
Hari ini adalah acara dimana Arya telah lulus dari SMK Negeri Praja Kusuma. Abah dan Umi datang menghadiri acara kelulusan Arya begitu juga dengan para orang tua lainnya. Mereka merasa sangat bangga saat melihat putra kecil mereka sudah dewasa dengan penampilan yang sangat gagah menggunakan setelan jasnya layaknya seorang pengusaha sukses.
Arya menjadi salah satu murid dengan lulusan terbaik di angkatannya. Arya juga sangat di sukai oleh guru-gurunya sehingga dia mendapat julukan murid terbaik yang tidak pernah membuat semua guru mengeluh. Semua orang sangat bahagia dengan lulusnya Arya, tapi Hana tidak bisa datang karena saat ini dia sedang sibuk mengurus keluar kecil barunya.
“Aduh, aduh... Ini anak Umi kok tampan sekali sih, pasti nanti banyak gadis yang berebut untuk mendapatkan putra kita, Bah.” Ujar umi sambil menatap Arya yang berdiri di depannya dengan penuh senyuman.
“ya Mi, Abah juga merasa seperti itu. Jadi kita harus hati-hati untuk menjaga putra kecil kita ini agar tidak salah dalam memilih pasangan. Apa lagi dia adalah anak laki-laki, jadi harus bisa menjadi kepala rumah tangga yang baik” jawab Abah sambil menatap kagum Arya.
“Haissshh... Abah, Umi... Kalian ngomong apa sih. Lagian Arya juga sudah besar Bah, masa ia mau jadi putra kecil Abah terus. Kapan Arya besarnya coba, dan Umi juga ini ya kan Arya belum bisa membahagiakan kalian tapi kalian malah berpikir masalah pasangan hump... Menyebalkan” keluh Arya dengan wajah cemberut lalu ia duduk di kursi yang mana dia hadapkan di depan kedua orang tuanya.
“Mau umurmu nanti 80 tahun, kamu tetap adalah putra kecil kami Arya. Begitu juga dengan Mbakmu, dia adalah putri kecil kami karena semua orang tua akan memperlakukan anak-anaknya yang sudah dewasa maupun sudah berkeluarga juga tetaplah menjadi anak kecil bagi mereka” ucap Abah dengan kelembutannya.
“Hehe... ya memang, tapi Arya malu kalau dianggap masih kecil mulu Bah” jawab Arya sambil menyengir.
“Kami akan menganggapmu dewasa jika di depan orang lain saja Arya, namun jika di hadapan kami kamu tetaplah anak kecil bagi kami...” ucap Umi dengan senyuman dan diangguki oleh Abah.
“Huaaa... Terima kasih Abah, Umi... Kalian memang orang tua yang sangat luar biasa hebatnya. Tidak pernah sedikit pun mengeluh atau pun membandingkan kami dengan anak lainnya. Sekali lagi terima kasih Abah, Umi... Arya janji setelah lulus, Arya akan membuat kalian bahagia melihat putra kecil kalian sukses dengan usahanya sendiri”
Arya memeluk Abah dan Umi bersama-sama, sambil ia mengecup pipi keduanya. Betapa bahagianya Arya bisa memiliki keluarga yang sangat harmonis, bahkan di lubuk hati Arya ingin sekali bisa menjalani rumah tangga seperti kedua orang tuanya yang tidak pernah bertengkar hebat atau menuntut tentang hal apa pun satu sama lain.
Tibalah waktu di mana acara kelulusan Arya di mulai. Semua orang tua menatap kagum kepada putra-putri mereka yang sudah mulai beranjak dewasa dengan ketampanan dan kecantikan tersendiri. Semua murid berlomba-lomba untuk berkumpul di tempat yang sudah di sediakan oleh pihak kepada sekolah beserta staf dan juga wali guru lainnya.
Satu persatu guru-guru mengutarakan keluh kesal mereka saat mendidik semua murid. Kini saatnya pengumuman nilai-nilai terbaik pada angkatan kali ini yang mana ada 3 murid yang memiliki nilai terbaik, salah satunya adalah Arya. Dia menempati peringkat pertama dengan nilai yang sangat membanggakan.
