Gairah Duda Perjaka

Gairah Duda Perjaka
Side Story ~ End


__ADS_3

Ya memang Arya selalu mengatakan bahwa dia sangat mencintai Cantika dan akan menunggu sampai di siap menerima Arya. Namun Cantika masih bingung karena tidak ingin memulai hubungan baru tapi masih sering di hantui dengan hubungan lamanya.


Tidak terasa malam pun tiba, acara pernikahan Ipul akhirnya berakhir dan semua orang sudah kembali ke rumah mereka masing-masing. Arya pulang bersama Umi dan Abah, sedangkan Cantika pulang dengan menggunakan ojek online karena memang Cantika tidak ingin merepotkan Arya dan keluarganya.


Semua kembali berjalan dengan baik, Arya bahkan memberikan ijin cuti menikah selama 1 bulan untuk Ipul agar dia bisa berbulan madu dengan Naya. Arya juga sudah mendapatkan seorang Sekretaris baru yang sangat cakap dalam bekerja dan juga dia sudah memiliki suami. Hubungan antara Arya dan Cantika juga semakin dekat dan tidak ada lagi rasa canggung di antara mereka berdua.


Tanpa terasa 1 setengah tahun sudah berlalu, kini Ipul dan Naya sudah di karuniai putri bernama Adhisty Chandrawan yang saat ini sudah berusia 2 bulan. Arya merasa sangat senang karena sahabatnya itu di karuniai anak dengan cepat, tapi dia juga merasa iri karena hubungannya dengan Cantika masih belum ada peningkatan. Setelah kelahiran anaknya itu, Ipul menjadi lebih bekerja keras demi menghidupi keluarga kecilnya.


Bulan demi tahun pun kembali berlalu, kini hubungan Arya dan Cantika menjadi lebih dekat dan bahkan Arya sudah melamar Cantika dan sekarang mereka sudah bertunangan. Ipul merasa bahagia karena akhirnya sahabatnya kini mendapatkan wanita yang tepat untuknya. Abah dan Umi juga ikut bahagia karena akhirnya putra mereka bisa mendapatkan kebahagiaannya sendiri bersama Cantika.


Di saat anak perempuannya Ipul yaitu Asti berusia 2 tahun, tidak lama kemudian Arya dan Cantika berencana untuk menikah. Semua orang sangat gembira dengan kabar tersebut, bahkan keluarga kecil Brian juga datang kembali ke Indonesia selama 1 bulan untuk membantu menyiapkan persiapan pernikahan Arya. Umi dan Abah sangatlah antusias karena ini adalah pernikahan putra satu-satunya dan juga anak terakhirnya.


Semuanya hanya tinggal menghitung hari saja dan 2 hari lagi acara pernikahan Arya dan Cantika pun digelar. Sekarang semua orang berkumpul di rumahnya Abah dan Umi untuk mendiskusikan persiapan pernikahan Arya kembali. Bahkan Qisya atau Syasa sekarang bisa sedikit lebih ceria ya walaupun masih sering menutup diri dan masih tidak seceria seperti sebelumnya.


"Yeyy... Om Arya mau nikah sama Rante Cantik. Lily mau jadi yang bawa bunga nanti di pernikahan om Arya ya..." ucap Lily dengan penuh semangat.


"Syasa juga mau, Syasa nanti yang akan bawa cincin pernikahan Om Arya ya... Tapi aku tidak pernah menduga bahwa Bu Cantik mau menikah sama Om Arya yang tampan juga tidak, tapi ya biasa aja sih menurutku" ucap Syasa sambil menatap Arya dari bawah sampai atas.


"Yaaak... Maksud kamu apa ya ngomong kayak gitu. Gini-gini Om kalian ini yang paling tampan ya walaupun masih tampanan kak Brian, tapi banyak loh wanita yang ingin menjadi pasanganku. Jadi tentu saja aku ini tampan, keren, berkarisma dan tiada tandingannya" Arya mencoba membuat dirinya terlihat tampan di depan ketiga kurcacinya itu.


"Ermm... Biasa aja menurutku, lagian Om Arya yang harusnya bersyukur karena mendapatkan Istri yang cantik, dewasa dan pintar seperti Tante Cantika. Kalau aku seumuran Om saat ini, pasti aku yang akan menikahi Tante Cantika" ucap Lukas dengan segala kecuekannya.


"Lukaaassss... Kamu ini baru juga 10 tahun, tapi kamu udah ngomongin masalah nikah. Lebih baik kamu fokus dengan pelajaranmu karena saat kita balik ke Amerika nanti, kamu akan mulai masuk ke Junior High School karena kamu berhasil longkap 1 kelas di atas Lily yang masih tahun terakhir di Elementary School" ucap Brian dengan tegas.


