Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Lembah Kematian


__ADS_3

“Zi Shi! Apa yang telah kamu lakukan? Mengapa kamu membawa musuh ke Lembah Kematian?”


Tiba-tiba terdengar suara dari balik Perisai yang menghalangi jalan Xiuhuan memasuki Lembah Kematian.


Zi Shi menundukkan wajahnya, ia tidak bisa menjawab pertanyaan dari Monster Salamander tersebut—karena ia harus patuh pada Xiuhuan agar bisa bertahan hidup.


“Sepertinya benar yang dikatakan Gong Su, bahwa Anda telah menjadi pengkhianat!” seru Hong Rong, Monster Salamander—tangan kanan Naga Lei Long yang langsung menghilangkan Perisai yang menutupi Lembah Kematian, sehingga terlihatlah Ratusan Monster Salamander dan Gong Su—bersiap untuk melawan Xiuhuan.


“Ga-gawat!” gumam Zi Shi merasa berakhir sudah hidupnya, karena tidak mungkin Xiuhuan bisa melawan musuh sebanyak ini.


“Kamu bisa pergi Zi Shi.” Xiuhuan tersenyum menatap Monster Singa betina itu. “Mulai sekarang, biarkan babang tampan ini mengguncang Lembah Kematian dan setelah semua ini selesai, maka kamu akan menjadi Ratu penguasa Dimensi Heidong ini,” katanya lagi.


Zi Shi terkejut mendengarnya, ia tidak menyangka Kultivator Manusia tampan dihadapannya itu akan membiarkan dirinya pergi, sehingga Zi Shi tersenyum.


“Aku sudah menjadi pengkhianat dan kekasihku juga sudah mati, maka Ratu ini akan melihat bagaimana cara Tuan mengalahkan Tuan-ku yang lama,” sahut Zi Shi memutuskan akan menonton pertarungan Xiuhuan melawan Naga Lei Long.


Xiuhuan hanya mengangguk saja, karena tahu Zi Shi sebenarnya tidak memiliki tempat untuk kabur—sehingga siapapun yang memenangkan pertarungan ini—tak akan memberikan manfaat apapun padanya.


“Hahaha ... pertunjukan yang mengharukan!” Gong Su tertawa terkekeh-kekeh mengejek perbincangan Xiuhuan dengan Zi Shi. “Tuan Rong, kita harus melawannya bersama-sama, karena ia memiliki kekuatan yang sangat hebat. Bahkan seluruh anak buahku dibunuh dalam beberapa gerakan saja.” Gong Su tak ingin kesalahan yang terjadi di sarangnya terulang lagi di sini.


“Semua maju!” seru Hong Rong langsung menerjang ke arah Xiuhuan.


Pedang Roh Sidat Listrik muncul di tangan Xiuhuan, begitu juga dengan Seribu Kloning Manusia Air—sehingga Hong Rong akhirnya mengerti, kenapa Gong Su mengatakan Kultivator Manusia ini sangat kuat, karena Kloning Manusia Airnya saja setara dengan Ranah Absolute God.

__ADS_1


Sambaran-sambaran Petir muncul menghantam Xiuhuan, karena para Monster Salamander tersebut memiliki Elemen Petir, hanya Gong Su saja yang memiliki Elemen Tanah.


“Jurus Langkah Kilat!”


Xiuhuan tiba-tiba menghilang dari pandangan mereka dan ia langsung menargetkan Gong Su lebih dahulu, karena para Monster Salamander juga memiliki kecepatan yang lumayan tinggi, mengingat mereka memiliki Elemen Petir—sehingga Kloning Manusia Air kesulitan mendekati mereka.


Gong Su merasa ia telah menjadi target Kultivator Manusia itu dan langsung mengeluarkan Tongkat Batu-nya yang berubah menjadi Gunung batu, kemudian melemparnya ke arah Xiuhuan.


“Tebasan Pembelah Ombak!” Xiuhuan mengayunkan Pedang Roh Sidat Listrik yang mengeluarkan Siluet Naga Air dan membelah Gunung Batu dari tongkat Batu milik Gong Su tersebut.


“Sial! Ke mana para Monster Salamander itu?” umpat Gong Su—karena Siluet Naga Air tetap melesat ke arahnya setelah membelah dua Tongkat Batu-nya.


Gong Su membuat tembok tanah dari qi-nya dan lagi-lagi tembok tanah itu tetap hancur, tetapi untung saja ada Monster Salamander yang sedang bertarung melawan Kloning Manusia di dekatnya dan ia menarik tubuh Monster Salamander itu, kemudian melemparnya ke arah Siluet Naga Air yang langsung melenyapkan Monster Salamander itu.


