Gairah Duda Perjaka

Gairah Duda Perjaka
Amric University


__ADS_3

Beberapa tahun telah berlalu...


Amric University adalah salah satu tempat kuliah yang cukup terkenal di Amerika. Bahkan banyak mahasiswi/a yang ingin sekali melanjutkan pendidikan mereka di sana.


Sampai seketika, Balqisya Zhafira yang sudah berusia 19 tahun akhirnya lolos menjadi salah satu mahasiswi di Universitas tersebut dengan nilai rata-rata yang cukup bagus.


Betapa bahagianya Sasya saat ia mendapat notif email yang memberi kabar jika dirinya telah resmi menjadi mahasiswa di Amric University. Sedangkan Lukas Hendrik Pratama dan juga Lily Permata Brianna selaku adik kembar dari Sasya, kini sudah berusia 13 tahun.


Mereka berdua bersekolah bersama namun beda tingkatan, karena Lukas berhasil loncat 1 kelas dari Lily 3 tahun yang lalu akibat kepintaran Luka yang luar biasa. Mereka bersekolah di salah satu sekolah yang cukup terkenal yaitu Amric High School.


Memasuki masa remaja, membuat anak kembar ini sudah mulai mengenal apa itu pasangan dan bagaimana rasanya jika mereka berhadapan dengan orang yang mereka sukai. Ketiga kurcaci ini sudah tumbuh besar dengan kecantikan dan ketampanan mereka yang menurun dari kedua orang tuanya.


Ya meskipun Sasya bukan anak kandung mereka, namun semakin ke sini Sasya semakin mirip dengan Hana. Entah itu dari caranya berbicara, dari pola pikirnya, atau pun dari segi penampilan.


Hana Renata adalah Bunda dari ketiga anak-anak yang hebat dengan usia 37 tahun. Sifat Hana masih tetap sama seperti dulu, hanya saja saat ini Hana mencoba untuk menjadi Bunda yang terbaik untuk anak-anaknya tanpa pilih kasih terdapat anak kandung atau pun anak angkat mereka.


Bagi Hana dan Brian mereka semua tetap anak kandung mereka sampai kapan pun itu tidak akan merubahnya. Jika sampai terjadi apa-apa dengan anak-anaknya, maka Hana sebagai sang Bunda akan maju lebih dulu karena ialah yang sering berada di rumah ketimbang Brian yang memang telah di sibukkan oleh pekerjaannya.


Brian Adijaya adalah Ayah yang sangat tegas dengan usia 45 tahun. Ia juga merupakan pebisnis yang cukup terkenal, apa lagi setelah insiden kebangkrutannya membuat Brian harus kembali mengulanginya dari nol. Akhirnya Brian berhasil bangkit berkat istri dan anak-anaknya yang selalu memberikan semangat serta dukungan untuknya agar kembali membangun perusahaannya sendiri.


Tetapi Brian tetap harus bisa membagi waktu antara keluarga, pekerjaan, dan juga istirahatnya. Apa lagi saat ini ia telah di sibukkan dengan berbagai cabang-cabang kecil yang telah di bangun di beberapa negara atau pun wilayah Amerika.


Lalu bagaimana kabar kedua orang tua Hana dan juga Brian? Alhamdulillahnya mereka semua baik-baik saja, cuma karena usia membuat mereka sudah tidak seaktif dulu. Tetapi keluarga kecil Brian selalu menengok serta pulang ke Indonesia sesuai dengan janjinya yaitu 2 bulan sekali jika Brian tidak memiliki kepentingan mendesak atau pun anak-anaknya yang tidak ada kelas pelajaran penting.


Keluarga Hana dan Brian di Indonesia benar-benar sangat di jaga oleh adik kesayangan Hana, yaitu Muhammad Arya yang saat ini sudah berusia 33 tahun. Arya yang sudah bisa melewati berbagai ujian saat mendapatkan pasangan, seketika malah Allah persatukan kembali dengan cinta pertamanya yang sempat gugur.


Cantika Handayani adalah istri Arya yang sangat manis dengan umur 36 tahun. Cantika dan Arya kembali bersatu setelah melewati banyaknya cobaan ujian dalam kehidupan percintaan mereka masing-masing sekitar 5 tahun yang lalu.

__ADS_1


Ya meskipun umur Cantika lebih tua dari Arya, namun ia selalu menghargai Arya sebagai imam dan juga kepala rumah tangga. Cantika yang dulunya merupakan seorang guru, kini berubah menjadi Ibu rumah tangga yang selalu mengurusi keperluan Arya dan juga anaknya. Belum lagi Cantika harus mengurus kedua orang tua Arya dengan sangat tekun.


Muhammad Tomi adalah Abah dari Hana dengan usia 62 tahun. Abah yang sudah semakin menua membuat tubuhnya gampang merasakan lelah dan juga sering mengalami sakit sampai harus rutin kontrol tiap bulan ke rumah sakit.


