
“Lelah? Memangnya apa yang sudah di perbuat oleh anak kecil sepertiku ini? Hah...! Aku tidak melakukan apa pun kepada dirimu, TUAN BISMA. Aku hanya diam dan itu membuat Tuan lelah? Bhahaha... Sungguh kasihan” ucap Qisya yang matanya sudah mulai memerah menahan emosinya sambil tertawa.
“Astaga, gadis kecil yang biasanya terlihat sangat ceria kini berubah menjadi monster kecil yang sangat menyeramkan. Hanya dia yang berani melawan monster kejam seperti Tuan Bisma. Ya ampun... Semoga saja Tuan Bisma tidak sampai menyakitinya ” ucap Pinjai di dalam hatinya sambil menatap keduanya.
Bisma dan Qisya saling menatap satu sama lain dengan pancaran mata yang sangat mencolok. “Kenapa kau menatapku seperti itu, hah! Apa kau sudah bosan untuk hidup?” bentak Bisma.
“Memang aku masih hidup ya? Bukannya aku sudah mati? Astaga, aku lupa kalau ada seorang penjahat yang telah menyelamatkanku haha... Hoya, tadi apa yang Tuan Bisma katakan, aku bosan hidup? Coba deh dipikir baik-baik, jika Tuan menginginkan aku untuk MATI lalu kenapa pada saat itu Tuan menyelamatkanku, hah! Kenapa! Bisa jawab gak? Punya mulut kan! Jangan bisanya mengancam anak kecil yang tidak berdaya sepertiku ini. Sudah puaskah Tuan memisahkanku pada keluargaku? Jawab!” Qisya berteriak meluapkan semua emosinya terhadap Bisma yang saat ini terdiam.
“Jika dengan kematianku ini bisa membuat Anda berhenti membalaskan dendam, maka aku siap dengan suka rela menyerahkan nyawaku untuk menggantikan nyawa kedua orang tuaku. Silakan Tuan, bunuhlah aku sesuka hatimu karena aku ikhlas dan bahagia” ucap Qisya dengan senyuman yang terukir sangat menyakitkan untuk Bisma.
“Aarrrgggghhhhh... Si*alan. Berani sekali kau mentangku anak kecil! Kau tidak tahu siap aku sebenarnya, hah!!” teriak Bisma dengan aura yang sangat dingin sambi melempar benda apa pun di dekatnya hingga hancur berantakan.
Saat ini tubuh Qisya bergetar hebat setelah ia melihat dan menyaksikan betapa menyeramkannya seorang Bisma. Namun, ia berusaha sekuat tenaga untuk tetap berani menghadapi Bisma saat ini.
“Apa Anda ingin tahu jawabanku? Ya, aku tahu siapa dirimu sebenarnya TUAN BISMA” ucap Qisya dengan menekankan kata-katanya yang membuat Bisma terkejut sambil mengepalkan kedua tangannya sangat kuat serta Pinjai yang sontak ikut kaget saat Qisya telah mengetahui semuanya.
“Apa yang kau tahu tentangku hah!?” ucap Bisma dengan suara baritonnya.
“Anda adalah orang jahat yang pernah saya temui. Namun sejahat-jahatnya para penjahat yang ada di dunia ini, semua itu tidak sebanding dengan kejahatan yang Anda lakukan Tuan Bisma. Anda merupakan penjahat yang sangat kejam di dunia ini dengan berpura-pura menjadi orang yang sangat baik. Jika aku yang menjadi hakim, maka aku akan langsung menghukum mati atas tindakanmu yang memperalat anak di bawah umur untuk melawan keluarganya sendiri” teriak Qisya yang sudah tidak bisa membendung air matanya.
Ia menangis sejadi-jadinya dengan tubuh yang masih bergetar sambil berkata “Hiks... Bunda, Ayah maafkan Qisya hiks... Jika ini adalah hari terakhir Qisya, semoga kalian bisa selalu bersama dan tetap bahagia. Qisya lakukan semua ini untuk membuat kalian baik-baik saja. Qisya rela menyerahkan nyawa Qisya kepada penjahat seperti dia untuk menebus semua dendam yang ada di dalam hatinya kepada kalian hiks”
Bisma dan Pinjai terdiam saat melihat Qisya yang sudah kembali menangis, entah kenapa saat ini dada Bisma terasa seperti tersayat benda yang sangat tajam. Tapi, Bisma tidak tahu kenapa rasa kejam serta arogannya yang selama ini ia punya kini menjadi sangat lemah di depan anak kecil bernama Qisya.
