
Xiuhuan tak mengira ucapannya malah menyinggung perasaan Huo Meigui. Sebagai lelaki sejati, tentu ia menyadari perubahan sikap Huo Meigui.
“Meigui‘er cantik! Kita makan di restoran termegah di kota Nan ini, yuk.” Xiuhuan mencoba menggodanya dengan makanan. Namun, wajahnya masih cemberut. “Bagaimana dengan apapun yang kau mau—ih, kamu malah gemesin saat merajuk begini,” goda Xiuhuan mencubit pelan hidung mancung Huo Meigui—dengan seketika wajahnya langsung merah merona, termakan rayuan gombal Xiuhuan.
“Terserah gege saja. Akumah ngikut saja,” sahut Huo Meigui akhirnya takluk di genggaman Xiuhuan.
“Nona Huo Meigui!” Seorang Pria dikawal oleh dua Kultivator Ranah Chaos Ancient God menghampirinya. Pria yang juga Ranah Chaos Ancient God itu memperhatikan sekeliling, ia sepertinya mencari seseorang. “Di manakah saudara Guan? Aku tak melihatnya. Lagi pula kenapa Nona Meigui tak menghubungiku. Kalau Anda datang ke sini, aku pasti mengutus seseorang untuk menjemputmu, sehingga tak perlu mengantri di sini,” katanya lagi.
Wajah Huo Meigui langsung diam, padahal sebelumnya ia masih senyum-senyum digoda oleh Xiuhuan.
“Oh, kamu tuan muda Ling Wentian, kan?” Huo Meigui masih ragu-ragu dengan tebakannya.
Ling Wentian tersenyum lebar, ia mengangguk. Karena melihat Huo Meigui hanya sendirian saja, ia berinisiatif memegang pundaknya. Tak ada yang perlu ditakutkan, kalau temannya Huo Guan tak ada di sini.
Dia sebenarnya jatuh cinta pada pandangan pertama pada Huo Meigui, saat seratus tahun yang lalu, rombongan Clan Huo mendatangi kota Nan. Dia melihat kecantikan bak bidadari itu lewat dihadapannya. Namun, sayang sekali ada Pemuda tampan yang tak pernah jauh dari wanita itu, sehingga ia tak bisa mendekatinya.
Entah surga memang memilihnya atau memang takdir mereka sudah tertulis untuk bertemu kembali. Ling Wentian tak akan melewatkan kesempatan ini, dia harus membuat Huo Meigui klepek-klepek dipangkuannya.
Huo Meigui langsung menepis tangan Ling Wentian. “Maaf tuan muda Ling Wentian!” seru Huo Meigui dengan mimik wajah tak suka padanya. “Aku datang dengan suamiku.” Huo Meigui langsung merangkul Xiuhuan yang berada dibelakang mereka.
__ADS_1
“Salam tuan muda,” sapa Xiuhuan menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat. “Hampir saja aku mengira tuan muda Pria mesum yang menggoda istri cantikku ini. Kalau saja Meigui‘er tak langsung merespon tindakan tuan muda. Mungkin gigimu akan copot seluruhnya dan wajahmu bengkak seperti babi,” hina Xiuhuan dengan senyum menjengkelkan.
“Anda kurang ajar!” Kedua Kultivator pengawal pribadi Ling Wentian langsung marah dengan perkataan Xiuhuan. Namun, Ling Wentian mengangkat tangannya.
“Tak perlu diambil hati. Perkataan tuan ....” Dia ingin mengetahui nama Xiuhuan.
“Kultivator tertampan di alam semesta, Huo Xiuhuan.”
Jawaban Xiuhuan itu membuat Huo Meigui tertawa cekikikan, sambil membenamkan wajahnya di dada Xiuhuan. Sedangkan kedua Kultivator pengawal pribadi Ling Wentian makin marah mendengarnya, tetapi Ling Wentian hanya senyum-senyum saja menanggapi sindiran Xiuhuan.
“Baiklah, kalian tak perlu menjalani pemeriksaan. Ikuti kami saja,” ajak Ling Wentian menerobos antrian masuk ke kota Nan. “Aku tak menyangka Nona Meigui akan memilih Kultivator tertampan ini. Apakah dia memiliki latar belakang lebih hebat dari saudara Guan yang menurutku tak ada yang bisa menandingi latar belakangnya.” Ling Wentian masih penasaran, apakah keduanya benar-benar pasangan suami istri atau bukan. Karena Huo Meigui tampak canggung dengan Xiuhuan.