Bahkan Arya mendapat sebuah piala kecil, namun terlihat sangat indah. Lalu seorang guru memanggil Arya untuk menaiki panggung dan menerima piala kebanggaan tersebut. Dengan langkah gagahnya, Arya berjalan menaiki panggung dengan diiringi suara tepukan tangan yang sangat nyaring di telinga.
Prokk...
Prookk...
Prrookkk...
Tak terasa kini air mata Abah dan Umi sudah menetes di wajah mereka. Semua itu bukan karena mereka sedih, melainkan karena mereka sangat bangga dengan putra kecilnya. Padahal mereka tahu jika Arya adalah anak yang sangat jahil, tetapi Arya bisa membuat mereka terpukau kagum seperti ini.
__ADS_1
“Assalammualikum warahmatullahi wabarakatu...”
“Pertama-tama Arya ucapkan sangat-sangat bersyukur kepada Allah, karena telah membantu Arya membuktikan jika Arya layak mendapatkan semua ini. Arya juga mau berterima kasih kepada semua guru-guru di sini dan juga teman-teman semuanya, karena kalian Arya mungkin tidak bisa seperti saat ini"
"Terima kasih atas semua bimbingan serta kesabaran kalian dalam menghadapi murid yang rese seperti Arya ini hehe... dan untuk kedua orang tua Arya yang sangat Arya sayangi. Lihatlah anak yang selalu membuat kalian kesal ini telah berhasil membuktikan kalau ia mampu membuat kalian bangga"
“Tujuan Arya saat ini ialah ingin membuat kalian bangga dengan kesuksesan Arya dan juga Arya berjanji akan mengangkat derajat kalian setinggi-tingginya supaya tidak ada lagi orang-orang yang menganggap kalian remeh. Arya akan tunjukkan kepada mereka bahwa inilah mukjizatnya doa kedua orang tua yang bisa memecahkan langit serta membelah samudra demi melihat sang anak sukses”
“Sekali lagi Arya ucapkan banyak-banyak terima kasih kepada Abah dan Umi, berkat kalian Arya bisa berdiri di sini. Arya sayang kalian, dan maaf jika Arya belum bisa menjadi anak yang baik untuk kalian”
Arya berpidato panjang kali lebar yang membuat semuanya terharu bahkan meneteskan air matanya, betapa bahagianya mereka semua melihat sosok Arya yang begitu menghormati kedua orang tuanya.
Umi hanya bisa menangis terisak sambil bersandar di bahu Abah, dengan Abah yang selalu menggenggam tangan Umi dengan sangat erat hingga Abah pun juga ikut terlena dengan air mata yang terus menetes membasahi pipi mereka. Selesai Arya berpidato, ia langsung berlari mendekati kedua orang tuanya dan memeluk mereka.
Satu tahun yang lalu, Hana selaku kakak kandung dari Arya menikah dengan Brian Adijaya yang berstatus duda perjaka dan memiliki putri angkat bernama Qisya. Arya merasa senang karena Kakaknya sudah bahagia dengan keluarga barunya, dan sekarang waktu bagi Arya untuk membanggakan kedua orang tua mereka.
...*...
Hana dan keluarga barunya datang ke rumah orang tuanya dan memberikan ucapan selamat pada Arya. Walaupun sedikit terlambat, tetapi Arya senang dengan kehadiran semua orang di sana. Apa lagi Kakak iparnya yaitu Brian memintanya untuk mengurus pabrik cabang miliknya kepada Arya yang ada di desa tempat Arya tinggal.
Untuk bisa memenuhi tugas dan juga eskpetasi semua orang, Arya bekerja sangat keras agar bisa mengurus pabrik milik Brian dengan sangat baik dan penuh tanggung jawab. Tetapi Arya tidak bekerja sendirian, dia temani oleh sahabatnya yang bernama Saipullah. Saat ini Arya di utus oleh Brian sebagai Bos di perusahaan serta Ipul yang menjadi Asisten Pribadi Arya.
...*...
...*...
Saat ini sudah 3 tahun berlalu...
Pabrik yang dipegang oleh Arya dan Ipul, kini berkembang sangat pesat. Bahkan Brian sangat mengapreasikan mereka berdua karena kinerja mereka sudah seperti pengusaha muda sama seperti Brian pada masanya dulu yang selalu gigih dalam bekerja.
