Gairah Duda Perjaka

Gairah Duda Perjaka
Menginginkan Anak Laki-Laki


__ADS_3

Saat Alex ingin melangkahkan kakinya, Ibu Shine pun menahannya dan membuat Alex kembali duduk.


“Baiklah, Ibu akan menceritakannya kepada Alex dengan bahasa yang Alex mengerti. Tetapi Ibu mohon jika Alex sudah paham nanti, Alex tidak boleh membenci keadaan kita yang saat ini. Apa lagi Alex tidak boleh membenci salah satu dari kami, baik Ibu atau pun Ayah karena kami adalah keluarga kandung Alex. Mau bagaimana pun, itu kenyataannya jadi Alex tidak bisa menolak semua itu” ucap Ibu Shine sambil nasihati Alex.


“Ayo, Bu... Ayo cerita. Alex tidak suka Ibu mengulur-ulur cerita, Alex mau Ibu jelaskan sekarang. Alex tahu usia Alex masih sangat kecil, tapi Alex tidak mau Ibu menghadapi semuanya sendirian. Alex adalah pelindung untuk Ibu, jadi Ibu tidak bisa menutupi semuanya dari Alex” ucap Alex yang membuat Ibu Shine langsung mengecup kening Alex.


Ibu Shine menarik nafasnya dengan lembut dan lalu menjelaskan kepada Alex, “Saat ini usia Alex adalah 6 tahun dan anak perempuan itu berusia 10 tahun, jadi Ayah itu menikah lebih dulu dengan Ibu dari anak itu. Kemudian Ayah bertemu sama Ibu dan menikahi Ibu, tapi Ayah bilang sama Ibu kalau Ayah tidak memiliki satu keluarga pun. Jadi kami sepakat untuk melakukan pernikahan dan hanya mengundang keluarga Ibu dan beberapa orang yang Ibu kenal saja”


“Oh begitu ceritanya. Berarti di sini Ayah yang berkhianat dengan keluarganya dong Bu? Kenapa Ayah jahat sekali Bu, dia telah membuat semua orang merasakan kecewa. Lalu bagaimana dengan keluar Ayah itu? Apa mereka tahu jika Ayah mempunyai keluarga selain mereka?” tanya Alex.


“Ibu rasa sih, tidak. Pasti Ayah merahasiakan ini semua dari kita, cuma Ibu belum tahu tujuan Ayah menikahi Ibu untuk apa. Padahal jelas-jelas Ayah sudah memilik istri dan anak” ucap Ibu Shine dengan mengeluarkan semua tenaganya untuk tidak terlihat lemah di depan Alex.


Namun Alex yang bisa merasakan kesedihan Ibunya, seketika ia langsung memeluk Ibu Shine dan berkata, “Jika Ibu mau menangis, maka menangislah. Alex janji tidak akan mengatakan jika Ibu wanita yang lemah dan cengeng. Alex akan selalu mengatakan bahwa Ibu adalah Ibu terhebat di dunia yang Alex miliki”


Seketika air mata Ibu Shine tidak bisa ia bendung lagi dan kini tumpahlah air mata kesedihannya di pelukan putranya yang sangat menjaganya.


“Hiks... Ma-maafkan Ibu, Alex. Ji-jika ini akan membuat Alex sakit, Ibu minta maaf karena Ibu tidak bisa menahannya lagi hiks... Ini sangat menyakitkan untuk Ibu, Lex hiks...” ucap Ibu Shine dengan tangisan kejarnya.


Alex bisa merasakan betapa sakitnya hati Ibu Shine, dan dia hanya bisa meneteskan air matanya sambil memeluk sang Ibu. Saat mereka sedang meratapi nasibnya, kini tanpa sengaja Ayah Jack melihat mereka dari depan rumahnya.


“I-itu bu-bukannya Alex dan Shine? Kenapa mereka bisa sampai di sini? Astaga, jadi apa yang aku rasain kemarin jika ada yang mengikutiku itu adalah mereka? Gawat! Jika benar maka rahasiaku akan ke bongkar. Tidak... Tidak bisa di biarkan, aku juga tidak mau jika Denis mengetahui hal ini” pekik Ayah Jack yang langsung berjalan mendekati mereka.


“Oh... Jadi kemarin yang mengikutiku adalah kalian. Kenapa kalian ada di sini dan apa tujuan kalian mengikutiku sampai ke sini? Apa kalian tidak percaya jika aku di sini untuk bekerja?” ucap Ayah Jack dengan kesal seolah-olah menutupi kesalahannya.


Mereka berdua yang sedang berpelukan pun langsung melepaskannya karena mendengar suara yang tidak asing di telinga mereka.

__ADS_1


“Aku sudah tahu semuanya, Jack! Jadi tidak perlu lagi kau berpura-pura marah seperti ini untuk menutupi semua kesalahanmu” tegas Ibu Shine sambil berdiri menatapnya dengan tatapan kemarahan.


“Ayah jahat, ternyata Ayah sudah memiliki keluarga selain kami. Apa Ayah tidak punya hati? Bagaimana jika mereka tahu kelakuan Ayah seperti ini. Ingat Ayah, Ibu adalah orang yang baik untuk Ayah. Ibu selalu mengurusi Ayah, tapi apa balasan Ayah padanya? Ayah cuma bisa menyakiti hati Ibu. Alex benci sama Ayah...” pekik Alex dengan suara lantangnya.


