Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Bertemu Teman Lama


__ADS_3

Xiuhuan telah memindahkan kedua istrinya, Bai Xinqi dan Jie Louqing serta ketiga anaknya yang sedang berkultivasi kedalam Pagoda Tujuh Musim, sedangkan Lou Er tidak mau ikut mereka—karena tidak mau kehilangan ayahnya lagi, dengan terpaksa Xiuhuan akan menemaninya selama sebulan ini sebelum Perang melawan Naga Lou Feng dimulai.


“Kita mau ke mana, ayah?” tanya Lou Er yang sedang digendong oleh Xiuhuan.


“Ke tempat bibi Lou Yi,” sahut Xiuhuan—yang penasaran bagaimana kabar Wanita yang telah membawanya dari Daratan Utama tersebut.


“Oo, bibi Yi. Dulu bibi itu sering mengunjungi kami.” Lou Er teringat dengan Lou Yi.


Para murid langsung menangkup tinju untuk menunjukkan rasa hormat pada Xiuhuan, karena ia bukan menjadi murid Sekte Qingyun lagi, tetapi telah menjadi Diaken Sekte Qingyun. Namun, ia belum menjalankan tugasnya sebagai Diaken, karena ia mengajukan liburan selama dua hari untuk menghabiskan waktu bersama Lou Er.


Xiuhuan melambaikan tangan pada murid-murid tersebut dan juga memberikan sedikit masukan dalam latihan mereka, karena ia sudah berpengalaman mengajar murid saat menjadi Tetua di Sekte Teratai Biru.


Tak berselang lama, ia memasuki Kediaman milik Lou Yi yang langsung menyambut kedatangannya.


“Sudah lama tidak berjumpa Senior Yi!” sapa Xiuhuan dengan senyum lebar.


“Hmm, seharusnya aku yang bersikap hormat padamu, karena kamu telah menjadi Diaken dan Pahlawan di kedua Benua!” Lou Yi memicingkan mata sembari meraih tubuh Lou Er ke pangkuannya.


“Pahlawan, ya?” Xiuhuan menjadi teringat pada Lou Xue.


Melihat raut wajah Xiuhuan berubah, Lou Yi langsung mengalihkan pembicaraan. “Apakah ada sumberdaya langka yang kamu temukan saat memasuki Dimensi milik para Clan di Benua Resifel?” Sebagai Alkemis, Lou Yi sangat tertarik dengan tanaman sumberdaya langka untuk diolah menjadi Pill yang dapat menaikkan basis Kultivasi-nya.


Dia kini telah menjadi Kultivator Ranah Chaos Ancient God, tetapi untuk melangkah ke Ranah Absolute God—mungkin masih butuh waktu ratusan tahun lagi.

__ADS_1


Xiuhuan melempar cincin dimensi miliknya dan berkata, “Anggap saja mahar pernikahan!” candanya dengan seringai tipis disudut bibirnya.


Lou Yi belum membuka hatinya pada Pria manapun setelah ditinggal menikah oleh kekasihnya, padahal kekasihnya itu tetap mau menikahi Lou Yi. Namun, ia ogah dijadikan sebagai yang kedua, sedangkan yang ditawarkan oleh Xiuhuan adalah yang ke-195 bila ditotal dengan istri-istrinya yang berada di Sekte Teratai Biru dan di Pagoda Tujuh Musim.


Lou Yi mendengus dingin, tetapi matanya langsung berbinar-binar saat melihat Sumberdaya yang berada di Cincin Dimensi milik Xiuhuan tersebut.


Semua sumberdaya yang ada di sana berusia ratusan jutaan tahun, belum lagi Kristal Level Tian yang menggunung—yang tentu merupakan berkah bagi para Alkemis.


Setelah puas melihat isi cincin dimensi milik Xiuhuan, Lou Yi pun berkata, “Kamu kan, adik iparku. Jadi, harta milik suami adikku sama saja dengan milikku juga hehehe ....” Lou Yi memindahkan setengah Sumberdaya yang ada di cincin dimensi milik Xiuhuan tersebut pada cincin dimensi miliknya, sehingga Xiuhuan mengerutkan keningnya dan menyesal menunjukkan isi cincin dimensinya itu pada Lou Yi.


“Hadeeehhhhh, setidaknya berikan Paviliun Shilin yang ada di Daratan Utama padaku sebagai kompensasinya!” sahut Xiuhuan menerima kembali cincin dimensinya yang dikuras isinya oleh Lou Yi tersebut.


