
“Kau tahu kan semenjak hilangnya anakku di Korea, itu membuat kami selalu saja cekcok. Aku cape, Cik! Aku butuh belaian dari wanita lain agar tubuhku menjadi tenang” ucap Brian.
“Baiklah, Tuan mau main dimana? Di sini atau di kamar? Atau bisa juga di sofa biar lebih mengasyikkan hihi...” tawar Cika yang langsung mengalungkan kedua tangannya di leher Brian.
“Waw... She is crazy! Dia benar-benar wanita murahan. Pantas saja dia bisa berpikir selicik itu untuk mendapatkanku, benar-benar di luar dugaan. Aku kira Cika tipikal wanita mandiri yang sangat berpegang teguh pada kebaikan, tapi aku salah haha...” ucap Brian di dalam hatinya.
Saat ini tangan Cika mulai nakal untuk meraba serta membuka kancing kemeja Brian dan “Arrrghhhh...” Cika kesakitan saat tangannya di remas kuat oleh Brian saat ingin membuka kancing kemejanya.
“Aduh... Maaf sayang, aku tidak sengaja. Aku refleks terkejut karena istriku tidak pernah selihai ini” ucap Brian yang langsung melepaskan tangan Cika.
“Ya sayang, tidak apa-apa kok. Lagian juga cuma sakit sedikit kok hehe... Oh, jadi istrimu tidak pernah melayanimu dengan baik sepertiku” tanya Cika.
“Dia melayaniku, tapi tidak seagresif dirimu ini” ucap Brian sambil membelai lembut rambut Cika.
“Baiklah, kamu jangan khawatir sayang. Aku bisa berbagai macam gaya, gaya kodok, gaya 69, gaya terlentang, gaya nungging atau gaya apa pun” ucap Cika sambil tersenyum penuh arti.
“Benarkan itu? Waw... Ternyata kamu benar-benar akan memuaskan aku ya” ucap Brian dengan senyuman penuh arti.
“Ya dong... Arrghhhhhh sayang sakitt ra-rambutku arggghhh...” teriak Cika saat rambutnya terasa di jambak oleh Brian.
“Ya ampun, sayang maafkan aku. Habisnya aku gemas sama rambutmu yang halus dan wangi ini hehe...” jawab Brian sambil menunjukkan tawa jahatnya.
“Ya gapapa sayang, tapi jangan begini dong sakit tahu nanti bisa-bisa rambutku rontok” ucap Cika dengan sedikit kesal.
“Yaaa... Kok marah sih? Jadi enggak seru dong permainannya nanti” saut Brian dengan akting sedihnya.
“Habisnya kamu sih bikin aku kesel, jadi moodku sedikit hancu- argghhhhh...” teriak Cika.
Buuugghhhh !...
Tubuh Cika terbentur tembok cukup keras sehingga membuat ia merasakan sakit yang luar biasa.
“Sebenarnya kau mau bermain atau ingin menyakitiku, hah! Dari tadi aku sudah sabar ya...” ucap Cika dengan kesal.
“Stttt... Diamlah sayang, aku memang seperti ini jika sedang ingin bermain. Bahkan istriku bisa lebih dari ini” ucap Brian sambil mengusap bibir Cika.
“Be-benarkah? Kalau begitu ayo kita bermain, aku rela jika tubuhku kesakitan asalkan aku bisa merasakan bercinta denganmu Tuan. Aku benar-benar mencintaimu” ucap Cika.
“Benarkan itu sayang? Jika begitu bolehkah aku mencium bibirmu yang sek*si ini?” saut Brian yang sudah gemas ingin mematahkan rahang Cika.
“Dengan senang hati sayang...” jawab Cika sambil mengalungkan kedua tangannya di leher Brian.
__ADS_1
Perlahan Brian mendekatkan bibirnya dengan bibir Cika, bahkan membuat Cika menutup matanya. Namun, saat jaraknya hampir saja menempel. Brian langsung meremas rahang Cika sekuat tenaga dengan satu tangannya.
“Arrrrrghhhhhhhh... Uaaa epass arrrghhh...” teriak Cika saat mencoba memberontak.
Tapi sayangnya tenaga Brian begitu luar biasa hingga sehingga ia bisa mengangkat tubuh Cika sampai kaki Cika tidak menapak di lantai. Cika menangis kesakitan yang membuat Brian tertawa senang melihat penderitaannya.
Sebenarnya Brian ingin melakukan lebih, tapi ia sayang jika harus mengotori tangannya sendiri. Apa lagi, Brian takut jika keluarganya akan membencinya jika tahu dia menyiksa seorang wanita. Saat Brian sudah puas, ia langsung menghempaskan tubuh Cika sekuat tenaga ke arah lantai.
Buggghhtt !...
Aarrrghhhh ...
Cika berteriak sekuat tenaga merasakan tubuhnya yang remuk tak tersisa.
“Hiks... Tu-tuan kenapa seperti ini? Jika Tuan ingin bermain dengan saya, saya dengan senang hati melayani Tuan pagi, siang, sore bahkan 24 jam full saya kuat Tuan. Tapi tidak dengan seperti ini, seakan-akan Tuan marah kepada saya karena menolak Tuan. Padahal kenyataannya saya malah senang melayani Tuan” ucap Cika sambil menangis dan tergeletak di lantai.
