
Saat ini Natalia tampak sedang berusaha untuk menahan para serigala itu agar tidak mendekat.
beberapa serigala berhasil di tahan oleh petir Natalia.
bahkan kini banyak serigala yang tertusuk oleh serangan petir tersebut.
namun benar saja yang di katakan Madika, serigala itu benar-benar tidak ada habis-nya.
kini serigala petir dalam jumlah banyak itu pun langsung berhenti mendekat ke arah Natalia dan Madika.
namun kini para serigala itu langsung membuat formasi melingkar. mereka mengelilingi Madika dan Natalia yang sedang berada di dalam perisai naga petir.
Natalia yang melihat hal itu kini hanya bisa mengedar-kan pandangan-nya ke segala arah dengan ekspresi waspada sambil melihat-lihat apa yang akan di lakukan oleh para serigala itu.
Kini punggung serigala yang bergerigi tajam itu langsung memancarkan petir dalam jumlah yang banyak.
bahkan kini petir-petir itu merambat di udara dan menyatu tepat di atas Madika dan Natalia.
Saat ini terlihat di atas perisai naga petir Natalia tampak sebuah bola petir padat yang sedang menyerap seluruh petir yang menyambar dari punggung bergerigi tajam milik serigala petir itu.
petir-petir itu kini terserap dan terus membuat bola petir di atas-nya jadi semakin padat dan terus menerus di perkuat.
Natalia yang menyadari hal itu pun kini langsung melakukan beberapa variasi gerakan tangan.
seketika terbentuk bola api padat di atas kepala-nya, dan dari bola api padat itu keluar seekor naga api.
"seperti-nya serigala petir ini ingin menyerang dengan kekuatan penuh-nya!" batin Natalia menebak.
Tak lama setelah itu, kini bola petir padat yang ada di atas mereka kini langsung mengeluarkan Sambaran petir yang sangat kuat.
petir itu menyambar ke bawah tepat lurus ke arah Madika dan Natalia.
Natalia pun kini langsung menggerak-kan tangan-nya dan langsung melesat-kan naga api andalan-nya itu ke arah Sambaran petir itu.
kini Sambaran petir bagaikan laser itu langsung menghantam kepala naga api milik Natalia.
DUAAARRR!!!
Terjadi ledakan energi yang sangat dahsyat di udara ketika laser petir dan api Natalia saling berhantaman.
__ADS_1
kini kedua jurus itu terhenti di tengah-tengah.
Natalia tampak berusaha untuk terus mendorong jurus-nya, namun serangan petir itu juga terlihat tidak mau kalah.
laser petir itu kini tampak tercerai berai saat menghantam kepala naga api.
hal itu pun membuat sangat banyak serabut petir yang menjalar dan merambat di udara dan bahkan menyambar ke beberapa titik di wilayah sekitaran mereka hingga tempat itu tampak mulai terbakar oleh Sambaran petir itu.
Meskipun demikian, laser petir itu tampak bisa mendorong naga api Natalia secara perlahan.
hal itu pun membuat Natalia sedikit kesal.
lalu Natalia pun menghentak-kan tangan-nya untuk mendorong naga itu lebih kuat lagi.
namun tetap saja naga milik-nya malah terdorong mundur hingga akhir-nya meledak.
DUAAARRR!!!
Ledakan dahysat pun terjadi.
Natalia tampak terkejut dan langsung melebarkan mata-nya.
diri-nya kini terkena efek dari jurus-nya sendiri sehingga diri-nya sedikit terdorong mundur.
Kini laser petir itu langsung menghantam perisai naga petir milik Natalia.
melihat hal itu Natalia pun langsung mengangkat kedua tangan-nya dan memperkuat perisai-nya untuk menahan serangan laser petir itu.
Kini laser petir yang menghantam perisai Natalia langsung terpecah lagi dan kini menyambar ke tanah dan membuat rumput di sekitar mereka terbakar.
