Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris

Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris
Melawan Raja Monster Semut


__ADS_3

Saat ini si raja semut yang sedang menyiap-kan jurus tombak raksasa-nya itu kini tampak terkejut melihat sebuah benda yang muncul di punggung Madika yang tampak mirip dengan kaki semut.


Dari bentuk kaki semut yang ada di belakang Madika itu, kini si raja semut pun langsung mengetahui bahwa kaki semut itu adalah pusaka yang berasal dari isteri-nya, yakni si ratu semut.


Melihat hal itu, kini si raja semut pun langsung berteriak dengan suara keras ke arah Madika dan ia tampak sangat marah.


jika seandai-nya semut itu bisa berbicara layak-nya manusia, maka mungkin saat ini ia sedang berkata 'akan ku bunuh kau manusia sil@n!!'.


Tak butuh lama, kini tombak raksasa milik si raja semut itu pun sudah siap, dan raja semut itu pun kini langsung berteriak ke arah Madika.


Seketika tombak raksasa itu pun langsung melesat dengan cepat ke arah Madika.


Sementara itu, Madika yang melihat serangan tombak raksasa yang sedang melesat ke arah-nya, kini Madika pun langsung mengeluar-kan pedang ganda milik-nya.


"mari kita lihat, apa-kah senjata energi ku ini bisa menahan serangan-mu atau tidak." ucap Madika dengan santai-nya.


Lalu Madika pun langsung menancap-kan kedua pedang-nya itu ke tanah.


"pertahanan penuh!" ucap Madika dengan percaya diri.


Setelah berkata seperti itu, kini Madika dan Askila serta Aurel langsung di lindungi oleh perisai angin yang berbentuk seperti kepala kerbau yang tampak transparan.


Hal itu pun kini membuat serangan tombak dari si raja monster semut itu langsung menghantam perisai berbentuk kepala kerbau milik Madika.


Tampak hantaman pedang raksasa dengan perisai kerbau angin milik Madika itu kini menghasil-kan hentak-kan di udara.


hentak-kan itu berbentuk gelombang energi yang bisa membuat objek-objek di sekitar-nya terhempas akibat hentak-kan dari gelombang energi itu.


"serangan dari raja monster semut ini ternyata sangat kuat, akan tetapi perisai ini ternyata masih bisa bertahan dari serangan sekuat ini." ucap Madika dalam hati saat melihat hentak-kan gelombang energi dari serangan itu kini membuat beberapa monster semut yang berada cukup jauh dari tempat mereka tampak terkena efek dari gelombang energi itu sehingga ada beberapa yang terdorong bahkan terhempas.

__ADS_1


Tak lama setelah itu, kini tombak raja semut itu pun langsung meledak begitu saja tepat di depan perisai kepala kerbau itu.


Ledakan tombak raksasa itu kini menghasil-kan gelombang energi yang sangat kuat dan langsung menghempas-kan segala yang ada di sekitar-nya.


bahkan kini perisai angin berbentuk kepala kerbau itu kini mulai retak.


Madika yang melihat hal itu pun langsung terkejut.


"ledakan yang sangat luar biasa!" ucap Madika dalam hati.


Sementara itu Aurel kini terlihat panik saat melihat perisai angin itu mulai retak.


"hei!... apa itu masih bisa bertahan?" ucap Aurel yang saat ini terlihat panik.


"seperti-nya ini tidak akan bertahan lama." jawab Madika dengan ekspresi datar tanpa menoleh ke arah Aurel dan Askila.


Baru saja berkata seperti itu, kini retakan perisai itu semakin besar, dan tiba-tiba di dalam wilayah yang penuh dengan asap ledakan itu muncul sosok si raja monster semut dari udara dan langsung mendarat di atas perisai angin itu.


Aurel langsung berteriak ketakutan karena terkejut saat si raja monster semut itu tiba-tiba jatuh dari langit dan langsung mendarat tepat di atas mereka.


Setelah itu si raja semut itu pun mulai memuncul-kan beberapa pedang tanah di udara dan dengan cepat ia langsung melesat-kan pedang itu untuk menghancur-kan perisai milik Madika.


Kini pedang tanah itu langsung melesat secara bersamaan.


pedang tanah itu tampak tidak ada habis-nya. setiap kali satu pedang melesat ke perisai angin Madika, maka beberapa pedang lain-nya pun kini langsung terbentuk dengan cepat di posisi pedang-pedang sebelum-nya sehingga kini pedang-pedang itu bisa ia lesat-kan lagi dengan cepat.


Hal itu pun membuat serangan pedang tanah dari si raja semut jadi tidak ada batas dan terus di hantam-kan ke satu titik dari perisai milik Madika.


Kini perisai Madika yang terus di hantam oleh pedang-pedang tanah itu jadi semakin besar retakan-nya.

__ADS_1


"ini tak boleh di biar-kan!" ucap Madika dengan ekspresi serius.


"hei tolong lakukan sesuatu." ucap Ariel yang semakin ketakutan.


"aku tak mau mati di sini, ku mohon lakukan lah sesuatu." ucap Aurel memohon.


"diam bocah!.... tuan Madika sedang memikir-kan sesuatu untuk di jadi-kan jalan keluar kita saat ini!... jadi sebaik-nya kau diam dan jangan mengacau-kan konsentrasi orang yang sedang bertarung!" ucap Askila dengan tegas sambil menatap Aurel dengan ekspresi yang terlihat menakut-kan.


Seketika Aurel pun langsung terdiam dan langsung menuruti ucapan Askila.


Sementara itu, Madika kini sudah menyiap-kan jurus yang ia ingin gunakan untuk menyerang si raja monster semut itu.


Madika kini terlihat sedang mengangkat kedua pedang-nya di atas kepala, dan kini tampak pedang Madika langsung memancar-kan cahaya putih yang sangat silau.


Tak lama setelah itu, kini perisai angin berbentuk kepala kerbau itu langsung hancur berkeping-keping.


Namun, di saat perisai angin berbentuk kepala kerbau itu hancur, kini Madika pun langsung menebas-kan kedua pedang-nya itu ke arah si raja semut yang saat ini masih berada di udara karena belum sempat mendarat saat perisai itu pecah.


Ketika Madika menebas-kan pedang-nya ke arah si raja monster semut yang masih berada di udara itu, seketika itu juga sebuah kepala kerbau raksasa langsung muncul dari bawah tanah tepat di kaki Madika dan yang lain-nya.


Sama seperti sebelum-nya, kepala kerbau itu berasal dari elemen angin dan ia tampak transparan.


Kepala kerbau itu langsung muncul dari bawah tanah dan kemudian terus naik ke udara menghantam tubuh si raja monster semut yang masih di udara itu.


Ternyata bukan hanya kepala saja, ternyata kerbau itu adalah salah satu jurus perwujudan dari pedang energi milik Madika.


sebuah jurus yang sebelum-nya pernah ia gunakan untuk melawan monster lipan raksasa.


yakni sebuah jurus yang membuat elemen angin mengambil wujud dari asal muasal senjata energi pedang ganda itu, yakni raja monster kerbau tingkat pro.

__ADS_1


Kini elemen angin yang mengambil wujud seekor monster kerbau raksasa itu pun langsung melesat melewati Madika dan yang lain-nya, sementara saat berada tepat di depan si raja semut, kepala kerbau yang sebelum-nya menembus Madika dan yang lain-nya kini malah tidak menembus si raja monster semut sehingga kini kerbau angin itu langsung menghantam si raja monster semut itu dan mendorong-nya sejauh mungkin dari Madika dan yang lain-nya.


__ADS_2