"Wahh... Ternyata cucu-cucuku ini sangat pintar ya. Bahkan sampai bisa loncat kelas seperti itu, dan Lily juga katanya mendapat nilai terbaik di kelas ya. Oma dan Opa sangatlah bangga saat mendengar kabar kalian yang tumbuh dengan sangat baik di sana, terutama Syasa" ucap Oma Syifa.

__ADS_1


"Semua ini berkat doa dan dukungan kalian semuanya. Di sana kami busa merasa tenang karena kalian selalu mendukung kami dan juga Syasa. Bahkan sekarang Syasa, Lily dan Lukas juga sudah bisa menyesuaikan diri selama 3 tahun tinggal di Amerika" ucap Hana sambil mengelus kepala Syasa.


"Itu benar Oma, Opa, Mbah Kung dan Mbah Uti. Selama 3 tahun tinggal di Amerika Syasa, Lily dan Lukas bisa terus maju berkat semua dukungan kalian. Awalnya Syasa pikir akan sulit tinggal disana, tapi berkat dukungan dari kalian membuat kami merasa tenang dan kembali bersemangat" ucap Syasa dengan senyuman manisnya.


Semua orang merasa sangat bahagia karena Syasa atau Qisya bisa melewati masa-masa beratnya dengan baik. Lily dan Lukas juga tumbuh menjadi remaja yang sangat pintar dan sopan. Arya tidak menyangka bahwa ponakan-ponakan yang dulu masih sangat kecil dan manja, kini menjadi remaja mandiri dan hebat seperti ini.


Setelah selesai berbincang tentang semua hal, mereka pergi tidur ke kamar yang sudah di siapkan untuk mereka. Semua berjalan dengan mulus dan dua hari sudah berlalu, sekarang adalah hari dimana Arya dan Cantika akan di bersatu baik secara hukum dan juga agama. Semua orang sangat antusias dengan pernikahan ini bahkan Ipul, Naya dan putri mereka yaitu Asti juga datang ke pernikahannya Arya dan Cantika. Semua acara sangat mewah dan meriah, hal ini karena Arya ingin memberikan pernikahan terbaik untuk Cantika agar dia bisa melupakan kenangan buruknya.


Setelah ijab kabul di lakukan semua orang menikmati acara resepsi yang sangat meriah dan prasmanan yang sangat banyak dan enak. Seperti biasanya, Ipul akan terus meledek Arya dengan segala kejahilannya yang membuat Arya merasa malu di depan Cantika. Tetapi Cantika menikmati melihat wajah memerah Arya saat Ipul menggodanya dengan candaan mengenai malaikat tak bersayap yang tidak lain dan tidak bukan adalah Cantika, yang sudah menjadi istrinya Arya sekarang.


"Cie... Cie... Akhirnya sang jomblo akut bersatu dengan malaikat tak bersayapnya yang selalu di impikan. Aduh enaknya... Pasti sekarang dia merasa seperti ada di langit ke tujuh sambil senyum-senyum kayak orang gila ohh... Mungkin saat ini jantungnya memompa sangat cepat bahkan lebih cepat daripada pompaan di bengkel depan kantor haha..." ledek Ipul yang duduk di kursi tunggal sebelah Arya.


"Sudah hentikan! Kenapa kau sangat senang membuatku malu di depan Istriku, kau ini sahabatku atau musuhku sih Pul" geram Arya dengan wajah merahnya.


Arya, Cantika dan juga Naya yang mendengar itu langsung membolakkan mata mereka dengan lebar. Naya tahu jika Ipul hanya bercanda tapi perkataannya membuat hati Naya sedikit terluka. Akhirnya Naya yang duduk di kursi tunggal di samping Cantika sambil memeluk putri mereka yaitu Asti, merencanakan sesuatu yang akan membuat Ipul merasakan apa yang dia rasakan.


"Itu benar sekali. Jika Mas Arya dan Mas Ipul itu musuh, maka pasti Mas Arya sudah merebutku dan menjadikan aku istri keduanya sekarang. Bukankah begitu, Mbak Cantika" ucap Naya sambil mengedipkan matanya pada Cantika untuk bekerja sama dengannya.


Cantika yang mengerti kode dari Naya pun ikut mengerjai Ipul dengan berkata, "Kau benar sekali Naya, mungkin bulan depan kau akan menjadi istri keduanya Arya. Aku juga tidak keberatan jika Naya yang cantik dan baik hati ini menjadi madumu, dan Asti menjadi putri kita kan Arya"


"TIIDAAAAKKK!!! Jangan kau berani merebut Istri dan tuan putri kami. Aku tidak akan rela jika kau sampai merebut mereka dariku, kau sudah punya bidadarimu sendiri jadi jangan rebut milikku" ucap Ipul yang langsung berlari dan memeluk Istri serta putrinya dengan lembut.


"Pffft... Kau ini terlalu mudah untuk dikibuli oleh istrimu sendiri, pul. Naya dan Cantika hanya bercanda karena perkataanmu yang bilang kalau kau itu musuhku maka kau akan merebut Cantika dariku" tawa Arya sambil menutupi mulutnya.