“Dengan senang hati melayaniku? Bagaimana jika kamu melayaniku seperti ini, saat aku melihatmu berteriak kesakitan itu membuatku jauh lebih bahagia dari pada aku bermain dengan wanita ja*lang seperti dirimu” ucap Brian.
“Stop Tuan! Saya ini bukan ja*lang seperti yang Tuan ucapkan...” teriak Cika.
Prokk... Prokk... Prokk...
“Oh jadi kau bukan ja*lang ya? Terus apa dong? Wanita tidak punya harga diri? Wanita haus akan belaian? Atau wanita yang akan melakukan semua cara untuk mendapatkan sang pujaan hati, bahkan rela mengorbankan keluarganya dan sampai ingin membunuh istrinya beserta anaknya yang ada di dalam kandungan"
"Lalu yang lebih parahnya lagi, kau sangat berani merencanakan sebuah perampokan untuk menggagalkan malam pertama mereka. Tidak lupa juga kau melakukan pemalsuan tanda tangannya untuk mengelabuhi dan menguras habis semua hartanya, begitu bukan?” ucap Brian.
Cika yang begitu terkejut dengan ucapan Brian membuatnya melototkan matanya.
“Da-dari mana Tuan Brian tahu itu semua ?” ucap Cika di dalam hatinya.
“Kenapa melotot, hem? Kaget? Pasti dalam hati bertanya-tanya kan, dari mana aku bisa mendapatkan semua itu ya kan haha... Serapat-rapatnya bangkai di tutupi, maka baunya pun akan tetap tercium. Jadi bersiaplah untuk membusuk di dalam penjara, sayang” ucap Brian yang langsung duduk di kursinya sambil tersenyum penuh kemenangan.
“Tidak aku tidak mau di penjara, aku tidak salah tapi yang salah itu kedua istrimu! Mereka telah merebut dirimu dariku, padahal aku yang lebih dulu menyukaimu. Tapi kenapa kau malah memilih mereka berdua, hah... Kenapa!!!” teriak Cika sambil berdiri dan berjalan di arah Brian.
“Syukurlah, dulu aku memilih mereka dari pada dirimu. Jika aku sampai memilihmu, mungkin saat ini aku telah mendapatkan sampah yang akan menggerogoti uangku haha...” saut Brian sambil tertawa jahat.
Plaaaakk !...
Cika menampar Brian dengan sangat keras yang membuat sudut bibirnya mengeluarkan darah segar.
“Rasain! Makan tuh tamparan! Jaga omonganmu itu ya, aku ini bukan wanita murahan seperti di luar sana” ucap Cika.
__ADS_1
Brian menjilat darah tersebut sambil tersenyum penuh arti menatap Cika dengan tajam.
“Jika kau bukan wanita murahan, lalu apakah punyamu masih tersegel hah?” tanya Brian.
“Ya memang punyaku tidak tersegel, tapi aku bukan wanita murahan. Aku melakukan itu hanya kepada orang-orang yang sangat kaya tidak semuanya bisa bermain denganku, heemp...” Cika menutup mulutnya saat ia sadar bahwa dirinya sudah keceplosan yang membuat Brian tertawa puas.
“Bhahaha... Apa bedanya wanita murahan, wanita ja*lang, wanita simpanan dengan wanita PANGGILAN” tekan Brian.
Cika yang sudah sangat marah penuh dengan emosi, seketika ia melihat gelas kaca di meja kerja Brian. Lalu, kemudian saat Brian lengah dan asyik tertawa. Tiba-tiba saja Sandi masuk dengan beberapa polisi serta Komisaris.
“Tuaann... Awasss...” teriak Sandi saat melihat Cika.
Praaanggg !...
Piiyaarr !...
Cika memukul kepala Brian dengan gelas kaca tersebut yang membuat kepala Brian retak dan membuat darah mengucur deras. Cika tertawa puas saat melihat Brian memegangi kepalanya dengan meringis kesakitan. Komisaris pun langsung menyuruh anak buahnya untuk menangkap Cika.
“Tangkap dia!” teriak Komisaris yang langsung membuat anak buahnya berlari untuk mengamankan Cika.
“Lepaskan aku, aku tidak bersalah Komisaris! Dia duluan yang menganiaya diriku, bahkan dia menjambak rambutku, meremas rahangku dan melempar serta membanting tubuhku ke lantai. Dia pantas mendapatkan itu semua karena mulutnya yang kotor telah mengataiku. Biarkan aku membunuhnya dulu, Komisaris” teriak Cika yang mencoba memberontak.
Namun karena mereka sangat banyak, itu membuat Cika kewalahan dan pada akhirnya Cika di borgol serta langsung dibawa ke kantor polisi. Sedangkan Brian segera di bawa oleh Sandi ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
Selamat siang... Selamat sore... Selamat beraktivitas semua... 🤗🤗🤗
Mohon terus dukung Author yang masih banyak kekurangan ini 🥺🥺🥺
Dan teruslah beri masukan dan ide-ide brilian kalian yaaa... 😁😁😁
Ide seperti apakah yang kalian miliki untuk Season 2 ini... 🤔🤔🤔
Tolong berikan pendapat kalian dan dukungan kalian semua 😊😊😊
Jaga diri kalian dan sampai jumpa di bab selanjutnya 😆😆😆
Sayang kalian semua... ❤️❤️❤️
Papaaayyy~~~ 👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻👋🏻
__ADS_1