Gairah Duda Perjaka

Gairah Duda Perjaka
Hati Abah dan Umi


__ADS_3

“Tapi, Han. Aku masih ingin bersamamu, kalau perlu aku akan mencari tempat tinggal di sini agar aku bisa memantau dirimu. Aku tidak yakin Brian akan berperilaku baik lagi kepadamu saat masalah ini terjadi. Aku takut jika Brian akan kembali kasar padamu, Han”


Satria yang begitu takut akan nasib Hana ke depannya membuat ia merasa sangat bersalah. Satria tahu jika Brian adalah tipe pria yang temperamental, bahkan ia lebih percaya dengan matanya yang belum tentu itu benar adanya.


Hana yang sudah sangat kecewa dengan sikap Satria, membuat ia langsung meninggalkan Satria seorang diri. Satria menatap punggung Hana yang semakin menjauh.


“Seandainya kamu milikku, Han. Mungkin saat ini kita sudah bahagia dengan keluarga kecil kita. Tapi sayangnya aku terlalu bod*doh telah menyia-nyiakan kamu wanita yang paling istimewa ” ucap Satria penuh penyesalan dalam hatinya.


Saat Satria telah menemukan bukti perselingkuhan mantan istrinya membuat ia kembali teringat dengan Hana. Sampai-sampai Satria berpikir jika ini adalah karma bagi dia yang telah menyia-nyiakan seseorang yang begitu tulus padanya.


Hanya karena mantan sang istri jauh lebih cantik dari Hana sehingga Satria lebih memilih dia daripada Hana . Namanya juga sudah beberapa tahun lalu, keadaan Satria masih sangat labil untuk memilih pendamping.


Ia tergiur dengan kecantikan mantan istrinya serta sikapnya yang begitu perhatian melebihi Hana. Tetapi semua itu berubah saat Satria yang baru menikah dengan sang mantan istri selama 2 tahun lamanya, kemudian ia mendapati pengurangan tenaga kerja.


Satria di keluarkan dari kantor karena ia masuk dalam daftar karyawan yang tidak sesuai dengan kriteria perusahaan yang ingin mempertahankan karyawan yang sangat berpengaruh pada perusahaan.


Dan di saat Satria menganggur sang mantan istri selalu saja marah-marah, bahkan selalu ribut ingin meminta uang untuk berbelanja dan berkumpul bersama teman-temannya.


Sampai suatu hari Satria mendapati bahwa di handphone sang mantan istrinya ada sebuah WA masuk dari nomor yang tidak di ketahui.


Satria yang melihat sang mantan istri sedang asyik mandi akhirnya ia langsung membaca notifikasi yang berada di layar telepon sang mantan istri.


📩 “Sayang, aku kangen. Kapan kita bisa bertemu kembali. Aku rindu belaian kasih sayangmu, Loh. Cepatlah datang ke Apartemenku ya ” pesan dari seseorang yang tidak di ketahui siapa dia.


Satria yang membacanya membuat ia begitu kesal. Bahkan mantan istrinya berani memberikan tubuhnya yang seharusnya hanya untuk Satria kini malah membuat pria lain menjelajahinya.


Akhirnya Satria dan sang mantan istri ribut besar, sampai seketika Satria yang sudah lelah menasihati sang mantan istri agar ia berubah dan memutuskan hubungan dengan pria lain, tetapi sang mantan istri bersikeras menolaknya.


Dan di saat itulah Satria langsung menalak atau menceraikan sang mantan istri dengan cara baik-baik. Lalu, ia memulangkan sang mantan istri kepada orang tuanya tanpa lecet sedikit pun.


Di rumah keluarga Brian

__ADS_1


Brian, Qisya dan Arya pulang lebih dulu. Lalu, mereka masuk ke dalam rumah dengan wajah Brian yang begitu datar.


Brian menyuruh Arya untuk mengantarkan Qisya ke kamarnya dan menemani Qisya bermain di kamarnya, karena ada suatu hal penting yang mau Brian sampaikan kepada semua orang di ruang keluarga.


Akhirnya Arya menuruti semua ucapan Brian tanpa berani untuk membantahnya. Arya tahu jika saat ini hubungan Brian dan Hana sedikit renggang karena kedatangan Satria.


Tanpa basa-basi Arya menggendong Qisya, lalu berjalan menuju kamar Qisya. Sedangkan Brian berjalan menuju ruang keluarga.


Di ruang keluarga semua orang sedang duduk santai sambil minum kopi dan memakan makanan ringan yang dibawa Abah dan Umi dari desanya.


Brian datang dengan wajah yang sangat datar, bahkan matanya sudah mulai memerah menahan amarah yang sudah memuncak.


“Assalamualaikum!” ucap Brian dengan sangat dingin sambil bersalaman dengan semuanya, kemudian ia langsung duduk dan menatap Abah, Umi, Tuan Ferry serta Nyonya Syifa bergantian.