Ayah Jack yang begitu kaget pun hanya terdiam dan tidak bisa berkutik, lalu dia menangkisnya dengan berkata, “A-apa maksud kalian berbicara seperti itu? Apa kalian menuduhku?”


“Aku dan Alex sudah tahu jika kamu di sini bukan bekerja, tetapi kamu ingin menemui istri dan anak perempuanmu itu. Jika kamu sudah menikah, lalu buat apa kamu menikahiku seperti ini Jack! Lihatlah Alex, dia adalah korban dari perbuatanmu. Apa kamu tidak pernah berpikir bagaimana Alex akan melanjutkan hidupnya dengan rasa kebenciannya itu padamu, hah!” tegas Ibu Shine dengan air mata yang mengalir.


“Ma-maafkan aku, Shine. Aku seperti ini karena aku sangat menginginkan anak laki-laki, istri pertamaku hanya bisa memberikan satu anak dan itu adalah perempuan. Jadi setelah pertemuan kita, aku tidak tahu kenapa aku bisa menaruh hati padamu. Awalnya aku tidak yakin tapi karena aku ingin memiliki anak laki-laki ,maka aku menikah denganmu. Akhirnya impianku terwujud dan aku bisa memiliki putra tampan seperti Alex yang sangat mencintai Ibunya dan tidak pernah mengeluh tantang apa pun” ucap Ayah Jack sambil menggenggam tangan Ibu Shine.


Alex yang melihat itu pun langsung menepis tangan Ayah Jack dari tangan sang Ibu dengan kasar.


“Jangan pernah lagi kau sentuh tangan Ibuku, Tuan Jack! Kau sudah sangat menyakitinya dan aku sebagai pelindungnya tidak akan rela jika ada satu orang pun menyakiti Ibuku. Terlebih itu adalah Ayah kandungku sendiri, paham!” bentak Alex dengan aura dinginnya.


Ibu Shine dan Ayah Jack langsung menatap Alex dengan tatapan tidak percaya.


“Tidak, Bu. Dia sangat pantas disebut dengan panggilan itu dari pada dengan kata-kata Ayah yang seharusnya menjaga serta melindungi keluarganya dan tidak akan pernah menyakiti keluarganya” saut Alex.


“Alex, maafkan Ayah. Ayah tidak tahu jika semua ini berefek padamu, sekali lagi Ayah minta maaf. Ayah mohon jangan membenci Ayah dan juga jangan pernah memanggil Ayah dengan sebutan itu. Itu sangat menyakitkan untuk Ayah, Lex...” ucap Ayah Jack sambil meneteskan air mata.


“Apa? Sakit Ayah bilang? Bagaimana dengan rasa sakit yang Ibu rasakan saat ini? Apa Ayah bisa merasakannya juga? Rasa sakit Ayah itu tidak seberapa di bandingkan dengan rasa sakit yang Ibu rasakan. Jika Alex diizinkan untuk membunuh Ayah, maka Alex akan melakukan semua itu demi Ibu” jawab Alex.


“Alexxx...” teriak Ibu Shine yang tidak suka Alex mengucapkan kata-kata kasar pada Ayahnya.


“Ma-maaf, Bu...” ucap Alex sambil menundukkan kepalanya.

__ADS_1


“Bagaimana? Sudah puas kau mengukir luka di dalam hati kami? Sekang apa lagi yang kau inginkan dari kami? Pergilah sana bersama keluarga yang seharusnya kau pertahankan. Lepaskan kami, kami bisa hidup tanpamu” tegas Ibu Shine.


“Maafkan aku Shine, bisakah kita kembali bersama? Namun aku minta kita menjalaninya tanpa diketahui oleh istri pertamaku” ujar Ayah Jack.


“Apa kamu sudah gila, Jack! Dimana pikiranmu, hah! Aku ini seorang wanita, jadi aku paham apa yang dia akan rasakan nantinya” pekik Ibu Shine dengan amarahnya.


Di saat perdebatan-perdebatan itu terjadi, tanpa di sadari ada yang menguping di sebuah pepohonan yang mana itu adalah istri pertama Jack yaitu Denis. Denis tidak sengaja melihat mereka dari depan rumahnya saat ingin membuang sampah, namun ia hafal bentul sang suami meskipun hanya dari belakang.


Dia yang begitu penasaran dengan siapa perempuan serta anak kecil yang sedang Jack temui dan apa yang mereka bicarakan lalu kenapa seperti terdengar keributan, jadi mau tidak mau dia yang begitu dilanda dengan rasa ingin tahunya langsung saja bersembunyi.


Setelah cukup mendengar semua percakapan mereka, Denis langsung keluar dari tempat persembunyiannya dan berjalan menemui mereka.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hello semua pembaca setia kesayanganku... 😊😊😊


Semoga kalian sehat selalu dan terus bahagia semua... 😇😇😇


Terima kasih atas semua dukungan kalian selama ini... 🙏🏻🙏🏻🙏🏻


Mohon terus dukung Author yang masih banyak kekurangan ini 🥺🥺🥺


Sayang kalian banyak banyak para pembaca setiaku ❤️❤️❤️


Jaga diri kalian dan sampai jumpa lagi semuanya... 🤗🤗🤗

__ADS_1


Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻


__ADS_2