Gairah Duda Perjaka

Gairah Duda Perjaka
Mendapat Kabar Baik


__ADS_3

Untungnya Kakek Iram sekarang tidak lagi menjadi seorang Mafia, melainkan sudah menjadi pengusaha bahan tambang yang sangat sukses. Cuman percuma saja mereka hidup dengan bergelimpah harta tetapi mereka selalu di selimuti dengan rasa ketakutan akibat perbuatan Kakek Iram di masa lalunya.


"Jadi begitulah Kek, jika memang dia akan berubah maka aku pastikan kalian akan aman. Karena jika sampai dia macam-macam pada kalian aku yang akan melindungi kalian! Ohya, apa kalian mau main ke rumahku? Pasti Bunda dan Ayah akan senang bertemu dengan kalian. Jika mau, tepat pada jam makan malam nanti kalian datanglah ke rumahku. Aku tunggu" Ucap Alex.


"Kami ti-...."


"Kami akan datang ke sana sebelum jam makan malam, jadi sekarang kalian makan siang dulu. Lalu kau pulang ke rumah dan katakan pada Bundamu jika kami akan mengunjungi mereka. Jangan lupa buatkan kami makanan yang lezat atau aku sendiri yang akan mengambil alih dapur Bundamu!"


Ucapan Kakek Iram berhasil di serobot oleh Nenek Mona yang baru saja datang dari arah dapur, niatnya ingin mengatakan bahwa makan siang telah siap. Tapi tahunya dia mendapat kabar baik jika Lukas mengundangnya untuk datang ke rumahnya.


Kakek Iram membungkam mulutnya rapat-rapat, padahal dia ingin sekali menolak ajakan Lukas untuk datang ke rumahnya yang mana Kakek Iram takut jika suatu saat nanti masa lalunya akan terungkap.


Apa lagi setelah mendengar penjelasan Lukas membuat Kakek Iram menjadi tidak tertarik untuk mengenal keluarga Lukas, bukan karena Kakek Iram tidak mau melainkan karena dia takut semuanya akan terungkap sehingga Nenek Mona akan kembali bersedih ketika Lukas menjauhinya.


"Tapi Sayang, kita tidak bisa ke sana karena nanti sore aku ada janji dengan temanku. Jadi kapan-kapan saja ya.." Ucap Kakek Iram yang membuat Nenek Mona langsung menatap tajam ke arahnya.


"Jika kau ingin menemui temanmu ya silakan, aku bisa datang sendiri tanpa dirimu. Yang penting aku bisa mengenal keluarga Lukas seperti apa, pasti mereka adalah keluarga yang baik sehingga bisa menghasilkan buah yang cukup manis namun sedikit kecut!"


Nenek Mona menyindir Lukas, sampai-sampai membuat Lukas hanya bisa meliriknya sinis. Walau pun Nenek Mona menyindirnya dengan halus, tetapi Lukas bisa memahami kemana arah sindiran tersebut.


Kakek Iram yang mendengar Nenek Mona berbicara cukup sinis padanya langsung membuatnya tak berkutik dan juga terpaksa untuk mengalah, serta mengikuti apa yang diinginkan Nenek Mona.


Kakek Iram berharap semoga saja saat mereka sudah mengenal baik keluarga Lukas, tidak membuat Kakek Iram sampai bertemu dengan Alex.

__ADS_1


"Yayaya.. baiklah aku tidak akan bertemu dengan temanku. Jadi kita bisa datang ke rumah keluarga Lukas nanti sore. Sudah ayo kita makan, perutku udah mulai demo" Jawab Kakek Iram yang langsung berjalan lebih dulu, lalu diikuti oleh Lukas dan kemudian Nenek Mona.


Mereka semua berjalan menuju ruang makan dimana Nenek Mona sudah memasak makanan yang sangat lezat. Ayam goreng crispy, tumis kangkung dan balado udang campur pete kesukaan Kakek Iram.


Nenek Mona langsung mengambilkan makanan ke atas piring Kakek Iram, lalu Lukas dan kemudian dirinya sendiri. Mereka makan dengan sangat lahap tanpa adanya pembicaaran apa pun.


15 menit berlalu, mereka sudah selesai dengan makan siangnya. Lukas pun segera berpamitan karena tidak bisa berlama-lama untuk menemui mereka. Apa lagi pasti sopirnya sudah mulai menunggunya di tempat les, sedangkan Lukas pergi mengendap-endap dari tempat les menggunakan taksi ke rumah Kakek Iram.


...*...


...*...


Di rumah keluarga Malvynson.


"Sayang, kau dimana? Aku ada kabar baik. Cepatlah kemari!!" Panggil Daddy Ken yang sudah duduk di ruang keluarga sambil membuka dasi di lehernya.


"Sayang sebentar ya Daddy-mu sudah memanggil Mommy, kamu tolong jagain opennya ya takut gosong. Nanti Mommy akan kembali setelah selesai berbicara pada Daddy-mu" Ucap Mommy Nisha yang langsung di angguki oleh Key.


