
Xiuhuan terkejut saat akan memasuki pekarangan rumahnya, ada pria sepuh dengan tingkat Kultivasi Ranah Absolute God sedang berdiri bersama Lou Xue.
“Kamu boleh masuk Lou Xue! Mungkin anakmu sudah tak sabar menunggu kedatanganmu!” kata pria sepuh itu sembari mengelus-elus jenggot putihnya. Dia kemudian menatap Xiuhuan dengan senyum penuh makna.
Lou Xue menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat. “Murid Lou Xue undur diri dari hadapan sesepuh Yun!”
“Sesepuh Cao Yun?” gumam Xiuhuan terkejut dan iapun tersenyum sambil menangkupkan tinjunya—kemudian berkata, “Murid Lou Xiuhuan menyapa Sesepuh!”
“Xiuhuan!” katanya pelan dan tiba-tiba mereka berada di padang rumput yang sangat luas, sehingga Xiuhuan terkejut melihat sekelilingnya. “Tak perlu takut, kita berada dalam semesta alam pikiranku hahahaha ....” Sesepuh Cao Yun tertawa terkekeh-kekeh.
Xiuhuan ikut tertawa pelan, walaupun ia merasa ada yang tidak beres. Membuat alam semesta sendiri hanya bisa dilakukan oleh mereka yang memiliki elemen cahaya—itupun tak semua Kultivator bisa melakukannya, Xiuhuan jadi penasaran; sekuat apakah Sesepuh Cao Yun yang telah melalui berbagai masa dan kekacauan di Benua Kun Lun itu.
“Aku mengangkatmu sebagai murid bukan karena kau suami Lou Xue. Namun karena aku suka dengan kecepatan laju Kultivasimu, padahal kau bukan anggota keluarga Cao—ku, seharusnya kau dan Lou Xue dilatih oleh Sesepuh Clan Lou, tetapi aku bersikeras untuk melatih kalian berdua, karena Lou Xue memiliki elemen Es—sama dengan diriku dan kau ....”
Sesepuh Cao Yun menatap Xiuhuan, ia mengangkat Xiuhuan karena penasaran asal-usulnya dan sering menghilang entah ke mana, begitu juga dengan istri-istrinya yang lain.
Sesepuh Cao Yun memasuki alam bawah sadar Xiuhuan, tetapi ia terkejut tiba-tiba ada cahaya terang yang menolaknya.
“Ini?” Cao Yun mundur beberapa langkah dan seteguk darah keluar dari mulutnya. “Sudah lama aku tak terluka," gumamnya sembari menelan Pill penyembuhan.
__ADS_1
“Sesepuh! Apa yang terjadi?” Xiuhuan terkejut melihat Sesepuh Cao Yun muntah darah.
“Hahaha ... tidak apa-apa, aku tak sengaja menyinggung sesuatu yang tak semestinya kulihat,” sahut Sesepuh Cao Yun tertawa masam. “Elemen cahaya yang jauh lebih kuat dariku, padahal Xiuhuan hanya memiliki elemen air. Kekuatan yang tersembunyi itu seperti Naga Lou Feng saja, apa jangan-jangan anak ini memiliki pelindung di dalam tubuhnya. Makanya, ia berhasil mengalahkan musuh yang jauh lebih kuat darinya akhir-akhir ini. Hmm, murid yang unik,” gumam Sesepuh Cao Yun.
“Apa dia mengetahui keberadaan Serea?” gumam Xiuhuan—curiga luka yang dialami oleh Sesepuh Cao Yun berasal dari serangan Serea. Untungnya ia tak membunuh Sesepuh Cao Yun seperti yang dialami oleh Jiang Cheng.
“Aku ingin mengatakan sesuatu yang penting untukmu,” kata Sesepuh Cao Yun lagi. “Kau telah menyinggung Clan Wu dan Clan Shen, bahkan kau juga menyinggung aliran hitam—kalau tidak salah kau membuat janji dengan salah satu tuan muda mereka untuk bertarung sepuluh tahun lagi di perbatasan.”
Xiuhuan tersenyum masam, ia tak tahu harus berdalih apa. Karena ia sering bertindak tanpa berpikir akibatnya dan terlalu menyepelekan setiap masalah.
“Masalah Clan Wu dan Clan Shen, aku bisa membantumu untuk menyelesaikan masalah itu dan tolong jangan ulangi lagi, karena aku juga yang ikut malu menjadi bahan tertawaan Sesepuh lainnya. Namun, untuk masalah janji sepuluh tahun itu, aku tak bisa membantumu—karena aliran putih dan hitam sudah bersepakat untuk berdamai. Permasalah kalian itu bisa dianggap masalah pribadi saja, makanya Ketua Clan Ling tidak menuntut saat kau membunuh Ling Hong; tangan kanan Ling Wentian.”
