Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris

Reinkarnasi Sang Ksatria Legendaris
Kemunculan Kura-kura Raksasa


__ADS_3

Saat ini Madika dan Bunggu telah berada di pantai.


kedua-nya mulai melihat-lihat ke sekeliling pantai itu dan bersiap-siap untuk segera melompat ke dalam air.


"di dalam lautan ini terdapat berbagai macam jenis ikan monster yang hidup di dalam-nya. tapi tenang saja, semua hewan monster itu tidak memiliki energi Nosa, tapi tentang kura-kura raksasa itu, aku masih kurang tahu, aku masih belum punya informasi tentang-nya." ucap Madika menjelas-kan situasi lautan itu.


"hah.... begitu ya." ucap Bunggu menanggapi sambil menghela nafas.


"untuk itu sebaik-nya kita harus berhati-hati.... apa lagi saat ini kita tidak tahu tingkatan mahluk yang satu ini." ucap Madika.


"jika di perkira-kan, ku rasa kura-kura raksasa ini kemungkinan-nya telah berada di tingkat legendaris, karena tidak mungkin hewan monster sebesar ini masih berada di tingkat rendah." ucap Bunggu memperkira-kan.


"terserah-lah, mau itu tingkat tinggi atau rendah, yang jelas-nya sekarang kita harus mencoba mengecek-nya terlebih dahulu.... jika nanti-nya kita berada dalam situasi genting, baru-lah kita kabur dari tempat ini." ucap Madika menyaran-kan.


Mendengar ucapan Madika itu, kini Bunggu pun hanya bisa mengangguk patuh pada majikan-nya.


Setelah itu mereka berdua pun langsung melompat ke dalam air.


kedua-nya kini mengguna-kan energi masing-masing untuk menyesuai-kan diri dengan air, sehingga kedua-nya pun kini bisa bernafas di dalam air.


Tubuh mereka berdua pun kini tampak di bungkus oleh energi Saga yang mengikuti bentuk tubuh mereka.


energi Saga itu menyerap oksigen yang ada di air laut sekaligus menjadi pengganti udara untuk di hirup oleh mereka.


dengan teknik itu kini kedua-nya pun bisa bernafas dengan bebas di dalam laut.


Mereka berdua kini berenang dengan penuh waspada di bawah laut.


mereka berdua tampak terus bergerak ke bawah laut.


Mereka berdua terlihat waspada. mereka terus berenang sambil menoleh ke segala arah.


namun aneh-nya mereka sama sekali tak melihat ada-nya tanda-tanda kehidupan di dalam lautan itu.


"di sini terlalu sunyi, apa mungkin karena kura-kura raksasa ini adalah hewan yang paling berbahaya dan berkuasa di lautan ini?" batin Madika bertanya-tanya.


Baru saja Madika berpikir seperti itu, tiba-tiba bulu kuduk Madika langsung berdiri.


ia tiba-tiba merasa-kan sebuah aura yang sangat menakut-kan.

__ADS_1


Madika yang terkejut dengan aura mengerikan itu pun kini langsung menoleh ke arah Bunggu.


saat melihat Bunggu, Madika jadi sedikit terkejut karena tiba-tiba wajah Bunggu terlihat sedang waspada sambil melihat ke arah datang-nya aura mengerikan itu.


"aura ini sangat menakut-kan!" ucap Madika.


"bersiap-lah!.... monster itu ada di depan sana!" ucap Bunggu sambil menghadap ke arah datang-nya aura mengerikan itu.


Tak lama setelah itu, tiba-tiba tampak sepasang bola mata yang sangat besar sedang menatap Madika dan Bunggu dari kejauhan.


mata itu terlihat memancar-kan cahaya berwarna merah menyeramkan.


Madika yang melihat hal itu kini langsung waspada dan dengan segera memuncul-kan dua buah pedang angin di kedua tangan-nya.


lalu ia segera mengambil posisi yang siap untuk bertarung.