Natalia kini hanya bisa berusaha semaksimal mungkin untuk menahan serangan itu.
ia kemudian mulai mengedar-kan pandangan-nya dan melihat bahwa saat ini para serigala petir yang sangat banyak itu tampak masih mengalirkan petir ke bola petir padat yang saat ini sedang menyerang mereka mengunakan laser petir.
"mereka masih belum selesai juga!" batin Natalia yang tampak cemas. "ayo-lah Madika! segeralah temukan serigala itu sekarang juga.... aku tak bisa bertahan lebih lama lagi!.... serangan ini benar-benar sangat kuat!" batin Natalia yang terlihat makin cemas dan gelisah.
Baru saja berkata seperti itu dalam hati-nya, kini tiba-tiba ia mendengar suara retakan di atas kepala-nya, tepat di tempat yang di serang oleh laser petir itu.
hal itu pun membuat Natalia langsung menengadah ke atas sambil melihat keadaan perisai naga petir milik-nya.
__ADS_1
saat melihat perisai itu, kini Natalia tampak melebar-kan mata-nya karena terkejut.
hal itu di karena-kan saat ini diri-nya melihat bahwa perisai naga petir-nya sudah mulai retak.
"sial.... ini tidak akan bisa bertahan lebih lama lagi!" batin Natalia sambil terus berusaha mempertahan-kan perisai-nya.
Serangan laser petir itu terasa semakin kuat.
perisai naga petir milik Natalia kini terlihat semakin retak.
retakan-nya semakin banyak dan terlihat seperti perlahan akan hancur.
meskipun demikian, Natalia tetap berusaha untuk menahan serangan itu sekuat tenaga, sampai-sampai kini tanpa ia sadari darah mulai mengalir di samping bibir-nya.
hingga akhir-nya kini perisai naga petir itu hancur berkeping-keping.
sekali lagi Natalia tersentak dan sedikit terdorong akibat hentakan energi saat perisai-nya meledak dan hancur.
namun Natalia tetap tidak menyerah.
ia dengan cepat menyambut Sambaran petir itu menggunakan perisai api yang ia buat di depan telapak tangan-nya.
ia berusaha agar sekuat tenaga menahan laser petir itu agar tidak terkena Madika yang sedang duduk bersila itu tidak terkena serangan laser petir.
"cepat-lah Madika!" batin Natalia yang tampak makin cemas.
ia saat ini terlihat semakin tak sanggup lagi menahan laser petir itu.
tubu-nya kini perlahan terdorong ke tanah. kaki-nya kini kesulitan menopang tubuh-nya, dan tangan-nya tampak sulit untuk ia tegak-kan saat menahan serangan laser itu.
Situasi mereka semakin buruk. Natalia sudah hampir mencapai batas-nya. ia kini memuntah-kan darah dari mulut-nya.
rasa putus asa kini mulai menyerang pikiran Natalia.
diri-nya kini berpikir seolah tak ada kesempatan lagi untuk melawan dan mereka akan segera mati di tempat ini cepat atau lambat.
Di tengah keputusasaan Natalia itu, tiba-tiba diri-nya merasakan kehangatan yang belum pernah ia rasakan.
di dalam tubuh-nya terasa seperti ada sesuatu yang hangat mengalir dan menyebar ke seluruh tubuh-nya. ia merasa sangat nyaman ketika sesuatu yang menyebar di seluruh tubuh-nya itu kini telah memenuhi tubuh-nya seolah tubuh-nya sedang di selimuti oleh sesuatu yang hangat dan misterius.
__ADS_1
hingga akhir-nya Natalia pun tersadar bahwa ternyata saat ini Madika sedang memeluk diri-nya sambil mengalir-kan energi Saga-nya untuk membantu Natalia.
Entah kenapa saat ia mengetahui Madika yang sedang memeluk-nya dan memberi dukungan dengan energi Saga-nya kini membuat Natalia langsung merasa percaya diri untuk melanjut-kan pertarungan mereka.