Namun, saat Gong Su akan kabur, tiba-tiba retakan dimensi muncul di hadapannya dan Xiuhuan keluar dari sana—yang langsung mengayunkan Pedang Roh Sidat Listrik ke leher Gong Su.


“Gong Su!” teriak Hong Rong terkejut melihat kepala Gong Su telah menggelinding di tanah. “Sial! Kamu kejam sekali Manusia laknat!” gerutu Hong Rong mendekati Xiuhuan.


Xiuhuan hanya tersenyum mendengar umpatannya dan berkata, “Cukup biarkan saja aku memasuki Lembah Kematian dan kalian tak perlu bernasib sama dengan Gong Su atau Monster lainnya yang telah menjadi Kristal Level Tian yang sangat berharga bila dijual hehehe ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh, sehingga Hong Rong mengerutkan keningnya dan menatap tajam padanya.


Hong Rong melakukan tehnik transformasi tubuh dan menjadi Monster Salamander berukuran besar. Dia langsung menyemburkan Api yang mengandung elemen petir ke arah Xiuhuan.


“Tebasan Tsunami!”

__ADS_1


Xiuhuan mengayunkan Pedang Roh Sidat Listrik dan melepas qi seluas Laut Kun Ming dari Rongqinya, kemudian gelombang air setinggi seratus kaki keluar dari bilah Pedang Roh Sidat Listrik.


“Bentuk Formasi bertahan!” seru Hong Rong pada Monster Salamander lainnya dan mereka langsung meninggalkan Kloning Manusia Air yang tidak bisa hancur tersebut—bergabung dengan Hong Rong membendung gelombang air yang sangat besar yang akan menghantam mereka.


Zi Shi tertegun. “I-ini lebih mengerikan dari gelombang air sebelumnya!”


Kobaran Api raksasa dari para Salamander lenyap disapu Gelombang air, walaupun demikian sengatan dari elemen Petir masih terasa—tetapi Roh Pedang Sidat Listrik menyerap esensi Petir tersebut, sehingga tidak berpengaruh besar pada Xiuhuan.


Di dalam gelombang tsunami, Xiuhuan melakukan tehnik penggabungan dengan Roh Pedang Listrik yang telah lama tidak ia gunakan dan tiba-tiba setengah badannya telah berubah menjadi Naga atau dulunya menjadi belut listrik. Xiuhuan kemudian menyelam di dalam gelombang tsunami dan menebas satu persatu Monster Salamander yang kesulitan bergerak di dalam air.


“Brur! Brur! Brur!” Xiuhuan mengoceh di dalam air yang bila diterjemahkan artinya yaitu ‘‘ini adalah wilayah kekuasaanku. Kalian hanya bagaikan kecebong yang menjadi santapan ikan Toman.”


Hong Rong sangat panik saat merasakan aura Monster Salamander lainnya telah lenyap satu persatu dalam sekejap saja.


Hong Rong memaksa berenang kepermukaan walaupun ia kesulitan untuk bergerak, karena Gelombang Tsunami ini seperti hidup saja dan ia merasa seperti diikat.


Hong Rong melepaskan ledakan energi spritual disekitarnya, sehingga lebih dari setengah qi terkuras—hanya untuk berenang ke permukaan.


“Tuan Naga Lei Long harus tahu keadaan kami!” gerutu Hong Rong menembakkan kembang api ke udara setelah ia berhasil mencapai permukaan air.


Namun, tiba-tiba ia dipaksa tenggelam lagi dan sosok yang menakutkan muncul di hadapannya dengan seringai yang menjengkelkan. Sebuah tebasan Pedang kemudian membelah tubuh Hong Rong menjadi dua bagian, karena ia sudah tidak memiliki qi karena terkuras hanya untuk mencapai permukaan air saja.


Xiuhuan ingin menyelam mengejar Monster Salamander yang tersisa, tetapi tiba-tiba angin kencang berhembus dan Gelombang Tsunami dipaksa berpisah menjadi partikel-partikel kecil, kemudian partikel-partikel kecil itu dihantam Sambaran-Sambaran Petir, sehingga menjadi uap dan terbang mengikuti arah mata angin.

__ADS_1


Xiuhuan mengerutkan keningnya, ia mengenali sosok tampan dan bertubuh atletis itu. Siapa lagi, dia adalah Naga Lei Long yang menatap tajam pada Xiuhuan.


__ADS_2