Tak lama setelah itu, tiba-tiba dari dasar lautan itu tampak muncul cahaya yang terang.


cahaya itu berasal dari tumbuh-tumbuhan yang ada di dasar lautan itu.


saat tumbuhan-tumbuhan itu memancar-kan cahaya dengan berbagai warna, kini wujud dari kura-kura raksasa itu pun langsung terlihat dengan jelas.


Melihat hal itu, kini Madika pun sedikit merinding.


namun dengan segera Madika langsung menghilang-kan rasa takut-nya.


ia langsung berusaha untuk berpikir optimis.


"apa pun yang terjadi, aku harus tetap mencoba!.... seperti pepatah mengatakan, mencoba tak mengapa, mengapa tak mencoba!" batin Madika.


Setelah itu Madika pun melihat ke arah Bunggu.


saat menoleh ke arah Bunggu, Madika jadi sedikit bertanya-tanya. hal itu di karenakan ia melihat Bunggu saat ini terlihat sedang tenang-tenang saja.


bahkan tak lama setelah itu Bunggu malah terlihat sedang tersenyum tipis menatap kura-kura raksasa itu.


"apa Bunggu jauh lebih kuat dari kura-kura raksasa ini?" batin Madika bertanya-tanya setelah melihat ekspresi Bunggu barusan.


Tak lama setelah itu, kura-kura raksasa itu pun langsung memancar-kan aura dari energi Nosa milik-nya dengan niatan untuk membuat Bunggu dan Madika terhempas dari tempat mereka saat ini.

__ADS_1


Kini aura energi Nosa itu langsung menyebar dengan cepat.


Madika yang melihat hal itu kini langsung melebar-kan mata-nya dengan ekspresi terkejut.


sebelum aura itu menghantam diri-nya, ia sudah bisa merasakan bahwa aura energi itu sangatlah kuat.


~WHUSSSS~


Seketika energi itu menghantam Madika dan Bunggu.


kini Madika terlihat sedang menutupi mata-nya mengguna-kan tangan kanan-nya.


namun saat ini Madika merasa sedikit ada ke anehan karena diri-nya sama sekali tidak merasakan apa-apa dari hantaman aura itu.


bahkan ia pun tidak merasa kalau diri-nya sedang terhempas.


setelah Madika menurun-kan tangan-nya, kini Madika langsung terkejut.


ia langsung melebar-kan mata-nya karena saat ini ia melihat bahwa Bunggu sedang membuat perisai energi untuk melindungi Madika.


Bunggu saat ini berdiri sambil mengulur-kan tangan kanan-nya ke samping untuk membuat sebuah perisai yang melindungi Madika.


sementara Bunggu sendiri saat ini tampak tidak mengguna-kan perisai energi itu, dan aura energi itu terus menerjang Bunggu.


namun aura dari energi yang di miliki oleh kura-kura raksasa itu tampak sama sekali tidak berefek pada Bunggu.


hal itu tentu-nya membuat Madika langsung takjub melihat-nya.


Sementara itu, si kura-kura raksasa yang melihat hal itu langsung terlihat sedikit tertarik pada Bunggu.


tampak dari wajah kura-kura raksasa itu terlihat sedang berseringai saat melihat Bunggu yang bisa bertahan bahkan melindungi Madika dari serangan aura Nosa-nya.


"seperti-nya kau cukup kuat." ucap kura-kura raksasa itu dengan suara yang terdengar sangat berat dalam.


Madika yang mendengar ucapan kura-kura raksasa itu kini langsung menoleh ke arah kura-kura raksasa itu.


"kura-kura raksasa ini benar saja berada di tingkat legendaris!" batin Madika karena saat ini ia bisa merasakan energi dari kura-kura raksasa itu.


"hoi, Bunggu, apa kau bisa mengatasi kura-kura raksasa ini?" tanya Madika sambil menoleh ke arah Bunggu.

__ADS_1


"tenang saja tuan, biar aku yang mengatasi mahluk rendahan ini." ucap Bunggu sambil sedikit menunduk-kan kepala-nya ke arah Madika.


__ADS_2