Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Hadiah Kecil


__ADS_3

Xiuhuan bergegas menghampiri Lou Xue dan mencium pipi Lou Jingmi yang sedang menyusui, sehingga Lou Xue tampak mengerutkan keningnya.


“Jangan terlalu dekat!” keluh Lou Xue.


Xiuhuan tersenyum lebar dan duduk disebelahnya. “Apakah kamu benar-benar juara Tujuh Superstar?” Dia belum yakin istrinya itu yang juara.


Lou Xue mengangguk dan Lou Jingmi menatap Xiuhuan dengan senyum imutnya, sehingga Xiuhuan mengambilnya dari gendongan Lou Xue.


“Kalau begitu kamu harus membayar kompensasi telah melukaiku!” gerutu Xiuhuan.


“Hmm, itukan kompetisi!” sahut Lou Xue bergeser sedikit menjaga jarak aman.


“Kompetisi atau balas dendam? Kalau aku mati, pasti Jingmi‘er sedih, ayahnya ternyata dibunuh oleh ibunya di panggung kompetisi,” rayu Xiuhuan agar Lou Xue luluh.


“Hmm, baiklah aku berikan satu hadiah saja. Katakan apa maumu?” sahut Lou Xue masih dingin seperti balok es, tetapi aura kecantikannya masih membuat para laki-laki berimajinasi liar.


Seringai tipis tampak di wajah Xiuhuan dan iapun berkata, “Kamu harus janji dulu akan menyetujui apapun yang kuminta.”


Bai Xinqi dan Jie Louqing ikut tersenyum, mereka sudah bisa menebak apa yang ada dipikiran Xiuhuan itu dan Lou Xue terlalu malas menjawabnya, dia hanya mengangguk saja sambil memain-mainkan jari tangan Lou Jingmi yang digendong Xiuhuan.


“Ehemm ....” Xiuhuan berdehem dan detak jantungnya berdebar-debar hebat. Mulutnya terasa terkunci, susah sekali mau mengatakan isi pikirannya itu. “Tahun depan aku akan pergi keluar dari Benua Kun Lun. Aku mendapatkan sebuah misi yang mungkin bertahun-tahun lamanya. Namun, ini bukan hadiah yang kuminta lho, aku hanya ingin mengatakan—bagaimana kalau kalian semua pindah ke rumahku saja, Xue‘er masih boleh kok tinggal di Sekte Qingyun ini, tetapi Lou Jingmi biarkan saja dia tinggal bersama Bai Xinqi di sana. Kalau kamu rindu, kamu bisa menggunakan Item Teleportasi, karena tempatnya bukan di Benua Kun Lun, tetapi disebuah Pulau terpencil. Namun, di sana sangat aman karena Ratu yang memimpin negeri itu adalah murid yang sekaligus ... ah, lupakan saja." Xiuhuan tak jadi mengatakan kalau Huanran ingin dinikahi olehnya saat kembali ke Pulau Niao nanti.


“Aku tidak mau. Kalau Saudari Xinqi mau ke sana, aku tak akan melarang. Namun, Lou Jingmi tak boleh jauh dariku,” sahut Lou Xue.


Xiuhuan mengerutkan keningnya, kalau Bai Xinqi dan ketujuh istrinya pergi ke Pulau Niao, siapa yang akan menjaga Lou Jingmi saat Lou Xue sedang berlatih bersama Sesepuh Cao Yun.


“Bagaimana kalau Aku dan Jie Louqing tetap di sini menemani Lou Xue, sedangkan Cho An, Han Xia, Cui Fen, Jin Jao, Chi Lian dan Ye Maleen akan ke Pulau Niao. Lagi pula mereka akan lebih baik belajar di Sekte Teratai Biru daripada di sini, karena di sana tetuanya juga para istri-istri Xiuhuan gege," sahut Bai Xinqi memberikan solusi. “Mungkin, kami juga akan melahirkan sebelum Xiuhuan gege pergi dan Ye Maleen juga sudah matang—siap dipanen,” goda Bai Xinqi.

__ADS_1


Xiuhuan tersenyum lebar mendengar godaan mantan Permaisuri itu. Dia juga setuju dengan usulan Bai Xinqi. Mungkin dia dan Jie Louqing lebih baik di sini saja menemani Lou Xue agar ia memiliki teman juga. Karena dia itu dingin seperti balok es sulit berbaur dengan murid-murid lainnya.


“Jadi ....” Xiuhuan menatap Lou Xue. “Hadiah yang kuminta adalah membuat adik laki-laki untuk Lou Jingmi hehehe ...." Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh.


Lou Xue mengerutkan keningnya dan ingin berkata tidak. Namun, Xiuhuan sudah memasang Perisai angin.


“A-aku tidak mau!” seru Lou Xue menjauh dari Xiuhuan.


“Ingat janji adalah janji ... jadi, harus ditepati!” seru Xiuhuan membuka sedikit Perisai air dan menyerahkan Lou Jingmi pada Bai Xinqi yang tersenyum menatap Lou Xue. “Tolong jaga baik-baik si cantik ini, kalau bisa buat dia lupa sementara dengan ibunya hehehe ....” Xiuhuan tertawa cekikikan.


