
Nadha yang dari tadi hanya bisa terdiam sambil menahan rasa kesal, jengkel, dan juga marahnya itu kepada kedua orang tua Arya, kini berubah kembali senyuman namun senyum yang Nadha ukir itu adalah senyuman kelicikan bukan ketulusan tapi tidak ada satu pun yang menyadari hal itu.
“Apa yang dikatakan Arya benar, Mi. Jika mereka sama-sama cocok, maka biarkan mereka mengambil langkah mereka sendiri. Kita sebagai orang tua hanya bisa mendukung dan berdoa supaya mereka selalu menjadi keluarga yang sakinah, mawadah, warahmah” ucap Abah.
Umi pun tidak bisa berkata apa-apa lagi, mungkin perasaannya itu hanya sebuah rasa takut jika Arya menikah nanti, Arya tidak akan bisa kembali bermanja-manja dengan Umi. Lalu mereka semua tersenyum merasa senang akhirnya Arya sudah menemukan pasangan hidupnya.
Setelah puas berbincang-bincang, kemudian Arya mengantar Nadha untuk pulang ke rumahnya karena hari sudah semakin malam. Arya pun berjanji bahwa besok sore dia akan datang untuk melamar Nadha secara resmi sambil membawa Abah dan Umi agar bisa bertemu dengan orang tua.
Nadha hanya bisa tersenyum sepanjang malam, karena saat-saat inilah yang sudah ia tunggu-tunggu kan. Nadha pun turun dari mobil Arya sambil melambaikan tangannya, lalu ia masuk ke dalam pagar rumah. Arya masih memantau Nadha agar ia aman masuk ke dalam rumah, kemudian Arya kembali ke rumah dan kembali merencanakan apa yang mereka bawa saat lamaran besok.
Setelah selesai dan semuanya setuju, mereka semua kembali beristirahat agar pagi-pagi sekali bisa mengurus semua keperluan yang akan mereka bawa pada sore harinya ke rumah Nadha.
...*...
Ke esokkan harinya, mereka bangun sangat pagi lalu sarapan. Setelah itu mereka pun pergi ke Mall untuk membeli beberapa barang seserahan yang akan mereka bawa saat melamar Nadha. Tak membutuhkan waktu yang lama semuanya sudah beres dan tertata rapi di mobil Arya.
Kemudian mereka pulang untuk beristirahat barang sejam dua jam agar bisa merebahkan tubuhnya yang sangat kaku akibat sibuk berbelanja. Kini waktu yang di tunggu-tunggu akhirnya tiba, Arya dan keluarganya pergi ke rumah Nadha sambil membawa seserahan yang mereka beli pagi ini di Mall.
Sesampainya di sana, mereka berkenalan dengan orang tua Nadha dan membicarakan banyak hal. Mereka semua merasa sangat bahagia dengan pertunangan Arya dan Nadha. Tak lama keluarga Nadha mengajak keluarga Arya untuk makan malam bersama. Tidak hanya makan, mereka juga sedikit bercanda gurau hingga tertawa kecil.
Ya meskipun keluarga Nadha terlihat sangat baik, tetapi tidak dengan tujuan Nadha. Memang sih Nadha dari orang yang tidak terlalu kaya, tapi hidupnya selalu berkecukupan kok. Sang Ayah selalu berusaha untuk membuat anak serta istrinya bahagia dengan membelikan apa pun yang mereka minta.
Namun karena Nadha selalu ingin yang lebih dan lebih lagi, membuat ia buta akan gemilang harta Arya yang seolah-olah selalu menyinari matanya. Akhirnya Arya beserta Abah dan Umi pulang ke rumah mereka. Arya merasa begitu senang karena akhirnya dia bisa menjawab keinginan Abah dan Umi untuk segera memiliki tunangan yang baik seperti Nadha.
...*...
__ADS_1
Pagi hari Arya berangkat ke perusahaan setelah selesai sarapan dan sesampainya di perusahaan, dia merasa benar-benar senang karena kini dia di sambut dengan senyuman manis dari Nadha Sekretaris sekaligus tunangannya.
“Pagi, Tuan Arya yang tampan. Semoga hari ini dan seterusnya Tuan bisa selalu tersenyum dan jangan pernah cuek lagi sama saya ya hehe...” ledek Nadha yang membuat Arya tertawa gemas.
“Pagi juga, sekretarisku yang cantik. Jangan nakal ya selama kerja, ingat loh di sini kita memang sebagai atasan dan bawahan namun tidak menutup kemungkinan kalau kita tetap sepasang tunangan” ucap Arya.
Kemudian mereka berdua tertawa bersama, dan tak lama Arya langsung masuk ke dalam ruangannya untuk mengerjakan beberapa pekerjaan yang sempat tertunda. Hari demi hari selalu mereka lewati bersama tanpa ada yang saling melepaskan. Bahkan setiap jam makan siang, mereka akan makan siang bersama di luar.
Bahkan saat jam pulang pun, mereka juga akan selalu pergi bersama. Saipul yang melihat serta mendengar kabar baik itu pun merasa sangat senang saat melihat Arya sahabatnya kini sudah bisa kembali tersenyum bahagia karena ia memiliki pasangannya seperti Nadha yang terlihat sangat baik dan juga ramah.