Mereka berempat yang sedang di tatap Brian merasa begitu heran, kini Tuan Ferry memberanikan diri untuk berbicara agar memecah kesunyian.


“Ada apa? Kenapa kamu melihat kita seperti itu? Lalu, dimana Hana? Kok tidak pulang bareng sama kalian?” Tuan Ferry mencecer Brian dengan pertanyaan beruntun yang membuat Brian merasa jengah, bahkan acuh.


“Sibuk bermesraan dengan laki-laki lain” ucap Brian penuh penekanan.


“Brian!!” saut Nyonya Syifa sambil melolotkan matanya berharap agar Brian tidak berbicara yang tidak akan membuat hati Abah dan Umi hancur.


“Ini ada apa toh, Mas Brian. Apa Hana melakukan sesuatu yang membuat Mas Brian berbicara seperti itu? Jika benar, maka Abah yang akan turun tangan. Tapi kita tunggu Hana pulang dulu ya, biar semuanya bisa di selesaikan dengan baik” ucap Abah dengan sangat lembut.


“Iya, Mas Brian. Umi tahu kok, Hana tidak seperti itu. Mungkin Mas Brian salah paham dengan Hana. Jadi kita selesaikan saat Hana pulang ya, biar kita bisa mendengarkan penjelasan Hana seperti apa” saut Umi mencoba untuk menenangkan Brian agar tidak terbawa emosi.


“Cih!! Bela saja anak kalian itu, tega-teganya telah menghianatiku yang telah menjadi suami sahnya! Bahkan dengan mendiang istriku saja jauh lebih baik dia dari pada anak kalian. Pernikahan baru seumur jagung saja, sudah mencari kesempatan dengan pria lain” jawab Brian dengan kearoganannya.


Tuan Ferry dan Nyonya Syifa yang mendengar kata-kata Brian sudah kelewat batas langsung membentak Brian sambil memasang wajah penuh amarah. Sedangkan Brian selalu saja acuh dan menganggap omongan mereka adalah angin lalu.


Sampai seketika Umi mau mencoba untuk berbicara karena perkataan Brian yang begitu menyayat hatinya dengan kata-kata kasar mengenai anaknya, membuat Abah menepuk paha Umi dengan perlahan.

__ADS_1


Abah memberi kode pada Umi untuk bersabar sambil menunggu kepulangan Hana. Supaya Hana yang menjelaskan semuanya.


Umi menatap Abah dengan mata yang sudah berkaca-kaca dengan tujuan agar Abah tahu betapa sakitnya hati Umi saat mendengar putrinya yang begitu baik malah di fitnah oleh suaminya sendiri.


“Sabar ya, kita tunggu Hana pulang dulu. Abah tahu pasti ada kesalah pahaman antara mereka. Jadi Umi harus bisa menahan emosi Umi” ucap Abah dengan suara pelannya untuk menenangkan Umi.


Umi hanya bisa meneteskan air mata lalu memeluk Abah dan menumpahkan semuanya. Abah hanya bisa mengelus punggung Umi dengan perlahan sambil menghapus air matanya supaya tidak ada yang tahu jika Abah sendiri pun merasakan kesakitan yang luar biasa.


Putri semata wayang mereka yang selama ini membantu mereka untuk bertahan hidup dengan mudahnya di jelekkan oleh suaminya sendiri.


Sedangkan Tuan Ferry dan Nyonya Syifa yang sudah mulai emosi langsung menarik Brian dan membawanya ke dalam ruang kerja Tuan Ferry.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Hey... Hai... Hello... Semua pembaca setiaku 🤗🤗🤗


Aku harap kalian menyukai novelku dan terus mendukungku 😗😗😗


Terima kasih pada kalian yang selalu memberikan kekuatan untukku 😇😇😇


Sebagai bonus Author akan memberikan rekomendasi novel baru... 🥳🥳🥳


Silahkan kalian jelajahi dan tinggalkan jejak petualangan kalian... 😆😆😆


BLURB :


Humaira Khema Shareen adalah salah satu gadis yang menjadi korban pembullyan di kampus karena memiliki wajah yang berjerawat dan berkulit coklat. Dia juga mendapatkan tekanan batin oleh ibunya sendiri yang membuatnya merasa insecure.


Hingga suatu hari kejadian naas membuatnya terjebak dalam ikatan pernikahan dengan seorang pria cassanova bernama Guntur Syakir Alhusayn. Dia disiksa, dicaci dan dihina oleh suaminya sendiri ketika sedang hamil.


Hadirnya kekasih Syakir di antara mereka berdua semakin membuat Humaira menderita. Lalu bagaimana kisah ini berakhir?

__ADS_1


Apakah Humaira akan bertahan dengan Syakir atau dia memilih bercerai dan meninggalkan pria itu?



__ADS_2