saja? Bukankah tadi kamu berkoar-koar seperti auman Harimau saja? Nah, sekarang kamu bahkan tidak bisa mengeluarkan suara tikus got,” ejek Xiuhuan dengan seringai tipis diwajahnya.
Du Louxia hanya tersenyum, karena ia yakin Xiuhuan sebenarnya sedang menolongnya dan ia menyerahkan semua padanya saja; apakah akan menyingkirkan Du Han atau tidak.
“Ma-maaf tuan ... aku akan membayar kompensasi atas kegaduhan ini sebesar Satu Juta Keping emas,” sahut Du Han terbata-bata.
“Apaaaaa? Sedikit sekali!” seru Xiuhuan langsung merampas cincin dimensi yang ada di jari kelingkingnya dan melihat isi di dalamnya. “Bukankah kekayaanmu di sini setara dengan Seratus Juta Keping Emas. Ah, kamu pelit sekali! Jangan-jangan selama ini kamu telah menyogok Pemimpin Kota?”
Du Han berkeringat dingin mendengarnya dan berkata, “Tuan boleh mengambil semua yang ada di dalam cincin dimensi itu—asalkan tuan membiarkan aku pergi.” Du Han mencoba menyogok Xiuhuan.
“Hahaha ... ini baru warga Kota Qingyang yang baik!” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh. “Sudah pergi sana! Jangan lupa bayar upeti beserta bonus untuk Pemimpin Kota!” katanya lagi.
Du Louxia dan Du Jing geleng-geleng kepala mendengarnya. Kemudian Du Han segera kabur sembari menggerutu dan berniat akan melakukan balas dendam.
__ADS_1
Xiuhuan menatap Kultivator yang ada dibelakang Du Jing. “Kenapa kalian diam saja? Cepat ikuti dia dan hancurkan dia berserta antek-anteknya agar kalian bisa hidup nyaman di Kota Qingyang ini.”
Para Kultivator itu kebingungan mendengarnya dan Du Jing segera menganggukkan kepala untuk menyetujui usulan yang diberikan Xiuhuan. Kemudian Puluhan Kultivator Ranah Chaos Ancient God tersebut segera menyusul Du Han yang kembali ke kediamannya.