Ipul yang merasa malu pun hanya bisa menunduk dan menyembunyikan wajah memerahnya di bahu sang Istri yang memeluk putri mereka. Naya hanya bisa tertawa karena dia tahu bahwa Ipul sangat mencintainya dan dia sebenarnya tipe pemalu dan manja jika mereka hanya berdua saja. Arya dan Cantika hanya bisa tertawa sambil berpegangan tangan melihat tingkah malu-malu Ipul yang jarang terlihat itu.

__ADS_1


Acara pernikahannya masih berlanjut hingga larut malam, dan semua orang kembali ke rumah mereka masing-masing. Tentu saja malam ini akan menjadi malam pertama pernikahan Arya dan Cantika, namun mereka masih malu-malu dan sedikit canggung. Jadi tentu saja mereka hanya tidur di satu kasur sambil berpegangan tangan dan langsung tertidur, meskipun jantung mereka berdetak sangat kencang dan cepat.


Satu minggu telah berlalu, dan kini saatnya keluarga kecil Brian untuk kembali ke Amerika. Mereka tidak bisa berlama-lama di Indonesia karena sekolah dan perusahaan Brian yang masih tahap perkembangan. Setelah mereka pergi, beberapa hari kemudian Arya dan Cantika pergi berbulan madu ke sebuah Villa dengan pemandangan yang sangat cantik dan indah. Di sanalah mereka baru melakukan malam pernikahan mereka karena selama seminggu ini mereka hanya melakukan hal ringan dan tidak sampai semua jalan.


Semua orang kini memiliki kebahagiaan mereka masing-masing tanpa kekurangan sedikit pun. Bahkan Arya dan Cantika juga menghabiskan waktu mereka berdua dengan sangat bahagia dan saling menyayangi. Tanpa terasa kini satu tahun lebih sudah berlalu dan Cantika sedang hamil tua. Semua orang merasa bahagia dengan kabar kehamilan Cantika, bahkan Cantika sendiri terkejut. Cantika berpikir bahwa dia bermasalah karena selama 3 tahun menikah dengan Kelvin mereka belum dikaruniai anak tapi dengan Arya, dia bisa langsung memiliki anak hanya setengah tahun setelah pernikahan mereka.


Di saat Cantika melahirkan, semuanya hadir di sana dan mengucapkan selamat kecuali keluarga kecil Brian. Mereka hanya bisa melakukan video call karena saat ini perusahaannya Brian sedang sibuk-sibuknya sehingga mereka tidak bisa kembali ke Indonesia. Arya dan Cantika di karuniai seorang putra bernama Ananda Athalla Farizky yang mereka panggil Iki. Abah dan Umi sangat bahagia akhirnya mereka bisa melihat cucu dari anak terkecil mereka, sekarang mereka tidak memiliki penyesalan jika Allah mengambil nyawa mereka.


Semua orang sangat bahagia dan sekarang semuanya berjalan dengan baik-baik saja tanpa ada masalah apa pun. Bahkan Arya, Cantika, Ipul dan Naya sering bermain bersama di waktu libur mereka sehingga Asti dan Iki menjadi dekat. Asti merasa senang karena dia bisa melihat bayi yang tampan dan lucu seperti Iki, dan Iki juga senang jika di ajak bermain oleh Asti ya walaupun dia masih sangat kecil dan belum bisa bicara.


Sekarang keluarga kecil Arya dan Ipul hidup bahagia dan penuh canda tawa. Tidak ada lagi kisah sedih, sakit hati dan juga permusuhan, mereka menjalani semuanya dengan penuh senyuman. Mereka saling mengucap syukur karena telah di berikan pasangan yang sangat tulus mencintai mereka dan juga taat kepada Sang Pencipta. Kini kisah kebahagiaan mereka sudah di mulai.


Adapun yang terjadi ke depannya nanti, mereka akan terus menjalaninya dengan penuh senyuman dan syukur, karena apa pun yang akan terjadi maka itu adalah yang terbaik untuk semuanya. Allah SWT, tidak akan pernah memberikan ujian yang melebihi batas hamba-Nya dan akan memberikan hadiah kebahagiaan yang tidak akan pernah bisa di bayangkan siapa pun. Kita semua hanya harus taat pada-Nya dan selalu bersyukur dengan menjalankan semuanya tanpa mengeluh dan tetap di jalan yang selalu di ridhoi oleh-Nya.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hai semuanya... Apa kabar kalian? Semoga baik-baik saja ya... ☺️☺️☺️


Ini adalah Side Story terakhir tentang Arya, semoga kalian suka 🤗🤗🤗


Terima kasih atas dukungan kalian dan sayang kalian semua... 🥰🥰🥰


I Love You Guys... ❤️❤️🤍🤍


Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻

__ADS_1


__ADS_2