
Jae bergumam di dalam hatinya sambil menatap Lily, lalu seketika ia melihat ke arah Key dan juga Lukas yang masih saling menatap satu sama lain dengan keadaan wajah yang begitu datar.
“Apa Kak Key mengenali cowok ini? Tunggu, apa yang tadi dia bilang, Abang? Jadi, dia Abangmu? Kenapa wajah kalian sangat mirip?” Celoteh Jae sambil menatap Lukas dan Lily secara bersamaan.
“Dia teman sekelasku. Ya sudah, sekarang kau minta maaf sama dia karena sudah membuatnya menangis” ucap Key dengan nada dinginnya yang membuat Lukas langsung membolakan matanya.
“Apaa!!!!!! Ly, apa benar yang di katakan dia jika kamu sudah di buat n
menangis olehnya? Kenapa enggak bilang dari tadi sih, jika ada cowok yang berani menyakitimu. Lalu kenapa tadi kamu malah bilangnya ada cowok yang menyebalkan, Ly...”
Lukas mencecar Lily dengan wajah penuh kekhawatiran saat mendengar jika ada orang yang telah membuat adik kesayangannya menangis. Lily hanya bisa tersenyum menunjukkan sederetan giginya sambil berpose menunjukkan jari berbentuk V di sebelah pipinya dengan niatan meminta ampun.
“Hehe... Sorry, Bang. Habisnya kalau Lily bilang begitu nanti Abang memarahinya. Maksud Lily membawa Abang ke sini tuh cuma mau tunjukkan sama cowok menyebalkan itu kalau Lily juga punya beruang kutub yang jantan, sama seperti dia yang juga punya beruang kutub betina” celoteh Lily yang membuat ketiganya melongo tak percaya.
Jae yang mendengar celotehan Lily seketika ia langsung berkomat-kamit di dalam hatinya.
“Dia benar-benar gadis aneh, sejak kapan Kak Key berubah menjadi beruang kutub betina? Ta-tapi benar juga sih hehe... Kak Key memang sifatnya dingin banget, sedangkan aku hanya berusaha untuk menjadi cowok yang cool saja namun tidak sedatar Kak Key”
“Eh tunggu deh, cowok ini juga sama persis dengan Kak Key yang datar, dingin, dan juga cuek. Astaga aku kira hanya Kak Key yang seperti ini, tapi ini malah ada yang jauh lebih parah wow...”
Key yang sudah merasa tidak nyaman dengan suasana ini membuat dirinya langsung pergi dari kelas Jae, namun saat sampai tepat di dekat pintu keluar ia kembali menyuarakan suaranya.
“Cepat minta maaf padanya, lalu bersikap sopanlah terhadap wanita. Ingat, kau punya Mommy yang juga seorang wanita” ucap Key yang langsung pergi begitu saja.
“Sebenarnya kalian ada masalah apa? Kenapa sampai-sampai kau membuat adikku menangis?” tanya Lukas dengan datar.
Lily langsung menceritakan kejadian tadi pada Lukas yang membuat Lukas langsung mengerti. “Jika kamu ingin menanyakan sesuatu, alangkah baiknya minta izin terlebih dahulu. Ingat, jangan pernah ikut campur dengan urusan orang lain”
“Lalu untukmu, jam istirahat itu sebaiknya di gunakan untuk beristirahat bukan untuk mengerjakan pekerjaan rumah. Jiika kamu tidak suka di ganggu, maka gunakan bahasa yang baik tanpa harus membentaknya”
“Sekarang kalian selesaikan masalah kalian berdua karena kalian sudah besar jadi pasti sangat tahu dimana letak kesalahan kalian" Lukas menasihati keduanya, lalu ia langsung pergi dari kelas Lily meninggalkan mereka yang terdiam.
“Sorry...” ucap Lily dan Jae secara bersamaan yang membuat mereka langsung menatap satu sama lain.
“Kamu enggak salah, aku yang seharusnya minta maaf sudah membentakmu” saut Jae.
“No, it's my mistake. Lily sudah mengganggu Jae, jadi Lily minta maaf ya” ucap Lily dengan wajah bersalah.
__ADS_1
“Aku yang salah, jadi aku saja yang minta maaf duluan” jawab Jae.
“Lily yang salah, bukan Jae” saut Lily dengan nada kesal.
“Apaan sih, dibilang aku yang salah masih saja ngeyel!” ucap Jae dengan sangat kesal.
“Pokonya Lily yang salah, titik!!” seru Lily.
“Kalau aku bilang aku yang salah, berarti aku yang salah, do you get it!” bentak Jae yang lagi-lagi membuat Lily terkejut.
Mata Lily mulai berkaca-kaca kembali saat ia merasa jika Jae kembali membentaknya.
“OMG Jae, you are stu*pid... idi*t !! Kenapa kamu malah membentaknya lagi sih, pasti cewek aneh ini akan kembali menangis. Lalu kamu akan kena masalah dengan Kak Key ugh...” gumam Jae di dalam hatinya.
“Hiks... hiks...” Lily meneteskan air matanya kembali membuat Jae semakin panik.
