
“Kasihan sekali wanita ini, dia merupakan tahanan wanita pertama yang aku tahu karena selama ini Tuan Bisma tidak pernah mau berurusan dengan seorang wanita. Dia selalu menjaga ketat dirinya agar tidak sampai berurusan dengan seorang wanita. Namun wanita ini malah dengan mudahnya membuat perangkap tersendiri untuk masuk ke lubang macan yang begitu galak” gumam Joko sambil duduk menatap arah jendela.
Cika yang begitu lelah dengan semuanya, seketika tertidur dengan pulas di dalam pesawat. Ya karena memang perjalanan mereka yang sangat jauh jadi mau apa lagi kalau bukan tidur, bukan? Belum lagi, Cika selama di dalam penjara tidak bisa tertidur dengan nyenyak.
Sampai ketika mereka sudah sampai di Korea Selatan, Joko dan Cika bersiap diri untuk menunggu pesawat turun dari ketinggian menuju bandara yang mana di sana sudah terdapat beberapa para bodyguard serta Pinjai yang menunggu.
“Akhirnya sebentar lagi aku sampai, semoga saja aku bisa menarik perhatian Tuan Bisma. Lagi pula dia juga tidak kalah kaya dari Tuan Brian, bukan? Apa lagi ketampanan mereka hampir 11 12 hihi...”
“Jika aku tidak bisa mendapatkan Tuan Brian, maka aku harus mendapatkan Tuan Bisma yang mana dia adalah pria yang belum beristri pasti itu akan membuatku lebih mudah lagi untuk mendekatinya. Tinggal dirayu sedikit saja, pasti dia akan terpancing, bukan? ya kali kucing di kasih ikan masa mau nolak haha... enggak mungkinlah”
“Apa lagi Tuan Bisma bela-belain untuk mengeluarkan aku dari penjara jadi apa lagi jika dia itu memiliki perasaan padaku, bukan? Apakah jangan-jangan saat pertemuan awal kita pada waktu itu Tuan Bisma sudah menaruh hati padaku?”
“Astaga, jika benar kenapa dia tidak bilang langsung saja sih. Kenapa harus menunggu lama seperti ini bahkan sampai rela membawaku dengan cara seperti ini. Tapi apa dia belum tahu jika aku yang merencanakan atas kematian saudarinya? Jika dia tahu pasti dia akan marah atau malah tidak akan mungkin dia mau mengeluarkanku dari penjara dong?”
“Benar-benar aneh, semoga saja dugaanku benar jika kemungkinan terbesarnya ini merupakan pertanda jika sebentar lagi aku akan mendapatkan pria kaya raya yang tidak kalah dari Hana haha... Lihat saja nanti Hana, aku akan membalaskan dendamku ini padamu. Aku akan membuatmu menderita dengan bantuan Tuan Bisma yang mana sebentar lagi dia akan menjadi suamiku hihihi...”
Cika mengoleh tanpa henti di dalam hatinya sambil menunjukkan kesombongan dirinya yang mana jika nanti dia tahu tujuan Bisma yang sebenarnya, maka itu semua akan membuat Cika lebih baik memilih hidup di dalam penjara seumur hidupnya dari pada hidup bebas penuh dengan penderitaan di sisa hidupnya.
...*...
...*...
Jam sudah menunjukkan pukul 8 pagi.
Perlahan demi perlahan pesawat pun mulai turun dari ketinggiannya, sehingga pada akhirnya sampailah di sebuah bandara di Korea Selatan. Saat pesawat sudah turun ke bawah dan berhenti, tak lama pintu pun di buka lebar membuat mereka semua segera turun.
Sedangkan Pinjai, dia sudah dari satu jam yang lalu berdiri tegak di tempat yang tak jauh dari pesawat sambil di temani oleh beberapa bodyguard. Kemudian Joko berjalan lebih dulu ke arah Pinjai sambil sedikit menunduk dengan hormat.
__ADS_1
“Maaf Tuan, kami sedikit terlambat karena di Indonesia ada pemeriksaan yang begitu ketat jadi membuat kami sedikit terlambat dari jadwal yang seharusnya di tentukan. Tapi untungnya Nona Cika bisa menyamarkan wajahnya dengan riasan yang sangat baik dan berhasil membuat para polisi pangling dengan wajahnya. Jadi dengan begitu kami bisa lolos dengan tenang” ucap Joko dengan ketegasannya.
“Ya sudah, tidak apa-apa. Saat ini yang penting kalian sudah melakukan tugas kalian dengan sangat baik dan rapi, sehingga tidak membuat orang di sana menaruh curiga pada kalian” jawab Pinjai sambil menepuk bahu Joko.
“Siap, Tuan. Dimana Tuan Bisma, Tuan? Apakah beliau tidak ikut menjemputnya?” tanya Joko saat melihat Bisma tidak ada di samping Pinjai karena Joko sangat hafal bahwa Pinjai dan Bisma itu tidak pernah bisa di pisahkan.
“Tuan Bisma sedang tidak stabil, Joko. Kau tahu sendiri keadaannya sekarang semenjak ia tidak bisa bertemu dengan Nona Qisya, emosi serta amarahnya susah untuk di kontrol dan ia kembali menjadi Tuan Bisma pada saat awal-awal membangun semua ini” keluh Pinjai dengan wajah sedikit bersedih.
