
Brian mulai menyendokkan nasi ke dalam mulutnya serta mengunyahnya perlahan.
Namun, dalam hitungan detik seketika mulut Brian berhenti.
“Astaga, ini makanan apa sih? Kok sudah basi begini masih saja di makan. Apa mereka kekurangan uang untuk membeli makanan yang lebih sehat?” ucap Brian di dalam hati.
Abah yang melihat muka Brian seperti itu kemudian langsung bertanya “Ada apa, mas Brian?”
Semua yang ada di sana ikut menatap Brian dengan wajah bingung.
Brian langsung menelan makanannya dengan meminum air di gelas, lalu menjawab “Ma-maaf Abah, Umi.. apa kalian kekurangan uang?”
Pertanyaan Brian yang aneh ini spontan membuat semuanya terkejut bukan main.
“Maaf mas Brian, maksudnya ngomong seperti itu kepada keluarga kami itu apa ya?” ucap Hana dengan sedikit menaikkan nada bicaranya.
“Ma-maaf, karena Brian merasa kalau makanan ini sudah tidak layak untuk di makan. Karena rasanya asam seperti sayur yang sudah basi” ucap Brian dengan nada gugup.
Arya yang saat itu sedang mengunyah nasinya langsung menyemburkannya ke tubuh Hana.
“Prfftt.. haha..” tawa Arya seketika pecah.
“Ya ampun Arya.., lihat ini ulahmu bikin orang kesal saja” ucap Hana sambil berdiri.
“Haha.. maaf mbak, habisnya mas Brian lucu banget sih. Arya sampai tidak kuat nahannya” ucap Arya di sela tawanya.
Umi serta Abah pun ikut tertawa mendengar pertanyaan konyol dari Brian.
“Kenapa ketika dia marah malah jadi menggemaskan seperti itu?” ucap Brian di dalam hatinya.
Kemudian Hana kembali duduk di bangkunya dengan keadaan kesal serta menekuk mukanya.
“Kenapa toh, Ndok? Jangan seperti itu tidak baik marah-marah. Adikmu sudah minta maaf loh” saut Umi yang menasihati Hana.
“Ya maaf mi, habisnya Hana kesal loh. Tadi di siram Abah sekarang di sembur Arya, terus apa lagi?” celoteh Hana dengan nada gemasnya.
“Hoya.. apa mas Brian belum pernah makan sayur ini?” tanya Abah.
“Belum. Ini baru pertama kalinya Brian makan sayur basi ini” ucap Brian sambil mengaduk-adukan nasinya.
Arya masih terus tertawa mendengar Brian, sedangkan Umi hanya bisa tersenyum lebar.
“Jadi begini mas Brian, ini namanya sayur asam yang memang rasanya seperti sayur basi. Tetapi jika mas Brian memakannya dengan secara bersamaan dengan sambal, tempe atau tahu serta ikan asin itu rasanya akan lebih nikmat” ucap Abah dengan tersenyum.
“Apa benar begitu?” saut Brian dengan menaikkan alisnya.
“Coba saja mas Brian sedikit aduk nasinya dengan sayur asam dan sambal kemudian gigit ikan asinya pasti rasanya enak” ucap Abah sambil memperagakan kepada Brian.
Brian yang melihat Abah seperti orang yang sangat menikmati makanan basi menjadi semakin penasaran.
“Masa iya, makanan basi bisa seenak itu?” gumam Brian.
__ADS_1
Kemudian secara perlahan Brian mengikuti apa yang Abah peragakan.
Hana, Arya, Abah dan Umi melihat Brian dengan wajah yang sangat penasaran.
Sedetik kemudian, Brian langsung berlari ke arah kamar mandi untuk memuntahkan makanannya.
Sedangkan semua orang yang ada di meja makan malah tertawa terbahak-bahak.
Bagaimana tidak lucu, orang Abah memperagakannya dengan sambal yang ditaruh sedikit kemudian ikan asin yang di cuil.
Tetapi Brian malah menaruh sambal sesendok kemudian ikan asin dicuil setengah, bagaimana itu rasanya ya?