“Alright, kamu yang salah jadi kamu yang minta maaf duluan okay? Setelah itu baru aku yang meminta maaf, deal?” ucap Jae dengan nada yang di buat selembut mungkin dan Lily yang mendengar itu pun langsung berhenti menangis, dan tersenyum.
"Yeeeeyy... Gitu dong dari tadi, kan Lily jadi tidak perlu capek-capek nangis karena kamu enggak mau ngalah” celetuk Lilya yang membuat Jae frustasi.
“Oh GOD... Bantu aku lepas dari gadis aneh ini, sepertinya hari ini adalah hari yang si*al untukku. Baru juga masuk sekolah, malah sudah di pertemukan dengan gadis seperti ini. Inilah kenapa aku tidak menyukai perempuan, mereka itu menyebalkan dan juga selalu membuatku stres hahh...” gumam Jae di dalam hati kecilnya.
“No...” saut Jae tanpa sadar yang kembali membuat Lily merengek.
“Huaaaa... Jae is bad, enggak mau maafin Lily hiks... Dasar cowok menyebalkan” ucap Lily.
Jae yang baru sadar atas ucapannya pun langsung menepuk jidatnya dengan keras.
Plaaaakkk...
“You are so stu*pid Jae... Bisa-bisanya kau membuat gadis aneh ini kembali menangis untuk yang ke-3 kalinya. Jika sekali lagi kau membuatnya menangis, maka kau akan mendapatkan piring cantik argh...” celoteh Jae di dalam hatinya dengan wajah frustrasi.
Jae langsung mencoba sekuat tenaga untuk berusaha membuat Lily kembali terdiam, meskipun ia sendiri tidak tahu bagaimana caranya untuk merayu seorang wanita yang menangis.
“Lily jangan nangis dong, come on please... Bentar lagi bel masuk loh, masa ia kamu mau nangis terus. Nanti di sangkanya aku jahatin kamu lagi” ucap Jae dengan kebingungan.
“Hiks... kan emang Jae jahat, karena enggak mau maafin Lily. Padahal Lily udah kasih senyuman manis buat Jae biar di maafin, tapi Jae malah jawabnya begitu huaaa...” rengek Lily dengan suara indahnya.
__ADS_1
“Ma-maksud aku tuh enggak itu artinya enggak salah lagi, jadi aku maafin kamu kok. Ydah ya diam, aku pusing tahu dengar suara tangisan kamu” ucap Jae yang semakin membuat Lily menangis.
“Huaaa... Jae double jahat. Lily doesn't like Jae, Lily enggak mau berteman dengan Jae” saut Lily yang berlari ke mejanya, lalu ia melipat kedua tangannya di atas meja dan menyusupkan kepalanya.
Jae sejenak merenungkan nasibnya yang benar-benar sudah membuatnya gila. Lalu ia berpikir sambil mencari ide supaya Lily mau diam.
“Ahyaa... I have idea, mudah-mudahan dengan cara ini tuh cewek aneh bisa diam” satu ide terlindas dikepala Jae.
Ya meskipun cara ini cara yang umum tapi apa salahnya jika Jae mencobanya. Siapa tahu beruntung, kan? Jae langsung berlari ke arah kantin untuk memberikan sesuatu yang pastinya akan membuat Lily kembali tersenyum. Secepat mungkin Jae kembali ke kelas, karena hanya tinggal beberapa menit lagi bel masuk kelas berbunyi.
“Hhahh... hahh... haahh...” Jae menarik nafasnya yang engap akibat berlari untuk mengejar waktu.
“This is for you, tapi janji ya jangan nangis lagi” ucap Jae dengan keadaan kening yang sedikit berkeringat dan nafas yang masih engap.
Lily lalu mengangkat kepalanya sambil menatap Jae, kemudian matanya turun ke tangan Jae yang memegang sesuatu. Seketika mata Lily pun langsung berbinar menatap 1 bungkus coklat yang sangat menggiurkan dengan ukuran sedang.
“Waahh... This is for me, really? Gratis kan?” ujar Lily sambil tersenyum lebar.
“Ya iyalah buat kamu, memangnya buat siapa lagi coba. Kalau enggak mau ya sudah aku makan saja sendiri” ucap Jae dengan nada mengejek.
“Yeeee... Enak saja main makan-makan coklat Lily, kalau udah ngasih itu enggak boleh di minta lagi nanti borok sikut mau. Sini coklatnya dari pada sikutmu nanti korengan, borokan isshhhh... bau tahu” ucap Lily sambil mengambil coklat yang ada di tangan Jae dan kini sudah berpindah ke tangan Lily.
“Ini cewek bukannya bilang terima kasih kek apa kek basa-basi, ini malah mengata-ngatai borok sikut. Dasar gadis aneh...” gumam Jae di dalam hatinya yang sudah sangat kesal.
Ya meskipun Lily begitu menyebalkan, tapi setidaknya Lily sudah bisa tersenyum sambil menikmati coklat yang saat ini berada di dalam mulutnya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai... Hai... Hai... 🤗🤗🤗
Apa kabar para pembaca setiaku? Aku harap kalian sehat selalu ☺️😊😇
Aku ingin kembali memberikan rekomendasi Novel nehh 🤭🤭🤭
Silahkan di jelajahi dan jangan lupa tinggalkan jejak kalian yaa... 😁😆😆
...*...
__ADS_1