
Tidak!! Tidak akan ada yang harus jadi korban di sini! Karena kita belum tahu apa motif dari mereka. Aku yakin suatu saat nanti Qisya akan kembali bersama kita. Anak itu memang polos, tapi di balik kepolosannya Qisya pasti memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Pasti dia akan mencari cara untuk kembali kepada kita. Lebih baik kita tunggu selama 1 tahun di sini, jika Qisya belum kembali juga. Maka, kita akan kembali ke Indonesia. Dan memikirkan rencana baru untuk menghadapi orang licik seperti dia” ucap Brian.
“Kenapa harus menunggu saja, Ayah? Tidak bisakah kita mencari Kakak? Bagaimana jika Kakak akan terluka oleh orang itu? Dan bagaimana jika Kakak di sakiti oleh orang itu? Bagaimana, Ayah. Bagaimana...” teriak Lukas dengan wajah memerah.
“Ayah tahu tujuan mereka mengambil Kakakmu, pasti karena ada sesuatu hal yang sedang mereka rencanakan besar-besaran” saut Brian.
“Balas dendam!” celetuk Lukas.
“Balas dendam? Apa maksudmu, Lukas? Kenapa kau bicara seperti itu. Selama ini Ayah dan Bunda tidak memiliki musuh sama sekali. Musuh Ayah hanyalah soal bisnis tidak sampai terbawa di dalam keluarga” ucap Hana yang terkejut.
“Apa yang di katakan Lukas memang benar sayang. Jika ia tidak ingin membalas dendam, maka mereka akan langsung menyerang kita dan bukan malah mengambil anak kita. Apa kamu masih ingat acara waktu itu ketika Lukas dan Lily masih berusia 7 bulan di dalam kandunganmu?” tanya Brian.
Hana sedikit mengingat kejadian tersebut, dan hasilnya ia berhasil mengingat kejadian yang hampir membuat 3 nyawa hilang sekaligus.
“Ya, aku ingat Mas. Apakah pelakunya sama? Lalu, jika motif dia padaku kenapa harus mengambil Qisya? Kenapa tidak aku saja yang jadi korbannya Mas, aku rela. Asalkan keluargaku bisa hidup tenang walaupun aku mati di tangan mereka” ucap Hana.
“Tidak, Bun. Lukas yakin Kakak akan kembali dengan keadaan selamat kepada kita. Dan Lukas berjanji jika Lukas sudah besar nanti, Lukas akan mencari Kakak dengan usaha Lukas sendiri. Lalu, membawa Kakak pulang ke rumah” ucap Lukas dengan percaya diri.
“Apa kamu sudah menghubungi keluarga tentang masalah ini?” saut Brian yang langsung membuat Hana terdiam.
“Baiklah, jika belum. Aku akan menyampaikan kepada mereka semua. Lebih baik kita pulang saja dulu, kasihan Lily dia sepertinya sangat kelelahan” ucap Brian sambil mengambil alih Lily dan menggendongnya.
Brian pun berdiri yang langsung diikuti oleh Hana dan Lukas. Mereka berjalan meninggalkan tempat itu. Namun, Lukas masih terdiam di tempat sambil menoleh ke arah belakang. Ia masih berharap jika sang Kakak ada di sana.
Tetapi, ia salah. Sang Kakak benar-benar sudah tidak ada di sana. Entah kenapa perasaan Lukas sangat kuat jika sang Kakak masih ada di negeri ini. Bahkan Lukas merasa sang Kakak begitu dekat dengannya.
“Abang, ayo kita pulang. Ayah harus segera memberitahu kabar penting ini kepada semuanya di Indonesia” tegas Brian yang langsung membuat Lukas berjalan dengan perasaan sedih.
Hana selalu menggandeng tangan Lukas, karena ia takut kejadian hilangnya Qisya kembali terulang. Hana harus lebih hati-hati lagi menjaga anak-anaknya. Karena ini bermaksud motif yang sangat berbahaya untuk keluarga mereka.
Sesampainya di penginapan Hana langsung menidurkan Lily dengan perlahan. Kemudian Brian segera menghubungi semua keluarganya. Tak lupa ia menghubungi Cika selaku sekretaris Brian di kantor untuk memberi tahu jika untuk 1 tahun ke depan ia tidak bisa masuk kerja. Dan semua pekerjaannya akan ia pantau melalui email.
__ADS_1
Awalnya Cika terkejut dengan perkataannya Brian. Kenapa tiba-tiba saja Brian meminta waktu cuti selama itu. Apa yang terjadi padanya? Apakah ada hal besar yang bisa membuat Brian seperti ini. Itulah pertanyaan-pertanyaan yang saat ini ada di dalam pikiran Cika.
Cika terlalu kepo dengan kehidupan pribadi Brian dan Hana, karena ia dari dulu telah menaruh hati kepada Brian. Hanya saja Brian lebih memilih mantan istrinya yang sudah meninggal, dan kembali memilih wanita lain untuk menjadi istrinya yaitu Hana. Di situlah Cika benar-benar hilang kesabaran, apa pun yang dia inginkan semuanya harus tercapai. Apa pun caranya ia harus bisa kembali merebut Brian dari genggaman Hana.
