
“Ibu ... apa yang terjadi di luar sana?” tanya Lou Jingmi yang mendengar suara jeritan kesakitan dan suara minta tolong. Belum lagi suara-suara ledakan akibat pertarungan antar sesama murid Sekte Qingyun tersebut.
Bao Xinqi dan Jie Louqing memeluk anak-anak mereka itu dan mengatakan itu hanyalah latihan bertarung saja, begitu juga dengan ibu mereka Lou Xue yang ikut terlibat dalam latihan itu.
Kedua istri Xiuhuan itu memutuskan tidak akan membuka Array pelindung yang ada di rumah mereka itu hingga Xiuhuan kembali ke Sekte Qingyun, karena mereka tidak memiliki orang yang dapat dipercaya lagi di sini.
...***...
Di tempat berbeda, Ketua Clan Du—Du Jingtian telah sampai di kota Qingyang bersama Tetua Pertama. Dia sengaja membawanya, karena hanya dia yang mengenali Xiuhuan—mereka menduga Du Louxia pasti telah meninggalkan Clan Du, karena takut mendapatkan hukuman dari Clan.
“Apakah Kultivator misterius dari Clan Ling itu mengatakan di mana tempat pertemuannya secara detail?” tanya Du Jingtian—karena pasti sangat sulit mencari Xiuhuan di kota sebesar ini.
Namun, Tiba-tiba mereka mendengar pembicaraan penduduk—kalau Pemimpin Kota Qingyang dan anaknya telah dibunuh oleh sepasang Kultivator, serta salah satu dari mereka adalah Kultivator Ranah Absolute God.
Du Jingtian dan Tetua Pertama saling pandang dan yakin, pasti itu Kultivator misterius dari Clan Ling yang ingin berbicara dengannya itu. Keduanya langsung menuju restoran tempat insiden kematian Pemimpin Kota Qingyang.
Benar saja, Tetua Pertama Clan Du itu melihat Xiuhuan langsung melambaikan tangan pada mereka, sehingga Du Jingtian langsung mengelus dadanya agar tidak marah atas kejadian di depan matanya itu.
“Apakah Senior tamu yang ingin berbicara denganku itu?” sapa Di Jingtian sembari memerhatikan tubuh Xiuhuan dengan seksama—apakah yang membuatnya menjadi begitu ditakuti. Namun, ia tidak bisa melihat hal istimewa darinya—dia tidak jauh berbeda dengan Kultivator Ranah Absolute God lainnya.
Xiuhuan menangkup kan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat pada Ketua Clan Du yang melayang di atas restoran Kota Qingyang tersebut. Kemudian berkata, “Benar, Aku adalah Xiuhuan utusan dari Clan Ling menyapa Ketua Jingtian!”
__ADS_1
Du Jingtian tersenyum tipis dan berkata, “Baiklah ikuti aku senior ... kita akan minum teh di Kediaman Pemimpin Kota Qingyang,” kata Du Jingtian mengajaknya. “Tetua Pertama, tolong atur pemakaman untuk Pemimpin Kota Qingyang dan anaknya!”
Tetua Pertama terkejut mendengarnya, karena Ketua Clan Du itu hanya bicara empat mata saja dengan Xiuhuan. Dia takut Xiuhuan membunuh Du Jingtian—sama seperti yang dialami oleh Pemimpin Kota Qingyang, padahal ia juga Kultivator Ranah Absolute God—Namun, dengan mudah tewas di tangan Xiuhuan, tanpa meninggalkan luka sama sekali.
“Apa aku ....” Belum selesai Tetua Pertama, Du Jingtian langsung melambaikan tangan menolak permintaannya. Karena Du Jingtian sudah tahu maksudnya yang mengkhawatirkan dirinya, tetapi Du Jingtian merasa Xiuhuan bukanlah Kultivator yang suka ingkar janji—dengan menjebaknya nanti, karena ia sudah mendapatkan informasi kalau Clan Nie langsung diampuni oleh Xiuhuan karena mereka mau bergabung dengan aliansi Clan Ling.
Du Jingtian, Xiuhuan dan Du Louxia langsung menuju ke Kediaman Pemimpin Kota Qingyang dan beberapa orang-orang kepercayaan Pemimpin Kota Qingyang telah menyambut kedatangan mereka. Namun, mereka terkejut saat melihat Xiuhuan—Kultivator yang telah membunuh Pemimpin Kota ternyata datang bersama Ketua Clan Du.
“Selamat datang Ketua Jingtian!” sapa mereka sembari membungkukkan badan untuk menunjukkan rasa hormat padanya.
Du Jingtian melambaikan tangan dan berkata, “Bawa kami ke ruangan tamu dan satu lagi kosongkan tempat ini—siapapun tidak boleh mendekat!”
“Silahkan duduk Senior, Xiuhuan dan Nona Du Louxia!” seru Du Jingtian—sehingga Du Louxia sangat malu mendengarnya, karena Ketua Clan yang seharusnya ia hormati malah menganggapnya setara dengan mereka.
Xiuhuan menangkup kan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat pada Du Jingtian dan berkata, “Terimakasih Ketua Jingtian atas sambutan mewahnya hehehe ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh.
Du Jingtian menatap Xiuhuan sembari mengisi teh ke gelas kosong di hadapan mereka. “Apa sebenarnya tujuan senior kemari? Bukan hanya bertemu teman lama saja, kan?“ Du Jingtian memulai pembicaraan.