“Haha... mas Brian, mas Brian perut Arya sakit loh ketawa mulu” ucap Arya sambil memegangi perutnya.
“Ternyata dibalik sifatnya yang cuek, terdapat banyak misteri. Entah kenapa setiap Hana dekat dengan mas Brian kenapa jantung Hana seperti maraton ya” ucap Hana di dalam hati.
“Anak itu benar-benar lucu ya bah, orang Abah memperagakannya sedikit-sedikit. Tetapi mas Brian malah melebihi kapasitas hehe..” saut Umi kepada Abah dan tertawa.
“Haha.. baru kali ini Abah bisa tertawa lepas seperti ini mi, cuman karena ulah mas Brian” jawab Abah dengan tawanya.
Brian yang baru saja keluar dari kamar mandi kini langsung berlarian ke meja makan dan duduk serta meminum air putih.
“Hah.. hah.. hah.. pedass” ucap Brian dengan mengibas-ngibaskan tangannya di depan mulut.
Hana yang merasa kasihan dengan Brian langsung mengambil air hangat kemudian berjalan ke arah Brian dan memberikannya kepada Brian yangnsedang berdiri.
Brian tanpa berpikir panjang langsung meminumnya, namun..
Brian menyemburkan air dari dalam mulutnya tepat pada muka Hana.
“Yakk.. mas Brian” teriak Hana sambil mengusap mukanya.
“Hah.. hah.. maaf hah.. habisnya mulutku mau meledak” ucap Brian di sela-sela pedasnya.
Mereka yang melihat aksi keduanya malah di buat tertawa terjungkal-jungkal
Entah kenapa hari ini adalah hari keapesan untuk Brian dan Hana.
Ketika mereka telah selesai makan, Abah mengajak Brian untuk ikut ke sawah agar bisa menikmati pemandangan di sore hari sebelum pulang ke kota.
Brian yang penasaran dengan suasana desa itu langsung menyetujui.
"Ya sudah mas Brian pinjam pakaian Arya saja kasian bajunya jika kotor" ucap Abah.
"Ayo mas, Arya carikan baju yang muat hehe.." saut Arya sambil mengajak Brian pergi ke kamarnya.
*
*
*
__ADS_1
*
Kini Hana sudah mengganti bajunya yang basah, kemudian berjalan ke arah ruang tamu.
“Sudah, Ndok?” tanya Abah.
“Iya sudah Abah” jawab Hana dengan nada malas.
“Utu..utu.. mbakku tayang, jangan ngambek ya” ucap Arya sambil berdiri merangkul Hana.
Hana hanya menatap kesal kepada Arya.
Dan tiba-tiba Brian keluar dari kamar Arya menggunakan pakaian Arya.
“Di-dia tampan sekali jika memakai baju itu? Bahkan seperti terlihat anak ABG saja” ucap Hana di dalam hati sambil pelihat penampilan Brian.
Baju dan celana Arya tidak ada yang cocok dengan Brian.
Karena tubuh Arya yang tinggi kurus membuat ia sangat sudah mencari pakaian untuk Brian dengan postur tubuh tinggi dan kekar.
Hanya ada 1 setel pakaian yang muat dengan Brian, tetapi jika di pakai oleh Arya akan berasa seperti orang-orangan sawah.
Saat ini Brian menggunakan baju kaos hitam dengan kerah di lehernya, kemudian di padukan dengan celana pendek diatas lutut yang berwarna coklat susu.
Kini menambahkan kesan ketampanan seorang Brian yang terlihat seperti seumuran dengan Arya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai para leaders 🤗
Perkenalkan ini adalah karya novel ke-2 aku loh 🤩
Semoga kalian menyukainya ya 🤝
Dukung othor terus dengan cara berikut :
Like 👍
Komen 📨
Favorite ❤️
Rate 🌟
Dan tidak lupa selipkan hadiahnya ya 😍🙏
Bunga, kopi atau sebagainya pun tak apa kok, malah lebih bagus lagi pundi-pundi receh yang berterbangan di karyaku ini hihi 😆😜
Terimakasih 🙏🙏
Papay 🤗🤗
__ADS_1