Padahal, ia sudah sering melihat anak kecil terbunuh di depannya dengan sangat mengenaskan hanya karena ia ingin menghabisi semua keturunan musuhnya. Namun, semua hal itu jadi perasaan yang berbeda dengan is melihat Qisya saat ini.
“Tuan, apa tidak sebaiknya kita biarkan Nona Qisya beristirahat dulu. Apa lagi, dia baru saja keluar dari rumah sakit” bisik Pinjai yang membuat Bisma tetap terdiam menatap wajah Qisya.
__ADS_1
“Sekarang aku tanya sama kalian, sebenarnya apa kesalahan kedua orang tuaku sampai-sampai kalian ingin membunuhnya untuk membalaskan dendam kalian, hah!!” teriak Qisya di sela tangisannya.
“Apa kau mau tahu jawabannya, gadis kecil haha...” ucap Bisma dengan tawa jahatnya.
“Ya, aku mau tahu semuanya sebelum aku menyerahkan seluruh hidupku untuk kalian” saut Qisya dengan tegas.
“Baiklah, dengarkan baik-baik. Pada waktu beberapa tahun lalu. Aku yang baru saja lulus sekolah ingin menemui Kakak tiriku yang bernama Sandra Mahendra. Namun saat aku datang ke rumahnya, mereka semua sedang berlibur. Tapi, ada salah satu tetangganya yang memberi tahu kepadaku kalau mobil yang mereka tumpangi saat ingin kembali ke luar negeri mengalami kecelakaan dan terguling. Yang lebih mengenaskannya lagi, hanya Kakak tirikulah yang selamat dari kecelakaan itu”
“Kemudian aku terbang ke Indonesia untuk mencari keberadaan Kakak tiriku yang katanya sudah menikah dengan Ayahmu, Brian Adijaya. Saat aku sudah berhasil mendapatkan sebuah alamat, aku langsung pergi ke sana untuk menemuinya. Cuma di saat aku sampai di sana tidak ada orang satu pun di dalam rumah. Aku merasa bingung, cemas, apakah alamat itu salah? Tapi, aku bertanya pada beberapa orang setempat katanya benar itu adalah rumahnya. Hanya saja, rumah itu sudah kosong saat ada kejadian yang sangat tragis yang menimpa Kakak tiriku”
“Aku panik dan lari ke sana ke sini untuk mencari info lebih lanjut tentang kejadian itu dan ingin menemui suami dari Kakak tiriku. Namun saat aku ingin pergi dari rumah tersebut, ada seorang wanita cantik mendekatiku lalu ia menanyakan siapa aku dan kenapa aku ada di depan rumah bosnya”
“Dari situlah aku tahu kalau wanita itu adalah karyawan dari Ayahmu. Aku bertanya siapa nama wanita itu dan dimana tempat bosnya tinggal saat ini, lalu dia menyebutkan namanya yaitu Cika yang merupakan asisten Brian di kantor. Dari situ aku menanyakan semua tentang Brian hingga akhirnya Cika bertanya balik kepadaku siapa aku dan dari mana asalku. Lalu, ada hubungan apa antara aku dengan mantan mending istri Brian. Kemudian, aku menjelaskan semuanya siapa diriku”
“Dan aku kembali bertanya tentang kejadian tragis Kakak tiriku yang membuat ia sampai meninggal dunia. Dia menjawab bahwa Brian dan Sandra pada saat itu telah melangsungkan pernikahan, yang mana di saat malam pertamanya Brian langsung membawa Sandra ke rumah barunya. Namun, di saat malam pertamanya ia di kepung oleh beberapa perampok yang berhasil memasuki rumah mereka. Lalu, terjadilah kejadian mengenaskan itu. Cika bilang bahwa Kakak tiriku, Sandra telah di perko*sa oleh beberapa perampok dengan di gilir di depan mata Brian”
“Dan saat itu juga aku berjanji akan membalaskan dendamku atas nama Kakakku untuk menghancurkan mereka semua. Terutama Hana, yang mana karena dia Brian tidak menyelamatkan Kakakku dan lebih mementingkan Hana sebagai selingkuhannya. Sampai sini kamu paham! Inilah yang aku rasakan bertahun-tahun”
“Aku bekerja keras pagi, siang, malam untuk bisa membangun perusahaan sendiri sebagai jalan untukku agar bisa masuk menjadi musuh dalam selimut. Lalu, aku mencari tahu tentang semua apa yang Brian lakukan agar aku bisa menyusun rencana untuk membalaskan dendamku ini. Bagaimana seru bukan? Hahaha...”