Xiuhuan langsung menyeduh teh yang telah dituangkan ke gelas kosong dihadapannya. Kemudian berkata, “Pertama tentu melepas rindu dengan sahabatku Du Louxia dan yang kedua adalah membuat tawaran agar Clan Du bergabung dengan Aliansi bentukan Clan Ling untuk mewujudkan persatuan dengan Aliansi Aliran Putih—sehingga di masa depan tak ada lagi sekat antara Benua Kun Lun dan Benua Resifel.”
Du Jingtian mengerutkan keningnya, karena itu seharusnya dirundingkan dengan para Sesepuh Aliansi Aliran Hitam, bukan dengan cara mengkotak-kotakkan kekuatan Clan besar agar saling berperang.
__ADS_1
Xiuhuan tahu ia kesulitan mengambil keputusan, karena bila ia salah mengambil keputusan—maka Clan Du akan menjadi sasaran Clan lain, seperti yang dialami oleh Clan Ling. Semua penduduk Clan Ling tidak boleh memasuki kawasan Clan yang tergabung dalam Aliansi aliran hitam.
“Apa Ketua Jingtian ragu dengan kekuatan yang kumiliki? Bagaimana kalau Ketua Jingtian mengintip isi cincin dimensi ini!” Xiuhuan melempar cincin dimensi miliknya yang berisi khusus mayat-mayat Monster dan juga mayat Siluman Kera Emas yang dibunuhnya sewaktu di Dimensi Monster.
“Ini? Bukankah ini Siluman yang menjaga keseimbangan di Dimensi Monster!” sahut Du Jingtian terkejut dan tak menyangka Xiuhuan bisa mengalahkannya.
“Bagaimana kalau kita buat kesepakatan saja. Clan Du akan bergabung dengan kami dengan status setara dan kalian hanya bertindak bila terjadi kekacauan atau musuh kuat yang membutuhkan kerja sama antar Clan untuk mengatasinya saja. Sedangkan sebagai imbalannya adalah aku akan membunuh Siluman yang menjaga Dimensi tempat berburu kalian. Bukankah itu cukup adil?” Xiuhuan merayu Du Jingtian, karena dengan begitu Clan Du tidak perlu takut mendapatkan gangguan dari Siluman yang ada di Dimensi tempat berburu Monster mereka.
“Seandainya aku setuju, kapan dimulainya Perang melawan Aliansi aliran hitam dilakukan? Senior Xiuhuan pasti tahu, aku tidak bisa mengambil keputusan secara langsung dan membutuhkan persetujuan dari para tetua!” Du Jingtian sebenarnya tertarik, karena dalam tawaran Xiuhuan itu tidak ada perjanjian untuk membayar upeti atau menyerahkan anak gadis-gadis Clan-nya seperti yang biasa dilakukan oleh Clan besar pada kecil bila membutuhkan perlindungan.
“Ya, rundingkan saja dan Ketua Jingtian juga bebas menjual namaku—Anda boleh mengatakan kalau para tetua tidak setuju aku akan membunuh siapa saja yang menolak bekerjasama hahaha ....“ Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh. “Satu lagi, tolong angkat Saudariku ini menjadi Pemimpin Kota Qingyang ini dan usir semua antek-antek Pemimpin Kota Qingyang yang lama. Mungkin Ketua Jingtian bisa juga mengisi orang-orangmu mendampingi Du Louxia, tetapi mereka tidak boleh mengintervensi keputusannya.”
Ketua Clan Du itu mengerutkan keningnya, padahal perjanjian kerjasama mereka belum pasti apakah akan disetujui oleh para tetua atau tidak. Namun, ia sudah meminta permintaan yang membuatnya sulit mengambil keputusan.
“Baiklah, aku akan memanipulasi data dan mengatakan kalau Pemimpin Kota Qingyang yang lama dan antek-anteknya telah melakukan penggelapan dana—sehingga Clan Du akan mengirim pemimpin baru dari Kota Dufan,” sahut Du Jingtian.
Dia merasa tak ada gunanya melawan Xiuhuan, kalau ia bisa mengalahkan Siluman. Lalu bagaimana cara Aliansi aliran hitam mengalahkannya? Ya, percuma saja kalau begitu melakukan perlawanan. Itu malah membuang-buang waktu dan biaya besar saja. Lagi pula dengan menempatkan sahabat Xiuhuan sebagai Pemimpin Kota Qingyang, mungkin Xiuhuan akan berpikir dua kali bila melakukan huru-hara di wilayahnya—karena ia bisa meminta tolong pada Du Louxia untuk menjinakkan Xiuhuan nantinya.
“Terimakasih Ketua Jingtian telah memilihku menjadi Pemimpin Kota Qingyang!” sela Du Louxia dengan senyum cerah.
“Itu semua karena temanmu ini, jadi berterimakasih saja padanya dan kamu bisa membawa semua keluargamu kemari. Karena mulai besok aku akan mengumumkan pengangkatan dirimu sebagai Pemimpin Kota Qingyang baru,“ sahut Du Jingtian sembari melanjutkan pembicaraan dengan Xiuhuan tentang seputar Aliansi aliran hitam dan Siluman yang ada di Dimensi tempat Clan Du berburu Monster.
__ADS_1