
Arya yang sangat terkejut dengan kehadiran Brian di dalam kamarnya itu seketika melupakan keadaannya yang seperti tuyul.
Arya berlari ke ruang belakang.
“Huaaa.. Abah, Umi, Mbak tulung Arya (huaaa.. Abah, Umi, Mbak tolong Arya)” teriak Arya.
“Aaaaa.. Aryaaaaa” teriak Hana sambil menutup mata menggunakan kedua tangannya dan membelakangi Arya.
“Astagfirullah, Arya..” teriak sang Umi sambil menutup mata menggunakan kedua tangannya.
“Ya ampun Arya, endi klambimu kok wuda kaya ngene iki (ya ampun Arya, di mana pakaianmu. Kenapa telanjang seperti ini)” ucap Abah sambil menepuk jidatnya.
“Abah tulung ono maling ning kamar Arya (abah tolong ada maling di kamar Arya)” memeluk Abah.
“Endi malinge Arya? (di mana malingnya Arya)” ucap Abah dengan nada cemas.
“Abah anakmu didhawuhi nganggo klambi dhisik toh, wedi manuke mabur (Abah anakmu itu suruh memakai pakaian dulu lah, takut burungnya terbang)” ucap Umi masih setia untuk menutup matanya.
“Yak.. Abah iso-iso mripate anakmu iki sing suci ternodai oleh manuk pipit Arya (yak.. Abah bisa-bisa mata anakmu ini yang suci ternodai oleh burung pipit Arya)” ucap Hana dengan nada kesal dan masih setia menutup matanya.
“Astagfirullah.. Abah lali, wis ayo ganti klambi sek Abah kancani (astagfullah.. Abah lupa, sudah ayo ganti pakaian dulu, Abah temenin)” ucap Abah sambil menggandeng dan membawa Arya pergi ke kamar.
“Hehe.. ngampunten Abah, Arya kaget pisan nganti lali maneh ora wuda (hehe.. maaf Abah, Arya terlalu terkejut sampai lupa lagi telanjang)” ucap Arya sambil cengengesan.
“Kowe ini ono-ono wae, nggawe isi omah dadi geger, wis ngerti ono Umi lan mbakyune malah sembrono. Lha yen manukmu dicegat Umimu sing ora ngerti panggonane piye? (kamu ini ada-ada saja, sudah membuat isi rumah gempar sudah tahu ada Umimu dan mbakmu malah teledor. Bagaimana jika burungmu dipotong Umimu yang tidak tahu tempat?)”
Ucap sang Abah sambil menunggu Arya yang sedang mengganti pakaian dikamar.
Arya hanya bisa tertawa cengengesan mendengar ocehan sang Abah.
*
*
*
*
Hana Renata adalah seorang gadis cantik yang berusia 22 tahun.
Hana merupakan anak pertama yang tinggal bersama Abah, Umi serta adiknya.
Hana memiliki sifat yang baik, penyayang serta sangat mandiri.
Muhammad Tomi adalah seorang petani dan peternak yang berusia 47 tahun.
Tomi merupakan kepala rumah tangga yang sangat tegas dan penyayang.
__ADS_1
Dewi Susanti adalah seorang wanita cantik yang berusia 45 tahun.
Dewi merupakan ibu rumah tangga yang sangat ramah serta penyayang.
Muhammad Arya adalah seorang siswa yang masih duduk di kelas 3 SMK dengan usia 18 tahun.
Arya merupakan anak bontot yang sangat disayangi oleh mbaknya, meskipun terkadang mereka seperti Tom and Jerry.
Arya memiliki sifat yang jail, ramah, dan penyayang.
*
*
*
*
Di ruang belakang
Brian yang tadinya mengejar Arya kini kehilangan jejaknya dan menjadi kesasar diruang tamu.
Kemudian Brian terus mencari keberadaan Arya sampai akhirnya ia berada diruang belakang.
“Apa kalian melihat pria gay itu?” tanya Brian dengan nada dingin dan wajah tanpa ekspresi.
“Mereka semua ngomong apa sih, aku jadi enggak paham. Sebenarnya bahasa planet dari mana ini?” ucap Brian di dalam hati.
“Maaf saya tidak mengerti bahasa planet kalian” ucap Brian dengan sangat dingin.
