Gairah Duda Perjaka

Gairah Duda Perjaka
Pernikahan Brian Dan Sandra


__ADS_3

Mereka hanya mengalami perdebatan-perdebatan kecil yang hanya bertahan kurang lebih sejam dan kemudian kembali normal seperti biasanya.


Sampai akhirnya waktu pernikahan yang mereka tunggu selama 5 tahun ini sudah ada di depan mata, bahkan hanya tinggal menghitung hari saja.


Brian dan keluarganya meminta Sandra untuk tinggal di kediaman rumah mereka agar bisa lebih gampang berangkat bareng ke tempat pernikahan, tanpa harus bolak-balik menjemput Sandra yang membutuhkan waktu hampir 2 jam.


*


*


*


*


Hari pernikahan Sandra dan Brian


Semua orang sudah berdatangan di dalam gedung yang sangat mewah serta megah layaknya sebuah istana.


Siapa sih yang tidak mengenal Brian Adijaya, pengusaha muda tersukses di dunia yang menempati peringkat ke-1 dalam pembisnisan di dunia.


Bahkan banyak rekan bisnis Brian yang berdatangan tanpa pengecualian.


Keluarga Brian hanya mengundang sedikit dari kalangan bisnis papahnya dengan jumlah undangan 1  juta orang dan paling banyak adalah dari kalangan bisnis Brian dengan jumlah undangan 10 juta orang belum ditambah dengan keluarga besar.


Bagaimana tidak mewah coba, orang undangannya saja sampai berjubel begitu kan. Apa tidak gembor itu berdiri seharian?


Jawabannya tidak, karena Brian dan Sandra hanya dibatasi waktu sampai jam 8 malam.


Selebihnya adalah kumpulan para pebisnis dengan beberapa hiburan.


Tidak lama sang penghulu pun datang dengan beberapa body guard yang sudah Brian siapkan untuk mengawal keberangkatan sampai pulangnya sang penghulu.


Karena Brian tidak mau sampai pernikahannya ini terganggu sedikit pun, apa lagi namanya pebisnis pasti banyak saingan yang tidak menyukainya.


Makannya Brian berusaha untuk menjaga acaranya supaya berjalan dengan sangat lancar.


Lalu bagaimana dengan kepercayaan Brian dan Sandra? Apakah mereka satu kepercayaan?


Tidak, Sandra yang berasal dari luar negeri pasti kepercayaannya tidak akan sama dengan Brian yang memang asli orang Indonesia.


Perbedaan agama ataupun kepercayaan itu awalnya menjadi sebuah perdebatan kecil di dalam keluarga Brian.


Sampai akhirnya Sandra memutuskan untuk berpindah agama demi bisa menikah dengan sang pujaan hatinya yaitu Brian.


Begitu pun dengan Brian yang selalu mendukung dan membimbing Sandra agar bisa menjadi wanita yang lebih baik lagi ke depannya.


“Para hadirin yang terhormat, mohon kerja samanya sebentar ya..” ucap MC yang berdiri di atas panggung.

__ADS_1


“Acara akad nikah akan segera kami mulai, di mohon untuk para hadiri untuk duduk di tempatnya masing-masing” sambung MC.


“Mari kita sambut ini dia calon mempelai laki-laki yang sangat tampan dan gagah” sambung MC.


Semua mata tertuju untuk melihat ke arah pintu gedung bersamaan dengan masuknya Brian dan papahnya.


Penampilan Brian yang sangat tampan itu membuat semua orang menjadi sangat terpukau.


Bahkan kini Brian masuk dengan senyum mengembang yang sangat manis, melambangkan suasana hati Brian yang sangat bahagia.


“Wah.. mempelai prianya tampan sekali” ucap salah satu undangan.


“Bahkan Tuan Brian terlihat sangat bahagia loh, lihat saja senyumnya itu. Langka bukan” jawab salah satu undangan.


“Ya benar, semoga saja mereka berjodoh dunia dan akhirat ya. Jadi tidak sabar ingin melihat pengantin wanitanya secantik apa ya?” tanya salah satu undangan.


Di saat semua para undangan sedang membicarakan tentang ketampanan Brian, kini sang MC pun mulai kembali berbicara.


“Wah.. bagaimana para hadiri sekalian, tampan bukan Tuan Brian hari ini? Bahkan dia terlihat sangat bahagia ya..” celetuk MC dengan senyum mengembang.