Tawa Bisma sangat bergema di seluruh ruangan, ia tertawa sambil meneteskan air matanya. Pinjai dan Qisya baru kali ini melihat Bisma menangis seperti ini bahkan matanya sudah sangat memerah. Tapi, dari semua cerita Bisma membuat Qisya merasa sangat aneh. Banyak kejanggalan dari apa yang Cika katakan pada Bisma.
Ya, meskipun Qisya tidak tahu bagaimana masa lalu Ayahnya itu. Tapi Qisya sangat tahu siapa Hana sebenarnya dan bagaimana kisah cinta mereka. Karena Qisyalah orang yang menjadi alasan mereka bersatu untuk menurunkan egonya masing-masing. Di saat Bisma masih tertawa dengan wajah yang sangat menyedihkan, kini Qisya mulai membuka suaranya.
“Tuan Bisma yang terhormat. Sepertinya ada kesalahan di dalam kisah yang baru saja kau jelaskan kepadaku” ucap Qisya dengan mata yang masih berair.
Bisma pun terhenti dari tawanya dan langsung menatap Qisya dengan mata sembabnya.
__ADS_1
“Maksudmu apa gadis kecil? Tahu apa kamu tentang kisah itu, bahkan pada kejadian itu kamu belum ada bersama mereka, bukan? Jadi, jangan berlaku seperti layaknya super hero di dalam keluarga itu. Paham!!”
“Ya, Tuan. Memang benar aku ini belum ada di saat kisah itu terjadi, tapi aku sangat ingat dengan kisah Ayah dan Bundaku. Karena sebelum mereka bertemu, aku sudah berusia 4 atau 5 tahun jadi aku paham bagaimana cerita cinta mereka. Apakah Tuan bersedia mendengarkannya? Ataukah Tuan butuh sebuah camilan untuk menemani cerita kisah mereka?” tanya Qisya dengan wajah yang sudah mulai tenang.
“Apa maksud dari ucapan gadis itu? Apakah berita yang Tuan dapatkan itu adalah suatu kebohongan? Jika benar maka ini suatu kejadian yang benar-benar sangat langka, karena baru kali ini Tuan salah mendapatkan sebuah informasi ” ucap Pinjai di dalam hatinya sambil menyimak semuanya.
Bisma yang mendengar ucapan Qisya langsung terdiam seribu bahasa dengan keadaan duduk. Lalu, Qisya memberanikan diri untuk berdiri dan berjalan mendekati Bisma. Kemudian ia duduk di samping Bisma secara perlahan.
“Apa Tuan tahu kalau kisah Ayah dan Bunda yang di ceritakan oleh wanita itu adalah sebuah kebohongan besar. Kebersamaan Ayah dan Bunda bukanlah karena cinta, melainkan karena diriku! Jika bukan karena aku mereka tidak akan pernah bersatu” tegas Qisya dengan wajah yang sangat datar.
Entahlah... Kini Qisya merasakan kekecewaan yang teramat dalam oleh Bisma, karena ia sangat mempercayai kisah kebohongan yang telah dibuat oleh wanita licik seperti Cika.
“Ma-maksudnya? Bagaimana kau tahu kalau mereka menikah tidak di dasari oleh cinta. Usiamu yang masih kecil itu belum paham apa itu artinya cinta. Bahkan di usiamu yang saat ini pun kamu belum mengerti tentang cinta. Jadi, jangan membuatku semakin kesal karena kisahmu yang bohong itu” tegas Bisma sambil menatap Qisya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Sampai sini dulu cerita untuk hari ini semuanya... 😁😁😁
Terima kasih atas dukungan kalian selama ini semua... 😄😄😄
Semua dukungan kalian itu sangatlah berarti untuk Author 😊😊😊
Author akan berusaha untuk membuat cerita yang lebih menarik 💪🏻💪🏻💪🏻
Jaga diri kalian dan sampai jumpa para pembaca setiaku 🤗🤗🤗
Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻
__ADS_1