Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan

Legenda Pendekar Pedang; Xiuhuan
Clan Ling


__ADS_3

Kultivator Ranah Absolute God Clan Ling yang mengepung Ling Wentian dan Xiuhuan itu segera mundur setelah mendengar perintah dari Ling Wentian, karena mereka tidak ingin bernasib sama dengan Tetua Pertama.


Keduanya langsung memasuki Kediaman Clan Ling, tetapi dibelakang mereka puluhan Ranah Absolute God tersebut masih mengikuti mereka dengan menghunuskan pedang masing-masing, karena takut Ling Wentian melakukan Kudeta pada ayahnya.


Ling Fei menatap tajam pada Ling Wentian dan berkata, “Ada apa ini? Kenapa kamu malah membawa musuh yang seharusnya kamu bunuh, kemari?”


Ling Wentian menangkupkan tinjunya dan berkata, “Dia adalah Xiuhuan, suami Ling Yue dan ingin Clan Ling tunduk padanya—”


“Brengse‘k!” Ling Feni sangat marah mendengar ucapannya. “Apa kamu pikir Clan Ling bisa ditindas oleh Ranah Absolute God Pemula sepertimu!” ancamnya sembari melepaskan aura pembunuh yang sangat kuat, sehingga Ling Wentian merasa tertekan dibuatnya.


Xiuhuan tersenyum dan melambaikan tangannya, sehingga aura pembunuh yang menyelimuti ruangan itu menghilang seketika. “Ayah mertua benar-benar hebat, mungkinkah ayah mertua terlibat langsung dalam perang Seratus Ribu tahun yang lalu—sehingga bisa mengumpulkan niat membunuh yang begitu besar sekali hehehe ....”


Ling Fei terkejut, hanya dengan lambaian tangan saja—aura pembunuh yang ia lepaskan telah menghilang seketika. “Siapa kamu sebenarnya?” Dia curiga dengan kekuatan yang dimiliki oleh Xiuhuan, itu sudah bukan kekuatan yang dimiliki manusia lagi dan hanya dua tempat yang memiliki kekuatan misterius seperti itu. Yaitu, di Kawasan Gunung Lou Feng dan Dimensi Heidong.


“Tentu saja aku adalah menantu Ketua Fei,” sahut Xiuhuan sembari menangkupkan tinjunya untuk menunjukkan rasa hormat, karena Ling Fei masihlah ayah dari Ling Yue—tentu saja ia harus menaruh rasa hormat, walaupun mereka berada di Aliansi berbeda. “Kekuatanku sebenarnya adalah Ranah Raja Iblis, tetapi tingkatan Kultivasi di Ras manusia paling tinggi adalah Ranah Absolute God, maka aku memakai tingkatan Kultivasi ini saja,” katanya lagi dengan seringai tipis diwajahnya.


“Ranah Raja Iblis?” Ling Fei mengerutkan keningnya, ia pernah membaca naskah kuno, kekuatan Ras Iblis tersebut setara dengan Ras Siluman. Kemudian ia menarik nafas dalam-dalam dan berkata, “Baiklah, aku akan menyerahkan posisi Ketua Clan Ling padamu dan kami akan tunduk dibawah perintahmu.”


Hanya ini satu-satunya cara agar Clan Ling tidak hilang dari peradaban. Ling Fei masih teringat saat Seratus Ribu tahun yang lalu, saat Naga Lou Feng menghentikan perang antara Aliansi aliran hitam dan Aliansi aliran putih hanya dengan sekali serang saja; lebih dari setengah Kultivator kedua kubu musnah seketika.

__ADS_1


“Ayah mertua tidak perlu turun tahta begitu,” sela Xiuhuan. “Clan Ling cukup ikut denganku menyatukan Benua Resifel dibawah kendali ayah mertua. Namun, setelah penyatuan ini selesai, maka Benua Resifel akan menjadi bagian dari Aliansi aliran putih dan saatnya tiba, aku akan membawa Clan Ling menyerbu Puncak Gunung Lou Feng, kita mengusir burung parasit itu dari sana hehehe ....” Xiuhuan tertawa terkekeh-kekeh.


“Bukankah itu sama dengan bunuh diri?” Ling Fei tak habis pikir, kenapa Xiuhuan mengusik Naga Lou Feng—padahal Naga tersebut telah lama tidak menampakkan dirinya dan mengganggu manusia.


“Dia sedang melakukan teknik Kultivasi terlarang dan saat dipuncak penerobosan Kultivasi, maka ia akan menyerap energi spiritual seluruh makhluk hidup di Benua Kun Lun dan Benua Resifel, saat itu terjadi—maka kita tak ubahnya mayat hidup saja,” sahut Xiuhuan dengan ekspresi wajah serius.


“Apaaaaa?” Ling Fei terkejut, karena ia tidak pernah mengetahui informasi seperti ini. Dia kemudian menenangkan dirinya dan berpikir sejenak, Clan Ling sebenarnya tidak akan merugi bila menjadi bagian Aliansi aliran putih, walaupun harus mengkhianati rekan-rekan seperjuangannya. Namun, bila menolak ... sama saja dengan bunuh diri.