Sedangkan Dewi Susanti selaku Umi dari Arya dan juga Hana kini sudah berusia 60 tahun. Meskipun tubuhnya lebih kuat dari Abah, tapi tetap saja keduanya harus berobat jalan demi mencegah hal yang akan membuat keduanya jatuh sakit. Apa lagi Abah dan Umi kan dulunya pekerja keras, jadi wajar saja di usia mereka ini sudah merasakan tubuhnya semakin lemah.


Keluarga Brian sudah cukup lumayan lama tinggal di Amerika, hingga membuat mereka sudah lancar menggunakan bahasa Inggris untuk mempermudah mereka berkomunikasi dengan warga di sana.


...*...


Amric University


Sasya baru saja sampai di tempat parkir kampus menggunakan mobil kesayangannya, karena hari ini Sasya mendapatkan jadwal kelas di pagi hari. Saat ini jam sudah menunjukkan pukul 07.45, yang artinya kelas sebentar lagi akan di mulai tepat pada pukul 08.00.


Mau tidak mau, Sasya harus berangkat lebih awal karena ia tidak mau sampai harus ketinggalan materi. Apa lagi Sasya mengambil jurusan dokter spesialis agar ia bisa menangani hampir semua kasus karena Sasya tidak mau hanya berfokus dengan satu ilmu kedokteran, ia mau jika ada keadaan darurat maka ia bisa langsung turun tangan untuk membantu pasien.


“Kisss... Tunggu aku...” teriak seorang pria dari arah belakang yang berlari dengan memegang tas selempangnya di sebelah kanan.


Sasya yang sangat hafal dengan panggilan itu membuat ia malas untuk membalikkan tubuhnya, Sasya hanya bisa terdiam berdiri menunggu pria itu menghampirinya.


“Hahhh... hahh... hahh... Dari tadi di parkiran aku panggil, kamu malah diam dan langsung cabut begitu saja” keluh pria tersebut sambil sedikit membungkuk mengatur nafasnya yang masih engap akibat berlari mengejar Sasya.


“Sorry, aku enggak dengar saat kamu panggil-panggil namaku. Lagian juga sudah aku peringati kan, jika namaku itu SASYA bukan KISS. Apa masih belum jelas ASH” Sasya menatap pria tersebut sambil menekankan tiap kata yang di ucapkannya.


“Kamu juga sama kan, namaku ASHBERT jadi kenapa kamu malah mengambil jalan pintas dengan memanggilku Ash?” tanya balik Ash yang tidak mau kalah.


“Lah terus aku harus memanggilmu dengan sebutan apa lagi Ash?” ucap Sasya dengan nada malasnya.

__ADS_1


“Panggil aku dengan sebutan Bebz, Ayang, atau Hubby juga boleh kok aku terima dengan senang hati karena itu darimu” ucap Ash dengan wajah tampannya.


Sasya yang melihat wajah itu malah merasa semakin malas untuk menanggapi tingkah menyebalkan nya Ash dan kembali berjalan memasuki kelasnya itu.


“Huaaaa... Kok aku di tinggalin sih Kiss” rengek Ash sambil berlari kecil menyeimbangi langkah kaki Sasya.


Lalu keduanya pun duduk di kursinya masing-masing. Posisi Sasya berada di depan sedangkan Ash berada di belakangnya. Ashbert Jacklyn adalah seorang anak dari pria kaya raya dengan wajah tampan rupawan dengan usia 19 tahun. Ash beragama Kristen dan juga merupakan sahabat Sasya sejak mereka satu sekolah di Amric High School.


Sudah hampir 3 tahun lamanya kebersamaan Sasya dan Ash membuat semua yang melihatnya mengira jika mereka memiliki hubungan. Namun pada kenyataannya tidak ada hubungan apa pun selain persahabatan. Ya meskipun Ash sudah menaruh hati kepada Sasya sejak lama, namun ia tidak berani mengungkapkannya.


Ash tidak yakin untuk mengungkapkan perasaannya selama persahabatan mereka, karena Sasya tidak pernah menunjukkan hal kecil yang bisa membuat Ash percaya jika Sasya juga memiliki perasaan yang sama. Apa lagi Ash ini tipikal pria yang takut akan penolakan dan dia juga tidak bisa menerima sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang dia mau.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


Selamat pagi... Selamat siang... Selamat malam... untuk semuanya 🤗🤗🤗


Aku harap kalian menyukai karyaku dan bisa terus dukung Author 🥺🥺🥺


Author juga ingin memberikan rekomendasi novel lagi nih... 😗😗😗


Berikut adalah rekomendasi dari Author untuk kalian semuanya 🥳🥳🥳


Silahkan kalian jelajahi dan tinggalkan jejak indah kalian semua 😁😁😁


Terima kasih semuanya 🙏🏻🙏🏻🙏🏻


...*...

__ADS_1



__ADS_2