“Astagfirullah, iku wong opo dudu sih? Kok enek yo koyo ngene modelane. Ora ono ramah-ramahe pisan karo wong tuo (astagfirullah, itu orang apa bukan sih? Kok ada ya kaya begini modelnya. Enggak ada ramah-ramahnya sekali sama orang tua)” gumam Hana.
“Wis toh Ndok, ojo koyo ngono. Mas’e menawi mboten ngertos boso lokal (sudah nak, jangan kaya begitu. Mungkin masnya enggak paham bahasa daerah)” ucap Umi sambil menatap Hana.
“Sebenarnya mereka orang dari mana sih, apa tidak bisa pakai bahasa orang? Kenapa harus pakai bahas planet? Ojo ono ora bahasa apa coba bikin pusing saja. Apa aku sudah ada di alam planet? Hua.. hiks.. Ayah,Ibu.. tolong keluarkan Brian dari dunia ini. Brian tidak sanggup dan akan lambaikan tangan ke arah kamera” ucap Brian di dalam hati dengan wajah bingungnya.
Datanglah Abah dan Arya yang sudah selesai dari dramanya ke ruang belakang.
“Nah ini dia orangnya, kamu apa kan saya tadi? Kok kamu bisa sampai telanjang seperti itu? Apa kamu sejenis transgender?”
Brian yang melihat Arya langsung menangkapnya, kemudian melintir tangan Brian ke belakang.
“Ouch.. tanganku loro toh mas (ouch.. tanganku sakit loh mas)” ucap Arya sambil meringis kesakitan.
“Aduh.. mas maaf itu anak saya jangan dipelintir seperti itu, kasihan tangannya nanti putus tidak ada gantinya” ucap Umi dengan nada khawatir.
Brian langsung melepaskan tangan Arya dan kemudian Arya berlari ke arah belakang Uminya.
__ADS_1
“Umi, iki sopo toh? Kok wedeni pisan (Umi, ini siapa sih? Kok nakutin banget)” Arya sambil berbisik di telinga sang Umi.
Abah hanya bisa menatap bingung kepada Brian yang seperti bukan warga desa ini.
“Ayo mas, duduk dulu kita makan sama-sama nanti saya jelaskan. Mari silakan” ucap sang Umi sambil menarik kursi untuk Brian.
Brian yang kebetulan sedang lapar itu langsung duduk tanpa basa basi.
Dan Akhirnya mereka semua makan dengan keadaan yang saling menatap bingung satu sama lain.
Awalnya Brian tidak mau makan, karena menunya terlihat seperti makanan warteg yang buka dari jam 9 pagi sampai jam 9 malam.
Tapi apa boleh buat, perut Brian seakan sudah bersuara untuk mendemokan supaya Brian segera mengisi perutnya agar cacing-cacing di dalam merasa kenyang.
Entah kenapa kali ini Brian makan melebihi porsi biasanya.
Arya yang melihat Brian makan sampai berpikir jika Brian kehabisan uang untuk membeli makanan, bahkan pakaiannya saja seperti orang kaya tapi mengapa cara makannya seperti melebihi orang desa.
Sedangkan Hana hanya sesekali melirik Brian yang makan dengan sangat lahab membuat dirinya merasa kagum, karena masih ada orang kaya yang mau makan makanan orang desa.
Hanya dengan lauk tempe mendoan, sambal, kerupuk, sayur bayam dan ayam goreng.
“Enggak menyangka, aku kira rasa makanan ini tidak enak. Tetapi rasanya malah mengalahkan masakan restoran bintang 5” ucap Brian di dalam hari sambil makan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hai para leaders 🤗
Perkenalkan ini adalah karya novel ke-2 aku loh 🤩
Semoga kalian menyukainya ya 🤝
Dukung othor terus dengan cara berikut :
Like 👍
Komen 📨
Favorite ❤️
Rate 🌟
Dan tidak lupa selipkan hadiahnya ya 😍🙏
Bunga, kopi atau sebagainya pun tak apa kok, malah lebih bagus lagi pundi-pundi receh yang berterbangan di karyaku ini hihi 😆😜
Terimakasih 🙏🙏
__ADS_1
Papay 🤗🤗