
“Sudah Mom, tidak apa-apa. Mungkin hanya ini balasan yang bisa aku berikan padanya karena ia sudah membiayai hidupku selama ini” ucap Key sambil berdiri dengan nada yang sopan saat berbicara kepada Mommy Nisha.
“Mau Jae bantuin enggak Kak? Jae juga mau sekalian ambil camilan dibelakang nih, lapar hehe...” saut Jae dengan wajah imutnya.
“Bagian di luar rumah aja kelihatannya sangar dan cool, tetapi jika sudah di rumah maka kamu terlihat seperti anak kecil yang manja” ucap Key dengan nada mengejek.
Mommy Nisha dan juga Jae malah tertawa, namun sedangkan Daddy Ken? Ia malah tidak terima, karena menurutnya Key sudah merendahkan harga diri Jae sebagai anak laki-laki.
“Jaga bicaramu, KEYSHILA GRIZZLY!!!! Apa kau tidak tahu siapa yang kau hina itu, hah!! Dia adalah anakku, putraku satu-satunya! Jadi bersikaplah yang sopan padanya, mengerti!! Sekali lagi aku melihatmu menghinanya, maka tak segan-segan aku kan mengurungmu di gudang!”
Bentakan Daddy Ken sambil berdiri membuat semuanya terkejut, bahkan mereka yang tadinya tertawa kini menjadi ketakutan. Tetapi tidak dengan Key, dia wanita yang kuat dan tangguh jadi hanya dengan bentakan saja tidak akan mampu menggoyahkan air matanya.
“Mommy... Jae takut jika Daddy sudah marah seperti ini, pasti nanti Kak Key akan mendapatkan hukuman” ucap lirih Jae sambil memeluk Mommy Nisha dengan wajah sedihnya.
“Ya aku tahu, aku tahu siapa diriku. Jadi tidak perlu di perjelas, TUAN KENNETH MALVYNSON. Aku berbicara seperti itu bukan berarti aku merendahkan putra kesayanganmu, tetapi aku hanya ingin bercanda padanya meskipun dengan nada yang datar tanpa ekspresi sekali pun”
“Lalu kau juga harus ingat, Tuan. Di sini kau punya 2 anak dan bukan hanya Jae saja, tetapi aku juga adalah anakmu!!” seru Key dengan nada yang sangat dingin, namun terlihat jika ia sedang marah dan juga kecewa.
Prokkk...
Prokkk...
Prokkk...
“Hebat, hebat, hebat... Sudah berani rupanya kau membentakku hem... Apa kau lupa kalau kau hanyalah anak dari seorang pela*cur yang tidak ada harganya. Jadi jangan berharap jika kau bisa menjadi anakku"
"Aku hanya punya satu anak, yaitu JAECOBS MALVYNSON dan aku tidak suka memiliki anak perempuan karena perempuan itu sangatlah lemah. Tidak seperti laki-laki yang begitu kuat seperti Jae. Dia akan menjadi pewaris tunggal kekayaanku”
__ADS_1
“Lihatlah dirimu, bisa apa kamu sebagai perempuan? Bahkan harga diri seorang laki-laki jauh di atas perempuan. Oh ya aku lupa, apa kamu tahu di belakang nama Jae ada namaku, lalu di belakang namamu ada siapa? Ada nama dari seorang pela*currrr hahaha...”
Daddy Ken tertawa sangat puas saat melihat wajah Key memerah bagaikan menahan sebuah amarah yang begitu besar. Bahkan kini kedua tangan Key sudah mengepal sangat kuat, hingga matanya pun ikut memerah menahan air mata yang tidak boleh jatuh di depan pria yang tidak tahu caranya bertanggung jawab atas apa yang sudah ia lakukan di masa lalu.
Plaaaaaakkkkk...
Mommy Nisha yang sudah geram langsung menampar keras suaminya dengan air mata yang sudah runtuh. Sedangkan Key? Ia sudah berlari entah kemana, lalu Jae? Ia di suruh masuk ke kamarnya oleh sang Mommy.
“Apa-apaan ini, Nisha!!! Kenapa kau berani menamparku hah!! Istri macam apa kamu. Apa kamu lupa jika aku ini suamimu, bukan musuhmu” bentak Daddy Ken sambil mengelap sudut bibirnya yang meneteskan cairan segar berwarna merah pekat.
“Tamparan itu saja belum cukup untuk membalaskan rasa sakit yang sudah 14 tahun kamu berikan pada Key. Apa kau lupa jika nama kalian memiliki hampir kesamaan yaitu KEN dan KEY, namun hanya berbeda huruf N dan juga Y"
"Meskipun nama belakang Key tetap nama Ibu kandungnya, tetapi di dalam darahnya mengalir darah bej*jatmu yang tidak mau bertanggung jawab atas apa yang sudah kau perbuat dengannya. Aku bertahan denganmu itu semua karena KEY dan juga JAE!! Jika bukan karena mereka, mungkin aku sudah pisah denganmu Ken"
"Dulu saat aku ingin pergi darimu bersama anak-anakku, kau melarangku dan berjanji akan berubah dan tidak akan menjadi Ken yang selalu memainkan perasaan wanita dan kau ingin memperbaiki hubungan kita. Tapi apa yang aku dapatkan sekarang?"
