Gairah Duda Perjaka

Gairah Duda Perjaka
Acara Pernikahan


__ADS_3

Alex dan Sasya tidak menyangka bahwa apa pun yang mereka lalui selama ini, bisa menghasilkan hasil yang begitu sempurna dengan dihadirkan 2 malaikat kecil sebagai pelengkap hidup mereka.


Suara tawa yang begitu menggelegar didalam kamar, telah menjadi saksi bahwa mereka benar-benar sangat bahagia. Rasa syulur dan bahagia tidak lupa mereka sematkan di dalam doa setiap mereka sujud.


...*...


...*...


Di New York, Lukas dan Lily akhirnya telah lulus S2. Dimana mereka sudah mendapatkan gelarnya masing-masing.


Tepat dihari ini juga Key sama Jay, sudah resmi menjadi mualaf seperti Alex dahulu. Begitu juga kedua orang tuanya. Kok bisa? Memang apa yang sudah terjadi pada mereka?


Jawabannya hanya 1, karena mereka semua sudah mendapatkan restu untuk menjalani hubungan kejenjang yang lebih serius.


Belum lagi, Nenek Mona dan Kakek Iram ternyata sudah meninggal dunia. Tetapi tidak secara berbarengan, melainkan jeda jarak 1 tahun.


Nenek Mona meninggalkan Kakek Iram terlebih dahulu, ternyata diam-diam Nenek Mona memiliki riwayat penyakit yang tidak pernah Kakek Iram ketahui.


Seperginya Nenek Mona, membuat Kakek Iram begitu terpukul. Dia malah menjadi sakit-sakitan karena merindukan istrinya yang telah meninggalkannya lebih dulu.


Sampai seketika Kakek Iram pergi dalam keadaan tenang, dia senang telah menyusul istrinya. Harapan keluarganya semoga mereka kelak bisa dipertemukan kembali, lalu bersatu di alamnya.


Namun, sebelum Kakek Iram pergi dia menitipkan semua warisannya atas nama cucunya yaitu Key. Akan tetapi Key, menyuruh Daddy Ken agar mengurus semua perusahaan dan lain-lainnya.


Disinilah ada ke dilemaan di keluarga Key dan Jay. Mereka bingung jika kedua anaknya akan tinggal diIndonesia. Lalu bagaimana dengan nasip mereka berdua? Itulah yang menjadi pertimbangan mereka sampai saat ini.

__ADS_1


"Dad, Mom. Jika aku dan Jay sampai tinggal di Indonesia, lalu kalian bagaimana?" tanya Key, penasaran.


"Entahlah, Daddy juga bingung. Banyak perhitungan yang harus Daddy lakukan, Sayang. Kemungkinan Daddy akan tinggal disini, tetapi jika Mommy mau. Mommy bisa ikut bersama kalian, nanti Daddy sebulan sekali akan pulang." jawab Daddy Ken, sambil tersenyum.


"Tidak, Sayang. Aku akan ikut bersamamu di sini, biar anak-anak saja yang tinggal di Indonesia dengan keluarga barunya. Sedangkan kita akan disini lebih dulu, sambil memperhitungkan semuanya." tegas Mommy Nisha.


"Kalau memang itu keputusan Daddy sama Mommy, baiklah. Jay akan disini untuk membantu Daddy mengurus perusahaan, sekalian kita merintis perusahaan baru di Indonesia. Jika perusahaan kita sudah ready, barulah kita semua kumpul kembali ke Indonesia."


Ucapan Jay mampu membuat semuanya terdiam, dimana mereka tidak percaya. Padahal Jay yang sangat menginginkan untuk tinggal di Indonesia agar bisa berkumpul bersama istri dan keluarganya.


"Jay, apa kamu yakin? Memangnya kamu bisa meninggalkan istrimu jika kalian sudah menikah?" tanya Daddy Ken, terkejut.