“Kapan kita akan melakukan penyerangan, dan seberapa besar bala bantuan yang diberikan Aliansi aliran putih? Karena kami hanya memiliki 50 Kultivator Ranah Absolute God, 1000 Ranah Chaos Ancient God, 10.000 Ranah Immortal Akhir, 20.000 Ranah Immortal Menengah dan 50.000 Ranah Immortal Awal. Mungkin butuh sebulan untuk mengumpulkan mereka semua, karena sebagian besar dari mereka sedang berkultivasi dan mengasingkan diri,” kata Ling Fei.


“Kita akan berangkat sekarang juga, jadi bawa Kultivator yang ada saja—karena Aliansi aliran putih tidak akan terlibat dalam perang ini,” sahut Xiuhuan dengan senyum tipis.


“Kenapa ekspresi kalian muram begitu, apakah kalian meragukan kehebatan Legenda Pendekar Pedang Agung ini?” Xiuhuan berkata sombong, padahal tidak ada yang mengenali dirinya, kecuali beberapa petinggi Clan Ling saja—itupun mereka hanya tahu kalau Ling Wentian dan dirinya melakukan janji Sepuluh Tahun untuk duel maut hidup atau mati saja.


Ling Fei mengerutkan keningnya, ia tidak tahu apakah ia akan membawa kehancuran pada Clan Ling atau justru kejayaan bersama menantu sombong ini.


“Semua tetua!” seru Ling Fei. “Kumpulkan semua Kultivator yang ada di Kota Nan ini dan tengah malam nanti semua harus berkumpul di halaman kediaman Clan Ling, sedangkan yang mengasingkan diri atau menjalankan misi, maka aku serahkan pada Tetua Kedua yang mengumpulkan mereka. Kalian hanya perlu menyusul menantuku saja—karena dia yang akan memimpin penyerbuan ini bersama Ling Wentian.” Ling Fei memberikan perintah.


Para tetua langsung menangkupkan tinju untuk menunjukkan rasa hormat, dan segera meninggalkan ruangan utama Kediaman Clan Ling tersebut tanpa membantah perintahnya, karena mereka semua takut dengan Xiuhuan.

__ADS_1


“Apakah Fei gege tidak ikut dalam penyerbuan ini?” tanya istrinya.


“Tidak," sahut Ling Fei. “Aku akan mengurung diri selama dia dan Ling Wentian menyerang para sahabatku itu, karena aku tidak bisa menunjukkan wajahku dihadapan mereka,” katanya lagi sembari menarik nafas dalam-dalam.


Seorang Pelayan wanita membawakan makanan ringan dan teh untuk Xiuhuan, dan dengan seutas senyum tipis ia menerima hidangan itu dan menikmatinya.


“Adik ipar,” bisik Ling Wentian yang kini bertindak seperti tangan kanannya saja. “Sebelum mencapai wilayah Clan Huo, kita akan melewati empat Clan kecil terlebih dahulu—aku yakin mereka akan menyadari apa yang kita lakukan nanti.” Dia khawatir, karena Clan Huo terkenal dengan jaringan mata-matanya yang sangat hebat mengumpulkan informasi.


“Tidak masalah, aku mengusulkan penyerbuan ini dilakukan sesegera mungkin—bukan karena semua Clan Besar akan menyatukan kekuatan, tetapi aku ingin tidak ingin terlambat memasuki Dimensi Heidong, karena ada belut nakal yang ingin mengambil putriku enam tahun lagi. Namun, aku ingin melakukan sparring lebih dulu—apakah bisa memotong ekornya hehehe ....”


Ling Wentian memicingkan matanya mendengar ucapannya, dia menduga mungkin Xiuhuan akan melawan Phoenix Nirwana yang hampir menewaskannya sepuluh tahun yang lalu. Dia belum mengetahui kalau Phoenix Nirwana telah berinkarnasi menjadi putri dari Xiuhuan


Istri Ling Fei mendekati Xiuhuan sembari memaksakan diri tersenyum, padahal sebenarnya ia sangat ketakutan sekali.


“Ibu mertua!” sapa Xiuhuan sembari menangkupkan tinjunya sembari menundukkan kepalanya.


“Menantuku,” sahutnya. “Ba-bagaimana kabar Yue‘er sekarang?” tanyanya lagi.


“Dia baik-baik saja dan sudah memberikan tuyul ... eh, cucu maksudku hehehe ....” Xiuhuan tertawa pelan sembari mengeluarkan Artefak Bip-bip. “Ibu mertua bisa memakai ini untuk berbicara dengannya, Yue‘er pasti senang kalau yang berbicara dengannya itu adalah ibu mertua hehehe ....”

__ADS_1


Ling Fei langsung bergegas menghampiri istrinya, karena ia juga tak sabar ingin berbicara dengan Ling Yue, sehingga Xiuhuan dan Ling Wentian tertawa terkekeh-kekeh melihatnya, begitu juga dengan Kultivator lainnya—walaupun mereka tertawa terpaksa, karena tidak ingin Xiuhuan marah pada mereka.


__ADS_2