“Maafkan aku Sesepuh, saat itu aku tak punya pilihan lagi. Sesepuh pasti tahu kalau istriku adalah anggota Clan Huo dan kami kabur dari Benua Resifel, tetapi naasnya malah bertemu banyak masalah," sela Xiuhuan—merasa bersalah.
“Sesepuh tak perlu khawatir, aku memiliki caraku sendiri untuk mengatasi masalah ini,” sahut Xiuhuan.
Sesepuh Cao Yun makin yakin ada pelindung yang menjaga Xiuhuan, setelah mendengar ucapannya.
“Sebenarnya ada cara singkat untuk naik Kultivasi dan aku melakukan itu ratusan ribu tahun yang lalu. Namun, ada resiko yang sangat besar bila mengambil jalan pintas itu!”
__ADS_1
Mata Xiuhuan berbinar-binar mendengarnya, apakah ia akan mendapatkan keberuntungan surga lagi?
“Tolong katakan apa itu Sesepuh, aku akan mengambil resiko untuk naik Kultivasi dan di masa lalu—aku telah pernah melewati berbagai neraka agar menjadi kuat secara instan!” sela Xiuhuan tak sabar ingin mengetahui jalan pintas itu.
Sesepuh Cao Yun melihat Xiuhuan benar-benar memiliki tekat yang kuat dan tidak takut akan resiko besar yang mengintainya.
“Jalan pintas itu adalah berkultivasi di Menara Iblis yang berada di Benua Dayan, tetapi tempat itu sangat berbahaya—bila mereka mengetahui kalau kau adalah manusia, maka mereka akan membunuhmu. Aku telah pernah mengirim sepuluh murid terkuatku dalam kurun waktu berbeda-beda dan hasilnya tak ada yang kembali lagi. Aku saja dahulu harus kabur dengan melompati berbagai alam semesta dengan merobek dimensi, itupun tetap dikejar hingga kemari—untung saja mereka takut dengan Naga Lou Feng dan memutuskan tidak mengejarku lagi.” Sesepuh Cao Yun tampak sedih menceritakan kisah itu.
“Berarti Iblis itu lebih lemah dari Naga Lou Feng?" tanya Xiuhuan penasaran. Kalau bangsa Siluman lebih kuat dari Iblis maka ia tak perlu khawatir, karena ada Serea yang akan menindas mereka.
Sesepuh Cao Yun geleng-geleng kepala dan berkata, “Justru mereka jauh lebih kuat. Karena yang mengejarku itu cuma murid-murid terbawah saja di sana. Bayangkan bila tetua atau pemimpin mereka, mungkin Benua Kun Lun akan lenyap hanya dengan jentikan jarinya."
Xiuhuan terkejut, itu kekuatan yang sangat mengerikan. Padahal kekuatan Bangsa Siluman saja sudah membuatnya seperti ayam kampung ditengah kawanan serigala, ia menjadi sedikit bimbang. Namun, membayangkan Huo Er diambil oleh Naga dari Dimensi Heidong—membuat tekat Xiuhuan untuk menjadi kuat, semakin menjadi-jadi.
Xiuhuan menangkupkan tinjunya dan berkata, “Mohon pada Sesepuh untuk memberikan murid ini jalan menuju ke sana!”
Sesepuh Cao Yun terkejut mendengarnya, padahal ia telah memberikan tawaran yang sama pada Lou Xue. Namun Bidadari Salju itu tidak berani mengambil resiko, sedangkan murid tukang kawin yang satu ini malah bersemangat untuk menantang maut.
“Hahaha ... kau memang lelaki sejati, tetapi tak perlu buru-buru. Aku ingin kau selama setahun ini untuk berbuat baik dan tidak membuat masalah. Apabila kamu mampu melewati ujian itu, maka aku akan memberikan jalan untukmu!” sahut Sesepuh Cao Yun tertawa terkekeh-kekeh.
__ADS_1
Dia masih khawatir dengan temperamen Xiuhuan, takutnya dia malah berbuat onar di sana. Atau malah membawa kabur istri petinggi iblis, tentu itu sangat berbahaya sekali. Bisa-bisa Benua Kun Lun akan dilenyapkan oleh Bangsa Iblis.
Xiuhuan menarik nafas dalam-dalam. Menjadi baik adalah tantangan paling sulit untuk dilalui, apalagi saat ini sedang ada kompetisi Naga Qingyun dan Tujuh Superstar. Kalau hari biasa mungkin, ia bisa mengurung diri di rumahnya dan menikmati hidup bersama istri-istrinya. Namun, demi menuju Ranah Chaos Ancient God—tantangan apapun harus ia lalui dan setuju dengan persyaratan dari Sesepuh Cao Yun.