Lou Xue menundukkan wajahnya, sehingga tampak wajah seputih salju itu memerah, membuat Xiuhuan menelan ludahnya.


“Dulu kita melakukannya dengan tergesa-gesa, mari kita lakukan dengan penuh cinta," goda Xiuhuan memegang pipi Lou Xue.


“K-kamu jahat!” seru Lou Xue pelan hampir tak terdengar.


“Ayolah, kamu pasti menginginkan ini, kan? Kalau sudah melakukannya sekali, sulit untuk melupakannya—aku yakin kamu sudah lama memendamnya," goda Xiuhuan—melepas Hanfu putih yang dikenakan oleh Lou Xue.


“Lanjutlah hingga pagi, aku akan tidur bersama Lou Jingmi. Dia sudah mengantuk sepertinya," kata Bai Xinqi, sehingga Xiuhuan tersenyum—senang mendengar kabar baik itu.


Jeng! Jeng!


Sutradara film Perjalanan ke Surga mengatakan adegan ini harus di cut, sehingga Bang Regar melakukan perjalanan waktu, satu tahun kemudian.


***


Selama setahun ini, Xiuhuan tak pernah meninggalkan rumahnya. Dia takut mendapatkan masalah dan tidak jadi berangkat ke Dimensi Iblis.

__ADS_1


Dia sibuk berkultivasi dan bersenang-senang dengan istri-istrinya, sedangkan Lou Xue tak pernah mau lagi diajak Xiuhuan bermain kuda-kudaan, ternyata hati itu benar-benar hadiah dari surga; tiba-tiba ia tidak menolak ajakan Xiuhuan.


Sesepuh Cao Yun datang ke rumah Xiuhuan, sesuai dengan janjinya ia akan memberitahu Xiuhuan cara menuju Benua Dayan.


“Aku tak menyangka, kamu benar-benar berubah selama setahun ini hahahaha ....” Sesepuh Cao Yun tertawa terkekeh-kekeh.


“Ya, demi menjadi kuat, segala cara pasti digunakan oleh para Kultivator—termasuk Aku juga,” sahut Xiuhuan sembari menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat pada Sesepuh Cao Yun.


Sesepuh Cao Yun mengeluarkan sebuah botol berisi cairan merah dan satu Artefak Teleportasi, tetapi dengan pola berbeda.


“Cairan ini mampu membuatmu menyerupai ras Iblis, tetapi hanya bertahan selama sepuluh tahun, jadi ... kamu harus meninggalkan Benua Dayan itu sebelum sepuluh tahun, karena bila ketahuan kamu tak akan bisa kembali lagi.”


Xiuhuan mengangguk.


“Dan ini adalah Item Teleportasi ke Dimensi Nebula, Planet terdekat dari Benua Dayan. Kamu harus menggunakan kapal terbang menuju Benua Dayan dan menuju Kota Zhongjian yang merupakan tempat Menara Iblis.” Sesepuh Cao Yun menjelaskan.


“Bolehkah aku menunda perjalanan selama setahun, karena aku belum pernah melihat istri-istriku yang lain dan juga aku berencana membawa mereka ke sana!”


Xiuhuan menunjuk Cho An yang hamil Lima bulan, Han Xia hamil Enam bulan, Cui Fen hamil 9 bulan, Jing Jao hamil Empat bulan, Chi Lian hamil Tiga Bulan, sedangkan Ye Maleen baru tadi malam berbulan madu dengan Xiuhuan.


Bai Xinqi dan Jie Louqing telah melahirkan anak laki-laki, dan mereka akan tetap di sini bersama Lou Xue yang juga telah melahirkan bayi perempuan lagi. Sepertinya gen-nya lebih kuat dari Xiuhuan, sehingga kedua bayinya lebih mirip dia daripada Xiuhuan.


Sesepuh Cao Yun mengelus jenggot putihnya, ia tahu inilah resiko LDR, sehingga harus ada yang mengalah.


“Baiklah, jangan lama-lama di sana. Ingat kamu harus bertambah kuat demi melindungi istri dan anakmu juga!" Sesepuh Cao Yun menyemangati Xiuhuan.


Xiuhuan tersenyum dan menangkupkan tinjunya. “Terimakasih Sesepuh!” seru Xiuhuan.

__ADS_1


“Baiklah, aku menunggu setelah pulang dari Benua Dayan, kau telah menjadi Kultivator hebat dan tak terkalahkan!” seru Sesepuh Cao Yun langsung menghilang.


Xiuhuan kemudian membawa keenam istrinya menuju Pulau Niao, walaupun berat rasanya meninggalkan Lou Xue, Bai Xinqi dan Jie Louqing. Namun, 15 tahun bukan waktu yang lama, melawan Naga dari Dimensi Heidong butuh kekuatan yang setara dengan Dewa, maka segala cara akan ia lakukan demi menjadi Ranah Absolute God.


__ADS_2