"Insyaallah, Dad. Jika Lily mau tinggal bersamaku, ya alhamdulillah. Kalau dia tidak mau meninggalkan keluarganya, maka Jay yang harus berkorban untuk selalu menengokinya di Indonesia sampai Jay kembali bisa berkumpul dengan Lily." jelas Jay.


"Bismillah, Kak. Aku anak laki-laki, jadi tanggung jawabku bukan hanya ke istriku. Melainkan kedua orang tuaku yang saat ini juga membutuhkanku, apa lagi aku harus belajar dari Daddy untuk mengurus perusahaan." ucap Jay, tersenyum.


"Mommy salut sama kamu, Jay. Semenjak kita sudah menjadi mualaf, sikapmu benar-benar berubah drastis. Mommy dan Daddy hanya bisa berdoa semoga acara kalian berdua dilancarkan dan bisa menjadi keluarga yang sangat bahagia." ucap Mommy Nisha.


Mereka bertiga terlihat begitu bahagia, saat mengetahui sikap Jay sudah jauh lebih dewasa dari sebelumnya.


Ternyata menjadi mualaf, merupakan satu langkah baik untuk mereka sehingga mereka memiliki perubahan yang sangat baik.


Pernikahan Key dan Jay akan dilangsungkan 1 bulan yang akan datang, disini semua sepakat untuk membuat acara mereka menjadi satu. Dimana Lukas dan Key akan memulai ijab kabul lebih dulu, baru disusul oleh ijab kabul Jay dan Lily.


Sama seperti acara Alex dan Sasya, mereka akan mengadakannya di Indonesia dengan ijab kabul menggunakan bahasa Arab. Sesuai sama kemauan Lukas.

__ADS_1


...*...


...*...


Di rumah kediaman keluarga kecil Ayah Brian


Lukas dan Lily sedang berkomunikasi bersama Kakak serta Kakak iparnya. Kemudian disambungkan ke Jay dan juga Key.


Mereka semua membicarakan masalah pernikahan yang akan mereka inginkan, karena Alex yang akan bertanggung jawab untuk mengurus semuanya sesuai sama keinginan calon pengantin.


Lagi sibuk-sibuknya sedang membahas soal pernikahan, Baby Aneis tiba-tiba muncul di layar sehingga membuat semuanya heboh apa lagi Lily.


Bahkan Key yang terkenal dingin pun, kini sudah mulai hangat. Dia tidak lagi bersikap cuek, walaupun masih sedikit terbawa. Tetapi tidak seperti dahulu yang benar-benar cuek habis, bagaikan seorang patung.


"Hai Baby Aneis, apa kabarnya Sayang?" ucap Key tersenyum, sambil melambaikan tangannya.


"Huaa, Baby Aneis tambah cantik aja. Tunggu Ante ya, nanti Ante akan kesana dan kita akan main setiap hari. Setuju?" sahut Lily, antusias.


Baby Aneis hanya terkekeh sambil melambaikan tangannya, kemudian bertepuk tangan sangat ceria. Tak lama Alex memanggil Syakil, disini mereka semua berbincang-bincang, bercanda dan juga tertawa.


Namun, disela-sela itu Jay merasa tersenyum meski hatinya sedikit tersentuh. Bagaimana jika Lily tahu, kalau dia harus menemani kedua orang tuanya disini. Pasti itu semua akan membuat Lily menajadi dilema.


Cuman disaat mereka lagi asyik, tiba-tiba Ayah Brian dan Bunda Hana ikut nimbrung. Mereka terlihat begitu senang menatal kedua cucunya tumbuh menjadi anak yang baik dan sangat aktif. Rasanya mereka tidak sabar supaya bisa segera pulang ke Indonesia dan berkumpul bersama anak, menantu, orang tua, dan cucunya swndiri.


Ya karena setelah acara pernikahan anak kembarnya berlangsung, maka mereka juga akan ikut pindah ke Indonesia lantaran semua urusannya sudah beres.

__ADS_1


__ADS_2