“Ya benar, Tuan Brian sangat tampan hari ini dengan senyuman yang sangat langka loh” saur salah satu undangan dengan meninggikan suaranya.


Brian yang mendengar itu pun dibuat sangat malu, kini mukanya sudah mulai memerah.


Sedangkan semua keluarga Brian hanya bisa tertawa gemas melihat aksi Brian yang benar-benar langka.


Semua orang bertepuk tangan dengan sangat meriah tak lupa bunga-bunga berjatuhan dari atas gedung untuk menyambut Sandra.


Kini semua mata tertuju kepada pintu yang baru saja terbuka bersamaan dengan masuknya Sandra dan mamahnya Brian.


Sandra berjalan sangat anggun serta mamahnya Brian yang menggandeng tangannya Sandra sambil berjalan dengan sangat pelan.


Kecantikan Sandra kini membuat semua wanita yang menghadiri acara Brian itu terbelalak melihat kecantikan Sandra yang seperti seorang Princes yang sangat cantik.


Pernikahan Brian dan Sandra bertemakan Prince dan Princes.


Entah kenapa hanya itu yang ada di pikiran Brian saat mencari tema pernikahan.


Kini Sandra sudah duduk di samping Brian dengan senyuman yang sangat indah.


Semua orang yang tadinya berdiri pun sudah kembali duduk karena acara ijab kabul akan segera di mulai.


Sang penghulu membacakan doa-doa terlebih dahulu hingga hampir menghabiskan waktu yang cukup lama.


“Apakah Tuan Brian Adijaya sudah siap untuk meminang gadis cantik di sebelahnya ini?” tanya sang penghulu sambil menatap Brian.


“Insyaallah saya siap untuk meminang Sandra Mahendra” ucap Brian dengan suara lantang.

__ADS_1


“Alhamdulillah, lalu bagaimana dengan saudari Sandra Mahendra? Apakah siap dipinang oleh pria tampan di sebelahnya ini?” tanya sang penghulu sambil menatap Sandra.


“Saya siap untuk dipinang oleh Brian Adijaya” ucap Sandra sambil menatap Brian.


“Alhamdulillah, jika begitu kalian sudah sama-sama ikhlas ya untuk menjalankan pernikahan ini yang akan menjadi sumber ladang ibadah seumur hidup” jawab sang penghulu.


“Ya sudah mari kita mulai acaranya, Tuan Brian tolong jabat tangan saya dan ikuti saya” ucap sang penghulu sambil berjabat tangan dengan Brian.


Sang penghulu mengawali semuanya dengan membaca bismillah dan istighfar, dengan tujuan agar terbebas dari gangguan jin dan setan.


“Saudara Brian Adijaya bin Ferry Prasetiawan, saya nikahkan dan saya kawinkan engkau dengan saudari Sandra binti Mahendra dengan maskawin berupa alat Shalat dengan perhiasan seberat 500 gram dan rumah seharga 1 miliar, dibayar tunai” ucap sang penghulu dengan tegas dan lantang menatap Brian.


“Saya terima nikahnya dan kawinnya Sandra Mahendra binti Mahendra dengan maskawin tersebut, dibayar tunai” jawab Brian dengan satu tarikan napas dengan sangat tegas.


“Bagaimana para saksi? Apakah sah atau tidak” ucap sang penghulu menatap para saksi.


“Sah..” jawab semua orang seisi gedung dengan sangat keras.


“Alhmdulillah, kalian berdua sudah resmi menjadi pasangan suami istri yang sah menurut agama dan negara. Selamat ya..” ucap sang penghulu sambil membacakan doa-doa kembali.


Semua yang ada di sana mengaminkan dan mendoakan agar kedua mempelai bisa hidup dengan bahagia.


Akhirnya waktu yang selama ini Brian tunggu kan sudah terlaksana dengan sangat lancar.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai para leaders 🤗


Perkenalkan ini adalah karya novel ke-2 aku loh 🤩


Semoga kalian menyukainya ya 🤝


Dukung othor terus dengan cara berikut :


Like 👍


Komen 📨


Favorite ❤️


Rate 🌟


Dan tidak lupa selipkan hadiahnya ya 😍🙏


Bunga, kopi atau sebagainya pun tak apa kok, malah lebih bagus lagi pundi-pundi receh yang berterbangan di karyaku ini hihi 😆😜


Terimakasih 🙏🙏

__ADS_1


Papay 🤗🤗


__ADS_2