Sebelum pergi tak lupa Mommy Nisha membuatkan teh terlebih dahulu baru menemui Daddy Ken sambil membawa teh tersebut ke ruang keluarga.


"Ada apa sih, pulang-pulang udah teriak-teriak. Ini minum dulu tehmu" Ucap Mommy Nisha sambil menatap wajah Daddy Ken yang tersenyum.


"Sayang lihatlah ini ada surat pertanyaan kalau Jay di terima di kampus ternama di Amerika Serikat. Jadi jika sudah waktunya tiba, Jay bisa langsung berangkat saja dengan membawa surat ini lalu di sana dia akan tinggal di apartemen yang akan aku beli. Pokonya semuanya sudah beres, tinggal kita tunggu waktunya saja"

__ADS_1


Daddy Ken memberikan sebuah kertas yang memang di sana Jay sudah tertulis bahwa dia bisa meneruskan pendidikannya di kampus yang sangat terkenal di AS. Dimana Daddy Ken mendapatkan semua itu lantaran salah satu kolega bisnisnya adalah pemilik kampus tersebut sehingga semuanya di permudah secepat ini.


Mommy Nisha yang mendengar semua itu menjadi sangat terkejut lantaran usia Jay saja masih belasan tahun, belum lagi Kay masih kelas 2 SMP jadi bagaimana mungkin semua ini bisa terjadi sangat kilat. Dan yang membuat Mommy Nisha bingung kenapa hanya Jay, lalu Key? Entahlah.. tanpa basa-basi lagi Mommy Nisha segera melontarkan pertanyaan yang menggangu pikirannya.


"Bagaimana semua ini bisa terjadi Ken? Lalu kenapa hanya Jay, anak kita ada dua yaitu Jay dan Key bukan cuman Jay. Jadi jika Jay bisa masuk ke Universitas itu maka Key juga harus masuk di sana, namun jika tidak aku tidak akan pernah mengizinkan Jay pergi ke sana!" Tegas Mommy Nisya yang membuat Daddy Ken langsung kembali meletakan minumnya dan menatap tajam ke arah Mommy Nisha.


"Sudah berpa kali aku bilang kalau anakku itu hanya Jay bukan Nisha paham! Jadi jika sampai waktunya tiba nanti kau tidak merestui Jay berangkat ke AS lebih baik kita pisah, karena aku sudah muak dengan semua perdebatan ini!!"


Daddy Ken langsung berdiri serta pergi ke arah kamarnya yang langsung merebut surat tersebut dari tangan Mommy Nisha. Sedangkan Mommy Nisha hanya terdiam dengan air mata yang mulai menetes.


Hati Mommy Nisha benar-benar hancur, bahkan tanpa di sadari Key mendengar semua itu karena dia sangat kepo dengan kabar baik yang membuat Daddy Ken bisa seheboh itu. Dan ternyata Key mendengar semua itu yang membuat dia meneteskan air matanya yang sudah mengalir dengan deras.


Tetapi yang membuat Key bersedih bukan karena Key tidak bisa kuliah di Universitas yang sama dengan Jay. Melainkan karena ucapan Daddy Ken yang akan menceraikan Mommy Nisha jika sampai Mommy Nisha melarang Jay untuk pergi ke AS.


Itu tandanya jika Mommy Nisha masih membela Key maka rumah tangga mereka bisa hancur berantakan dan Key tidak mau sampai itu terjadi hanya karena dirinya.


Mommy Nisha segera menghapus air matanya secara kasar lalu bersikap seolah-olah tidak terjadi apa-apa padanya, kemudian kembali ke arah dapur. Key yang melihat Mommy Nisha akan mendekatinya dengan cepat dia langsung mengusap wajahnya dan berusaha menutupi apa yang saat ini ada di pikirannya.


Bahkan mereka benar-benar sangat pintar menutupi semuanya dan kembali meneruskan membuat kue. Tanpa di sadari oleh Daddy Ken, Mommy Nisha mempunyai bisnis jualan kue hanya untuk menabung agar Key bisa meneruskan kuliahnya di satu Universitas yang sama dengan Jay.


Entah kenapa Key malah terbelisit pikiran untuk pergi dari rumah agar rumah tangga Daddy Ken dan juga Mommy Nisha bisa kembali membaik. Mungkin dengan kepergian Key bisa membuat Daddy Ken bahagia bersama Mommy Nisha dan juga Jay.


Apa lagi kehadiran Key memang dari dulu tidak di harapkan oleh Daddy Ken sehingga jika Key terus bertahan di antara mereka, akan membuat Mommy Nisha semakin terluka atas ucapan Daddy Ken yang sangat menyakitkan.

__ADS_1


Key sangat tahu bahwa Daddy Ken begitu mencintai Mommy Nisha, sama halnya dengan Mommy Nisha yang sangat mencintai Daddy Ken. Jadi Key tidak mau menghancurkan cinta mereka cuman karena kehadirannya.


__ADS_2