Ling Wentian tahu Xiuhuan tak suka dengan pertanyaannya. Dia kemudian memikirkan obrolan lain untuk mengubah suasana agar tak canggung begini.
“Apakah tujuan kalian ingin mendaftar dalam perburuan Dimensi Heidong. Namun, pendaftaran untuk mengikuti perburuan itu tinggal sampai tengah hari nanti. Sudah sepuluh ribu Kultivator yang mengambil bagian.”
Ling Wentian menebak tujuan mereka. Dia yakin Huo Meigui telah jatuh miskin setelah menikah. Karena ia tak yakin, Huo Guan akan membiarkan orang yang dicintainya menikmati hidup damai di depan matanya. Makanya kedua pasangan ini memilih ikut dalam perburuan dengan Clan lain, bukan Clannya sendiri yang juga memiliki Artefak Dimensi Heidong, tetapi alam monster berbeda.
“Ah, tuan muda tahu aja apa yang ada dibenak kami. Tentu saja kami ingin ke sana. Namun, bisakah tuan muda memberikan kami tiket.” Xiuhuan malah mengiyakan ucapan Ling Wentian, walaupun ia tak tahu apa itu Perburuan Dimensi Heidong, tetapi yang penting mereka tak dicurigai oleh Ling Wentian dan melaporkan keberadaan mereka pada Clan Huo. Xiuhuan tersenyum lebar, “Maaf tuan muda, mungkin permintaan kami sedikit merepotkan Anda. Namun, aku tahu tuan muda pasti membantu kami, karena kau juga mengagumi kecantikan istriku, kan?”
__ADS_1
Kedua Kultivator pengawal pribadi Ling Wentian ingin sekali menempelkan pisau ke leher Xiuhuan yang kurang ajar itu. Namun, tak bisa kesampaian, karena Ling Wentian langsung memberikan dua Plakat khusus untuk Xiuhuan dan Huo Meigui.
“Terimakasih tuan muda, aku merasa suamiku terlalu banyak permintaan. Jadi merepotkan Anda,” sahut Huo Meigui langsung menyambar kedua Plakat khusus itu dari tangan Ling Wentian, tanpa membiarkannya memberikan penjelasan lebih dulu.
Ling Wentian merasa kedua pasangan ini sangat kurang ajar sekali, walaupun cantik dan ganteng. Namun, demi hubungan baik antara Clan Huo dan Ling, dia memaafkan kelakuan mereka saja.
Ling Wentian berniat mengajak mereka dalam rombongannya besok saat memasuki Dimensi Heidong dan berharap Xiuhuan mati di sana. Janda Huo Meigui juga tak apalah, yang penting bodinya masih seperti gitar Spanyol—tak akan rugi bila dijadikan selir yang ketujuh. Itulah yang ada dibenak Ling Wentian saat ini.
“Baiklah, besok datanglah ke lingkaran sihir di sana. Gerbang Dimensi Heidong akan terbuka besok pagi, saat ini Artefak Dimensi Heidong itu sedang menyerap kristal Tian sebagai pengisi dayanya,” kata Ling Wentian memberikan sedikit penjelasan, walaupun sebenarnya ia tahu keduanya sudah paham dengan hal itu. Karena Clan Huo juga memiliki Artefak Dimensi Heidong.
“Tenang tuan muda. Kamu pulang jugalah, karena nanti malam kami akan melakukan olahraga ekstrim agar badan lebih segar dan bertenaga hehehehe ...." Xiuhuan tertawa mengejek, ia tahu apa yang ada dipikiran mereka saat ini. Karena mata mereka tak pernah jauh dari tubuh menonjol milik Huo Meigui. Dia ingin melarangnya, tetapi tak punya kuasa. Karena takut mereka tersinggung dan menimbulkan masalah lagi buatnya dan Huo Meigui. Ya, terpaksalah merelakan tubuh indah istrinya jadi bahan halusinasi pria lain.
Setelah Ling Wentian pergi. Huo Meigui langsung menggerutu. Wajahnya seperti ingin menyerang Ling Wentian dan samar-samar niat membunuh timbul dari auranya.
“Meigui‘er sayang. Apa yang kau lakukan?” Xiuhuan menegurnya. “Sudah lupakan saja mereka, Pria memang seperti itu kalau melihat sesuatu yang mantap-mantap.” Xiuhuan menariknya memasuki penginapan dengan logo rubah kembar.
Melihat tempat yang mereka masuki. Kaki Huo Meigui langsung gemetaran, tubuhnya langsung lemas lebih dulu. Padahal belum juga bertempur—membuat Xiuhuan menghela nafas panjang.
...~Bersambung~...
__ADS_1