Setelah puas dengan unek-uneknya, Mommy Nisha segera pergi untuk mencari keberadaan Key karena ia sangat khawatir jika kejadian Ibu kandungnya Key terulang padanya.
“Arrrrggghh... Siii*aaall... Semua ini gara-gara anak sia*lan itu yang sudah membuat istriku berani padaku!! Awas kau, KEY!! Lihat saja nanti, suatu saat aku akan berbuat perhitungan denganmu yang kau sendiri tidak akan pernah bisa melupakannya!”
Daddy Ken menjambak rambutnya penuh frustrasi, karena ini kali pertama ia di tampar oleh seorang perempuan yang mana adalah istrinya sendiri. Akibat ketidak terimaannya atas sikap istrinya, membuat ia melampiaskannya pada Key.
Bahkan sekarang ia memikirkan cara untuk membalaskan dendamnya pada anak yang tidak pernah dianggap. Sedangkan Jae, ia masuk ke dalam kamar sambil bermain PS untuk menghilangkan semua rasa takutnya akan Daddynya yang setiap hari selalu mencari gara-gara dengan Key.
Tapi yang membuat Key dan Mommy Nisha senang adalah Jae tidak terhasut oleh Daddynya. Jae tetap akan menganggap Key sebagai Kakaknya terlepas dari apa pun itu Key tetap Kakak terbaik untuknya. Mommy Nisha menelusuri sekeliling rumah, dan ternyata ia menemukan Key sedang duduk di tepi kolam dalam keadaan meringkukkan tubuhnya.
Bahkan dari jarak 3 meter saja Mommy Nisha bisa merasakan jika Key sangat kecewa atas sikap Daddynya itu. Perlahan demi perlahan, Mommy Nisha mendekati Key dan duduk di sebelahnya. Key menoleh dan langsung memeluk Mommy Nisha dengan sangat erat, kini pecahkan tangisan yang begitu menyakitkan dari dalam hati Key.
__ADS_1
Bahkan Mommy Nisha juga ikut menangis bersama sambil mencium pucuk kepala Key. Meskipun Key bukan anak kandungnya, tetapi Mommy Nisha bisa merasakan bagaimana rasa sakitnya hati Key saat ini karena omongan Daddy Ken hari ini benar-benar sudah kelewat batas, ia tidak menyadari jika dirinya secara tidak langsung sudah membuat mental Key tidak stabil.
Bahkan dari kecil pun, Key tidak pernah merasakan kasih sayang seorang Daddy. Ia hanya merasakan kasih sayang seorang Mommy yang malah bukan dari Mommy kandungnya sendiri. Biasanya sang Ayah yang akan membela anaknya jika Ibu sambungnya akan memarahinya karena tidak terima dengan anak hasil perselingkuhan, namun ini terbalik.
Malah Mommy Nisha yang sudah selalu dikhianati dan dikecewain oleh Daddy Ken, kini dengan lapang dada menerima Key sebagai anak kandungnya sendiri dan Daddy Ken yang malah menolaknya mentah-mentah. Inilah rasa sakit yang luar biasa dari seorang wanita kepada cinta pertamanya.
Mungkin jika seseorang di tolak oleh pasangannya rasa sakitnya tidak akan berkali-kali lipat, namun jika di tolak oleh Ayah kandungnya sendiri? Itu rasanya seperti separuh hidup kita telah hilang entah kemana.
“Hiks... Ke-kenapa Mom, kenapa Daddy selalu menolakku? Apa salahku? Aku tidak pernah menginginkan lahir dari rahim seorang pela*cur seperti Mommy Nica. Tetapi semua sudah takdirku yang harus terlahir darinya, namun kenapa Daddy selalu menganggapku seperti Mommy Ica hiks...”
“Bahkan aku tidak minta untuk di lahirkan, aku tidak minta hidup kaya dan aku tidak minta Daddy seperti dia. Tapi kenapa Tuhan malah memberiku kehidupan yang sangat menyakitkan hiks... Apa harus aku seperti Mommy Ica? Mungkin dengan cara itu bisa membuat Daddy merasa bahagia karena aku telah tiada hiks...”
Key mengeluarkan semua rasa sakitnya yang membuat Mommy Nisha semakin erat memeluknya.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Hello semua para pembaca setia kesayangan Author... 😊😊😊
Semoga kalian sehat selalu dan terus bahagia semuanya... 😇😇😇
Terima kasih atas semua dukungan kalian selama ini... 🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Mohon terus dukung Author yang masih banyak kekurangan ini 🥺🥺🥺
Sayang kalian banyak banyak para pembaca setiaku ❤️❤️❤️
Jaga diri kalian dan sampai jumpa lagi semuanya... 🤗🤗🤗
__ADS_1
Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