“Sabar, Tuan. Kemungkinan Tuan Bisma harus beradaptasi dengan apa yang sudah Beliau alami selama bersama dengan Nona Qisya. Atau besar kemungkinan Tuan Bisma sudah mulai merasakan cinta?” tanya Joko dengan wajah penasaran.
“Entahlah, kau tahu sendiri Tuan Bisma itu bagaimana orangnya. Dia sangat tidak percaya dengan kata-kata cinta atau pun yang menyangkut dengan percintaan. Dia hanya tahu jika cinta hanya bisa membuat luka bukanlah sebuah kebahagiaan” jawab Pinjai.
“Ya benar, Tuan. Semoga saja Tuan Bisma bisa kembali pulih dengan emosinya. Apa lagi saat nanti beliau melihat wanita itu, pasti emosinya akan semakin memuncak” ucap Joko.
“Kau benar, Joko. Semoga saja Tuan bisa mengendalikan emosinya saat bertemu dengan wanita itu” ucap Pinjai yang hanya di balas dengan anggukan kepala oleh Joko.
Ya, memang. Bisma, Pinjai, dan Joko memiliki cara tersendiri untuk membuat kode-kode dengan beberapa gerakan anggota tubuh agar membuat para bodyguard mengerti. Kemudian Cika berjalan dengan sangat anggun ke arah mereka dengan senyuman yang mengembang.
“Hai, Tuan Pinjai. Apa kabarnya?” tanya Cika sambil membuka kaca matanya.
“Baik” saut Pinjai dengan nada dingin.
“Ternyata Tuan Pinjai hampir sama dinginnya ya dengan Tuan Bisma, begitu juga dengan Tuan Joko. Tapi masih mendingan Tuan Joko karena dia masih bisa berkata panjang tidak sesingkat Tuan Pinjai dan Tuan Bisma” ucap Cika ceplas-ceplos yang membuat mereka hanya terdiam.
Lalu dengan sangat malas untuk mempedulikan wanita seperti Cika. Pinjai kemudian pergi begitu saja sambil berkata, “Kalian semua ikuti mobilku, mengerti!!”
Kemudian Pinjai dan para bodyguardnya berjalan keluar landasan pesawat menuju mobilnya, sedangkan Joko mengikuti di belakang Pinjai bersama Cika dan juga bodyguardnya. Kini mereka sudah pergi meninggalkan bandara saling beriringan yang mana mobil Pinjai beserta bodyguardnya di depan, lalu mobil Joko serta bodyguardnya menyusul di belakang.
__ADS_1
Selama di perjalanan mereka membutuhkan waktu yang cukup lama hingga 1 jam. Lalu sampailah di tempat yang begitu kecil terlihat dari luar dengan desain seperti rumah yang mau roboh. Mereka pun turun dari mobilnya lalu berjalan saling beriringan memasuki perkarangan rumah.
“Serius ini rumah Tuan Bisma di Korea? Gila, kalau benar sih aku bakalan tarik perkataanku untuk menjadikannya suami. Lagian kok aneh ya dia terlihat sangat kayak dengan beberapa pengawalan yang ketat, tapi kenapa rumahnya jelek begini? Padahal ini kan di Korea masa ada rumah seperti ini yang sama miripnya kayak di Indonesia ?” gumam Cika di dalam hatinya sambil menatap jijik sekeliling rumah.
Pinjai serta Joko yang sudah tahu dari tatapan penuh dengan kejijikan dari mata Cika, membuat mereka saling pandang satu sama lain sambil tersenyum licik. Mereka berdua tahu apa yang sedang Cika pikirkan saat ini, tapi jika Cika nanti masuk ke dalam rumah tersebut maka dia akan terkejut dengan desain yang cukup menyeramkan serta penuh dengan kemewahan.
Ceklek !...
Pintu pun terbuka dengan sangat lebar dari bodyguard yang menjaga di sana sambil membungkuk hormat, lalu mereka memasuki rumah tersebut hanya bertiga. Sedangkan pada bodyguard lainnya berjaga di luar saja karena mereka paham bahwa di dalam ada bodyguard khusus yang Bisma buat untuk berjaga di dalam markas.
Selain bodyguard khusus itu, maka para bodyguard lainnya tidak boleh memasuki atau melewati batas yang ada. Ya, begitu Bisma. Dia orang yang sangat teliti dalam menjaga ketat bisnisnya, sehingga banyak orang-orang tertentu yang memiliki tugas masing-masing tanpa harus mengetahui atau ikut campur dengan tugas bodyguard lainnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hello semua pembaca setia kesayanganku... 😊😊😊
Semoga kalian sehat selalu dan terus bahagia semua... 😇😇😇
Maaf tapi untuk beberapa hari ini jadwal Author sedang sibuk 😔😔😔
Jadi Author hanya bisa up 1 bab saja untuk beberapa hari... 😓😓😓
Mohon terus dukung Author yang masih banyak kekurangan ini 🥺🥺🥺
Jaga diri kalian dan sampai jumpa lagi semuanya... 🤗🤗🤗
Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻
__ADS_1