Dengan begitulah Cika yang pada saat itu tak sengaja bertemu dengan Bisma yang sedang ingin mencari tahu keberadaan saudarinya. Hingga akhirnya di situlah kesempatan Cika untuk memanas-manasi Bisma dengan menambahkan api-api pada cerita yang sebenarnya.
Setelah mendengar itu, Bisma merasa sangat marah dan ia berjanji akan membalaskan dendam saudarinya sampai Brian bisa merasakan apa yang di rasakan oleh Kakaknya Bisma yaitu Sandra Mahendra. Bisma dan Sandra merupakan saudara yang sangat dekat, hanya saja Bisma tidak selalu bisa berada di dekat Sandra karena mereka hanyalah sebatas Saudara tiri.
Ayah dari Sandra memiliki wanita lain selain Ibunya, bahkan ia sudah menikah sirih dengan Ibunya Bisma. Dari situlah aib sang Ayah terbongkar, hingga pada waktunya Ibunya Bisma menyuruh untuk memilih di antara mereka. Dengan berat hati sang Ayah lebih memilih istri sahnya ketimbang istri sirihnya.
Namun, itu tidak membuat Ibunya Bisma marah. Ia hanya menerima dengan lapang dada karena apa yang mereka lakukan memang salah. Pada kenyataannya Ayah Sandra adalah milik Sandra dan Ibunya. Bukan milik Bisma dan Ibunya. Tetapi di balik itu semua Sandra sangat senang memiliki adik laki-laki seperti Bisma. Setiap hari di saat mereka masih kecil, mereka selalu bermain bersama sehingga membuat sang Ibu dan Ibunya Bisma menjadi teman yang sangat baik.
Tapi, tak lama Ibu dari Bisma meninggal dunia karena ia menyelamatkan Sandra yang pada waktu itu hampir saja tertabrak oleh mobil besar yang melaju dengan kencang. Semua merasa sedih setelah kehilangan sosok Ibu dari Bisma yang begitu baik. Bahkan, Ayah serta Ibunya Sandra merasa sangat bersalah karena sudah pernah menyakiti hatinya.
Kemudian, mereka bertekad untuk membesarkan Bisma bersama dengan Sandra. Tak selang berapa lama, Bisma mengajukan untuk bersekolah di asrama saja. Ia merasa tidak pantas jika harus selalu berdekatan dengan keluarga Sandra. Bisma merasa bahwa kehadirannya dan sang Ibu dahulu pernah membuat luka di dalam hati Ibunya Sandra. Dengan berat hati sang Ayah menuruti kemauan Bisma.
Akhirnya, di saat Bisma sudah cukup umur dan ingin kembali bertemu dengan sang Kakak. Tetapi tiba-tiba saja ia mendengar bahwa mereka sedang pergi untuk berlibur. Dan yang lebih parahnya, Bisma mendengar bahwa keluarga mereka mengalami kecelakaan yang fatal bahkan sampai membuat keluarga Sandra meninggal di tempat.
Cika menjelaskan bahwa semua ini terjadi karena Brian memiliki selingkuhan bernama Hana yang saat ini menjadi istrinya. Dengan begitu, di saat kejadian perampokan itu membuat Brian terdiam dan menikmati melihat apa yang sudah di lakukan para penjahat kepada Sandra.
Yang pada dasarnya cerita itu hanyalah fiktif belakang, Cika menceritakan semua itu karena ia kecewa saat tahu Brian lebih memilih untuk menikah dengan wanita lain. Semua perhatian Cika bagaikan kerikil-kerikil kecil yang tak dianggap oleh Brian.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hello... Semuanya... 😄😄😄
Dikarenakan bab sebelumnya berakhir di adegan yang gantung 😗😗😗
Jadi untuk hari ini Author sedang update bab terusannya 😁😁😁
Di bab selanjutnya Author baru akan memulai alur cerita baru 🥳🥳🥳
__ADS_1
Alur cerita yang sudah kalian pilih di bab pengumuman kemarin 😉😉😉
Author harap kalian akan senang dengan alur yang baru 🤗🤗🤗
Mohon terus dukung Author dan berikan masukan brilian kalian 😜😜😜
Kalian merupakan salah satu sumber motivasi untuk Novel ini 🥺🥺🥺
Dan tolong dukung karya Author lainnya ya semuanya... 😢😢😢
Terima kasih atas semua dukungan dan masukan kalian semua 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Semoga kalian menyukai alur barunya dan enjoy guys... 😊😊😊
Sampai ketemu di bab selanjutnya pembaca setiaku 😆😆😆
Sayang kalian semua... ❤️❤️❤️
Ehh... ehh... Ada yang mau lewat di bawah dulu nehh... 🤭🤭🤭
Kira-kira apa ya di bawah ini 🤔🤔🤔
Jeng... Jeng... Jeng... ✨✨✨
Rekomendasi Novel untuk hari ini dari Author keren kalian 😎😎😎
Jangan lupa jelajahi dan tinggalkan jejak indah kalian ya... 🌹☕🌟
...*...
__ADS_1