...*...
Hari minggu...
Di pagi hari Arya pergi berkencan bersama Nadha. Mereka mengunjungi beberapa tempat dan juga Arya membelikan banyak sekali barang-barang yang diinginkan Nadha. Arya tidak keberatan dengan semua itu, malahan ia merasa begitu senang saat melihat Nadha tersenyum senang saat berkencan dengannya.
Arya selalu menganggap jika semua ini hal yang wajar saat mereka berkencan, apa lagi Arya berpikir jika seorang wanita memang harus selalu di manja agar ia tidak merasa jika pasangannya selalu mengabaikannya. Hari demi hari mereka jalani bersama-sama, sampai hari libur pun mereka tetap bersama jalan-jalan ke daerah wisata hingga pergi berbelanja seperti biasanya.
Namun makin ke sini semakin membuat Arya sedikit curiga karena sifat Nadha mulai terlihat, dia sangat boros dan selalu meminta Arya untuk menyempatkan waktu agar selalu membelikan barang bermerek untuknya. Sampai-sampai jika Arya tidak menurutinya, Nadha malah marah dan terlihat sangat cuek dengan Arya. Apa lagi jika Arya di sibukkan oleh pekerjaan, Nadha tetap pada egonya yang selalu memaksakan kehendak tanpa mau mengerti kesibukan dari Arya selaku pemilik perusahaan.
Lama kelamaan itu semua membuat Arya tidak nyaman karena di saat dia sedang sibuk agar bisa memperluas jaringan perusahaannya ke luar negeri, sang tunangan malah menuntut untuk terus selalu memberikan waktu serta uang padanya. Bahkan sekarang Nadha semakin sewenang-wenang dalam menggunakan kuasanya sebagai tunangan dari pemilik perusahaan.
Nadha sering sekali menyuruh-nyuruh para pekerja serta memarahinya. Kini emosi Arya mulai tidak bisa di kontrol karena sifat Nadha yang semakin hari semakin membuka mata Arya agar tahu jika Nadha tidak sebaik yang ia kira. Arya selalu dibuat kesal dengan tingkah Nadha yang seenaknya atas dirinya dan juga perusahaannya. Perasaan yang Arya miliki dulu untuk Nadha kini semakin hilang, dan tergantikan oleh rasa ke tidak kesukaannya.
Arya benar-benar tidak menyangka bahwa hanya dalam waktu beberapa bulan setelah pertunangan mereka, Nadha langsung menunjukkan sifat aslinya yang manja, kekanak-kanakan dan sangat boros. Sampai membuat Arya tidak mengenali Nadha yang ia kenal dulu yang selalu bersikap ramah, baik, dan juga sangat dewasa. Kini, seakan-akan Arya melihat sisi lain dari seorang Nadha.
__ADS_1
Akibat rasa lelah dengan semuanya, Arya perlahan-lahan mulai menceritakan semuanya tentang Nadha pada Abah dan juga Umi. Inilah yang Umi takutkan, karena ia sempat sedikit curiga dengan Nadha bahkan hatinya selalu tidak tenang seperti ada yang mengganjal tapi semua itu balik lagi pada Arya.
Umi tidak mau seuzon dengan siapa pun, mungkin hanya perasaannya saja yang tidak enak saat itu. Namun setelah Arya mulai menceritakan keluh kesahnya selama menjalankan hubungan dengan Nadha, membuat mereka juga merasa kecewa dengan perubahan sifat Nadha.
“Begitulah ceritanya Mi, Bah... Sepertinya Arya sudah tidak bisa meneruskan hubungan ini untuk ke jenjang yang lebih serius karena Arya tidak mau memiliki seorang istri yang gila akan harta. Mungkin Nadha akan bertahan dengan Arya yang sekarang, tapi kita tidak tahu 2 tahun ke depan"
"Apakah Arya masih ada di posisi ini ataukah Arya akan menjadi karyawan buruh dengan gaji pas-pasan dan juga kebutuhan selalu melonjak tinggi. Arya tidak bisa lagi Bah, Mi... Arya tidak kuat. Dari pada saling menyakiti, lebih baik Arya dan Nadha menjadi seperti semula dengan status hanya seorang atasan dan karyawan tidak lebih”
Arya berusaha mengungkapkan perasaan yang ia ganjal beberapa bulan belakangin ini kepada kedua orang tuanya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai guys... Apa kabar kalian? Author harap kalian baik baik saja 😊😊😊
Season 1 dari novel Gairah Duda Perjaka sudah tamat yeyy... 😆😆😆
Sambil menunggu Season 2, Author akan memberikan Side Story 🥳🥳🥳
Side Story tentang kisah hidup Arya, semoga kalian menyukainya 🤗🤗🤗
Untuk jadwal Season 2, Author masih merencanakannya nih... 😗😗😗
Mohon bersabar dan terus dukung Author Chubby kalian ini 😁😁😁
Jaga diri kalian dan sampai jumpa di bab selanjutnya semua... 🥰🥰🥰
__ADS_1
Terima kasih dan sayang kalian banyak banyak deh pokoknya 😘😘😘
Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