Arya yang sudah mempunyai pendapatan sendiri, selalu menyisihkannya untuk bisa merintis usahanya sendiri dari nol. Saat tabungannya sudah mencapai yang Arya inginkan, ia memulai bisnis barunya sendiri meskipun masih kecil-kecilan. Tidak lupa juga Brian serta Ipul selalu membantu Arya agar bisa mewujudkan impiannya. Kini Arya berhasil membangun perusahaannya sendiri dengan ditemani oleh Saipullah selaku Asisten Pribadi Arya dan juga sahabat SMK-nya.
“Alhamdulillah ya... Kamu sudah bisa mewujudkan impianmu, Arya. Aku sebagai sahabatmu sangat senang dan bangga melihat ini semua. Benar ya apa kata orang, jika kerja keras tidak akan menghianati hasilnya” ujar Ipul sambil duduk di sofa bersama Arya di ruangan khusus kantor Arya.
__ADS_1
“Alhamdulillah, Pul. Semua ini juga berkat kamu dan Mas Brian yang terus membantuku serta menemaniku hingga sekarang. Terima kasih ya, Pul. Aku tidak akan pernah lupa dengan semua jasa-jasamu. Aku tidak akan menggajimu seenaknya lagi, tapi akan memberikan banyak bonus untukmu nanti” jawab Arya sambil tersenyum.
“Terima kasih Arya, kamu memang sahabat terbaikku. Semoga kelak kita bisa terus bersama tanpa adanya kesalah pahaman ya. Terus juga siapa tahu anak kita nanti bisa dijodohkan haha...” canda Ipul dengan ketawanya.
“Kau ini Pul, Pul... Belum juga membahagiakan orang tua sudah mikirin perjodohan anak, dasar... Lagian juga kita tidak boleh memaksakan sebuah hubungan, jika mereka bersedia maka kita bisa meneruskannya, namun jika tidak ya cukup kita awasi. Kita juga harus seleksi dalam memilih istri, agar tidak menjadi masalah di kemudian hari” jawab Arya.
“Hehe... Kamu benar juga. Semoga kita bisa mendapatkan istri yang baik, sholeh, dan juga bisa menemani kita susah maupun senang hingga kakek nenek serta bisa sampai ke Jannah Allah. Amin yarabal alamin...” ucap Ipul yang juga diaminkan oleh Arya.
Selama menjalankan bisnis barunya bersama Saipul, tabungan Arya sudah lebih dari cukup. Sehingga dia memutuskan untuk memberangkatkan Haji keluarganya dan semua keluarga Brian. Bahkan keponakan kecilnya yaitu Qisya yang berumur 6 tahun juga ikut bersama mereka, bahkan pada saat itu Hana sedang mengandung Baby Twins.
Setelah pulang dari Mekkah, Arya dan orang tuanya membeli beberapa bingkisan untuk di bagikan ke warga sekitar rumahnya yang selalu membantu keluarganya di saat mereka kesulitan. Arya terus bekerja sangat keras hingga akhirnya dia berhasil membuat perusahaannya sendiri menjadi salah satu perusahaan yang cukup terkenal.
Kemudian saat Hana melahirkan Baby twins, Arya juga memberikan hadiah spesial untuk keponakan barunya yang menggemaskan tersebut. Tak lupa dengan Qisya, Arya berusaha berlaku adil dengan para ponakannya. Arya memang di kenal sebagai pria baik hati, sopan, penuh kasih sayang dan juga sangat mencintai keluarga beserta keponakan-keponakannya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai guys... Apa kabar kalian? Author harap kalian baik baik saja 😊😊😊
Season 1 dari novel Gairah Duda Perjaka sudah tamat yeyy... 😆😆😆
Sambil menunggu Season 2, Author akan memberikan Side Story 🥳🥳🥳
Side Story tentang kisah hidup Arya, semoga kalian menyukainya 🤗🤗🤗
Untuk jadwal Season 2, Author masih merencanakannya nih... 😗😗😗
Mohon bersabar dan terus dukung Author Chubby kalian ini 😁😁😁
Jaga diri kalian dan sampai jumpa di bab selanjutnya semua... 🥰🥰🥰
Terima kasih dan sayang kalian banyak banyak deh pokoknya 😘😘😘
Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻
__ADS_1