“Oh, tidak bisa! Nanti kamu malah mengambil semua murid-muridku dan menambahkan mereka ke dalam koleksi istri barumu, apalagi mereka sangat cantik-cantik!” sahut Lou Yi tidak menerima tawaran Xiuhuan, karena Paviliun Shilin yang menjadi Assosiasi dagang terbesar di Daratan Utama tersebut dikelola oleh murid-murid Sektenya yang hanya menerima murid Perempuan saja.


Xiuhuan menolak pemberian Lou Yi tersebut. “Sudahlah anggap saja sumberdaya yang kuberikan tadi sebagai hadiah pertemanan kita!”


Namun, Lou Yi tetap memaksanya untuk menelan cairan tersebut.


“Jangan khawatir, cairan ini telah kucoba dan khasiatnya sangat manjur serta ini menggunakan sumberdaya berharga tinggi!” Lou Yi berbohong.


Xiuhuan menghela nafas dalam-dalam dan segera menelannya. Namun, Tiba-tiba ia merasa tubuhnya seperti terbakar saja, sehingga ia langsung duduk. bersila dan memeriksa Rongqinya; ternyata terjadi gejolak besar di sana dan qi-nya bertambah seluas Laut Kunming, sehingga Xiuhuan tersenyum lebar walaupun efek sampingnya membuat dadanya terasa terbakar saja.


Xiuhuan membuka matanya dan menatap Lou Yi dengan tatapan berbinar-binar, sehingga wanita cantik tersebut merasa heran dan mengerutkan keningnya.

__ADS_1


“Hei, jangan berbuat mesum padaku? Nanti aku akan menghubungi adikku!” ancamnya, karena adiknya merupakan istri Xiuhuan yang kini menjadi Tetua di Sekte Teratai Biru.


“Kakak ipar terlalu berpikir negatif, aku hanya menginginkan seribu botol cairan Hitam ini lagi, karena dalam pertarungan terakhir—aku kehilangan Dua Samudera qi!” sahut Xiuhuan yang membuat Lou Yi bertambah pusing, bagaimana cara membuat cairan sebanyak itu.


“Tidak mau! Kalau Sepuluh mungkin akan kuusahakan, karena aku juga perlu berkultivasi dan menjadi Alkemis hanya pekerjaan sampingan saja!” Lou Yi dengan berat hati menerima permintaan Xiuhuan.


“Ah, sayang sekali, tetapi tak apalah! Daripada tak ada sama sekali!” Xiuhuan berpura-pura sedih, padahal ia sangat senang sekali—karena menurut perkiraannya, Lou Yi hanya mau membuat Satu atau Dua botol saja.


Lou Yi menghela nafas dalam-dalam dan berkata, “Baiklah aku akan membuat Dua Puluh saja, tetapi tidak boleh minta lagi di lain hari!” Dengan terpaksa ia menambah kuota jumlah botol cairan berwarna hitam yang dibutuhkan oleh Xiuhuan tersebut.


Xiuhuan tersenyum lebar, karena tak menyangka memasang ekspresi wajah sedih bisa mendapatkan keuntungan juga.


Asyik berbincang-bincang bersama Lou Yi, ternyata Lou Er akhirnya tertidur di pangkuannya—mungkin bosan mendengar cerita orang dewasa dan tidak ada teman bermain di Kediaman Lou Yi tersebut.


Xiuhuan memilih untuk membawa Lou Er pulang ke kediamannya dan Lou Yi berjanji dalam seminggu ini, cairan berwarna hitam yang diminta Xiuhuan tersebut akan selesai ia buat.


Xiuhuan tidak memberikan tenggat waktu padanya, karena ia masih memiliki qi dalam jumlah besar dalam Rongqinya—yang kemungkinan besar tidak akan habis saat melawan Naga Lou Feng nanti.


Untuk menghindari sapaan dari para murid-murid Sekte Qingyun, Xiuhuan langsung menggunakan Teleportasi ke Kediamannya, walaupun ada larangan menggunakan jurus tersebut di Benua Qingyun Selatan ini, tetapi sebagai Manusia terkuat—tak akan ada yang berani menyinggungnya, sehingga ia seperti dikecualikan saja salam peraturan tersebut.


Xiuhuan sebenarnya tak ingin melanggar peraturan itu, tetapi demi Lou Er—ia terpaksa mengecualikan untuk hari ini saja.


“Bagaimana kabar mereka di Sekte Teratai Biru, ya?” gumam Xiuhuan duduk bersila disebelah Lou Er. “Semoga semua masalah dengan Naga Lou Feng dan Lou Xue cepat teratasi—supaya kami semua bisa berkumpul di Pulau Niao,” katanya lagi yang akan memilih tidak akan berkelana lagi setelah kedua masalah tersebut teratasi, ia ingin menjadi sosok ayah yang sesungguhnya bagi anak-anaknya.

__ADS_1


__ADS_2